Minggu, 29 Maret 2020 - 21:17 WIB

GP Ansor : Lawan Prilaku FPI Persekusi Orang, Kalau Dibiarkan Bisa Ngelunjak

Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak.

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 02 Juni 2017 | 02:53 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Mario dan Ibunya bersama GP Ansor

Beritacenter.COM - Beredarnya sebuah video intimidasi terhadap seorang remaja berinisial PMA oleh sejumlah oknum Front Pembela Islam (FPI) menuai kecaman berbagai pihak. Pasalanya, oknum FPI yang main hakim sendiri itu melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas sangat menyayangkan adanya tindak intimidasi tersebut. Ia mengatakan, prilaku FPI yang seperti ini tidak bisa didiamkan, harus dilawan dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"GP Ansor, gerakan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, telah bertemu dengan Putra Mario Alfian dan mengadvokasi dan menguatkan psikis anak ini yang dikeroyok di tengah malam dan dipukuli," kata Yaqut seperti dilansir BBC, Kamis, 1 Juni 2017.

Hanya karena dinilai telah melecehkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, bukan berarti oknum FPI bisa melakukan intimidasi, terlebih main hakim sendiri. Tampak dalam video yang kini viral di media sosial itu, salah satu oknum FPI beberapa kali menampar pipi remaja malang tersebut.

Tak hanya itu, remaja asal Cipinang Muara yang masih berusia 15 tahun itu juga diminta untuk menulis permintaan maaf yang ditandatangani diatas materai. Korban juga diminta untuk mewanti-wanti teman yang satu etnis dengannya agar tidak melakukan hal tersebut.

"Besok lu temen-teman lu yang sama etnis kayak lu, juga lu nasehati. Ini udah kejadian di gua, supaya nasibnya gak sama kaya lu. Ini mending lu gak diapa-apain, di Jakarta Barat udah gak berbentuk. Kalau FPI begini --kita pake proseduran, cuma masyarakat yang gak bisa nahan karena kenapa, Habib Rizieq Shihab bukan hanya milik FPI, punya umat Islam," ucap salah satu oknum FPI dalam video tersebut.

Yaqut mengaku salut dengan Mario yang hingga saat ini dapat tegar menerima perlakuan tersebut. Saat dalam perjalanan dari kontrakannya dan hendak dibawa kerumah RW, Mario masih tetap terlihat tegar.

"Sebenarnya sejak dari rumah dia sampai ke rumah RW sudah dipukuli, ditampar-tampar sama orang. Dia tegar, apa yang dirasakan hanya sakit sakit di badan bekas dipukul-pukul. Secara umum anak ini tegar dan anak yang biasa susah yang saya lihat." jelas Yaqut.

Mario yang berasal dari keluarga miskin itu hanya bisa pasrah saat segerombolan orang membawanya kerumah RW. "Ibunya punya anak tujuh dan janda, dan ini anak dari keluarga miskin, bagaimana ibunya mau melakukan sesuatu ketika datang serombongan orang yang berperilaku biadab seperti itu," ungkapnya.

"Setelah kejadian dan lebih mengenaskan ibu dan keluarga Mario lain diusir dari rumah kontrakannya karena yang punya rumah kontrakan takut kejadian itu akan terulang," tambahnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, Yaqut meminta Mario dan pihak keluarga untuk melaporkan orang-orang yang sudah memukulnya ke polisi. Terlebih pihak kepolisian juga sudah mendatangi kediaman Mario dan meminta hal serupa.

"Ansor melakukan gerakan ini, dengan harapan bisa menstimulasi kelompok yang mayoritas untuk ikut bersuara, menolak perilaku seperti yang dilakukan FPI ini," tegas Yaqut.

"Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak. Setelah ibu-ibu (dokter di Solok, Sumatra Barat), anak-anak, apa lagi, jangan-jangan nanti toko-toko, mal, apa aja mereka bisa lakukan kalau kita diamkan," tambahnya.

"Bila niat mereka tabayun atau klarifikasi, lakukan klarifikasi dengan baik dan tidak perlu dengan intimidasi...apalagi begini mereka pakai simbol dan nama Islam, FPT itu Front Pembela Islam, pakai nama Islam tapi jangan kelakuannya bikin malu umat Islam. Di Islam tidak diajarkan cara-cara intimidatif," kata Yaqut lagi.

Sejak berbagai kasus yang menyeret nama Imam Besar FPI Habib Rizieq mencuat, GP Ansor menyoroti berbagai kejadian persekusi yang dilakukan FPI. Bahkan, GP Ansor mencatat ada sebanyak 55 kejadian persekusi.

"Ada 55 kejadian beragam, ada Afi di Banyuwangi, meski tak didatangi tapi diteror melalui telepon, WhatsApp, media sosial karena karena tak setuju dengan perilaku imam FPI Rizieq Shihab," kata Yaqut.

Menanggapi kasus ini, Yaqut menghimbau dan mendorong masyarakat untuk ikut melaporkan mereka yang main hakim sendiri ke pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi.

"Ansor akan terus melakukan, kita akan menyuarakan dan mengkampanyekan, dan mengajak kelompok di masyarakat untuk berani bersuara dan jangan hanya diam,...tentu setiap kejadian dilaporkan ke kepolisian, kita jangan main hakim sendiri seperti yang mereka lakukan."

"Kita juga dorong harus ada tindakan yang memberikan efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi salah satunya adalah proses hukum," tambah Yaqut.





Fokus : Persekusi



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






32 menit yang lalu

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Ini Kunci Kesembuhan Pasien

Beritacenter.COM - Semua pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kota Malang dinyatakan sembuh. Sebelumnya..
2 jam yang lalu

Suplemen Temuan 2 Peneliti Ini Disebut Mampu Lawan Virus Covid-19, Ini Penjelasannya

Intinya begini, corona sebenarnya nitrico-nya kan rendah. Sekitar 400, kemampuan tertingginya virus segitu. Nah,..
3 jam yang lalu

Dokter Ini Ungkap Cara Sembuhkan Pasien Positif COVID-19

Jadi sembuh itu begini ya, virus ini (Covid-19) sampai saat ini hanya mati dengan ketahanan tubuh
5 jam yang lalu

Lagi Asik Berenang, Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Ciliwung

Beritacenter.COM - Seorang bocah dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Ciliwung, tepatnya di wilayah Sukamulya,..
6 jam yang lalu

Kabar Baik !! Dua PDP Virus Corona di Jateng Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (COVID-19) di Jawa Tengah telah dinyatakan sembuh...
8 jam yang lalu

Selasa 31 Maret, Polri Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal di Seluruh Indonesia

Beritacenter.COM - Menindaklanjuti maklumat serta Telegram dari Kapolri yang tertuang dalam nomor..
9 jam yang lalu

Akibat Corona, Dunia Kini Krisis Kondom

Beritacenter.COM - Malaysia menerapkan kebijakan lockdown demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kibijakan..
11 jam yang lalu

Jangan Takut Berlebihan! Ini Cara Menghancurkan Virus Corona

Beritacenter.COM - Rasa panik dan rasa takut berlebihan tidak akan membuat dirinya kebal dari virus corona atau..
12 jam yang lalu

Kabar Baik! Peneliti Indonesia Temukan Senyawa Yang Bisa Lumpuhkan Corona, Begini Cara Buat-nya

Beritacenter.COM - Penemuan terbaru datang dari para Peneliti Indonesia dalam memerangi penyebaran virus Corona atau..
1 hari yang lalu

WHO Sarankan Masyarakat Dunia Tetap di Rumah

Beritacenter.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta orang-orang untuk bermain game aktif saat physical..
1 hari yang lalu

Jangan Sembarangan Klik Situs dan Email di Tengah Pandemi, Bahaya!

Beritacenter.COM - Para peratas lakukan serangan cyber ke situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka para..
1 hari yang lalu

Pasien Corona Surati Presiden dan Menkes

Beritacenter.COM - Pasien positif Virus Corona atau COVID-19 yang sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum..
1 hari yang lalu

Pesawat Alami Kecelakaan Saat Membawa Sampel Corona

Beritacenter.COM- Pesawat yang membawa sampel swab pasien wabah Virus Corona atau COVID-19 alami kecelakaan di..
1 hari yang lalu

Perlu Komitmen Bersama Cegah Corona

Indonesia tengah mengalami darurat Virus Corona, sehingga kewaspadaan akan virus ini perlu terus ditingkatkan. Perlu..
1 hari yang lalu

#AyoLawan Covid-19, Polres Tulungagung Amankan 19 Pemuda Yang Asik Nongkrong

Beritacenter.COM - Aparat Kepolisian bersama TNI, terus bahu membahu tidak mengenal lelah untuk menghimbau dan..
1 hari yang lalu

Sebar Video Bugil Mantan Pacarnya, Seorang Pemuda Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - MTH (20) asal Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah..
1 hari yang lalu

Tetap Jadi Panutan Kami Pak Jokowi

Foto-foto dan video itu menegaskan bahwa betapapun beliau Presiden RI, beliau tetaplah seorang anak. Anak sulung dari..
1 hari yang lalu

Habib Syakur Ali Mahdi Ajak Komponen Bangsa Dukung Pemerintah Atasi COVID-19

BeritaCenter.COM - Inisiator Nurani Kebangsaan Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengajak seluruh komponen masyarakat..
1 hari yang lalu

Pasien Positif Covid-19 Banyak Yang Sembuh

Dalam hitungan hari, jumlah kasus pasien positif Corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Namun, harapan..
1 hari yang lalu

Cegah Corona, Inilah Olahraga yang Dapat Dilakukan Bersama Anak di Rumah

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia memerintahkan social ditancing ditengah wabah virus corona, banyak dari..
1 hari yang lalu

Presiden Jokowi Sampaikan Dunia Harus Bersatu Perangi Corona di KTT Luar Biasa G - 20

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh dunia untuk bersatu memerangi wabah virus corona..
1 hari yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Akhir Pekan

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di DKI Jakarta pada akhir..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi