Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:02 WIB

4 Hal Aneh Yang Dilakukan Habib Rizieq

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Oleh : Sari Intan Putri | Kamis, 08 Juni 2017 | 17:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com - Akhir-akhir ini Habib mendapat sorotan dari media karena kasus Chat Mesumnya tersebut. Habib sendiri sudah enggan pulang ke Indonesia, karena takut Chat Mesumnya tersebut terbukti.

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Berikut ini Perlakuan Habib yang kontras terhadap omongannya.

1. Habib Membenci Syi'ah. Tetapi Dirinya Mengikuti Jejak Syi'ah

Habib menuturkan kepada FPI.

Kepada Laskar FPI, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, Sayidina Umar bin Khatthab, Sayidina Utsman bin Affan, para shahabat yang lainnya, bakar panggungnya saudara...

Tapi kepada para kaum Syi’ah dan penganut sekte lainnya agar jangan coba-coba menghina para shahabat Nabi dan ulama Salaf. Siapapun yang menghina mereka akan berhadapan dengan Laskar FPI.

“Kalau mereka mencoba-coba mencaci maki Ahlul Bait Nabi, shahabat Nabi, ulama salaf kita saya instruksikan kepada seluruh Laskar Pembela Islam di manapun anda berada: habisi! Hancurkan siapa pun mereka,” ancamnya.

Bahkan secara tegas Habib menginstruksikan seluruh Laskar FPI agar tegas dan berani memerangi para penganut Syi’ah yang menghina para shahabat Nabi.

“Jadi kepada laskar, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayyidina Ali, mencaci maki Fatimah Az Zahra, mencaci maki Sayidina Hasan dan Husain yang merupakan Ahlul Bait Nabi, bakar mimbarnya! Kalau besok ada orang yang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, mencaci maki Sayidina Umat bin Khattab, mencaci maki Sayidina Utsman bin Affan, mencaci maki para shahabat yang lainnya, Al-Muhajirin wal Anshar, bakar panggungnya saudara!” tegasnya.

Namun, Habib sering berkumpul dengan komunitas Syi'ah di Indonesia. Sering mengikuti kegiatan-kegiatan Syi'ah. Apakah hal ini sesuai dengan penuturannya selama ini?

2. Habib Membenci PBB, Sekarang Minta Perlindungan dari PBB

Bukan rahasia umum lagi kasus yang kini menjerat pemimpin FPI tersebut. Namun yang membuat hal itu sangat aneh adalah permintaan Habib ke PBB agar mendapatkan perlindungan.

Lagipula, kalau pun akan dibahas PBB, memangnya bisa mengintervensi hukum di Indonesia? Kasus Ahok saja banyak yang simpati tapi hukum tetap hukum. Hukum di Indonesia harus dihormati dan tidak bisa seenaknya diintervensi asing. Jadi logika ini juga yang mematahkan asumsi bahwa kasus Rizieq akan menjadi perhatian internasional. Kalau kasus Ahok sih masih masuk akal.

Rizieq juga telah memerintahkan tim advokasinya untuk segera menemui dirinya di Arab Saudi. Hal itu, paparnya, guna mendiskusikan hal itu lebih lanjut.

Melihat berbagai langkah dan manuver yang dilakukan Rizieq semasa pergi ke luar negeri hingga sekarang, cukup terlihat jelas ini terkait dengan kasus yang sedang diusut. Kalau hanya umroh dan kembali segera, mungkin kasus ini tidak akan terlalu mencolok meskipun kasusnya sendiri sudah mencolok. Dan sekarang Rizieq tidak pulang, malah membuat kasusnya makin hot dan dibicarakan di mana-mana. Malah bikin blunder karena orang pasti berspekulasi jangan-jangan Rizieq terlibat. Nah, kan jadi senjata makan tuan. Anak panah dalam jumlah banyak sedang mengarah ke dirinya.

Ada satu parodi yang sempat saya baca di kolom komentar dari seorang netizen. Beda kasus Ahok dengan kasus Rizieq adalah, kalau kasus Ahok menarik simpati dunia internasional bahkan meminta Indonesia mengkaji ulang vonis terhadap Ahok. Akan tetapi kasus Rizieq malah sebaliknya, rizieq meminta bantuan internasional Komnas HAM dan PBB. Dulu Rizieq meminta Ahok segera ditahan usai ditetapkan jadi tersangka karena ditakutkan akan kabur ke luar negeri. Akan tetapi Rizieq malah ke luar negeri meski tidak ditetapkan jadi tersangka. Rasanya lucu sekali mengingat ironi ini.

Aneh rasanya melihat tingkah Habib. Dulu Habib dengan terang-terangan membenci PBB. Menyerukan kepada setiap pasukan FPI agar membenci PBB. Namun saat ini secara terang-terangan juga meminta bantuan kepada PBB. Sangat kontras antara perilaku dan omongannya.

3. Habib Membenci Komnas HAM, Kini Meminta Bantuan Komnas HAM

Dahulu kritikan Komnas HAM terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang perusahaan memberikan atribut Natal kepada para pekerjanya, mendapat tanggapan keras dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Komnas HAM dituding Habib Rizieq memprovokasi, melanggar HAM, serta menistakan agama.

"Bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama, dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam," kata Habib Rizieq lewat akun Twitter-nya.

Ada tujuh pernyataan Habib Rizieq menanggapi kritikan Komnas HAM terhadap fatwa MUI terkait atribut nonmuslim, yang diberi judul "Konyol! Komnas HAM Tidak Paham HAM."

Pertama, bahwa fatwa MUI untuk menjaga dan melindungi aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Kedua, bahwa FPI dan ormas Islam lainnya sosialisasi fatwa MUI untuk bela aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Ketiga, bahwa sikap Komnas HAM memfitnah fatwa MUI sebagai anti-Kebhinnekaan adalah pelanggaran HAM.

Keempat, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi Kapolri untuk menindak ormas Islam yang sosialisasi fatwa MUI adalah pelanggaran HAM.

Lima, bahwa sikap Komnas HAM yang menyatakan bahwa fatwa MUI bukan peraturan negara yang mengikat adalah pelanggaran HAM, karena penghinaan hukum agama yang merupakan salah satu sendi hukum negara yang diakui di samping hukum sipil dan hukum adat.

Keenam, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam.

Ketujuh, DPR harus panggil semua pimpinan dan pengurus Komnas HAM untuk diminta pertanggungjawaban terkait aneka pelanggaran HAM yang dilakukan secara sengaja untuk memecah belah bangsa dan negara NKRI.

Namun saat kasus Habib tengah melilit dirinya, Habib secara terbuka meminta perlindungan kepada Komnas HAM. Rasanya Rizieq lupa bahwa ia sempat menghina, menjelek-jelekkan, dan sampai menghujat Komnas HAM. Malahan sekarang ia ingin mencari perlindungan karena kasus ‘baladacintarizieq’ yang menjeratnya, bahkan harga dirinya dipertaruhkan oleh kasus ini. Tidak heran jika Rizieq selalu mangkir dari panggilan polisi. Ibarat ada udang di balik batu, ternyata ada Zainal di balik Komnas HAM. Pria yang berdomisili di Jalan Pergiwati 1 no 19, Semarang, Jawa Tengah ini pernah mengirimkan aplikasi daftar riwayat hidup untuk menjadi anggota Komnas HAM RI.

Ternyata bau kentut semakin busuk dan semakin menjadi-jadi karena ada seseorang yang mengirimkan file pencalonan anggota komnas HAM RI. Pria bernama Zainal Abidin ini juga menjadi seseorang yang pernah berada satu lokasi dengan Rizieq, di daerah Jakarta, mendemo Ahok dan pemerintah.

4. Habib Benci Jokowi, Sekarang Minta Intervensi Dari Jokowi

Dikatakan Eggi Sudjana, Ketua Advokasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis Indonesia (TPUA), alasan Rizieq hingga saat ini belum pulang adalah untuk meredam gejolak pendukungnya.

"Beliau bilang ke saya, 'bukan penakut, saya mau pulang, tapi bagaimana meredam radikalisasi para pendukung?', dia menyatakan sebisanya bilang ke Kapolri kalau pun dia pulang, siap. Tapi jangan ada penahanan," katanya.

Diketahui dari siaran Kompas Pagi, Kompas TV, Eggi Sudjana kemudian menjamin Rizieq akan pulang dalam waktu dekat. Selain ogah ditahan, Rizieq ternyata memiliki permintaan lain.

Tim pengacara meminta pada Presiden Jokowi agar memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghentikan kasus yang menjerat kliennya itu.

"Saya minta langsung kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, karena beliau adalah panglima tertinggi dari TNI dan Polri. Maka berhak dan berwenang untuk memerintahkan Kapolri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)," kata Eggi dalam konferensi persnya, Kamis (1/6/17) di Jakarta.

Dulu saat kasus Ahok, Habib dengan suara yang lantang bersama pasukan FPI nya melarang Jokowi untuk mengintervensi. Faktanya, Jokowi juga tidak mengintervensi kasus Ahok. Namun saat ini jauh berbeda dari sebelumnya. Secara terang-terangan Habib meminta Jokowi agar mengintervensi kasusnya melalui pengacaranya. Sangat kontras bukan?

 

 






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 jam yang lalu

Soroti Keseimbangan Kesehatan-Ekonomi, Jokowi : Krisis dan Pandemi Seperti Api

"Krisis, resesi, dan pandemi itu seperti api. Kalau bisa, kita hindari. Tapi jika tetap terjadi, kita pelajari untuk..
5 jam yang lalu

Temui Keluarga Bomber Bunuh Diri, Menteri Taliban Puji Pengorbanan Para 'Martir'

Beritacenter.COM - Tokoh senior Taliban, Sirajuddin Haqqani, memuji aksi para pengembom bunuh diri, yang disebutnya..
6 jam yang lalu

Merasa Dirugikan Pasca Pemecatan, Viani Limardi Gugat PSI Rp1 Triliun ke PN Jakpus

(Alasan pemecetan karena penggelembungan dana reses) Ini telah merugikan karier saya, nama keluarga besar saya,..
7 jam yang lalu

Kebakaran Diduga Karena Korsleting Listrik Hanguskan 20 Kios di Pasar Kayu Jati Jaktim

Beritacenter.COM - Kebakaran menghanguskan sedikitnya 20 kios di Pasar Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur...
8 jam yang lalu

PDIP Apresiasi 2 Tahun Jokowi Ma'ruf : Stabilitas Politik Terjaga-Persatuan Kokoh

Beritacenter.COM - Hari ini, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wapres Ma'ruf Amin genap memasuki usia..
9 jam yang lalu

Liverpool Berhasil Taklukan Atletico Madrid di Liga Champions 2021

Beritacenter.COM -  Liverpool berhasil merebut kemenangan atas Atletico Madrid di laga lanjutan Grup B Liga..
11 jam yang lalu

Waspada !!! Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Disertai Petir Mulai Siang hingga Malam Hari

Beritacenter.COM - Tiga wilayah di Ibu Kota Jakarta diprediksi akan turun hujan disertai kilat mulai dari siang hari..
17 jam yang lalu

Ini Segudang Manfaat Wortel Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Wortel adalah salah satu sayuran yang digemari oleh banyak orang. Pasalnya, di balik kerenyahan..
18 jam yang lalu

Ini Alasan BPBD Bangli Larang Pendaki Naik ke Gunung Abang

Beritacenter.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli mengimbau kepada para pendaki agar..
19 jam yang lalu

Polisi Amankan 4 Pelaku Tawuran di Lenteng Agung

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap 4 pemuda yang diduga terlibat dalam tawuran di Lenteng Agung,..
20 jam yang lalu

Terobsesi Video Porno ! Bocah 15 Tahun di Sumsel Nekat Perkosa Adik Kandung

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial UNS (15) di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera..
20 jam yang lalu

Lima Pilar Tokoh NU

Ada lima tokoh pada awal berdirinya NU yang karakternya akan selalu ada dalam perkembangan NU. Mari kita simak!..
20 jam yang lalu

Masuk Musim Hujan, PKB dan PPP : Drama Politik Banjir Jangan Terulang ya Pak Anies

Beritacenter.COM - Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta mempertanyakan program penanggulangan banjir di Ibu Kota di bawah..
21 jam yang lalu

Terungkap ! Ini Motif Pelaku Nekat Bunuh Penjaga Pantai Anyer secara Kejam

Beritacenter.COM - Polisi mengungkapkan motif pelaku nekat membunuh penjaga Pantai Anyer, Jujut Armana (27). Polisi..
21 jam yang lalu

Bermedia sosial dengan Santun dan Aman

Setiap tahunnya, warganet merayakan Hari Media Sosial yang jatuh pada 10 Juni. Tagar dengan #HariMediaSosial pun..
21 jam yang lalu

Tak Pandang Bulu ! Polri Copot Kapolsek Parigi Sulteng Usai Kirim Chat Mesum ke Anak Tersangka

Beritacenter.COM - Kapolsek Parigi, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN dicopot dari jabatannya lantaran diduga mengirim chat..
22 jam yang lalu

Mantap ! PT Ajinomoto Manfaatkan Drone untuk Penyemprotan Pupuk

Beritacenter.COM - PT Ajinomoto Indonesia menghasilkan produk samping berupa pupuk Ajinomoto Foliar Fertilizer atau..
22 jam yang lalu

Nyuks...! Kita Kupas Manfaat Air Garam

Selama ini, sebagian orang banyak yang memanfaatkan air garam sebagai obat kumur untuk mengatasi bau mulut hingga..
1 hari yang lalu

Beginilah Cara Ampuh Hadapi Pasangan Selalu Diam Saat Marah

Memiliki pasangan yang selalu diam saat marah memang bisa menjadi hal yang membingungkan. Usaha yang kamu lakukan..
1 hari yang lalu

Dosis Ketiga Vaksin COVID 19, Upaya Tambahan untuk Melindungi Tubuh

Dosis ketiga vaksin COVID-19 merupakan vaksin tambahan yang diberikan kepada seseorang setelah ia menerima dosis..
1 hari yang lalu

Indonesia Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa Soal Nikel

Uni Eropa lewat WTO menggugat Indonesia perihal nikel. Semua ini karena kebijakan yang dikeluarkan Pak Jokowi. Semua..
1 hari yang lalu

Terima Kasih, Pembenci Jokowi

Pak Jokowi dibilang jenius, banyak yg sewot. Kenapa sih kalau hal baik yg di sematkan ke Jokowi banyak yg iri, kan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi