Rabu, 27 Januari 2021 - 05:25 WIB

KPK Menolak "Diawasi", Apakah Ada Kepentingan Tertentu di Internal KPK?

Namun ada indikasi lain yang membuat Komisi III mencurigai alasan KPK tersebut. Salah satunya KPK mencoba menyembunyikan cara kerjanya yang tidak transparan dan cenderung abuse of power. Apalagi KPK selama ini terus saja menolak dibuatnya sebuah lembaga yang mengawasi kinerjnya. Sebenarnya hal yang demikian itu dibenarkan.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 12 Juni 2017 | 15:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - KPK adalah satu-satunya lembaga yang tidak diawasi di negara kita ini. Hal itu menuai banyak pertanyaan serta kritikan. Andaikata KPK itu punya tujuan pribadi atau golongan, maka Indonesia pun tidak mengetahuinya. Bahkan dunia pun juga mustahil untuk mengetahuinya.

Padahal belakangan kita melihat sendiri bahwa kinerja KPK makin hari makin memburuk. Ketika KPK akan dibentuk tim pengawas oleh DPR, selalu ada alasan di kubu KPK untuk menolak. Ada seribu satu macam alasan digunakan KPK untuk terus menutupi kinerjanya yang memburuk.

Salah satunya, mereka menolak untuk membeberkan bukti rekaman penyidikan yang didapat dari Miryam S. Haryani.

Alasannya, seperti diungkapkan oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, bahwa lembaga antirasuah itu beranggapan terdapat konflik kepentingan antar-anggota DPR RI.

“Adanya konflik kepentingan karena nama-nama yang disebut pada saat pemeriksaan Miryam itu adalah mereka yang juga memiliki kepentingan di Komisi III DPR,” ucap Febri.

Bahkan dengan pongahnya mereka menyebut jika BAP dan rekaman pemeriksaan Miryam dibuka, dapat menghambat penanganan kasus mega proyek itu. KPK justru meminta agar anggota DPR RI melihat seluruh fakta persidangan kasus e-KTP yang kini masih berjalan. “Sebaiknya proses hukum itulah yang diikuti bukan ditarik pada proses politik atau proses yang lainnya,” kata Febri.

Namun ada indikasi lain yang membuat Komisi III mencurigai alasan KPK tersebut. Salah satunya KPK mencoba menyembunyikan cara kerjanya yang tidak transparan dan cenderung abuse of power. Apalagi KPK selama ini terus saja menolak dibuatnya sebuah lembaga yang mengawasi kinerjnya. Sebenarnya hal yang demikian itu dibenarkan.

Hal itu terlihat saat adanya temuan BPK yang menyebutkan jika tata kelola anggaran di KPK terbilang buruk. DPR yang berfungsi sebagai lembaga pengawas, begitu saja mereka tepikan solah-olah KPK, pihak yang paling berkuasa.

Bukti lain KPK tidak kompeten adalah bocornya surat dakwaan dalam kasus e-KTP ke media. Hal ini membuktikan jika KPK tidak professional. Bocornya surat dakwaan tersebut membuat bola salju berupa trial by the perss atas nama-nama yang disebut dalam dakwaan. Padahal KPK selama ini selalu menganggungkan proses di pengadilan. Namun ternyata mereka juga membocorkan surat dakwaan.

Berbagai inkonsistensi ini membuat public terutama Anggota Komisi III DPR RI bertanya-tanya tentang profesionalisme KPK serta cara kerja mereka.

Saat ini, kepolisian sudah diawasi oleh Kompolnas, Kejaksaan diawasi Komisi Kejaksaan, dan kehakiman diawasi oleh Komisi Yudisial (KY). Karena, itu KPK juga perlu lembaga pengawasan. Presiden saja ada pengawasnya, masak lembaga ad hoc tidak ada pengawasnya, justru menolak saat akan dibentuk tim pengawas.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Kapal KM Empat Bersaudara Muatan Sembako Terbakar di Perairan Sulteng

Beritacenter.COM - Kapal barang KM Empat Bersaudara dilaporkan terbakar dan tenggelam di Perairan Banggai Laut,..
4 jam yang lalu

Viral Video Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Atas Rel KA, Ini Kata Polisi...

Beritacenter.COM - Viral sebuah video di media sosial (sosmed) yang memperlihatkan aksi tawuran di atas rel kereta..
5 jam yang lalu

Jajakan Wanita di Bawah Umur, Mahasiswa di Jatim Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang mahasiswa berinisial AP (21) lantaran nekat menjajakan wanita di bawah..
5 jam yang lalu

Polisi Gagalkan Peredaran 6 Kg Sabu di Samarinda, 7 Tersangka Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba di wilayah Kalimantan Timur..
6 jam yang lalu

Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka Kasus Rasial, Polri Dapat Apresiasi dari GAMKI

Beritacenter.COM - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengapresiasi Polri yang telah menetapkan Ketua..
7 jam yang lalu

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Kabupaten Lumajang Rusak Parah

Beritacenter.COM - Hembusan angin kencang melanda sejumlah rumah di Desa Kertosari, Desa Jambe Arum dan..
7 jam yang lalu

Polisi Evakuasi Mayat Transpuan yang Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Bandung

Beritacenter.COM - Polsek Sumur Bandung bersama Polrestabes Bandung mengevakuasi mayat seorang transgender perempuan..
7 jam yang lalu

Besok ! Jokowi Akan Lantik Komjen Sigit Jadi Kapolri Usai Dirinya Divaksinasi Tahap Dua

Beritacenter.COM - Komjen Listyo Sigit Prabowo rencanakan akan dilantik jadi Kapolri besok pagi usai Presiden Jokowi..
8 jam yang lalu

Cekcok Gegara Buah, Ponakan di Serang Nekat Pukul Bibinya hingga Tewas

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial RY (35) lantaran nekat menganiaya..
8 jam yang lalu

Jokowi Akan Lantik Komjen Listyo Jadi Kapolri Usai Disuntik Vaksin Tahap Kedua

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri besok pagi..
9 jam yang lalu

Viral Emak-Emak Marahi TNI Saat Ditegur Karena Tak Pakai Masker

Beritacenter.COM - Viral rekaman video seorang wanita yang marah-marah ke anggota TNI. Diduga wanita tersebut tak..
9 jam yang lalu

Terlalu! Taswin Bakar 18 Rumah Warga, Hanya Karena Tak Diberi Uang Beli Sabu

Beritacenter.COM - Kesal karena tak diberi uang untuk beli sabu, Taswin alias Win (33) nekat membakar rumah..
9 jam yang lalu

Tim DVI Pori Kembali Identifikasi 2 Korban SJ182, Total Jadi 55 Korban

Beritacenter.COM - Proses identifikasi terhadap jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan...
10 jam yang lalu

Gelar Razia, Petugas Temukan Sajam dan HP di Kamar Narapidana Lapas Pariaman

Beritacenter.COM - Petugas temukan sejumlah senjata tajam (sajam) jenis pisau dan handphone dalam kamar narapidana..
10 jam yang lalu

Wanita yang Diperkosa Suami-Istri di Sumbar Alami Syok-Trauma Berat

Pada awal laporan tanggal 19 Januari kemarin memang lagi syok dan trauma berat, tidak bercerita, setelah pemeriksaan..
10 jam yang lalu

Heboh Gempa Dahsyat Guncang Lembang, BMKG Bandung: Hoaks!!!

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung angkat bicara terkait informasi yang..
11 jam yang lalu

Kocak !!! Begini Kelakuan Kurir Jika Konsumen COD Tak kunjung Keluar Rumah

Beritacenter.COM - Sebuah video yang menunjukkan aksi seorang kurir yang mematikan aliran listrik milik konsumennya..
12 jam yang lalu

[Video] Ini Loh, Wujud Nyata Virus COVID-19 ke Gambar 3 Dimensi

Beritacenter.COM - Para penelit mengungkap perwujudan nyata virus Corona (COVID-19) atau disebut SARS-CoV-2, ke wujud..
12 jam yang lalu

Modal Pistol Korek, Komplotan Perampok Gasak Duit Puluhan Juta dari Minimarket Ciputat

Beritacenter.COM - komplotan perampok menggasak uang Rp 36 juta setelah berhasil menakuti karyawan minimarket..
12 jam yang lalu

Siswi SMK Diperkosa 6 Pria di Nganjuk, Pelaku Sang Pacar-Bocah Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib yang menimpa seorang siswi SMK di Nganjuk, Jawa Timur. Dia menjadi korban pemerkosaan..
13 jam yang lalu

Bertambah 13.094 Orang, Kasus Covid-19 di Tanah Air Tembus 1 Juta

Beritacenter.COM - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Hari ini, Selasa (21/1/2021) hingga pukul..
13 jam yang lalu

MANTUL !!! Ekspor Ikan Hias dari Bandung Justru Meningkat Saat Pandemi

BeritaCenter.COM - Pandemi covid-19 tidak mempengaruhi bisnis ikan hias di Bandung, Jawa Barat. Bahkan, tren..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi