Sabtu, 29 Pebruari 2020 - 16:03 WIB

Novel Baswedan Pengadu Domba "Polri - KPK" Jika Pernyataanya Fiktif

Oleh : Anas Baidowi | Selasa, 20 Juni 2017 | 07:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Peristiwa teror air keras yang menimpa penyidik senior Novel Baswdan pada 11 April lalu belum menemukan titik terang, polisi sudah memeriksa puluhan saksi, namun belum juga menemukan pelaku penyerangan itu. Menurut polisi, pelaku sangat cerdik dan penuh siasat sebelum menyerang sehingga tidak meningalkan jejak sama sekali.

Korban Novel Baswedan sempat melontarkan pernyataan, ada permainan seorang jenderal polisi di balik kasusnya.

"Saya mendapat iinformasi bahwa ada seorang jenderal polisi berpangkat tinggi terlibat. Awalnya saya katakan informasi itu tidak benar. Namun sekarang setelah berjalan dua bulan dan kasus ini belum juga terpecahkan. Tapi sekarang setelah berjalan dua bulan daka kasus ini belum juga terpecahkan, saya bilang (kepada orang yang menduga polisi terlibat) bahwa rasanya informasi itu benar," tutur Novel saat diwawancarai Time di Singapura.

Pernyataan itupun menjadi polemik di Tanah Air. Desakan kepada Novel untuk mengungkap fakta di balik tudingan ini pun dilontarkan pihak Polri dan politisi di DPR.

Bahkan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjamin, akan menindak tegas jenderal polisi yang maksud Novel jika memang ada bukti yang cukup.

Kemarin, Senin (19/6), Tito berkunjung ke gedung KPK menemui Ketua KPK Agus Rahardjo. Kunjungan ini untuk menjelaskan perkembangan kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan yang hingga kini belum terungkap, siapa dalangnya.

"Kami juga akan secepat mungkin kirim tim ke sana (Singapura) untuk menanyakan kepada Novel apakah itu merupakan fakta ada bukti atau kah itu isu kecurigaan. Kalau itu fakta hukum, bukti, dari Polri siap kami akan proses hukum," ujar Tito.

Namun, jika hal tersebut adalah hanya sebuah fiktif atau hanya isu saja, Jenderal bintang empat tersebut sangat menyayangkan sekali. Menurut dia, pernyataan ini bisa berdampak bagi Polri dan KPK.

"Kita akan lakukan sidik dan kita akan terbuka hasil sidik. Tapi kalau itu merupakan satu isu saya dari Polri saya selaku pimpinan Polri menyayangkan karena ini berakibat buruk bagi imej institusi kepolisian dan kedua juga bisa membentuk situasi yang kurang baik antara institusi Polri dan KPK," sesalnya.

"Kami tidak ingin harapkan (hubungan KPK-Polri buruk), karena Polri dari awal di bawah kepemimpinan saya dan Pak Agus (Rahardjo), prinsip ini bersinergi sebaik-baiknya," tambahnya.

Lebih lanjut, Tito tidak ingin pemberitaan tersebut menjadi liar. Sehingga membuat saling curiga-mencurigai antara polisi yang satu dengan yang lainnya.

"Kita tidak ingin isu itu menjadi liar dan kemudian di dalam institusi kepolisian sendiri saling curiga. Bisa juga semua anggota polisi ingin institusi baik sehingga kalau ada kecurigaan satu sama lain menimbulkan situasi kurang harmonis di kepolsian," tandasnya.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






41 menit yang lalu

Terbongkar, Ini Dia Biang Kerok Sampai Umat Islam-Hindu Dibuat Bentrok

Beritacenter.COM - Negara India menjadi sorotan dunia lantaran bentrokan berdarah antara umat muslim dan..
1 jam yang lalu

Jelang Lawan Persipura, PSIS Tanpa Striker Bruno Silva

Beritacenter.COM - Striker andalan PSIS Semarang, Bruno Silva dipastikan absen melawan Persipura pada laga perdana..
2 jam yang lalu

Ditangkap Kasus Narkoba, Vitalia Sesha : Terimakasih Pak Polisi, Ini Teguran Buat Saya

Beritacenter.COM - Artis Vitalia Sesha berterimakasih kepada petugas kepolisian Polres Jakarta Barat yang telah..
2 jam yang lalu

Alasan Presiden Jokowi Sewa Pesawat ke AS: Lebih Murah dan Efesiensi Waktu

BeritaCenter.COM – Beredar isu di media sosial perihal pesawat kepresidenan yang baru. Sekretaris Kabinet..
3 jam yang lalu

Soal Umrah Disetop, Pemerintah Yakinkan Arab Saudi Indonesia Bebas Corona

BeritaCenter.COM – Pemerintah Indonesia akan meyakinkan pemerintah Arab Saudi bahwa Indoensia bebas virus..
3 jam yang lalu

Catatan BNPB: Selama Januari-Februari Terjadi 652 Bencana Dengan 123 Korban Jiwa

BeritaCenter.COM – Sepanjang awal tahun hingga Februari 2020 ada 652 bencana yang terjadi di Indonesia...
3 jam yang lalu

Ahli Kesehatan Ungkap Penyebab Indonesia Aman dari Corona

BeritaCenter.COM – Wabah virus Corona kian mengganas menyebar ke berbagai negara di Asia, Eropa dan AS. Puluhan..
4 jam yang lalu

Resahkan Masyarakat, Polisi Ringkus 2 Bandar Sabu di Lintas Sumatera

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polsek Kota Sorolangun menangkap dua orang bandar sabu berinisal JL (30) dan AS (33)..
5 jam yang lalu

Ibu Kota Air

Ini republik sih ya, bukan kerajaan atau kekhalifahan atau apa pun namanya yang monarkis. Gubernur DKI menjabat..
6 jam yang lalu

PKS "KECEWA" Anies Tidak Punya Langkah Konkret Atasi #Banjir Jakarta

Beritacenter.COM- Banjir yang terus terjadi di ibu kota jakarta membuat Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera..
8 jam yang lalu

Rizieq Gak Pulang-pulang, FPI Sebut Negara Seperti Negara Abal-abal

Beritacenter.COM - Sampai saat Front Pembela Islam (FPI) tidak pernah berhenti melakukan provokasi tentang kepulangan..
9 jam yang lalu

Program Deradikalisasi Mampu Cegah Terorisme

Pemerintah terus mengupayakan pencegahan penyebaran paham radikal melalui program deradikalisasi. Banyak pihak..
11 jam yang lalu

Gelar Operasi Pekat, Polsek Cikande Serang Amankan 4 PSK Serta Ratusan Botol Miras di Tempat Hiburan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar operasi rutin penyakit masyarakat (Pekat) pada..
12 jam yang lalu

Sempat Hilang 3 Hari, Relawan Banjir Ditemukan Tewas di Kali Cakung

Beritacenter.COM - Pemuda bernama Muhammad Faisal (25) ditemukan tewas di pinggir Kali Cakung Harapan Baru II, RT..
13 jam yang lalu

Parigi Moutong Sulteng Diguncang Gempa 4,7 Magnitudo, Terasa Hingga Palu

Beritacenter.COM - Wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) diguncang gempa dengan kekuatan 4,7 magnitudo...
13 jam yang lalu

Cegah Penyebaran Virus Corona, DPR Minta Mendagri Lakukan Ini...

Beritacenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar membentuk..
14 jam yang lalu

KPK Sebut Dwi Wahyu Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi di PT Jakpro

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan kepada Direktur Utama PT Jakarta..
15 jam yang lalu

Polisi Tangkap Sindikat Pembobol ATM di Jakut, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan empat orang pelaku pembobolan ATM..
16 jam yang lalu

Terkait Penyebaran Virus Korona, Menkes : Masyarakat Tidak Perlu Takut

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait penyebaran..
16 jam yang lalu

Pabrik Kosmetik Ilegal di Cirebon Terbongkar, BPOM : Bahan Baku akan di Tes Laboratorium

Beritacenter.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda Jawa Barat berhasil membongkar pabrik..
17 jam yang lalu

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Dihantam Ombak, 5 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Perahu rombongan pengantar jenazah terbalik usai dihantam ombak di perairan Teluk Yokari Distrik..
18 jam yang lalu

Menkominfo Soal Pusat Integrasi Data Nasional : Dibangun di Jakarta dan Ibu Kota Baru

Beritacenter.COM - Pemerintah tengah merencanakan pembangunan Pusat Data Nasional. Rencannya, Jakarta dan ibu kota..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi