Sabtu, 19 September 2020 - 12:28 WIB

HTI dan ISIS "Sama" Secara Ideologi

Selain itu, Zuhairi Misrawi yang merupakan Pengamat Timur Tengah menyebut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai gerakan radikal yang berpotensi menjadi teroris. Dalam perjuangan menegakkan khilafah, HTI pasti akan menggunakan cara yang tidak benar, yaitu kudeta. Dan apabila hal itu terjadi, pasti akan ada pertumpahan darah dimana-mana.

Oleh : Sari Intan Putri | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:45 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com. Menurut beberapa sumber yang terpercaya, HTI masuk ke Indonesia pada 1983 oleh Abdurrahman al-Baghdadi, seorang mubalig sekaligus aktivis Hizbut Tahrir yang berbasis di Australia. Ia memulainya dengan mengajarkan pemahamannya ke beberapa kampus di Indonesia hingga menjadi salah satu gerakan.

Dibandingkan dengan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah, usia Hizbut Tahrir Indonesia memang masih sangat muda. Abdurrahman memulainya dengan mengajarkan pemahamannya ke beberapa kampus di Indonesia hingga menjadi salah satu gerakan yang punya anggota cukup banyak saat ini. (Jurnal Model Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia, oleh Sudarno Shobron).

Belakangan ini keberadaan HTI dianggap ancaman karena akan mengubah ideologi Pancasila. Salah satu ormas yang menyuarakan pembubaran tersebut adalah GP Ansor, ormas kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Selain itu, Zuhairi Misrawi yang merupakan Pengamat Timur Tengah menyebut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai gerakan radikal yang berpotensi menjadi teroris. Dalam perjuangan menegakkan khilafah, HTI pasti akan menggunakan cara yang tidak benar, yaitu kudeta. Dan apabila hal itu terjadi, pasti akan ada pertumpahan darah dimana-mana.

Zuhairi juga meminta pemerintah Indonesia segera mengambil langkah yang tepat dan terukur dalam pembubaran HTI, sebelum HTI melangkah lebih jauh dan mengganggu kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

"Sebelum ini mengganggu harmoni kehidupan sosial, maka langkah-langkah hukum untuk membubarkan HTI harus segera diambil. HTI merupakan gerakan radikal yang berpotensi menjadi gerakan teroris,” kata Zuhairi dalam Seminar Kebangsaan bertema 'Pembubaran HTI dan Amanat Konstitusi Kita’ di Aula PBNU, Jakarta Pusat pada Senin (10/7/2017).

Zuhairi yang merupakan intelektual muda NU ini mengatakan bahwa NU sendiri sejak awal sudah menolak keberadaan dan gerakan HTI di Indonesia. Karena gerakan mereka sudah jelas sangat bertentangan dengan landasan negara ini yaitu Pancasila.

"HTI sudah jelas anti Pancasila. Kitab Takiyuddin An Nabhani (pendiri HTI) secara jelas mengatakan, Negara yang mayoritas muslim , tapi tidak menerapkan khilafah maka ia kafir. Bayangkan? Berarti ia menganggap Pancasila adalah sistem kafir. Jadi memang yang disasar HTI adalah jantungnya negara, yaitu Pancasila,” lanjut Zuhairi.

“HTI secara jelas menganggap bahwa siapa yang menerima demokrasi sebagai sistem, maka ia kafir. Ia tidak hanya mengkafirkan non muslim, tapi juga sesama muslim yang menerima HTI sebagai kafir,” ujarnya.

Tidak berbeda jauh dengan Nuruzzaman. Kadensus 99 Satkornas Banser juga sudah mendesak pemerintah Indonesia segera membubarkan HTI. Alasannya juga sama yaitu sudah sangat jelas bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar negara ini.

Lebih lanjut Nuruzzaman menuturkan bahwa HTI sudah mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). HTI mengusung konsep Khilafah yang dinilai menimbulkan konflik sosial dimana-mana.

"HTI itu secara nyata mengatakan yang menolak khilafah adalah kafir dan wajib diperangi. Ini ideologi ISIS,” dalam sebuah diskusi bertema ‘Pembubaran HTI dan Amanat Konstitusi Kita’ di Aula PBNU, Jakarta Pusat pada Senin (10/7/2017).

Sebenarnya secara ideologi antara ISIS dan HTI itu tidak ada bedanya atau sama. Hanya cara mereka yang sedikit berbeda. Jika ISIS menggunakan cara kekerasan, sedangkan HTI menggunakan cara yang halus.

Nuruzzaman melanjutkan, dalam perebutan kekuasaan HTI dan ISIS memiliki cara yang sama. Yaitu dengan cara kudeta. Hal ini yang sangat berbahaya. Kedua organisasi ini menolak cara-cara demokrasi untuk merebut kekuasaan. Karena menurut mereka, demokrasi adalah kafir.

 






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Ketua KPU Positif Terpapar Virus Corona

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman terpapar positif virus corona. Hal itu disampaikan..
1 jam yang lalu

Viral di Medsos, Seorang Pria Berkendara Sambil Bawa Parang

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bernama Daeng Ngalie (57)..
2 jam yang lalu

Jadi Klaster Tertinggi Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di jajaran..
3 jam yang lalu

Kecanduan Film Dewasa, Dua Orang Remaja Nekat Cabuli Bocah di Bawah Umur

Beritacenter.COM - Dua orang remaja, NA dan JA warga kecamatan Padureso, Kebumen cabuli bocah yang masih berusia..
4 jam yang lalu

Kemenhub Terbitkan Permenhub Tentang Bersepeda, Apa Saja Aturannya

Beritacenter.COM Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub)..
5 jam yang lalu

Catat! Mulai 21 September Pengguna KRL Wajib Pakai Masker 3 Lapis-Medis

Beritacenter.COM - Baru-baru ini penggunaan masker jenis scuba dan buff dinilai belum efektif untuk mencegah..
10 jam yang lalu

Bertambah Lagi, Satu Perawat di Sulsel Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Beritacenter.COM - Seorang perawat pasien Covid-19 bernama Khaerul Arham (28) meninggal dunia usai terkonfirmasi..
11 jam yang lalu

Indonesia Terima Bantuan 20 Juta Vaksin Covid-19 dari UEA, Luhut : Nanti Ditambah 10 Juta Lagi

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan..
12 jam yang lalu

Presiden AS Tak Akan Hadir Dalam Sidang Majelis Umum PBB

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tidak akan mengikuti sidang Majelis Umum PBB..
13 jam yang lalu

Polisi Temukan Ladang Ganja di Begkulu, 1.500 Batang Tanaman Ganja Diamankan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengungkap perkebunan ganja di Bengkulu. Dalam kasus itu,..
13 jam yang lalu

Pemuda dan Mahasiswa Papua Dukung Pemerintah Lanjutkan Otsus Papua

Beritacenter.COM - Para tokoh pemuda dan Mahasiswa Papua yang mengatasnamakan diri Aktivis Cinta Papua menyatakan..
14 jam yang lalu

Gubernur Jabar : OTG Akan Diisolasi di Hotel Bintang 3

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengubah sejumlah hotel di wilayahnya menjadi tempat isolasi..
14 jam yang lalu

Polres Depok Akan Segera Terapkan Tilang Elektronik di Jalan Margonda Pekan Depan

Beritacenter.COM - Polres Metro Depok akan segera menerapkan ETLE/electronic traffic law enforcement (Tilang..
15 jam yang lalu

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini, coblosan diawasi dengan sangat ketat karena..
15 jam yang lalu

4 Hari Gelar Operasi Yustisi, Polisi Tindak 452.869 Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Polri diketahui telah melaksanakan Operasi Yustisi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)..
15 jam yang lalu

Cari Perhatian Karena Pacaran Tak Direstui, Motif Wanita Viral Gosok Bendera Pakai Sikat WC

Hasil penyidikan sementara motivasi tersangka melakukan perbuatan itu karena ingin mencari perhatian seluruh warga..
16 jam yang lalu

Ahok "BTP" Bikin Panas Dingin

BTP' bicara 'membongkar' Pertamina, heboh. Ucapannya dianggap tidak sepantasnya karena diucapkan bukan di intern tapi..
16 jam yang lalu

Ungkap Identitas Penabrak Briptu Andry, Kodam Jaya : Serka BP, Diduga Karena Mengantuk

Beritacenter.COM - Kodam Jaya turut membenarkan jika pelaku tabrak lari yang menewaskan Briptu Andry Budi Wibowo di..
17 jam yang lalu

Jokowi : Kebebasan Berpendapat Kerap Dibajak Pihak yang Mengklaim Dirinya Paling Benar

Ruang kebebasan itu justru sering dibajak untuk mengklaim dirinya paling benar dan yang lain dipersalahkan, lalu..
18 jam yang lalu

KKP Rampungkan Penyidikan Kasus 2 Kapal Pelaku Ilegal Fishing di Selat Malaka

Jakarta - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan Ditjen PSDKP-KKP berhasil menyelesaikan penyidikan terhadap..
18 jam yang lalu

KITA JOKOWI

Kita membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki hati melayani dan bersahaja bagi rakyatnya... Sosok pemimpin yang..
19 jam yang lalu

Demi Selamat Foto Jokowi, Penjaga Sekolah Pertaruhkan Nyawanya Terobos Bangun SD Yang Roboh

Beritacenter.COM - Kejadian robohnya SD Sugihmukti Cianjur, sontak menjadi sorotan semua pihak. Yang menjadi sorotan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi