Sabtu, 19 September 2020 - 12:34 WIB

Anggap Pancasila dan NKRI 'Taghut', Tapi Gugat Perppu ke MK, Nalarnya Dimana?

"Ada kelompok ANTI-Pancasila dan tidak mau akui NKRI karena dianggapnya 'Taghut'. Tapi ia mau minta MK uji Perppu. Lalu nalarnya di mana?” kata Hikam, Kamis (13/7/2017).

Oleh : Sari Intan Putri | Kamis, 13 Juli 2017 | 12:06 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM. Ada informasi yang mengatakan bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan mengajukan gugatan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Organisasi Masyarakat (ormas).

Hal itu dibenarkan oleh Kuasa Hukum HTI, Yuzril Ihza Mahendra. Yuzril mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan uji materi pada Senin (17/7/2017).

"Saya tadi sudah bicara dengan HTI dan kita sepakat hari Senin (17/07) kita akan ajukan judicial reviewnya. Ormas-ormas lain yang akan bergabung, silahkan," ujar Yusril.

Yuzril juga menilai bahwa Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat tidak berdasar. Pasalnya, tidak ada kegentingan yang memaksa dikeluarkannya aturan pengganti.

Berbeda halnya dengan Muhammad AS Hikam. Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi ini mengatakan bahwa sikap HTI itu memang aneh. HTI memutuskan untuk menggugat Perppu ke MK, tetapi selama ini HTI tidak pernah mengakui NKRI. Menurut HTI, NKRI merupakan taghut (menyembah setan). Tapi sekarang ini justru HTI mau menggugat Perppu ke MK, dimana MK merupakan lembaga peradilan yang lahir di NKRI.

"Ada kelompok ANTI-Pancasila dan tidak mau akui NKRI karena dianggapnya 'Taghut'. Tapi ia mau minta MK uji Perppu. Lalu nalarnya di mana?” kata Hikam, Kamis (13/7/2017).

Hikam juga menyoroti pernyataan Yuzril yang menyebut pemerintah tidak mempunyai cukup alasan untuk mengeluarkan Perppu yang mempermudah pembubaran ormas radikal. Hikam juga mengatakan bahwa ideologi HTI yang anti Pancasila dan NKRI sudah cukup kuat dijadikan alasan untuk penerbitan Perppu tersebut.

Saat ini pemerintah telah resmi menerbitkan Perppu Ormas sebagai pengganti UU Nomor 17 Tahun 2017. Perppu tersebut akan mempermudah pemerintah membubarkan ormas radikal yang anti Pancasila.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






34 menit yang lalu

Ketua KPU Positif Terpapar Virus Corona

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman terpapar positif virus corona. Hal itu disampaikan..
1 jam yang lalu

Viral di Medsos, Seorang Pria Berkendara Sambil Bawa Parang

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bernama Daeng Ngalie (57)..
2 jam yang lalu

Jadi Klaster Tertinggi Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di jajaran..
3 jam yang lalu

Kecanduan Film Dewasa, Dua Orang Remaja Nekat Cabuli Bocah di Bawah Umur

Beritacenter.COM - Dua orang remaja, NA dan JA warga kecamatan Padureso, Kebumen cabuli bocah yang masih berusia..
4 jam yang lalu

Kemenhub Terbitkan Permenhub Tentang Bersepeda, Apa Saja Aturannya

Beritacenter.COM Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub)..
5 jam yang lalu

Catat! Mulai 21 September Pengguna KRL Wajib Pakai Masker 3 Lapis-Medis

Beritacenter.COM - Baru-baru ini penggunaan masker jenis scuba dan buff dinilai belum efektif untuk mencegah..
10 jam yang lalu

Bertambah Lagi, Satu Perawat di Sulsel Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Beritacenter.COM - Seorang perawat pasien Covid-19 bernama Khaerul Arham (28) meninggal dunia usai terkonfirmasi..
11 jam yang lalu

Indonesia Terima Bantuan 20 Juta Vaksin Covid-19 dari UEA, Luhut : Nanti Ditambah 10 Juta Lagi

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan..
12 jam yang lalu

Presiden AS Tak Akan Hadir Dalam Sidang Majelis Umum PBB

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tidak akan mengikuti sidang Majelis Umum PBB..
13 jam yang lalu

Polisi Temukan Ladang Ganja di Begkulu, 1.500 Batang Tanaman Ganja Diamankan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengungkap perkebunan ganja di Bengkulu. Dalam kasus itu,..
13 jam yang lalu

Pemuda dan Mahasiswa Papua Dukung Pemerintah Lanjutkan Otsus Papua

Beritacenter.COM - Para tokoh pemuda dan Mahasiswa Papua yang mengatasnamakan diri Aktivis Cinta Papua menyatakan..
14 jam yang lalu

Gubernur Jabar : OTG Akan Diisolasi di Hotel Bintang 3

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengubah sejumlah hotel di wilayahnya menjadi tempat isolasi..
14 jam yang lalu

Polres Depok Akan Segera Terapkan Tilang Elektronik di Jalan Margonda Pekan Depan

Beritacenter.COM - Polres Metro Depok akan segera menerapkan ETLE/electronic traffic law enforcement (Tilang..
15 jam yang lalu

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini, coblosan diawasi dengan sangat ketat karena..
15 jam yang lalu

4 Hari Gelar Operasi Yustisi, Polisi Tindak 452.869 Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Polri diketahui telah melaksanakan Operasi Yustisi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)..
15 jam yang lalu

Cari Perhatian Karena Pacaran Tak Direstui, Motif Wanita Viral Gosok Bendera Pakai Sikat WC

Hasil penyidikan sementara motivasi tersangka melakukan perbuatan itu karena ingin mencari perhatian seluruh warga..
16 jam yang lalu

Ahok "BTP" Bikin Panas Dingin

BTP' bicara 'membongkar' Pertamina, heboh. Ucapannya dianggap tidak sepantasnya karena diucapkan bukan di intern tapi..
17 jam yang lalu

Ungkap Identitas Penabrak Briptu Andry, Kodam Jaya : Serka BP, Diduga Karena Mengantuk

Beritacenter.COM - Kodam Jaya turut membenarkan jika pelaku tabrak lari yang menewaskan Briptu Andry Budi Wibowo di..
17 jam yang lalu

Jokowi : Kebebasan Berpendapat Kerap Dibajak Pihak yang Mengklaim Dirinya Paling Benar

Ruang kebebasan itu justru sering dibajak untuk mengklaim dirinya paling benar dan yang lain dipersalahkan, lalu..
18 jam yang lalu

KKP Rampungkan Penyidikan Kasus 2 Kapal Pelaku Ilegal Fishing di Selat Malaka

Jakarta - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan Ditjen PSDKP-KKP berhasil menyelesaikan penyidikan terhadap..
18 jam yang lalu

KITA JOKOWI

Kita membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki hati melayani dan bersahaja bagi rakyatnya... Sosok pemimpin yang..
19 jam yang lalu

Demi Selamat Foto Jokowi, Penjaga Sekolah Pertaruhkan Nyawanya Terobos Bangun SD Yang Roboh

Beritacenter.COM - Kejadian robohnya SD Sugihmukti Cianjur, sontak menjadi sorotan semua pihak. Yang menjadi sorotan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi