Minggu, 15 Desember 2019 - 03:43 WIB

Kasus "Mafia Beras" Jadi Pelajaran Bagi Pemerintah

Oleh : Dewi Sari | Sabtu, 29 Juli 2017 | 16:31 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri menggerebek gudang beras PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi, Kamis malam lalu. Penggerebekan gudang berisi 1.161 ton beras itu dilakukan atas dugaan pelanggaran sejumlah peraturan yang dilakukan oleh PT IBU. PT IBU dituding ingin memonopoli pasar, dengan membeli gabah petani di atas harga rata-rata. PT IBU juga dituding telah bermanipulasi, yakni dengan beli beras subsidi, lalu mengemas dan menjualnya sebagai beras jenis premium.

Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), Sutarto Alimoeso menyampaikan, persoalan sebenarnya di Indonesia Tarif Dasar Penggilangan Padi (TDP) 128 ribu penggilingan padi yang besar hanyalah RP 2 ribuan, namun pemerintah tidak menyentuh padi kecil, padah Indonesia mampu untuk menggiling padi untuk kebutuhan warganya.

"Pemerintah tidak menyentuh penggilingan padi kecil. Yang Terjadi malah rebutan gabah, akhirnya yang menang adalah yang besar-besar," tuturnya diacara diksusi Talkshow Akhir Pekan di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2017)

Ia menjelaskan, teman-teman petani sebenarnya khawatir bahwa imbas kasus beras ini sampai ke daerah-daerah. HET harus dicermati, jangan sampai kita terjebak sehingga jadi masalah untuk teman-teman di penggilingan juga . HET (Harga Eceran Tertinggi) bisa dibicarakan lagi, dengan melibatkan kami. Kami masih memerlukan sentuhan pemerintah, untuk revitalisasi penggilingan-penggilingan padi kecil. Kami siap menjadi penyangga pangan nasional.

Selain itu, Ketua KPPU M Syarkawi Rauf menyampaikan, pihaknya akan mendorong Kemendag untuk menentukan HET. Kita juga akan mendorong penetapan SNI pada beras.

"Silahkan pedagang / petani bekerja seperti biasa, jangan takut ada penggerebekan. KPPU sejak 2007 hingga sekarang telah meneliti rantai distribusi dalam industri perberasan. Ada salah satu pelaku usaha yang dominan dalam rantai distribusi tersebut. Gap harga beras ini yg harus kita temukan solusinya. Sehingga posisi petani kuat. Produsen beras Indonesia tersebar di 6 provinsi. Ini momentum yang sangat bagus untuk kita forward looking, untuk memperbaiki sistem perberasan Indonesia. polemik beras mari kita hentikan. Mari menata industri perberasan supaya adil bagi petani dan pedagang ," tuturnya.

Pada kesempayan yang sama, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Jenderal (Purn) Moeldoko menyampaikan proses dari padi menjadi beras itu sangatlah panjang. Kita harus memahami proses budidaya beras. Di proses ini bahkan petani sudah menemui kesulitan. Persoalan yang dihadapi petani terutama saat musim hujan, banyak petani yang tidak punya pengering gabah.

Ia menjelakan kebanyakan petani kita adalah petani penggarap, bukan pemilik lahan. Jangan sampai harga beras dipremiumkan. Penggunaan pupuk yang berlebihan akan memunculkan hama-hama baru. Tentang keberlangsungan penggilingan padi, semoga dipikirkan solusinya. Polemik beras ini disudahi saja. Perbaiki saja sistem & harga agar para petani tdk menjadi korban

Selain itu, Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih juga mengatakan, Ombudsman dalam konteks ini mengawasi. KPPU sendiri masih dalam tahap memeriksa, jadi jangan dibilang monopoli dulu. Kami akan melihat potensi mal administrasi dalam kasus beras ini.

"Hati-hati dengan kebohongan publik, jangan bermain dengan data, ini lebih berbahaya dari korups," jelasnya.

Sedangkan, Anggota Komisi IV DPR RI Ichsan Firdaus memberikan peringatan pada pemerintah agar berhati-hati dalam melontarkan statement. Menurutnya, jangan sampai timbulkan kegaduhan. Kerancuan tentang subsidi beras itu hrs diperjelas, jangan sampai masyarakat dibuat bingung . Apakah selama ini sudah ada aturan main tentang penggilingan beras?

Saya setuju regulasi mulai dari hulu hingga hilir, dan yang abu-abu harus diperjelas. Sekarang momentum pemerintah untuk meng-hitamputih-kan urusan beras ini. Semestinya pemerintah memberikan kemudahan permodalan pada para petani. Bicara suplay & demand, penyerapan beras di Bulog sepanjang 2017 itu menurun. Presiden sudah ingatkan terjadi kenaikan jumlah rakyat miskin karna keterlambatan distribusi raskin Kita setuju memperpenxek disparitas dalam perberasan, tapa harus hati-hati. Tata pangan kita selalu kurang dari tahun ke tahun. data pangan berasal dari dinas pertanian di tingkat daerah. Jangan korbankan petani. Petani harus diuntungkan. Jangan dipaksa jual gabah dibawah HET. Kita hrs berhati-hati dlm mengeluarkan statement, apalagi yang berdampak besar seperti beras ini . Pemerintah tolong jaga produksi beras kita.

Ditempat yang berbeda, sejumlah pedagang dari PIBC dan tengkulak serta pengusaha penggilingan padi se sragen dan ngawi yang merupakan sentra serapan gabah PT TPS kompak mengucapkan terima kasih atas tindakan terhadap IBU/TPS.

Dia berharap, dengan tindakan itu usahanya yang selama ini merasa mati suri/terganggu karena tidak mampu bersaing denga harga hidup kembali.

Menurut mereka, sejak penindakan tersebut harga sekarang sudah mulai turun sehingga diperkirakan mulai besok hari senin pasolan ke PIBC sudah mulai normal kembali.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 jam yang lalu

Kamu Harus Coba !!! Inilah 4 Bahan Alami Untuk Kesehatan Kulit

Beritacenter.COM - Rasa percaya diri siapapun akan berkurang jika memiliki kulit wajah yang kusam ataupun hitam. Bagi..
9 jam yang lalu

Resmi !! Liverpool Sodorkan Kontrak Baru Jurgen Klopp

Beritacenter.COM - Klub raksasa Liga Inggris Liverpool resmi mengajukan kontrak baru ke Jurgen Klopp hingga..
10 jam yang lalu

Edarkan Sabu, BNN Ringkus Pemuda Bertato di Babel

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bertato diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bangka Belitung..
12 jam yang lalu

Makhluk Primitif yang Tersesat di Zaman Modern

Zaman dahulu, ketika masyarakat masih sangat primitif, kekuatan fisik adalah hal paling utama untuk bertahan hidup...
13 jam yang lalu

Jual Miras Maut, Suharto Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohamad Suharto warga Desa Margoanyar Kecamatan Glagah Lamongan berhasil diamankan. Karena diduga..
14 jam yang lalu

Korupsi dari Diri Sendiri

Dengan gagah berani, dalam Hari Anti-korupsi (HAK) Internasional, Saut Situmoran mengatakan, "Pedang Pemberantasan..
15 jam yang lalu

Nekat Curi Gabah, Demi Bayar Uang Sekolah Taskim Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Taskim (45) warga Desa Talang Kembar Kecamaatn Montong Tuban, harus berurusan dengan pihak..
18 jam yang lalu

Propinsi NTB Siaga Darurat Puting Beliung

Beritacenter.COM - Puting beliung diprediksi akan melanda di semua kecamatan di Lombok Tengah. Selain itu di daerah..
19 jam yang lalu

Rusia Kecam AS Langgar Perjanjian Uji Coba Rudal

Beritacenter.COM - Rusia mengecam uji coba rudal jelajah berbasis darat yang dilakukan Amerika Serikat (AS) yang..
20 jam yang lalu

Gerindra dan PKS 'Sikut-sikutan' Soal Wagub DKI Jakarta

Beritacenter.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abrurrahman Suhaimi..
21 jam yang lalu

Tega, Gara-gara Tidak Mau Pulang Istri Dibantai Suami

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Sarina (34) tewas dibunuh suaminya, Nurdin (35) gara-gara tidak mau pulang...
22 jam yang lalu

Ngaku Intel, Pria Pembawa Pil Ekstasi Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi lalu lintas Polda Riau menangkap seorang pemuda berisial AH (29) karena kedapatan membawa..
23 jam yang lalu

Kecelakaan Tunggal, Truk Trailer Tabrak Pembatas Jalan di KM 46 Tol Cikampek

Beritacenter.COM - Sebuah truk trailer mengalami kecelakaan tunggal di Km 46 Tol Cikampek. Kecelakaan tersebut..
1 hari yang lalu

PKS Pastikan Tahun 2020 Anies Tak Lagi "Jomblo" Pimpin Jakarta

Beritacenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini pada tahun 2020 mendatang, Gubernur DKI Jakarta Anies..
1 hari yang lalu

KH Ma'ruf Amin Pinta Masyarakat Ikut Serta Kawal Program Pemerintah

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk..
1 hari yang lalu

Ular Berbahaya Ini Teror Warga Sukabumi

Beritacenter.COM - Warga Jawa Barat digegerkan dengan adanya penemuan berbagai macam ular berbisa di Perumahan Pakuan..
1 hari yang lalu

Maluku Utara Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Labuha Maluku Utara diguncang gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo (M). Pusat gempa berada..
1 hari yang lalu

Geledah Rutan Makassar, Petugas Sita Timbangan Hingga Alat Hisap Sabu

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman..
1 hari yang lalu

Bertemu Menhan Uni Emirat Arab, Ini yang Dibahas Prabowo

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan..
1 hari yang lalu

8 Mobil Mewah Seharga Miliaran Rupiah Disita Polisi, Ini Alasannya..

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 8 mobil mewah mulai dari Ferrari, Jaguar, hingga McLaren...
1 hari yang lalu

Tanpa Sebab, Pemilik Cafe di Jakut Pukul Pengunjung Hingga Lebam

Beritacenter.COM - Seorang pengunjung karaoke terkejut saat dirinya tiba-tiba dihantam oleh pemilik tempat hiburan di..
1 hari yang lalu

Polri soal Kasus Sukmawati-Gus Muwafiq : Tetap Berjalan, Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Polri angkat bicaara soal tuntutan massa PA 212 dan FPI yang berunjuk rasa di depan Mabes Polri,..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi