Kamis, 24 Oktober 2019 - 05:59 WIB

Viral!! Novel Baswedan, Dari Pijat di Hotel Hingga Kaleng Rombeng

Oleh : Anas Baidowi | Kamis, 31 Agustus 2017 | 12:16 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sejak insiden penyiraman air keras oleh orang tak dikenal, nama penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kian melambung di jagad Nusantara. Novel dielu-elukan bak pahlawan. Dukungan dan simpati datang dari berbagai penjuru bagai air bah. Di mata publik, Novel sontak jadi sosok penyidik yang tak mengenal takut menghadapi para mafia dan koruptor.

Novel diposisikan sebagai anggota Bhayangkara yang bersih tiada noda. Publik terlanjur lupa, sejak dikaryakan di KPK, rekam jejak Novel tidaklah sebersih yang dibayangkan orang. Banyak isu miring sehubungan dengan tugas Novel di KPK. Baru sebulan yang lalu, tepatnya pada 25 Juli 2017, Novel dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh seseorang bernama Nico Panji Tirtayasa, saksi dalam kasus suap Pilkada yang melibatkan bekas Ketua MK Akil Mochtar.

Apa pasalnya? Nico melalui kuasa hukumnya Ria Kusumawaty mengatakan ada empat dugaan tindak pidana yang dilakukan Novel terhadap kliennya, yakni memaksa orang memberikan keterangan di bawah sumpah palsu; dugaan penyalahgunaan kewenangan; indikasi perampasan kemerdekaan seseorang; dan indikasi tindak pidana menyuruh orang memberikan ketarangan palsu kepada media massa.

Ria, sebagaimana dilaporkan media menuturkan bahwa kliennya merasa diintimidasi agar melakukan sesuatu yang tidak diketahui dan dikehendaki hingga menjerumuskan pamannya Muchtar Effendi. Muchtar Effendi adalah orang kepercayaan Akil yang telah divonis lima tahun penjara atas perkara sengketa pilkada tersebut.

Kesaksian yang sama sebelumnya pernah dibuat Nico di hadapan Pansus Hak Angket KPK di DPR.

“Saya disuruh mengaku mengetahui segala kegiatan paman saya, Muchtar Effendi, dan mengaku saya adalah ajudan, asisten pribadi, dan sopir paman saya,” tutur Nico.

Selama proses memberikan kesaksian, Nico mengaku disandra oleh penyidik KPK di sebuah rumah di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selama disekap dia dipaksa bekerja sama dan harus mengikuti semua keinginan KPK.

“Mereka mengancam akan memenjarakan anak dan istri saya karena ikut (mencicipi) duit dari Muchtar Effendi.

Atas kesediannya untuk memberikan kesaksian palsu, Nico mendapat perlakuan istimewa dari penyidik KPK berupa pelayanan pijat di Hotel Aston, Jalan Rasuna Said. Niko bahkan mengaku pernah meminta fasilitas berlibur dari Novel Baswedan ke Raja Ampat, Papua.

"Karena saya kan menilai bekerja mengikuti arahan dia sudah, Pak. Saya menagih janji beliau apa yang saya inginkan. Saya yang meminta pergi ke sana, Pak," ungkap Niko di DPR, Jakarta, Selasa (25/7/2017)

Biaya Pengobatan di Singapura.

Kecurigaan terhadap Novel Baswedan juga pernah dilontarkan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah yang mempertanyakan asal-muasal biaya yang digunakan Novel berobat di Singapura.

"Untuk sekadar berobat di sini saja bisa, dokter di sini hebat-hebat. Jangan di Singapura, lama-lama mencurigakan, itu duit sehari dari mana, siapa yang ongkosin. Kan tidak boleh penyidik dibiayai oleh negara asing, saya dengar ada dokter mau biayai sukarela," ujar Fahri saat itu.

Ada selentingan, semua biaya pengobatan dan keperluan hidup Novel Baswedan selama berada di Singapura yang jumlahnya miliaran rupiah ditanggung oleh cukong yang juga terlibat kasus korupsi.

Sehubungan dengan ocehannya kepada media tentang keterlibatan jenderal polisi berbintang tiga dalam kasus penyiraman air keras, Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu meminta penyidik KPK Novel Baswedan untuk melapor.

“(Novel) Lapor sajalah, jangan kayak kaleng rombeng. Ini lama-lama beropini, terus mereka nuduh sana, nuduh sini,” kata Masinton saat ditemui usai sebuah acara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).

Menurut Masinton, sebagai penegak hukum, Novel harusnya paham mengenai prosedur hukum.

“Kan penegak hukum, masa enggak ngerti hukum, enggak tahu prosedur hukum. Lapor dulu baru jelas. Itu kayak tudingan kaleng rombeng juga, lapor dong,” ujar Masinton.

Apapun motif dan siapapun pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan harus diusut tuntas. Namun Novel janganlah terlampau didewakan. Waktulah yang akan membuktikan apakah Novel Baswedan sungguh-sungguh telah menjadi anggota Bhayangkara yang mengabdi tanpa cacat.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






32 menit yang lalu

4 Hal ini Bisa Anda Rasakan Bila Sering Minum Jus Jeruk di Pagi Hari

BeritaCenter.COM - Minum jus jeruk saat sarapan, sehat atau tidak? Beberapa orang memasukkan jus jeruk ke dalam menu..
1 jam yang lalu

Dua Pendaki Dikabarkan Hilang di Gunung Dempo Sumsel

BeritaCenter.COM - Kepala Basarnas Pagaralam Alfariz menjelaskan, sejak delapan hari lalu Dua pendaki asal Muaro..
2 jam yang lalu

Dalam Waktu Satu Bulan, Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap Puluhan Pencuri Sadis

BeritaCenter.COM - Dalam waktu satu bulan, polisi berhasil menangkap 27 pelaku pencurian di Kabupaten Sidoarjo,..
3 jam yang lalu

Untuk Lancarkan Aksi, 2 Mucikari di Bogor Beri Pekerjanya Obat Agar Seperti Perawan

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil membongkar sindikat prostitusi online di Bogor dan berhasil mengamankan dua..
5 jam yang lalu

Pendana Terkait Kasus Penggagalan Pelantikan Presiden-Wapres "TERTANGKAP"

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan seorang wanita yang diduga sebagai pendana terkait kasus..
5 jam yang lalu

Kompolnas Menanggapi Pernyataan IPW Terkait Dugaan Informasi yang Menyesatkan Publik

BeritaCenter.COM - Saya pikir perlu ditanggapi soal siaran pers atau pernyataan IPW ini. Sebagai sebuah NGO atau LSM..
5 jam yang lalu

Pria Berpisau Ngamuk Dan Robek Bendera Ormas di Cengkareng

BeritaCenter.COM - Seorang pria bersenjata tajam jenis pisau mengamuk dan merobek beberapa bendera ormas di dekat pos..
6 jam yang lalu

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Mayat Yang Ditemukan di Tol Pandaan-Malang

BeritaCenter.COM - Polres Pasuruan berhasil mengidentifikasi mayat yang ditemukan tergeletak di selokan jalan Tol..
6 jam yang lalu

Warga Probolinggo Temukan Granat Aktif, Diduga Bekas Perang Dunia II

BeritaCenter.COM - Seorang warga temukan granat saat mencari ikan di ranu Kedung Pawon, Kabupaten Probolinggo. Diduga..
7 jam yang lalu

Kabinet Indonesia Maju, Bukti Jokowi Ingin Merawat Kebhinnekaan dan Memperkokoh Persatuan

BeritaCenter.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam..
7 jam yang lalu

Ini 7 Pesan Penting Presiden Jokowi kepada Para Menterinya

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik para menteri yang terdiri dari empat menteri..
7 jam yang lalu

Suhu Capai 50 Celsius di Indonesia, BMKG: HOAKS

BeritaCenter.COM - Beredar berita hoaks yang sempat viral di media sosial, tentang suhu panas di Indonesia yang..
8 jam yang lalu

PDIP Sampaikan Rasa Hormat kepada Projo yang Pamit Bubar

BeritaCenter.COM – Tak terima Prabowo Subianto jabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju, ormas Pro..
8 jam yang lalu

Tak Setuju Prabowo Masuk Kabinet, Ormas Pro Jokowi Pamit Bubar

BeritaCenter.COM - Ormas Pro Jokowi (Projo) tak setuju Prabowo Subianto masuk kabinet Jokowi sebagai Menteri..
9 jam yang lalu

Polisi Selidiki Tewasnya Balita 2,5 Tahun di Kebon Jeruk, Diduga Dianaya Ibu Sendiri

Beritacenteer.COM - Nahas, nasibu balita berusia 2,5 tahun di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Balita peremuan itu..
9 jam yang lalu

Gerindra Sebut Pemulangan Habib Rizieq Bukanlah Tugas Menhan Prabowo

Beritacenteer.COM - Gerindra angkat bicara soal PA 212 yang memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan..
10 jam yang lalu

Puan ke Para Menteri Indonesia Maju: Harus Bersinergi, Hilangkan Ego Sektoral

Beritacenteer.COM - Ketua DPR Puan Maharani memberi wejangan kepada para menteri di Kabinet Indonesia Maju. Puan..
10 jam yang lalu

Sidang Perdana, Sopir Angkot Pemerkosa-Pembunuh Alumni IPB Didakwa 20 Tahun Bui

Beritacenteer.COM - Sopir angkot jurusan Bogor-Cianjur, Rahmat alias RH (25), dituntut 20 tahun penjara lantaran..
11 jam yang lalu

Derby Jawa Timur, Persela Taklukan Persebaya 1 - 0

Beritacenter.COM - Persela Lamongan berhasil menaklukan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan k2 23 Liga 1 2019 di..
11 jam yang lalu

IPW Sebut Penunjukan Idham Azis Jadi Kapolri Cacat Administrasi, Kompolnas: Itu Sesuai UU

Kalau melihat ketentuan UU tersebut ya tidak ada. Yang dipertimbangkan Kompolnas untuk dipilih Presiden itu sudah..
11 jam yang lalu

Kabinet Anti Radikalisme

Kalau benar :- Menteri Pertahanan dijabat oleh Pak Prabowo Subianto mantan Danjen Kopassus...- Menteri Agama adalah..
12 jam yang lalu

Heboh Video Porno Disebut Mirip Gisel, Polisi Selidiki Akun Penyebar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, heboh tersebar video porno yang disebut mirip artis Gisella di dunia maya. Dalam..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi