Minggu, 05 Juli 2020 - 20:50 WIB

Surat Penutupan Alexis Cacat Hukum, Ini Yang Harus Dilakukan Alexis Untuk Melawan Pemprov DKI

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 01 Nopember 2017 | 07:37 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Di beberapa media dinyatakan bahwa, Alexis telah tamat dan Alexis telah berakhir di masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan ada pula yang memuji-muji keberhasilan Gubernur DKI Jakarta tersebut, saya kira ini adalah pemahaman dan kesimpulan yang bodoh, karena sampai detik ini pun Alexis belumlah berakhir secara hukum dan Alexis tidak bisa tamat atau berakhir karena sosok Gubernur DKI Anies Baswedan. Alexis hanya dapat berakhir atau tamat karena hukum. Karena satu hal yang harus dipahami bahwa sampai detik ini pun secara hukum, Alexis masih legal, bukan ilegal, karena di dalam surat Dinas Penanaman Modal dan layanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, TIDAK PERNAH ADA kalimat izin Alexis dicabut atau dibatalkan, yang ada HANYA KALIMAT: ‘’belum dapat diproses’’, artinya apa?

Artinya ada surat-surat tertentu yang berkaitan permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang belum diserahkan Alexis, begitu pendapat sebagian orang dari makna kalimat itu. Tapi itu keliru, karena semua persyaratan TDUP yang diajukan Alexis , semuanya sudah dipenuhi. Dalam surat itu terdapat satu kejanggalan terbesar dari kalimat: ‘’belum dapat diproses’’, itu apa maksudnya? Belum dapat diproses karena apa? Kalau persyaratan TDUP (surat-menyurat) Alexis sudah lengkap semuanya. Jadi apa yang menjadi alasan paling logis dan bisa diterima akal sehat sehingga TDUP Alexis ‘’belum dapat diproses’’? Karena yang terjadi pada Alexis ini langsung pada akibat, tidak ada sebab-sebab yang mendahului akibat itu. Bayangkan saja betapa hebatnya Pemerintahan Provinsi DK Jakarta, langsung timbul akibat (belum dapat diproses), tanpa sebab yang jelas. Tapi tetap saja menimbulkan pertanyaan, apa sebab-sebab yang menimbulkan akibat (sehingga belum dapat diprosesnya TDUP yang diajukan Alexis)? Kok belum dapat diproses? Kalau semua persyaratan sudah lengkap, apa yang membuat ‘’belum dapat diproses’’?

Sehingga secara hukum sudah tidak ada jalan lain lagi, selain melawan kesewenang-wenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dua jalan hukum yakni pertama menggugat surat Kepala Dinas Penanaman Modal dan layanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN DKI Jakarta), karena dari sisi formil, surat itu mengandung cacat hukum karena tidak atau sama sekali tidak ada penjelasan/tidak dijelaskan mengapa ‘’belum dapat diproses’’. Jadi kalimat: ” belum dapat diproses’’, telah menggantung posisi Alexis dan Alexis memiliki hak untuk menggugat surat yang cacat hukum tersebut. Dan dalam gugatan ke PTUN, Alexis dalam petitum harus memohon kepada majelis hakim yang Mulia agar memerintahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan layanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta UNTUK menerbitkan/menerima permohonan TDUP yang diajukan Alexis.

Kalau permintaan itu dituangkan dalam petitum gugatan TUN, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan bisa berkutik apa-apa lagi, karena harus melaksanakan dan menghormati perintah pengadilan. Jalan hukum kedua yang harus segera dilakukan Alexis adalah menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (sesuai tempat tergugat perbuatan melawan hukum yakni di Dinas Penanaman Modal dan layanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta yang beralamat di Jl Kebon Sirih No. 18 Blok H Lt 18m Jakarta Pusat), gugatan itu harus segera dilayangkan karena telah terjadi perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap permohonan TDUP yang dilayangkan Alexis. Karena kerugian materill yang timbul dari kalimat:’’ belum dapat diproses’’ dalam surat itu sangatlah besar. Bisa puluhan miliar kerugian yang diderita Alexis akibat satu kalimat itu saja. Dari omzet pertahun Alexis bisa mencapai Rp. 30 miliar, dan kini pihak Alexis telah menghentikan semua operasionalnya mulai dari hotel, Bar dan Cafe, Lounge Music, Karoke, SPA, Griya Pijat , jadi bisa dibayangkan berapa banyak pemasukan Alexis yang harus hilang begitu saja hanya karena satu kalimat: ‘’belum dapat diproses’’ sebagaimana dalam surat tersebut. Selain itu Alexis juga mengalami kerugian imaterill yang tidak ternilai dengan apa pun yakni nama baiknya dirusak dan dipermalukan karena dituduh ada tindakan abmoral di Alexis.

Dan jika sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa semua kegiatan di Alexis adalah ilegal setelah terbitnya surat itu juga karena izinnya sudah habis, maka pertanyaan hukumnya adalah apabila ada permohonan pendaftaran ulang yang diajukan oleh sebuah industri , izin industri sudah habis beberapa hari yang lalu dan setelah ditelaah ternyata ada 1 syarat yang kurang sehingga di surat ditulis: ‘’belum dapat diproses’’, apakah secara hukum semua operasionalitas pada sebuah industri itu langsung otomatis ilegal? Pertanyaan ini saya sengaja munculkan karena Anies mengatakan semua kegiatan Alexis menjadi ilegal karena izinnya sudah habis juga ditambah dengan surat itu, padahal dasar patokan mengatakan demikian adalah berdasarkan surat yang memuat kalimat yang sangat merugikan Alexis, yakni kalimat: ‘’belum dapat diproses’’. Yang artinya , Pemerintah Provinsi DKI Jakarta HARUS BERSIKAP TERBUKA DAN JUJUR KEPADA ALEXIS, KARENA INI USAHA YANG SUDAH BERLANGSUNG SELAMA 11 TAHUN, DAN SELAMA 11 TAHUN PULA TIDAK PERNAH ADA BUKTI PELACURAN ATAU TRANSAKSI/PENGGUNAAN NARKOTIKA DI ALEXIS. SEHINGGA APA ALASAN ‘’BELUM DAPAT DITERIMANYA PERMOHONAN TDUP HOTEL ALEXIS? PERTANYAAN LAIN KEPADA ANIES, KALAU ALEXIS DINYATAKAN ILEGAL, APAKAH AKAN SEGERA DISEGEL? KALAU DISEGEL, ITU SURAT TIDAK BISA DIGUNAKAN UNTUK MENYEGEL ALEXIS SEKALIPUN IZINNYA SUDAH HABIS. IZIN YANG SUDAH HABIS BUKAN BERARTI OTOMATIS IZIN MENJADI DICABUT ATAU DIBATALKAN. KARENA KALAU IZIN SUDAH HABIS, DAN PERMOHONAN BELUM DAPAT DIPROSES SEHINGGA OPERASIONAL SEBUAH PERUSAHAAN DIANGGAP ILEGAL, BERAPA BANYAK PERUSAHAAN YANG AKAN MATI ATAU TAMAT , BERAPA BANYAK PULA YANG AKAN JADI PENGANGGURAN? Karena izin habis, permohonan belum dapat diproses, bukan berarti izin dicabut atau dibatalkan, kalau begitu, Alexis masih hidup secara hukum belum mati.

Dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga harus mempertimbangkan besarnya pajak yang dibayarkan Hotel Alexis. Juga harus mempertimbangkan nasib pekerja Alexis yang harus dirumahkan, tidak bisa kalau solusinya hanya dengan ikut OK OCE, para pekerja itu mempunyai keluarga yang hidupnya membutuhkan biaya yang besar. Dan tidak dikabulkannya permohonan TDUP yang diajukan Alexis pun tak lepas dari janji politik yang diucapkan pada debat putaran pertama Pilgub DKI Jakarta, pada 13 Januari 2017. Jadi, kasus Alexis kental akan aroma politik. Apalagi sampai detik ini, Alexis belum pernah menerima teguran atau peringatan, padahal, dua hal itu wajib ada dulu. Jadi bukti apa yang dimiliki Anies sehingga izin Alexis belum dapat diproses? Ingat loh ya belum dapat diproses, bukan dicabut apalagi dibatalkan. Karena yang berkembang di media dinyatakan dicabut, ini yang tidak benar dan menyesatkan.

Dan dalam hukum perseroan,posisi Hotel Alexsis adalah sebagai anak perusahaan dari PT Grand Ancol Hotel, salah satu yang menyebabkan perusahaan atau anak perusahaan bubar salah satunya adalah karena izinnya dicabut. Dan dalam kasus Hotel Alexis, izinnya belum dicabut, izinnya hanya habis, dan habis butuh pencabutan izin sehingga izinnya jadi mati. Logika hukumnya sederhana, you sebelumnya memiliki izin mengendarai mobil atau motor, nah tapi izin mengendarai habis, habis bukan berarti izin you mengendarai mobil atau motor itu dicabut tapi masih bisa diperpanjang, kan begitu. Jadi dalam kasus Hotel Alexis, izin masih bisa diperpanjang, izin habis tidak otomatis berarti dicabut. Selain itu juga surat itu juga sudah bertentangan dengan UU Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, khususnya Pasal 142 ayat (1) angka 6 yang salah satu syarat bubarnya perseroan adalah karena izinnya dicabut. Alexis belum dicabut izinnya. Artinya harus ada satu surat lagi, yaknis surat pencabutan izin beserta alasan-alasannya, kalau itu ada baru bisa menyatakan izin Alexis telah dicabut, sebelum itu ada , izin Alexis belum dicabut. Dan sampai detik ini saya masih penasaran siapa yang menjadi kuasa hukum Hotel Alexsis, mengingat pernyataan staf legal Hotel Alexis masih lemah apalagi sampai memutuskan menutup Alexis mulai hari ini, padahal penutupan Alexis hanya bisa dilakukan kalau izin usahanya sudah dicabut, sekarang belum dicabut, hanya habis saja. Izin habis beda dengan izin dicabut yang jadi alasan penutupan suatu usaha.

Sumber : Seword.com






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
2 jam yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
3 jam yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
10 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
10 jam yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
11 jam yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
12 jam yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
14 jam yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..
14 jam yang lalu

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Cerah

Beritacenter.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah DKI..
16 jam yang lalu

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

Bekerja sungguh-sungguh dibilang pencitraan. Diam dibilang tidak tegas dan plonga plongo. Senyum dibilang munafik dan..
17 jam yang lalu

"Onani Politik Ala Kardun"

LBP atau Luhut Binsar Panjaitan  Bentengnya Jokowi Ngarep bangat diganti Biar kadrun gampang menerobos..
23 jam yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
1 hari yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 hari yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
1 hari yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
1 hari yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
1 hari yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
1 hari yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
1 hari yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
1 hari yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
1 hari yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
2 hari yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi