Rabu, 26 Juni 2019 - 00:54 WIB

Margarito : UU Mengatakan Pemanggilan DPR Harus Ijin Presiden

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 27 Nopember 2017 | 14:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Margarito kamis menjalani pemeriksaan di KPK sebagai ahli meringankan bagi tersangka kasus dugaan korupsi poyek e-KTP, Setya Noovanto, Senin (27/11).

Margarito diperiksa selama 2 jam. Ia mangaku dicecar tiga pertanyaan oleh penyidik KPK. Salah satunya soal prosedur pemeriksaan terhadap DPR.

“Tiga pertanyaan doang. Seputar prosedur pemeriksaan terhadap anggota DPR. Itu yang saya jelaskan. Harusnya ada izin dari Presiden,” katanya, selepas pemeriksaan, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (27/11/2017).

Mantan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara ini menyadari kasus yang disangkakan terhadap Setya Novanto merupakan tindak pidana khusus. Kendati begitu, ia tetap berpendapat, pemanggilan untuk Novanto harus melalui izin Presiden sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).

“Saya ngerti. Cuma orang kan nggak baca disangka melakukan tindak pidana khusus. Memang ada pengertian lain tersangka itu di luar tersangka? Kan orang juga bilang tindak pidana khusus doang. Kata tersangkanya tidak dibaca,” ujarnya.

Menurutnya, pengertian makna dari kata ‘disangka melakukan tindak pidana khusus’ itu tidak punya makna lain kecuali tersangka.

“Jadi harus ada izin Presiden. Suka atau tidak suka ya begitu. Begitu bunyi pasal 245 UU Nomor 17,” imbuh pria berkumis itu.

Selain Margarito, sebelumnya juga datang Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdurahman. Ia pun mengaku dipanggil oleh KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi meringankan bagi Novanto.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






47 menit yang lalu

Dicap Perempuan Penggoda, Dinar Candy Ngaku Sulit Cari Pacar

Beritacenter.COM - Kerap tampil seksi dalam melakoni profesinya sebagai disc jockey (DJ), Dinar Candy kerap menerima..
1 jam yang lalu

Polisi Minta Warga Tak Demo saat Putusan MK

Beritacenter.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk tidak datang ke Jakarta..
1 jam yang lalu

Jelang HUT Bhayangkara ke-73, Perwira Polri Kunjungi Para Mantan Kapolri

Beritacenter.COM - Sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Mabes Polri mengunjungi rumah para..
2 jam yang lalu

Anies Baswedan Kerap Dikritik Bertubi-tubi, Peneliti LSI: Wajar!

Beritacenter.COM - Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar menilai wajar jika Gubernur Jakarta Anies Baswedan terus..
3 jam yang lalu

Rumor Gerindra Masuk Kabinet, Cak Imin: Pendukung Jokowi Sudah Kegemukan

Beritacenter.COM - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut koalisi pendukung Joko Widodo..
3 jam yang lalu

Minta Tak Ada Aksi Saat Putusan MK, Cak Imin: Kita Doa Saja di Rumah Masing-masing

Beritacenter.COM - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut tak perlu ada aksi saat pembacaan putusan..
3 jam yang lalu

Ditahan Terkait Ijazah Palsu, Berikut Kondisi Pelawak Qomar Dibalik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Pelawak senior Nurul Qomar ditahan di Mapolres Brebes, Jawa Tengah, terkait kasus dugaan..
4 jam yang lalu

Ribut Lantaran Tak Diberi Uang oleh Sang Ayah, Pemuda di Langkat Nekat Bakar Rumah

Beritacenter.COM - Hanya karena tak diberi uang oleh sang ayah, pemuda bernama Akhyar (20) nekat membakar rumah...
5 jam yang lalu

Sakit dan Dirawat di RSUD, Risma Akan Dipindahkan dari Ruang VVIP ke ICU

Beritacenter.COM - Wali Kota Tri Rismaharini dilaporkan tengah sakit dan mendapat perawatan di RSUD dr Soewandhi...
6 jam yang lalu

Tak Ada Indikasi Diracun, UGM: Petugas KPPS di Yogya Meninggal Karena Jantung

Beritacenter.COM - Hasil penelitian Lintas Kajian Disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap penyebab kematian..
6 jam yang lalu

Tak Ada Indikasi Diracun, UGM: Petugas KPPS di Yogya Meninggal Karena Jantung

Beritacenter.COM - Hasil penelitian Lintas Kajian Disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap penyebab kematian..
6 jam yang lalu

Perkuat Lini Belakang, Inter Tertarik Datangkan Dani Alves

Beritacenter.COM - Inter Milan terus bebenah untuk mengarungi Liga Italia pada musim 2019 - 2020. Usai mendatangkan..
7 jam yang lalu

Pantau Masjid-masjid di Tanah Abang, Polisi Pastikan Tak Ada Massa Radikal Menginap

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan informasi yang menyebutkan akan ada kelompok radikal yang bakal..
8 jam yang lalu

Polisi: Pelawak Qomar Diduga Palsukan Ijazah untuk Pencalonan Rektor

Beritacenter.COM - Pelawak senior Nurul Qomar ditangkap dan ditahan polisi terkait kasus dugaan pemalsuan ijazah S-2..
8 jam yang lalu

Jelang Sidang Putusan MK, JK Yakin Situasi Kondusif dan Aman

Beritacenter.COM - Menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK)..
8 jam yang lalu

Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi: Jerry Aurum Pemakai Sejak 2016, Tes Urine Positif

Beritacenter.COM - Fotografer Jerry Aurum ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Dari tangan mantan suami penyanyi..
9 jam yang lalu

Diduga Palsukan Ijazah, Qomar "4 Sekawan" Ditahan Polisi

Beritacenter.COM - Personel grup lawan 4 Sekawan, Qomar ditahan polisi karena diduga telah memalsukan ijazah..
9 jam yang lalu

Minta Tak Ada Aksi di MK, Wiranto: Jika Nekat Hingga Rusuh, Kami Tangkap!

Kalau ada yang nekat, ada demonstrasi bahkan menimbulkan kerusuhan, saya tinggal cari saja. Tinggal kami cari..
9 jam yang lalu

Menkum HAM Yasonna Laoly Diperiksa KPK

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna..
10 jam yang lalu

Mantan Suami Denada Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sita Ekstasi Hingga Ganja

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Jakarta Barat meringkus seorang fotografer profesional, Jerry Aurum, terkait..
10 jam yang lalu

Antisipasi Rusuh, Polisi Himbau Warga Solo Tak Ikut Aksi ke Jakarta Soal Sidang Putusan MK

Beritacenter.COM - Polresta Surakarta menghimbau kepada warga agar tidak datang ke Jakarta untu mengingkuti aksi..
10 jam yang lalu

"Mahalnya Harga Keserakahan dan Ketidaklegowoan"

Beritacenter.COM - Persidangan sengketa Pilpres 2019 di MK kemaren berjalan lebih dari 20 jam. Selesai jam 4.30 WIB..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi