Rabu, 22 Mei 2019 - 19:21 WIB

HRW Kecam Pemerintah Tiongkok Paksa Jutaan Muslim Uighur Diambil DNA

Oleh : Indah Pratiwi | Rabu, 13 Desember 2017 | 16:47 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com - Organisasi Human Rights Watch(HRW) atau kelompok Hak Asasi Manusia menduga bahwa pihak berwenang Tiongkok telah melakukan pengumpulan sampel DNA, sidik jari dan data biometrik terhadap 11 juta warga minoritas Muslim Uighur yang sering mengalami serangan kekerasan dari otoritas keamanan setempat.

Dikutip dari The Guardian, HRW mengatakan bahwa para pihak berwenang setempat melakukan pembangunan database pemindaian iris dan golongan darah untuk setiap orang Uighur yang berusia antara 12 dan 65 di Xinjiang dan melakukan kontrol di tempat yang disebut "Penjara Terbuka".

Baca Juga: Kisah Tragis Pelarian Etnis Muslim Uighur Diusir Dari Negaranya

"Data tersebut dapat digunakan untuk pengawasan terhadap orang-orang atas dasar etnisitas, agama, pendapat atau hak-hak lain yang dilindungi seperti kebebasan berbicara", menurut Human Rights Watch seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (13/12/2017).

Selain itu, pemerintah kota setempat melakukan pemeriksaan dengan melakukan uji tes yang dirancang untuk mentransmisikan data biometrik terhadap warga Uighur.

Sudah hampir 19 juta orang telah mengikuti ujian kesehatan yang disebut Physicals for All, pada 2017 berdasarkan laporan kantor berita Xinhua. Bagi orang-orang yang bertekad untuk menjadi "personel fokus" sebuah eufemisme yang dipandang pemerintah sebagai berbahaya lantaran data mereka akan dikumpulkan tanpa memandang usia.

"Data bankir wajib dari biodata seluruh populasi, termasuk DNA, adalah pelanggaran berat terhadap norma hak asasi manusia internasional," kata Sophie Richardson, direktur China Human Rights Watch.

"Ini bahkan lebih mengganggu jika dilakukan dengan diam-diam, dengan kedok program perawatan kesehatan gratis," sambungnya.

"Pihak berwenang Xinjiang harus mengganti nama proyek ujian fisik mereka dengan 'Privacy Violations for All', karena persetujuan dan pilihan tampaknya tidak menjadi bagian dari program ini," tukasnya.

Kota Xinjiang adalah bagian China yang paling super ketat dikontrol oleh pihak berwenang setempat terhadap minoritas Uighur. Pengawasan ini terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

 

 






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






26 menit yang lalu

Jokowi Sebut Saya Membuka Diri ke Siapa Pun Untuk Bersama Membangun Negara

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo mengakui akan membuka diri untuk bekerjasama kepada siapapun untuk membangun..
56 menit yang lalu

Ayah Korban Tewas Aksi 22 Mei: Jangan Rusuh Lagi, Segera Bersatu

Beritacenter.COM - Aksi 22 Mei 2019 telah memakan sejumlah korban jiwa, salah satunya adalah Adam Nooryan yang tewas..
1 jam yang lalu

Antisipasi Massa Ikut Aksi 22 Mei, Polisi Gelar Razia di Jalan Garut - Bandung

Beritacenter.COM - Petugas kepolisan Polres Sumedang menggelar operasi razia penyekatan terhadap massa pendemo yang..
1 jam yang lalu

Menkominfo: Video dan Foto di Medsos Bisa Buat Perpecahan

Beritacenter.COM - Guna membatasi viralnya informasi hoaks yang berkaitan dengan aksi 22 Mei 2019, Pemerintah yang..
2 jam yang lalu

Wiranto 'Kantongi' Siapa Dalang Kerusuhan 22 Mei 2019

Beritacenter.COM - Menteri Polhukam Wiranto menegaskan sudah mengantongi siapa dalang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei..
2 jam yang lalu

Masukkan Kabel Charger ke Mulut, Bocah di India Tersengat Listrik

Beritacenter.COM - Sungguh nahas nasib bocah perempuan berusia dua tahun di India. Ia harus mengalami kejadian tak..
3 jam yang lalu

Massa JMPP Serukan Perdamain Usai Gelaran Pemilu

Beritacenter.COM - Jaringan Masyarakat Peduli Pemilu (JMPP) menggelar aksi di sekitar Gedung Komisi Pemilihan Umum..
3 jam yang lalu

Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Perusuh yang Rusak Negeri Ini!

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo mempersilakan seluruh pihak yang ingin bersama-sama memajukan negara ini. Ia..
3 jam yang lalu

Gempa 4,1 M Guncang Wilayah Papua Barat

Beritacenter.COM - Wilayah Kabupaten Kaimana, Papua Barat diuncang Gempa bumi berkekuatan 4,1 Magnitudo, Rabu..
3 jam yang lalu

Diguyur Hujan, Aksi Pendukung Prabowo-Sandi Bubar

Beritacenter.COM - Kelompok massa pendukung Prabowo-Sandi dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel berunjuk rasa..
4 jam yang lalu

Kericuhan Tanah Abang, Gubernur Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Tetap Beraktivitas Normal

Beritacenter.COM - Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan meminta kepada warganya untuk menjalankan aktivitas normal..
4 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, Prabowo-Sandi Diminta Ikut Tenangkan Massa

Beritacenter.COM - Kerusuhan yang terjadi di depan gedung Bawaslu membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara...
4 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, MUI : Jangan Rusak Kesucian Ramadan Dengan Tindakan Anarkis

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri..
4 jam yang lalu

Tak Hanya Bus, Jip Pejabat Brimob Juga Dirusak di Slipi

Beritacenter.COM - Massa aksi 22 Mei semakin anarkis, dua unit bus milik Korps Brimob hangus terbakar di depan Wisma..
5 jam yang lalu

Kapolri Sebut Ada Uang Rp 6 Juta Saat Penangkapan Provokator, Mereka Ngaku Dibayar

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian menegaskan adanya temuan amplop berisi uang dari massa..
5 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, Panglima TNI Tidak Tolerir Anarkisme Bahayakan Kedaulatan Negara

Beritacenter.COM - Menyikapi situasi keamanan nasional pasca rusuh aksi 22 Mei di Ibu Kota Jakarta, Panglima TNI..
6 jam yang lalu

Hoaks Dimana-mana, Pemerintah Sementara Batasi Akses Medsos di Sejumlah Daerah

Beritacenter.COM - Sejumlah konten palsu mulai dari foto hingga video tersebar luas di media sosial usai kericuhan..
6 jam yang lalu

HOAKS... Polisi Serang Masjid Saat Halau Massa Demo Di Depan Gedung Bawaslu RI

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal, membantah pihaknya dan TNI melakukan..
6 jam yang lalu

Humas RSUD Tarakan : Kedua Korban Tewas Tidak Ada Luka Tembak

Beritacenter.COM - RSUD Tarakan mengonfirmasi dua korban meninggal dunia usai kerusuhan yang terjadi di sejumlah..
7 jam yang lalu

Selain Minta "Tangkap Prabowo", Warganet Juga Minta Polisi "Tangkap Amien Rais" Tukang Provokasi

Beritacenter.COM - Tagar Tangkap PRABOWO atau Prabowo Subianto menjadi nomor 1 di trending Twitter pada..
7 jam yang lalu

Busuk...! Gerindra Di Balik Rusuhnya Demo Di Bawaslu

Beritacenter.COM - Aksi demo yang berada didepan Gedung Bawaslu RI Jakarta sempat ricuh malam hari hingga pagi hari..
8 jam yang lalu

Polda Metro Pastikan Isu Polisi Kejar Massa Hingga ke Masjid Tidak Benar

Kemudian ada isu bahwa personel pengamanan masuk ke masjid-masjid untuk mengejar pengunjuk rasa adalah tidak benar

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi