Jumat, 19 Juli 2019 - 21:08 WIB

Saksi Mata Menceritakan Detik-detik Teror yang Terjadi di Hotel Intercontinental Kabul, Afghanistan

Menteri Dalam Negeri Afghanistan mengatakan jika sekitar 160 orang diselamatkan setelah tentara Afghanistan bertempur sepanjang malam untuk mendapatkan kembali kendali atas bangunan hotel tersebut.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 22 Januari 2018 | 14:56 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sabtu (20/01/2018) kemarin, beberapa orang menjadi saksi mata dan menggambarkan bagaimana detik-detik serangan di Hotel Intercontinental di Kabul, Afghanistan.

Saksi yang tidak ingin disebutkan namanya karena alasan keamanan itu mengatakan jika dirinya selamat setealaha mengatakan sebagai seorang Afghanistan.

"Di mana orang asing?," kata saksi mata tersebut menirukan teriakan pelaku penembakan.

Seperti dilansir dari BBC News, Senin (22/01/2018), setidaknya ada 14 warga negara asing dilaporkan telah meninggal, bersama dengan empat orang berwarganegara Afghanistan.

Namun, beberapa laporan media menunjukkan jumlah korban tewas bisa jauh lebih tinggi.

Menteri Dalam Negeri Afghanistan mengatakan jika sekitar 160 orang diselamatkan setelah tentara Afghanistan bertempur sepanjang malam untuk mendapatkan kembali kendali atas bangunan hotel tersebut.

Tiga pelaku penyerangan juga tewas dalam pengepungan tersebut, ungkap Pejabat lain. Sementara ada 10 orang termasuk empat warga sipil juga terluka.

Polisi Kabul mengatakan jika sembilan orang warga negara Ukraina, satu orang berkebangsaan Jerman, satu orang Yunani dan satu warga Kazakhstan telah dikonfirmasi tewas. Sementara dua orang lainnya belum teridentifikasi.

Maskapai penerbangan Afghanistan, Kam Air mengatakan sejumlah karyawannya ikut terbunuh dan beberapa lainnya masih dinyatakan hilang.

Diketahui pada Sabtu (20/01/2018) sekitar pukul 21.00 waktu setempat, orang-orang bersenjata tersebut telah memasuki lantai enam hotel saat para tamu menikmati makan malam.

Saksi mata juga mengatakan jika dia sedang makan malam bersama anaknya saat orang-orang bersenjata tersebut mulai melakukan penembakan dengan menggunakan senjata.

Kemudian saksi mata tersebut berteriak, dengan mengatakan bahwa dia adalah warga Afghanistan, setelah salah seorang pria bersenjata berteriak bahwa mereka tidak membunuh orang Afghanistan. Kemudian pelaku mencari siapa saja orang asing yang berada di hotel tersebut.

Haseeb, saksi mata lain mengatakan kepada Tolo News, sebelum melakukan aksinya, dua orang bersenjata tersebut meminta ia untuk menyajikan makanannya terlebih dahulu.

"Mereka memakai baju yang sangat stylish. Mereka mendatangi saya dan meminta makanan, saya melayani mereka dan mereka mengucapkan terima kasih dan mengambil tempat duduknya, lalu mereka mengeluarkan senjata dan mulai menembaki orang-orang. Ada puluhan mayat yang tergeletak di sekitar saya," kata Haseeb.

Kelompok Taliban, yang sebelumnya juga menargetkan hotel tersebut pada 2011, mengatakan mereka berada di balik serangan terakhir. Seorang juru bicara Taliban mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh AFP, kelompok tersebut telah membunuh puluhan warga negara asing beserta sekutunya.





#Berita Center #Teror #Kabul #Afghanistan #Hotel Intercontinental


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






19 menit yang lalu

Tak Sembarangan, Ini Kategori Pengangguran yang Dapat "Gaji" dari Jokowi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan insentif berupa uang kepada para masyarakat usia..
48 menit yang lalu

Kabar Duka, Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka, Arswendo Atmowiloto dikabarkan meninggal dunia. Menurut..
1 jam yang lalu

Selamat Tinggal Pro Khilafah

Pupus sudah agenda pro khilafah di Indonesia. Ruang geraknya semakin tidak ada tempat di hati rakyat, peluangnya di..
1 jam yang lalu

Ulama Ini Diberi Penghargaan AS Usai Lindungi 262 Warga Kristen dari Penyerang

Beritacenter.COM - Tindakan mulia ditunjukkan seorang ulama asal Nigeria, ulama ini menyembunyikan 262 warga Kristen..
1 jam yang lalu

Habib Rizieq, Pulang Malu Tak Pulang Rindu

Keberadaan Habib Rizieq di Arab Saudi sudah melampaui batas tempo alias overstay, jika digambarkan dengan lagu,..
2 jam yang lalu

Polisi Kantongi Bukti Awal, JK Optimis Penyerang Novel Baswedan Bakal Tertangkap

Beritacenter.COM - Polri mendapat desakan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait kasus penyerangan air keras..
2 jam yang lalu

Polisi: Teknologi Canggih Buat Kerja Polisi Jadi Terbantu

Beritacenter.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengapresiasi gelaran Indo Security dan Indo Firex..
3 jam yang lalu

"Rekonsiliasi Halusinasi Dari Politisi Tua Yang Sudah Kedaluwarsa"

Kasihan mana lagi yang hendak kita dustakan saat melihat politisi tua yang sok menciptakan posisi tawar sedangkan..
3 jam yang lalu

Susul Hendra/Ahsan, Marcus/Kevin Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2019

Beritacenter.COM - Penampilan apik ditunjukkan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo..
4 jam yang lalu

Waduh, Sampah Kondom dan Celana Dalam Sumbat Gorong-Gorong Mega Kuningan

Beritacenter.COM - Tumpukan sampah berupa kondom hingga celana dalam ditemukan PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya..
4 jam yang lalu

Provokator Kerusuhan 22 Mei Diciduk Polisi di Ciamis

Beritacenter.COM - Seorang tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019 yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)..
5 jam yang lalu

Begini Kronologi Penyerangan Anggota TNI Polri di Jambi

Beritacenter.COM - Saat mengawal proses pemadaman kebakaran lahan di Distrik VIII PT Wira Karya Sakti (WKS), Jambi,..
5 jam yang lalu

Gara-gara Hubungan Arus Pendek, Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Beritacenter.COM - Seketika kepanikan dialami warga jalan Jendral Sudirman Kelurahan Patokan Kecamatan Kota..
5 jam yang lalu

Kesulitan Lawan Jepang, Hendra/Ahsan Buktikan Kekuatan Tuan Rumah

Beritacenter.COM - Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus bersusah payah untuk..
5 jam yang lalu

Jadi Kurir Sabu "Tukang Kayu" Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Lasiman (35) warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan..
6 jam yang lalu

Mahasiswa Hingga PNS Terpapar Radikalisme, Ini Jumlahnya

BeritaCenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyebut mahasiswa hingga PNS banyak yang terpapar..
6 jam yang lalu

Astaga...! Ketua PA 212 Sebut "Prabowo Pengkhianat" Dan "Akan Dirikan Negara Khilafah Di 2024"

Beritacenter.COM - Banyak yang kecewa dengan pertemuan Jokowi-Prabowo, apalagi pendukung Prabowo yang sebagian..
6 jam yang lalu

SKT Ormas FPI Masih Diujung Tanduk

Beritacenter.COM - Hingga kini pemerintah belum memberikan putusan terkait memberikan izin atau tidak perpanjangan..
6 jam yang lalu

Harap Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Lanjut ke Parlemen, Ternyata Gerindra Ingin Kursi Ketua MPR

BeritaCenter.COM – Partai Gerindra menilai rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Jokowi harus dilanjutkan di..
6 jam yang lalu

Netizen: "Gak Mau Bayar Utang Lapindo" Yusuf Martak "Pura-pura Jadi Ustadz"

Beritacenter.COM - Masih teringat didalam benak kita betapa dahsyatnya lumpur panas Lapindo, menenggelamkan tiga..
7 jam yang lalu

Calon Suami-Istri Bakal Diwajibkan Tes Urine

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional(BNN) meendukung langkah kebijakan Kementrian Agama Jawa Timur yang..
7 jam yang lalu

Politikus PDIP : Prabowo Harus Bisa Mengajak Pendukungnya "Satu Pemahaman dan Pemikiran"

Beritacenter.COM - Kader PDI Perjuangan, Iis Suginto menegaskan Prabowo harus bisa mengajak para pendukungnya di..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi