Minggu, 05 Juli 2020 - 00:18 WIB

Mantan Kader PKS Ini Beberkan Sejumlah Alasan yang Membuat Dirinya Hengkang dari PKS

Menurut Arbania, para ADK adalah orang-orang khos (orang khusus) dan mereka adalah adalah orang ’amah (orang umum). Orang khos adalah orang yang sudah mengikuti tarbiyah dan mengikuti liqo’at (semacam halaqah tapi lebih khusus lagi) dan orang ’amah adalah orang yang belum mengenal tarbiyah.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 05 Pebruari 2018 | 00:05 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Partai PKS memang memiliki banyak kader yang berkualitas. Banyak kader yang duduk di kursi Pemerintahan. Baik itu sebelum era Presiden Joko Widodo menjabat atau sebelumnya.

Namun, siapa sangka jika ada seorang mantan kader PKS yang mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan.

Ya, Arbania Fitrania adalah seorang mantan kader PKS yang diketahui telah mengungkapkan sejumlah fakta alasan kenapa dia mengundurkan diri dari kader Partai yang saat ini dipimpin oleh Sohibul Iman tersebut.

Adanya ekslusivisme antara para ADK dengan orang-orang di luar ADK.

Menurut Arbania, para ADK adalah orang-orang khos (orang khusus) dan mereka adalah adalah orang ’amah (orang umum). Orang khos adalah orang yang sudah mengikuti tarbiyah dan mengikuti liqo’at (semacam halaqah tapi lebih khusus lagi) dan orang ’amah adalah orang yang belum mengenal tarbiyah.

Lebih lanjut Arbania juga mengungkapkan jika para pria yang merupakan anggota ADK, enggan menikahi orang umum. Karena merasa akan menjauhi jalan dakwah.

"Para ikhwah, terutama para ADK, tidak akan mau menikah dengan ’amah karena mereka dapat membuat orang khos seperti kami menjadi futur, bahkan bisa membuat kami terlempar dari jalan dakwah," ungkap Arbania.

Lebih lanjut Arbania juga mengungkapkan jika khos dan 'amah membuatnya tidak natural dan tidak manusiawi dalam bersosialisai.

"Istilah khos dan a’amah ini membuat saya merasa tidak natural dan tidak manusiawi dalam menghadapi teman saya yang ’amah. Saya diajarkan bahwa mereka adalah mad’u (objek dakwah) saya. Jika saya bisa menarik mereka ke dalam sistem kami apalagi bisa menjadi ADK, maka kami akan mendapat pahala yang sangat besar. Saya merasa menjadi berdagang dengan teman saya yang dulunya sebelum menjadi ADK adalah sahabat saya. Saya merasa tidak memanusiakan teman saya dan lebih memandang mereka sebagai objek dakwah," ungkap Arbania.

Liqo'at ataupun Dauroh Harus Lebih Penting Dihadiri Ketimbang Kepentingan Orang Tua Sendiri

Arbania mengungkapkan jika dalam liqo’at ataupun dauroh, ada beberapa hal yang membuatnya tidak nyaman dalam hatinya. Seperti dia harus lebih mengutamakan liqo’at dari pada kepentingan orang tua dan keluarganya.

"Bahkan saya pernah diberitahu bahwa bila sudah ada panggilan liqo’at, mski orang tua saya sakit dan harus menjaganya, maka saya harus tetap datang liqo (entah mengapa selama beberapa tahun saya bisa menerima konsep yang kurang manusiawi ini). Hal lain adalah saya tidak boleh mengikuti kajian di luar liqo saya, padahal setahu saya bahwa kebenaran itu tidak hanya milik liqo saya, masih banyak sekali kebenaran di luar sana," terang Arbania.

Tidak hanya itu, Arbania juga dilarang dalam membaca beberapa buku. Terutama dalam menambah wawasan terhadap agamanya itu sendiri.

"Bahkan buku bacaan pun diatur di mana ada banyak buku yang saya sangat berguna untuk menambah wawasan keislaman saya seperti buku yang mengajarkan tentang hakikat islam namun oleh murabbi saya dilarang. Untuk hal ini saya membangkang karena seandainya islam itu memang benar rahmatan lil alamin maka ilmunya pun pasti sangat luas dan tidak hanya monopoli orang-orang di PKS semata," jelas Arbania.

Mengaji di Liqo ataupun Mengikuti Taushiyah dalam Syuro Menambah Kebencian Terhadap Agama atau Aliran Lain.

Alasan Arbania selanjutnya adalah dalam hal taushiyah di acara Syuro. Arbania menjelaskan jika dia malah merasa benci terhadap sekelompok orang lain. Seharusnya, di dalam taushiyah Islam, peserta mendapatkan ketentraman di dalam hati.

"Dan hal yang paling mengusik saya adalah selama saya mengaji di liqo ataupun mengikuti taujih dan taushiyah dalam syuro ataupun dauroh-dauroh (training) saya merasa lebih banyak diajarkan tentang kebencian terhadap agama atau aliran lain seperti bagaimana kejamnya kaum nashoro (nasrani) yang membantai saudara kami di Poso, Yahudi yang membantai saudarakami di Palestina, JIL yang memusuhi kami, NII yang sesat, teman-teman Salafi yang mengganggu kami, dst," kata Arbania.

Arbania mengatakan jika dalam taushiyah yang membuatnya benci terhadap sekelompok orang tersebut sampai terbawa saat dia sedang melakukan aktifitas. Seperti halnya saat dia makan bersama teman-temannya.

"Sampai-sampai, akibat begitu terinternalisasinya hal tersebut, ketika saya mengikuti tarbiyah universitas dan sedang makan siang, saya dan teman-teman menganggap yang sedang kami makan dan telan itu adalah orang-orang Yahudi dan Nashoro. Doa-doakami pun selalu secara khusus ketika qunut adalah untuk mujahid-mujahid di Palestina dan Afganistan (kadang saya berpikir kapan kita berdoa untuk pahlawan perjuangan di Indonesia yang telah menghadiahkan kemerdekaan terhadap kita)," jelas Arbania.

Menurut Arbania, jujur saja dia katakan jika dirinya sangat tersentuh dan bisa menangis tersedu-sedu ketika dibacakan ayat-ayat seperti dalam surat Ar-Rahman yang menceritakan Cinta-Ilahi ketimbang surah seperti Al-Qiyamah yang menceritakan azabNya.

Terakhir, Arbania mengungkapkan alasan kenapa hatinya sangat kering saat mengikuti taushiyah tersebut. Lantaran isi taushiyah itu senantiasa bercerita tentang peperangan.

"Kebencian sangat bertentangan dengan hati nurani saya karena saya sangat percaya dengan ayat yang mengatakan bahwa rahmat Allah SWT lebih cepat dari murkaNya, yang artinya cinta Allah SWT seharusnya dapat menghapus kemarahanNya terhadap umat manusia. Inilah sebabnya mengapa di sini hati saya merasa sangat kering saat mengikuti tausiyah dan taujih yang senantiasa bercerita tentang peperangan dan kebencian," tutup Arbania.

Sumber : Beritaterheboh.com

Link      : http://www.beritaterheboh.com/2018/02/netizen-ini-bongkar-fakta-dimulai-dari.html?m=1





#Berita Center #Joko Widodo #PKS #NKRI #Presiden RI #Kader PKS #Arbania Fitrania


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
5 jam yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
6 jam yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
7 jam yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
9 jam yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
11 jam yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
13 jam yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
14 jam yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
1 hari yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
1 hari yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
1 hari yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..
1 hari yang lalu

Puluhan Pekerja Perusahaan Unilever Terpapar Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan agar para pelaku usaha di bidang industri..
1 hari yang lalu

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe dan pemerintahannya resmi memundurkan diri pada hari..
1 hari yang lalu

Tertunduk Lesu, Ini Tampang Eks Pegawai Starbucks yang Viral Intip Payudara di CCTV

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan salah satu eks pegawai Starbucks pelaku yang..
1 hari yang lalu

Tabrak Belakang Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terlindas Truk

Beritacenter.COM - Rosidia Manulang seorang ibu rumah tangga warga Jalan Boxit Rel Lingkungan 1, Kota Bangun,..
1 hari yang lalu

Ratusan Pengunjung Dan PSK Terciduk Satpol PP di Diskotik

Beritacenter.COM - Satpol PP Jakarta Barat menggerebek Diskotik Top One di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan,..
1 hari yang lalu

Calon Ibu Wajib Tahu 'Cara Mandikan Bayi Yang Benar'

Beritacenter.COM - Orang tua pastinya kebingungan bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir, terutama ibu baru..
1 hari yang lalu

KPK OTT Seorang Bupati di Kutai Timur, Jakarta dan Samarinda

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur,..
1 hari yang lalu

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas..
2 hari yang lalu

JOKOWI HEBAT, DIA DIAM TAPI LANGKAHNYA MEMATIKAN

Seperti menyatukan unsur Air dan Api, Presiden Joko Widodo membuat strategi agar mafia tidak berkutik sama sekali..
2 hari yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi