Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:57 WIB

Sahabatku Bangsa Indonesia...

Oleh : Anas Baidowi | Minggu, 13 Mei 2018 | 16:44 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Saya menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas berjatuhannya para korban akibat aksi terorisme di gereja-gereja di Surabaya pada Minggu 13/5/2018.

Tragedi Surabaya telah menimbulkan kembali kenangan buruk bagi masa depan Indonesia. Aksi keji dan biadab...

Ledakan dan Bom yang ada dibeberapa titik, bahkan pada 3 (tiga) titik telah meledak secara hampir bersamaan, mengindikasikan kuat bahwa kejadian tersebut terrencana dengan baik, terorganisir dengan matang, terkendalikan oleh yang mempunyai pengalaman atau pengetahuan dan patut diduga kuat dibiayai oleh pemodal yang mendukung mereka. Ini indikasi saya yang mengaca pada tragedi bom Natal tahun 2000...

Tragedi awal mimpi buruk lahirnya aksi terorisme berlatar belakang yang mengatasnamakan jihad keagamaan di Indonesia. Saat itu, publik Indonesia dikejutkan serangan bom di sejumlah gereja di Jakarta tepat pada malam Natal 2000.

Ledakan malam Natal pada tahun 2000 tersebut yang dilakukan oleh Dulmatin dan rekan-rekannya terjadi di Gereja Katedral, Sekolah Kanisius Menteng Raya, Gereja Matraman, Gereja Koinonia Jatinegara, dan Gereja Oikumene Halim. Ledakan tersebut telah merenggut ratusan nyawa tewas

Sebelum Tragedi Surabaya hari Minggu 13/5/2018, di Mako Brimbob Polri telah terjadi penyanderaan yang mengakibatkan gugurnya 5 anggota Polri, beberapa luka dan penyanderaan 1 orang anggota Polri.
Pada saat kejadian tersebut, di sebuah TV swasta ada oknum anggota legislatif yang diwawancara menyatakan bahwa intinya ada lembaga lain yang harus menjadi pihak terdepan dalam penanganan teroris, bukan Polri. Mengapa oknum politisi tersebut begitu semangat dan berkoar seolah mempertanyakan kapabilitas Polri dalam menangani teroris? Bicara dengan memanfaatkan momentum?

Kemudian, pembebasan sandera yang memakan waktu sekira 36 jam itu, berhasil dilakukan tanpa pertumpahan darah. Prestasi kemanusiaan ini tidak semuanya merespon dengan positif. Pada beberapa medsos bahkan dengan keji ada oknum menuduh prestasi tersebut merupakan rekayasa Polri. Sungguh pemikiran yang Biadab !

Teroris memang tidak tinggal diam... Tidak puas dengan pemberontakan di Rutan Brimob, selang beberapa waktu kemudian ditusuklah anggota Polri di Mako Brimob oleh OTK. Setelah itu kemudian ada 2 wanita juga yang patut diduga menjadi bagian rangkaian aksi “amaliah” mereka dengan sasaran anggota Polri diamankan di sekitar Mako di Kelapa Dua. Ada juga OTK yang diamankan di Mako Brimob Kedunghalang.

Seakan masih tidak puas, hari ini membabi buta, kelompok teroris ini meluluhlantahkan Surabaya dan sejumlah saudara-saudari Non Muslim yang hendak atau sedang khusuk beribadah dengan taat di sejumlah gereja. Polanya sangat teratur dan terencana karena durasi waktu yang hampir bersamaan. Titik ledak ada dibeberapa tempat, 3 meledak dan lainnya sedang atau telah diamankan Polri.

Teroris dan ajaran Terorisme bukan Islam dan bukan Muslim....!

Ini bukan masalah agama... atau toleransi beragama... karena mereka yang melakukan pemboman itu tidak beragama, bukan Islam dan bukan Muslim...

Mereka berkedok beragama, berkedok Islam dan berkedok Muslim... karena paling mudah menghancurkan peradaban dan kesatuan di Indonesia dengan mendeskreditkan kaum atau mengadu domba dg ummat Muslim sebagai mayoritas, melalui cara cara jahat dan kejam yang dilabeli Muslim dan Islam.... agar tebangun friksi friksi dalam kehidupan beragama sehingga terwujud permasalahan intoleransi....

Itu mau mereka !!!

Mohon agar tidak terprovokasi dan tidak memberikan label sebagai masalah intoleransi keagamaan.... ini murni Kejahatan Kemanusiaan, Kejahatan terhadap Keagamaan dan Kejahatan terhadap Pancasila.... !!!

Bagaimana dengan HAM?

Walaupun mereka teroris, mereka juga manusia... sama seperti saya, kalian dan seluruh manusia di muka bumi, yang menurut ajaran agama yang saya yakini sangat tidak boleh dibunuh, dilukai, disakiti tanpa alasan yang sah menurut perintah Sang Maha Kuasa dan sah berdasarkan peraturan perundang-undangan...

Untuk itu... janganlah terprovokasi oleh siapapun untuk melakukan perbuatan yang melawan hukum dalam melawan teroris... karena jika dilakukan... bahkan jika hanya dipikirkan... sama saja ... biadab !

Teroris harus ditembak mematikan jika sudah jelas dengan mata kepala dan nyata-nyata dihadapan kita dia mengancam nyawa manusia... termasuk aparat... atau jika putusan yang berkekuatan hukum yang tetap memerintahkan seperti itu... jangankan teroris, penjahat saja sah dalam kondisi seperti itu untuk dimatikan...

Jangan percaya seluruh pendapat dan ajakan untuk dengan kesewenang-wenangan untuk membunuh manusia tanpa alasan yang sah menurut agama dan hukum...

Sekali lagi....
Ini murni Ketidakberadaban... alias biadab...

Biarkan dulu Polri bekerja... hingga semua terang dan jelas... baru kita evaluasi...

#Save-NKRI

Kupang
Minggu, 13 Mei 2018
Andrea H Poeloengan





#Berita Kriminal Indonesia #Lawan Teroris #Save NKRI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Bertahana di Barcelona, Chelsea Gigit Jari Datangkan Ter Stegen

Beritacenter.COM - Pupus sudah harapan Chelsea untuk memboyong kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen. Pasalnya,..
2 jam yang lalu

Bareskrim Mabes Polri Gerebek 2 Lokasi Pengoplosan Gas Elpiji

Beritacenter.COM - Bareskrim Mabes Polri menggerebek dua lokasi pengoplosan tabung gas elpiji bersubsidu di..
3 jam yang lalu

Kecelakaan Tunggal, Seorang Pengendara Sepeda Motor di Medan Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor berjenis kelamin perempuan tewas dalam kecelakaan tunggal di alan..
4 jam yang lalu

Panglima: TNI Harus Jadi Contoh Pelaksanaan Disiplin Prokotol Kesehatan

BeritaCenter.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut situasi penyebaran virus Corona (COVID-19)..
5 jam yang lalu

Ini Alasan Polri Tahan Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

BeritaCenter.COM – Pengacara kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, Anita Kolopaking ditahan oleh Bareskrim..
5 jam yang lalu

KKP dan Kemendes PDTT Kembali Gelar Pelatihan Bersama, Kali Ini Pembuatan Burger Tuna Rumput Laut Bagi Masyarakat Pesisir

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah..
8 jam yang lalu

Jangan DIAM, Tapi Terus BERGERAK Lawan Pembenci JOKOWI

Tahukah anda, bahwa "para kadrun" (pembenci Jokowi) sedang dan terus berusaha hancurkan citra baik Presiden Jokowi..
9 jam yang lalu

PRESIDEN JOKOWI SELALU KEDEPANKAN RAKYAT DALAM BEKERJA

Hanya Jokowi satu2nya kepala daerah yang menaikan upah buruh hingga 44% , itu terjadi pada saat Jokowi menjadi..
10 jam yang lalu

KKP Upayakan Nelayan Miliki Mata Pencaharian Alternatif

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong nelayan agar memiliki mata pencaharian..
14 jam yang lalu

Pesawat India Air Tergelincir HIngga Terbelah Dua

Beritacenter.COM - Pesawat maskapai Air India Express tergelincir saat mendarat di landasan pacu Bandara..
15 jam yang lalu

Ironi! Gas Elpiji Untuk Rakyat Miskin Volume Malah Dikurangin

Beritacenter.COM - Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Syahardiantono berhasil mengungkap..
16 jam yang lalu

PERSEPI Tanggapi Fenomena Kemunculan Lembaga Survei Baru Jelang Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Jelang Pilkada serentak 2020, banyak lembaga survei baru yang bermunculan. Hadirnya Lembaga..
17 jam yang lalu

Bareskrim Polri Gandeng KPK Untuk Gelar Perkara Penetapan Tersangka Djoko Tjandra

Beritacenter.COM - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang..
18 jam yang lalu

Kurikulum Darurat pada Satuan Pendidikan Jadi Jurus Ampuh Kemendikbud

Beritacenter.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerbitkan Keputusan yang mengatur..
19 jam yang lalu

Sempat Terdengar Suara Ledakan di Kebakaran Pabrik di Kawasan Industri Sentul

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di salah satu pabrik di kawasan Industri Sentul, Babakandmadang, Kabupaten..
19 jam yang lalu

Besaran Gaji Ke-13 PNS Ternyata Segini

Beritacenter.COM - Aturan tentang pemberian gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2020 kini, yakni..
20 jam yang lalu

Rampung Diperiksa, Djoko Tjandra Kembali Dipindahkan ke Rutan Salemba

Beritacenter.COM - Pemeriksaan intensif terhadap terpidana kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, telah dilakukan..
20 jam yang lalu

Polresta Banjarmasin Kerjasama Dengan BID Dokkes Untuk Gelar Rapid Test

Beritacenter.COM - Polresta Banjarmasin melakukan kerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalimantan..
20 jam yang lalu

Gilang Predator Fetish 'Kain Jarik' Tiba di Surabaya Sejak Siang, Diperiksa di Polrestabes

Beritacenter.COM - Polisi menerbangkan predator fetish pocong, Gilang, dari Kalimantan ke Surabaya, untuk diperiksa..
21 jam yang lalu

10 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Pabrik di Sentul, Motor Karyawan Terbakar

Beritacenter.COM - Kebakaran menghanguskan sebuah pabrik di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Guna..
21 jam yang lalu

Faktor Ekonomi, Janda Cantik di Jombang Nekat Curi Ponsel

Beritacenter.COM - Seorang janda satu anak berinisal IF, warga asal Desa Kesamben, Kabupaten Jombang nekat mencuri..
22 jam yang lalu

Masyarakat Adat Kota Padang Dukung Pengelolaan Kawasan Konservasi Pulau Pieh

Beritacenter.COM – Masyarakat adat di Kota Padang, Sumatera Barat mendukung upaya pelestarian yang dilakukan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi