Friday, 19 Jul 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Ketahui Ciri-Ciri Anak Mengalami Keterlambatan Bicara

Anas Baidowi - 25/05/2018 17:24

Beritacenter.COM - Salah satu gangguan perkembangan anak adalah keterlambatan bicara, hal itu terjadi karena kurangnya stimulasi yang diberikan orang tua pada anak. Lalu kapan anak bisa dianggap mengalami keterlambatan bicara?

Kenali tahapan-tahapan anak bicara

Jika ingin mengetahui apakah anak anda mengalami keterlambatan bicara, maka perlu diperhatikan dari tahapan dan perkembangan bicara anak seperti berikut:

Usia 6-12 bulan

Diusia ini, anak-anak mulai babbling atau melakukan pengulangan suku kata yang sama seperti mamama atau bababa. Dan juga sudah mulai mengulang 3-5 kata yang diucapkan oleh orang tua.

Perlu diwaspadai, jika pada usia ini anak belum mengeluarkan sepatah kata apapun di usis 12-15 bulan meskipun samar. Jika anak tidak berceloteh atau berguman seperti orang bicara pada umumnya, tidak tertarik pada mainan baru, maka anda perlu wapada anak mengalami keterlambatan bicara.

Usia 18 bulan-24 bulan

Di usia ini kemampuan bicara mulai berkembang dengan pesat, jika si kecil masih kesulitan untuk menyampaikan keinginannya saat membutuhkan sesuatu dan belum memiliki banyak kosakata, Anda perlu memberinya rangsangan yang mudah diterima anak.

Seperti, ajarkan anak untuk menyebutkan anggota tubuhnya, atau menyebutkan nama objek dari foto atau gambar. Anak yang mengalami keterlambatan bicara pada tahapan ini umumnya tidak memiliki penambahan kosakata baru dalam 1 minggu.

Usia 30 Bulan

Di usia ini anak-anak sudah mampu menguasai sekitar 400-800 kosa kata dan mampu menyebutkan nama depan, anak-anak juga mulai dapat menggabungkan antara kata kerja dan kata benda serta mampu mengungkapkan apa yang ia butuhkan atau inginkan.

Jika anak belum juga menunjukkan kemampuan itu, anda bisa merangsangnya dengan sering membacakan cerita dan bermain tanya jawab sederhana. Cara ini dapat membantu melatih perbendaharaan kosakata dan kemampuan berpikir anak.

Usia 3 tahun

Di usia 3 tahun, anak-anak sudah mulai bisa menyebutkan setidanya satu warna, mulai memahami perintah dan mulai bisa menggunakan kata tanya seperti siapa, kenapa dan apa. Jika anak tampak belum bisa untuk memahami perintah sederhana, tidak tertarik untuk bermain dengan anak-anak sebayanya, maka si kecil perlu perhatian khusus, anda bisa mengajaknya untuk bermain bersama teman atau bermain peran untuk memahami perintah.

Posisi orang tua, menghadapi anak yang terlambat bicara kadang menimbulkan kepanikan tersendiri. Hal itu tidak perlu terburu-buru menganggap anak terlambat bicara, amati dulu perkembangan anak karena kemampuan bicara anak berbeda-beda. Sebainya berikan rangsangan yang baik untuk memacu kemampuan bicara anak dan menghargai setiap perkembangannya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA