Monday, 24 Jun 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Terekam CCTV, Polisi Bentuk Tim Khusus Kejar Penembak Mati Herdi

Indah Pratiwi - 24/07/2018 17:54

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang telah menembak mati seorang karyawan swasta bernama Herdi Sibolga (45) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

"Berkaitan kasus di penjaringan ada penembakan ya dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakut membentuk tim untuk kita kerja bersama untuk ungkap siapa pelaku yang melakukannya (penembakan terhadap korban)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuowono Selasa (24/7/2018).

BACA JUGA :

Saat ini Polisi masih menelusuri ciri-ciri kedua pelaku melalui pemeriksaan saksi-saksi dan rekaman kamera CCTV.

"Kita mencari keterangan saksi dan alat bukti yang di TKP, nanti kita lakukan evaluasi seperti apa," katanya, Selasa(24/7/2018).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief sebelumnya telah menyebutkan tidak menutup kemungkinan kasus penembakan Herdi masih berkaitan dengan pekerjaan korban sebagai karyawan salah satu perusahaan jasa perizinan kapal di kawasan Muara Angke. Dugaan sementara, kata Reza, Herdi dibunuh karena motif persaingan bisnis yang tidak sehat.

"Ya kalau sekarang (kemungkinan dibunuh karena motif bisnis) masih terbuka ya. Kemungkinannya tetap ada. Kita masih melakukan pendalaman ke semua arah (semua motif) nih," kata Reza.

Selain itu, polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah karyawan dan saksi di tempat kerja korban. Namun, Reza tak merinci jumlah karyawan di perusahaan jasa perizinan kapal yang diperiksa dalam kasus tersebut.

"Iya (rekan-rekan kantor korban) sudah banyak yang diperiksa," katanya.

Bukan itu saja, polisi juga sedang menganalisa dua buah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dianggap merekam detik-detik ketika pelaku menembak mati Herdi saat di lokasi kejadian.

Penembakan Herdi terjadi Jumat (20/7/2018) malam usai korban pulang kantor. Herdi yang merupakan pegawai salah satu perusahaan jasa perizinan kapal itu dibuntuti kedua pelaku saat baru turun dari mobil di Jalan Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Kemudian, salah satu pelaku yang membawa senpi menembaknya.

Kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Yamaha N-MAX warna abu-abu ketika melancarkan aksi penembakan terhadap korban. Dari penyelidikan sementara, satu pelaku yang menjadi eksekutor penembakan diduga memiliki ciri-ciri berambut cepak.

 

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA