Minggu, 15 Desember 2019 - 16:52 WIB

Di Tangan Anies-Sandi "Pungli" Pengurusan Sertipikat "Merajalela"

Pungli dialami warga saat mengurus sertifikasi tanah di kantor-kantor kelurahan. Program sertifikasi tanah gratis menjadi obyek menguntungkan bagi oknum aparat kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Agar mendapatkan sertifikasi tanah gratis, warga diminta uang mulai dari Rp 900.000 hingga Rp 4 juta per orang.

Oleh : Indah Pratiwi | Jumat, 27 Juli 2018 | 06:33 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Beda Gubernur beda pula cara memimpinya, hal ini dirasakan langsung oleh warga Jakarta. Dari pemimpin yang dikenal tegas dan pemarah hingga saat ini gubernurnya yang dikenal dengan lemah lembut.

Dengan perbedaan sifat cara memimpin dimanfaat beberapa oknum untuk berbuat nakal. Dengan mengendurnya pengawasan terhadap aparat kelurahan dan kecamatan, membuat pungutan liar (pungli) mulai marak kembali di kantor yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Pungli dialami warga saat mengurus sertifikasi tanah di kantor-kantor kelurahan. Program sertifikasi tanah gratis menjadi obyek menguntungkan bagi oknum aparat kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Agar mendapatkan sertifikasi tanah gratis, warga diminta uang mulai dari Rp 900.000 hingga Rp 4 juta per orang.

Baca juga :

Seperti yang terjadi di kawasan Pondok Kopi, Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur. Warga yang sudah mendapatkan sertifikat dimintai uang dengan besaran Rp 1 juta. Salah seorang warga mengungkapkan pihak yang meminta uang adalah oknum ketua RT. Padahal, sertifikat tanah miliknya sudah di tangan.

“Padahal sertifikat sudah saya pegang lho. Dan saya terima waktu pembagiannya di Bekasi. Saat serah terima secara simbolis oleh Presiden Jokowi. Kan waktu itu Presiden bilang sertifikat gratis. Namun kenapa justru saya dimintai uang Rp 1 juta oleh ketua RT dengan alasan pengurusan sertifikat dilakukan dari dana swadaya. Dan uang itu akan diserahkan ke RW dan lurah. Ya terang saja ya tolak. Saya enggak mau kasih. Ini kan program gratis,” kata warga tersebut.

Hal yang sama juga dialami warga di Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pendataan calon penerima program ini dilakukan secara tertutup oleh ketua RT. Kemudian, nama-nama orang yang bersedia memberikan uang disetorkan ke RW untuk kemudian diteruskan kepada “pengurus” di tingkat kelurahan.

Salah seorang warga Kelurahan Pondok Pinang mengatakan tindakan pungli tersebut melibatkan oknum staf kelurahan, ketua RW dan RT.

“Program ini sangat tertutup. Oknum ketua RT yang mendata nama-namanya. Setiap warga yang sudah didata masuk dalam program sertifikasi tanah gratis ini diminta uang mulai dari Rp 4 juta. Bahkan, ada yang diminta sampai puluhan juta. Perhitungannya tidak jelas kenapa sampai harus keluar uang segitu banyaknya,” kata warga yang tak mau disebutkan namanya.

Dugaan adanya pungli dalam program sertifikasi tanah gratis ini mencuat dari pernyataan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi. Ia menengarai telah marak terjadi pungli dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di kelurahan.

“Ini bukan isapan jempol. Sudah banyak warga yang mengadu ke kami, karena mereka dimintai bayaran tinggi untuk pengurusan PTSL. Baik dari oknum kelurahan maupun oknum RT dan RW,” kata Prasetio, Senin (23/7).

Dia menduga, maraknya pungli dalam pengurusan sertifikasi tanah ini karena longgarnya pengawasan oleh Gubernur DKI.





Fokus : DKI Jakarta


#Jakarta #Anies #Pungli #Guberbur DKI Jakarta #Pungli Meraja Rela


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






59 menit yang lalu

Heboh Teror Kobra, Petugas Temukan Ular Kepala Dua, Benarkah?

Beritacenter.COM - Teror ular kobra menghebohkan warga di perumahan Citayem, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat...
2 jam yang lalu

Duh! Belasan Telur Kobra Ditemukan di Perumahan Bogor

BeritaCenter.COM – Telur-telur ular kobra ditemukan di perumahan Villa Citayam, Bojonggede, Kabupaten Bogor...
2 jam yang lalu

Keji! Pegawai Honorer DKI Disuruh Masuk Got Agar Kontraknya Diperpanjang

BeritaCenter.COM – Pegawai honorer K2 dan non-K2 DKI Jakarta disuruh berendam di saluran air got yang kotor..
3 jam yang lalu

Heboh Perkataan 'Tembak Mati' Istri Gubernur Sumbar ke Andre Rosiade

BeritaCenter.COM – Istri Gubernur Sumatera Barat Nevi Zuariana membuat kehebohan. Nevi mengeluarkan perkataan..
3 jam yang lalu

Pentingnya Big Data di Era Pemerintahan Digital

BeritaCenter.COM – Big Data memiliki peran penting dan sangat dibutuhkan. Apalagi di era pemerintahan digital..
3 jam yang lalu

Polisi Turun Tangan Atasi Pemalakan Sopir Truk di Jakpus

BeritaCenter.COM – Pemalakan sopir truk viral di media sosial. Lokasi kejadian disebut-sebut berada di Jakarta..
5 jam yang lalu

Polisi Amankan 40 Unit Motor Milik Geng Motor di Medan, Belasan Orang Dibekuk

Beritacenter.COM - Sedikitnya ada sebanyak 40 unit motor diduga milik anggota geng motor diamankan polisi di Kota..
6 jam yang lalu

Anies Bilang Narasi Penting, NasDem: Gak Cocok Jadi Kepala Derah, Apalagi Presiden

Begini, itulah bedanya pendidik dan tukang kayu atau pengusaha. Pendidik bicara teori, sedangkan tukang kayu action..
7 jam yang lalu

Waduh! Ada Ribuan 'Ikan Penis' Terdampar di Pantai California AS

Beritacenter.COM - Sebuah pantai di California, Amerka Serikat, seketika menjadi sorotan usai ribuan makhluk..
8 jam yang lalu

Sindir Anies Soal Pentingnya Narasi, Golkar: Pemimpin Tak Dilihat dari Kemampuan Berkata-kata

Beritacenter.COM - Partai Golkar menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal janjinya untuk tak melakukan..
9 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Sebuah Lapak di Kapuk Jakbar, 18 Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah lapak di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pagi ini. Guna..
21 jam yang lalu

Kamu Harus Coba !!! Inilah 4 Bahan Alami Untuk Kesehatan Kulit

Beritacenter.COM - Rasa percaya diri siapapun akan berkurang jika memiliki kulit wajah yang kusam ataupun hitam. Bagi..
22 jam yang lalu

Resmi !! Liverpool Sodorkan Kontrak Baru Jurgen Klopp

Beritacenter.COM - Klub raksasa Liga Inggris Liverpool resmi mengajukan kontrak baru ke Jurgen Klopp hingga..
23 jam yang lalu

Edarkan Sabu, BNN Ringkus Pemuda Bertato di Babel

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bertato diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bangka Belitung..
1 hari yang lalu

Makhluk Primitif yang Tersesat di Zaman Modern

Zaman dahulu, ketika masyarakat masih sangat primitif, kekuatan fisik adalah hal paling utama untuk bertahan hidup...
1 hari yang lalu

Jual Miras Maut, Suharto Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohamad Suharto warga Desa Margoanyar Kecamatan Glagah Lamongan berhasil diamankan. Karena diduga..
1 hari yang lalu

Korupsi dari Diri Sendiri

Dengan gagah berani, dalam Hari Anti-korupsi (HAK) Internasional, Saut Situmoran mengatakan, "Pedang Pemberantasan..
1 hari yang lalu

Nekat Curi Gabah, Demi Bayar Uang Sekolah Taskim Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Taskim (45) warga Desa Talang Kembar Kecamaatn Montong Tuban, harus berurusan dengan pihak..
1 hari yang lalu

Propinsi NTB Siaga Darurat Puting Beliung

Beritacenter.COM - Puting beliung diprediksi akan melanda di semua kecamatan di Lombok Tengah. Selain itu di daerah..
1 hari yang lalu

Rusia Kecam AS Langgar Perjanjian Uji Coba Rudal

Beritacenter.COM - Rusia mengecam uji coba rudal jelajah berbasis darat yang dilakukan Amerika Serikat (AS) yang..
1 hari yang lalu

Gerindra dan PKS 'Sikut-sikutan' Soal Wagub DKI Jakarta

Beritacenter.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abrurrahman Suhaimi..
1 hari yang lalu

Tega, Gara-gara Tidak Mau Pulang Istri Dibantai Suami

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Sarina (34) tewas dibunuh suaminya, Nurdin (35) gara-gara tidak mau pulang...

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi