Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:28 WIB

Hari Purwanto Harap Bawaslu Netral dan Periksa Sandiaga Uno

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 17 Agustus 2018 | 15:19 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


JAKARTA - Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menilai bahwa persoalan mahar politik yang diberikan Sandiaga Salahuddin Uno untuk menjadikannya sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto harus segera dituntaskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang merupakan lembaga berwenang.

"Sudah ada pengakuan Sandi Uno sendiri bahwa memang ada uang Rp1 triliun itu. Ini catatan awal bagi Bawaslu untuk segera memeriksa yang bersangkutan," kata Hari Purwanto dalam keterangannya, Jumat (17/8/2018).

Aktivis 98 ini juga menegaskan bahwa uang yang diduga digelontorkan oleh Sandiaga Uno sebesar Rp500 miliar untuk masing-masing partai yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti yang diungkapkan oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief itu, jelas bukan dana kampanye melainkan mahar politik.

Baca juga :

"Jika Sandi sebut itu dana kampanye, jelas di dalam aturannya sudah menyalahi dimana dana kampanye tidak bisa diberikan untuk membentuk komitmen, besarannya diatur, kemudian seluruhnya berada dalam rekening khusus yang dilaporkan," terang Hari.

"Kalau dana itu untuk komitmen dia menjadi Cawapresnya Prabowo, jelas ini murni pelanggaran dan Bawaslu tidak boleh tinggal diam dan masuk angin," tambahnya.

Lantas apa perbedaan dana kampanye dan mahar politik?

Berdasarkan pada UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, telah diatur bahwa dana kampanye memiliki batasan nominal dan aturan mainnya. Yakni terdapat di Pasal 327 yang berbunyi ;

(1) Dana kampanye yang berasal dari perseorangan sebagaimana dimaksud dalam 326 tidak boleh lebih dari Rp. 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah).

(2) Dana kampanye yang berasal dari kelompok, perusahaan dan badan usaha nonpemerintah sebagaimana dimaksud dalam 326 tidak boleh lebih dari Rp. 25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar rupiah).

Aturan dana kampanye tersebut juga memiliki sanski pidana dan denda yang tercantum dalam Pasal 525 yang berbunyi;

(1) Setiap orang, kelompok, perusahaan dan/atau badan usaha nonpemerintah yang memberikan dana kampanye yang melebihi batas yang ditentukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 327 ayat (1) dan Pasal 331 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Regulasi itu juga disampaikan oleh salah satu komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja. Dalam sebuah kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan bahwa dana perseorangan untuk kampanye tidak boleh lebih dari Rp2,5 miliar. Sedangkan dana yang bersumber dari kelompok, perusahaan dan badan usaha non pemerintah sebesar Rp25 miliar. Hal ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Pasal 525 ayat (1) UU No 7/2017.

Terkait dengan sanksi jika adanya unsur pelanggaran dalam pemberian dana kampanye maka maka setiap orang, kelompok, perusahaan dan/atau badan usaha nonpemerintah dapat terancam pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp500 juta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 327 ayat (1) dan Pasal 331 ayat (1).

“Juga kita ingatkan, pembatasan dana kempanye seperti ini, kalau sebesar ini (500 miliar) ini bisa tidak, itu kita kaji,” ujar Bagja, Selasa (14/8).





#Sandiaga uno #Pilpres 2019 #Mahar Politik #Cawapres prabowo


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Berpotensi Hujan Kilat

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Ibu Kota Jakarta akan..
1 jam yang lalu

4 Desa di Lebak Banten Diterjang Banjir

Beritacenter.COM - Ada sebanyak dua kecamatan dan empat desa di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diterjang banjir..
2 jam yang lalu

Gara-gara Cuma Masalah Rokok, Mandor Tikam Anak Buah

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial MNM(27), mandor bangunan proyek Rusunawa di kampus Universitas Islam..
3 jam yang lalu

Warga Gunungkidul Diserang Sekawanan Ular Berbisa

Beritacenter.COM - Warga Dusun Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul ramai-ramai membulu..
4 jam yang lalu

KPU Terbitkan Soal Nasib Eks Koruptor Bisa Maju Pilkada

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 18..
5 jam yang lalu

Pemanasan Global dan Sampah Terus Mengancam Bumi

Beritacenter.COM - Pemanasan global dan sampah terus menjadi ancaman dunia, termasuk Indonesia. Komunitas perusahaan..
6 jam yang lalu

Gara-gara Becanda Bawa Bom, 2 Penumpang Dibui

Beritacenter.COM - Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Adisutjipto melakukan pengamanan terhadap..
7 jam yang lalu

Seorang Balita Tewas Usai Diberikan Obat dari Pihak Rumah Sakit

Beritacenter.COM - Seorang balita yang tewas bernama Muhamad Noval Mohtarom (4) dinilai janggal oleh orang tuanya..
8 jam yang lalu

Ini Janji Kabareskrim Irjen Listyo Sigit Prabowo

Beritacenter.COM -Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis resmi menunjuk Kadiv Propam Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo..
9 jam yang lalu

Hal Yang Bisa Menyelamatkan Siksa Kubur

Beritacenter.COM - Alam kubur akan dialami oleh umat manusia sebagai jembatan penghubung antara dunia dan akhirat...
10 jam yang lalu

Santriwatinya Dicabuli, Aktivis Perempuan Minta Polisi Tangkap Pelaku

Beritacenter.COM - Para aktivis yang tergabung dalam Aktivis Woman Crisis Centre (WCC) Jombang meminta aparat..
14 jam yang lalu

Gerindra Sebut Kabareskrim Baru Orang Baik Karena Mirip Prabowo Subianto

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Pol Idam Azis baru saja menunjuk Kepala Bareskrim baru Irjen Pol Listyo Sigit..
15 jam yang lalu

Soal Salon Kecantikan Ilegal, Ivan Gunawan Diperiksa Polisi

Beritacenter.COM - Artis sekaligus disainer baju Ivan Gunawan diperiksa polisi terkait kasus salon kecantikan ilegal...
15 jam yang lalu

Terlibat Kasus Pengeroyokan, Mantan Suami Artis Ini Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Gathan Saleh yang tak lain adalah mantan suami dari artis Dina Lorenza, kini ditetapkan menjadi..
15 jam yang lalu

Terduga Teroris di Papua Diamankan Densus 88

Beritacenter.COM - Satu orang terduga teroris berinisal KWN diamankan tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Hal itu..
16 jam yang lalu

Selain Kabareskrim, Kapolri Juga Mutasi 5 Kapolda

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuk Kabareskrim baru, Irjen Listyo Sigit Prabowo. Penunjukan itu..
16 jam yang lalu

Hina Wapres RI, Habib Ja'far Dikenakan Pasal Berlapis

BeritaCenter.COM - Polri telah menetapkan pelaku penghinaan terhadap Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin sebagai..
16 jam yang lalu

Turun Untuk Kencing, Tiba-tiba Mobil Jalan Sendiri Masuk Jurang

Beritacenter.COM - Kecekaan tunggal terjadi di jembatan Gedongkuning, Kota Yogyakarta, pada Jumat (6/12) dini hari...
16 jam yang lalu

Rasain !! Perampok Bank Bersenjata Ditembak Mati Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polres Brebes mengamankan empat orang perampok BRI Unit Negla, Losari Brebes. Satu..
16 jam yang lalu

Usai Buang Hajat, Kakek Ini Tewas Dipinggir Rel Sidoarjo

BeritaCenter.COM - Suradji (62) tewas tertabrak Kereta Api Mutiara Timur 105 rute Surabaya-Banyuwangi saat usai buang..
17 jam yang lalu

Si Dungu Rocky Gerung Fitnah Jokowi Tidak Paham Pancasila, Stafsus Presiden : Tidak Ada Gunanya Menanggapi Si Mulut Besar

Beritacenter.COM - Pernyataan kontroversial Rocky Gerung dalam acara Indonesia Lawyer Club yang disiarkan TVOne..
17 jam yang lalu

Si Dungu Rocky Gerung Menghina Simbol Negara Pantas Dihukum

Rocky Gerung dianggap menistakan Pancasila serta menghina Presiden Jokowi. Bahkan secara tak langsung dirinya..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi