Selasa, 18 Juni 2019 - 03:12 WIB

Gerakan Tagar #2019GantiPresiden Tak Bisa Masuk Koalisi Gerindra ?

Oleh : Anas Baidowi | Selasa, 04 September 2018 | 12:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Semua elite politik tahu pasti bahwa PKS itu tidak punya basis massa besar secara nasional. Tidak seperti Golkar dan PDIP. Namun semua tahu PKS bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan bargain politik. Ya hanya bargain politik. Itu berkat jaringan aktifis PKS dan kadernya kepada seluruh ormas islam baik yang tradisional maupun yang radikal. Tagar #2019GantiPresiden sebetulnya tidak ditujukan kepada Jokowi saja tetapi kepada seluruh elite politik pimpinan partai. Agar apa ? agar PKS diperhitungkan sebagai mitra sejajar untuk Pilpres ( bukan pileg.). Tentu otomatis PKS akan mendapatkan keuntungan dalam Pileg bila kadernya jadi Cawapres.

Tetapi politik era Now tidak lagi seperti era old. Era Now rambu rambu politik sudah sangat jelas. Terutama sejak adanya UU Ormas dan PEMILU. Maka tidak ada lagi ruang orang boleh menggalang massa untuk tujuan politik praktis bila menggunakan jargon Agama atau SARA. Semua harus mengacu kepada Pancasila. Para elite politik juga sadar bahwa membawa issue primordial agama tidak ada manfaatnya bagi pendidikan politik bangsa. Ongkos kerugiannya jauh lebih besar daripada hasil yang dicapai dalam sebuah kompetisi Pemilu/ Pilkada. Pelajaran yang paling faktual adalah terpilihnya Anies-Sandi sebagai pemenang Pilkada DKI. Issue primodial hanya menempatkan orang tidak qualified sebagai pemimpin. Itu kemunduran politik.

Disamping itu para elite Politik Pimpinan Partai mengambil keputusan bukan berdasarkan perasaan atau hanya berlandaskan kepada trending topik di sosial media. Bukan. Mereka bersikap atas dasar survey terhadap elektabilitas. Nah berdasarkan survey elektabilitas PKS justru semakin merosot dan dampak tagargantipresiden tidak memberikan keuntungan terhadap peningkatan elektabilitas PS. Pertanyaannya adalah mengapa Gerindra terkesan mendukung tagar #2019GantiPresiden? ini hanya permainan catur politik PS aja. PKS bermain dengan tagar #2019GantiPresiden, PS juga bermain. Tujuannya sama, ya apalagi kalau bukan bargain politik dengan koalisi lawan, dan ujungnya selalu berhubungan dengan uang.

Dan sekarang setelah semua proses negosiasi kiri kanan yang dilakukan oleh PS bersama koalisi Gerindra maka Gerindra bersikap bahwa tagar #2019GantiPresiden tidak bisa masuk koalisi. Selesai sudah. Sehingga dengan demikian pemerintahpun bisa elegan bersikap secara hukum atas gerakan #2019GantiPresiden. Yang jadi masalah diakar rumput gerakan gantipresiden dimotori oleh kebanyakan kader HTI yang sudah dibubarkan bersama sama dengan kelompok radikal lainnya. Mereka tadinya sudah begitu yakin akan bisa jadi penumpang gelap dalam kontes Pemilu 2019 dan kalau bisa memotong ditikungan. Tapi sayangnya mereka terlalu bernafsu mau ganti presiden, ganti sistem, malah yang terjadi adalah edi tansil, ejakulasi dini tanpa hasil.

 

Sumber : Fokustoday





#Berita Center #Pilpres 2019 #Prabowo #HTI #PKS ##2019Gantipresiden


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






50 menit yang lalu

Kembali ke Old Trafford, Rio Ferdinand Tertarik Isi Kursi Direktur Teknik MU

Beritacenter.COM - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, membuat sebuah pengakuan mengejutkan. Mantan bek Setan..
2 jam yang lalu

Kecelakaan Beruntun Libatkan 7 Kendaraan Terjadi di Tol Cipularang, 8 Orang Luka Ringan

Beritacenter.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan 7 kendaraan terjadi di Tol Cipularang Km 95, atau tepatnya di..
3 jam yang lalu

Cemburu Buta, Pria di Aceh Tamiang Nekat Bacok Mantan Suami Sang Istri

Beritacenter.COM - Terbakar api cemburu, pria di Aceh Tamiang, Aceh, tega membacok mantan suami sang istri. Pelaku..
4 jam yang lalu

Dicecar 23 Pertanyaan, Kivlan Zen Diperiksa Hampir 10 Jam Terkait Aliran Dana Habil Mariti

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Kivlan Zen terkait kasus dugaan makar yang..
5 jam yang lalu

Suasana Haru Keluarga Iringi Pemakaman Tiga Korban Tewas Kecelakaan Tol Cipali

Beritacenter.COM - Satu keluarga asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan di..
5 jam yang lalu

RS Mitra Plumbon: Kondisi Puluhan Korban Kecelakaan Tol Cipali Berangsur Membaik

Beritacenter.COM - Dirut RS Mitra Plumbon, Ahmad Qoyyim menyebut korban luka-luka akibat kecelakaan maut di tol..
6 jam yang lalu

Cuma Gara-Gara HP, Pria di Asahan Gorok Teman

Beritacenter.COM - Peristiwa keji terjadi di Desa Alang Bonbon, Kecamatan Kuasan, Kabupaten Asahan, Sumut. Seorang..
6 jam yang lalu

Terseret Ombak di Pantai Ancol, 1 Remaja Tewas, 1 Lainnya Hilang

Beritacenter.COM - Kejadian nahas menimpa dua remaja yang tengah bermain di Pantai Dock, Ekanuri, Ancol Timur,..
7 jam yang lalu

Terjerat 3 Kasus, MA Genapkan Hukuman Gatot Brajamusti Jadi 20 Tahun Penjara

Beritacenter.COM - Di umurnya yang sudah tak lagi muda, Gatot Brajamusti telah divonis hukuman 20 tahun penjara oleh..
7 jam yang lalu

Mahasiswi S2 Asal Ketapang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Beritacenter.COM - Desti Nurfaliqoh, mahasiswi asal Banjar Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat nekat mengakhiri..
8 jam yang lalu

Tengah Rayakan Ulang Tahun, Anggota Polisi di Denpasar Dikeroyok

Beritacenter.COM - Anggota SPKT Polresta Denpasar, Bripka Made Agus Darmayana (40) dikeroyok di Bilyard Queen, Jalan..
8 jam yang lalu

Gempa 5,3 SR Guncang Wilayah Selatan Sumatera, Tidak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,3 skala richter (SR) mengguncang wilayah Selatan Sumatera, Senin (17/6)...
9 jam yang lalu

Geger! Ada Bayi Perempuan "Berseragam SMP" di Perkebunan Kelapa Sawit

Beritacenter.COM - Warga di Kecamatan Syahbandar, Serdang Bedagai, Sumut, Senin (17/6) digegerkan dengan temuan bayi..
9 jam yang lalu

Serangan Bom Bunuh Diri di Nigeria, 30 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Tragedi mengerikan terjadi di timur laut Nigeria, Senin (17/6/2019). Setidaknya 30 orang tewas..
9 jam yang lalu

Tinggalkan Barcelona, Coutinho Berpeluang ke Chelsea ?

Beritacenter.COM - Philippe Coutinho dikabarkan selangkah lagi akan meninggalkan Barcelona dan akan memilih bergabung..
10 jam yang lalu

Polri Pastikan Perusuh Aksi 21-22 Mei Tewas Karena Peluru Tajam

Beritacenter.COM - Polri memastikan dari sembilan perusuh yang tewas pada aksi 21-22 Mei lalu, empat diantaranya..
10 jam yang lalu

Cak Imin: Kalah Itu Memang Nggak Enak

Beritacenter.COM - Ucapan selamat dan terima kasih disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin..
10 jam yang lalu

Polisi Kembali Periksa Kivlan Zen Terkait Kasus Habil Marati

Beritacenter.COM - Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa Kivlan Zen sebagai saksi dalam kasus pencana..
11 jam yang lalu

Jelang Sidang Lanjutan di MK Besok, Jalan Merdeka Barat Ditutup Malam Ini

Beritacenter.COM - Sidang gugatan hasil Pilpres 2019 akan dilanjutkan kembali di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa..
11 jam yang lalu

Jelang Sidang Gugatan Pilpres Besok, Wiranto Minta Tidak Ada Aksi

Beritacenter.COM - Jelang sidang sengketa gugatan Pilpres 2019 yang diajukan oleh tim Prabowo Subianto - Sandiaga Uno..
11 jam yang lalu

Terserang Kanker Otak, Begini Kondisi Agung Hercules Sekarang

Beritacenter.COM - Lama tak muncul di layar kaca, Agung Hercules datang dengan kabar kurang baik. Ia saat ini tengah..
11 jam yang lalu

PP Muhammadiyah Dorong Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Beritacenter.COM - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendorong pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi