Rabu, 08 April 2020 - 00:06 WIB

Ini Yang Bisa Dilakukan Masyarakat Untuk Bantu Nilai Mata Uang Rupiah Lawan Dolar AS

Oleh : Indah Pratiwi | Rabu, 05 September 2018 | 01:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Nilai mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan keperkasaannya terhadap Rupiah. Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) sudah berupaya untuk mengelola stabilitas nilai tukar dengan melakukan dual intervension di pasar valuta asing dan pasar obligasi. BI juga melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga nilai mata uang rupiah.

Selain itu masyarakat Indonesia diharapkan juga membantu pemerintah untuk mengkuatkan rupiah. Menurut Ekonom INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan masyarakat bisa membantu pemerintah untuk mengkuatkan nilai mata uang rupiah. Jika masyarakat yang punya uang dollar AS banyak, bisa ditukarkan semuanya ke rupiah agar nilai mata uang rupiah menguat, Rabu(5/9).

BACA JUGA

"Kalau ada yang punya dolar AS bisa dijual dan ditukar ke Rupiah untuk membantu penguatan kurs," kata Bhima, Selasa (4/9/2018).

Di lain tempat, Josua Pardede, Ekonom Permata Bank menjelaskan jika ingin membantu penguatan rupiah, masyarakat Indonesia bisa menahan dulu keinginan untuk jalan-jalan ke luar negeri. Cukup dengan jalan-jalan di dalam negeri saja.

"Mungkin bagi orang Indonesia, bisa ditunda dulu atau ditahan dulu liburan ke luar negerinya. Bisa domestik trip dulu," ujar Josua.

Josua mengatakan, masyarakat umum tidak perlu panik dan pelaku pasar diharapkan tidak melakukan aksi spekulasi yang akan mendorong penguatan dollar AS lebih lanjut lagi.

Selain itu, kat dia, jika masyarakat memiliki dolar AS lebih baik dilepas atau dijual terlebih dahulu. "Kalau bahasa marketnya take profit dulu, tukar dulu ke Rupiah dolar AS nya," jelas dia.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, jika masyarakat ingin membantu pemerintah dalam mengatasi nilai mata uang rupiah yang terus melemah. Masyarakat bisa membantunya dengan tidak mengimpor barang mewah.

"Mungkin jumlahnya tidak besar tetapi perlu untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa suasana ini, suasana berhemat. Suasana kita tidak perlu impor barang mewah, enggak usah Ferrari, Lamborghini masuk, enggak usah mobil-mobil besar, yang mewah-mewah. Tak usah parfum-parfum mahal atau tas-tas Hermes," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/9/2018).

Selain itu, jika para pengusaha atau UKM yang mempunyai konten lokal diharapkan ikut serta untuk bisa membantu pemerintah. Permintaan ekspor itu akan lebih membuat uang negara efisien di luar negeri. Alasannya, uang hasil ekspor banyak yang disimpan di luar negeri.

Di lain tempat, menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang kini menjadi Calon Wakil Presiden(Cawapres) mengatakan masyarakat bisa membantu pemerintah untuk memperkuat nilai mata uang rupiah. Hal itu bisa dilakukan dengan mencintai dan selalu menggunakan produk dalam negeri.

"Kalau sebagai bangsa negara mulai gerakan. Apa yang menjadi unggulan kita, kita lakukan satu gerakan nasional untuk mengonsumsi produk lokal, paling tidak ini mengurangi impor," terangnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan, pemerintah Indonesia dan masyarakat juga bisa fokus kembangkan industri atau sektor pariwisata. Sebab industri ini dinilai paling cepat dalam hal mendatangkan devisa.

"Mari kita lihat peluangnya dan saya yakin, kalau kita misalnya bersatu, kita lakukan semuanya dengan kecintaan kepada NKRI, Insya Allah kita tidak akan masuk ke krisis dan ekonomi kita akan berkembang. Sukses untuk Indonesia," terangnya.

 





Fokus : Bersatulah Indonesia


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






31 menit yang lalu

Cegah Penularan COVID-19, Anggota Polri Dilarang Ke Luar Daerah ataupun Mudik

Beritacenter.COM - Dalam rangka mencegah penyebaran serta mengurangi resiko tertularnya virus corona (COVID-19)...
1 jam yang lalu

Anies Sebut Kebijakan PSBB Tidak Mengatur Kendaraan Keluar Masuk Jakarta

Beritacenter.COM - DKI Jakarta resmi akan menjalankan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat 10..
1 jam yang lalu

Begini Kata Menkes Jakarta Perlu PSBB

Beritacenter.COM - Pemerintah resmi memberikan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk..
1 jam yang lalu

Sesuai TR No ST/1101/IV/HUK.7.1./2020, Polri Akan Tidak Tegas Penimbun serta Penyalahgunaan Alat Kesehatan

Beritacenter.COM - Polisi Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas bagi siapa saja yang menimbun serta..
2 jam yang lalu

Begini Peran PT Pertamina untuk Tekan Angka Penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia...

Diketahui juga jika selain menyiapkan tempat, PT Pertamina juga sudah menyediakan 700 tenaga medis dan ditambah lagi..
2 jam yang lalu

Bulan Akan Dijajah oleh Lembaga Antariksa Negara Ini

Beritacenter.COM - Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA berencana akan menjajah Bulan dimana..
3 jam yang lalu

Kabar Baik ! Delapan Pasien Corona di Sumut Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali datang dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 8 pasien positif corona..
3 jam yang lalu

Bayern Munich Resmi Tambah Durasi Kontrak Thomas Mueller

Beritacenter.COM - Bayern Munich resmi memperpanjang kontrak striker Thomas Mueller dengan durasi lama. Pemain..
3 jam yang lalu

BI Dapat Suntikan dari The Fed

Beritacenter.COM - Bank Indonesia (BI) mendapat fasilitas repo line dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The..
3 jam yang lalu

HEBAT... Begini Bukti Keseriusan Pemerintah Hadang Covid-19 di Nusantara...

Diketahui juga jika metode RT-PCR ini dinilai sangat cepat karena memang menggunakan teknologi yang lebih canggih..
4 jam yang lalu

Polisi Ringkus Supir Truk Karena Perkosa Janda Muda di Riau

Beritacenter.COM - Seorang supir truk berinisal DS diamankan Satreskrim Polres Tanjungpinang karena diduga telah..
4 jam yang lalu

Jokowi Siapkan Anggaran Rp 101 Triliun Untuk Warga Miskin Terdampak Corona

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan anggaran melalui jaring pengaman sosial (JPS) untuk..
4 jam yang lalu

Alhamdulillah, Mahasiswa IPB yang Positif Corona Telah Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Alhamdulillah seorang mahasiswa yang sebelumnya dinyatakan positif virus corona (COVID-19) kini..
4 jam yang lalu

Menteri PUPR Kucurkan Dana Rp 1, 66 Triliun untuk Perangi Virus Corona

Beritacenter.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan..
5 jam yang lalu

Asisten dan Menantu Menpan-RB Sembuh dari Corona

Beritacenter.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo akui..
5 jam yang lalu

Nyambi Jual Narkoba, Satpam di Bali Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang petugas keamanan (Security) yang kedapatan memiliki..
5 jam yang lalu

Polisi Lakukan Simulasi Antisipasi Penjarahan

Beritacenter.COM- Jajaran Polres Ogan Komering Ilir melakukan Tactical floor games (TFG) untuk mensimulasikan..
6 jam yang lalu

Imbas Corona, Puluhan Buruh di Mojokerto Kena PHK

Beritacenter.COM - Sebanyak 24 buruh di pabrik selotip yang berada di Jalan Raya Sampangagung, Kecamatan Kutorejo,..
6 jam yang lalu

Warga Seharusnya Tidak Menolak Pemakaman Jenazah Korban Corona

Penolakan pemakaman jenazah korban Corona menjadi pemberitaan beberapa media belakangan ini. Warga pun tidak..
6 jam yang lalu

Begini Soal Ojol Dilarang Angkut Penumpang Dalam Rangka PSBB

Beritacenter.COM - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi memberi izin Provinsi DKI Jakarta soal..
7 jam yang lalu

Virus Covid-19 Bisakah Menempel di Pakaian? Ini Penjelasannya...

Beritacenter.COM - Tidak sedikit orang khawatir penyebaran virus corona(Covid-19) dan jenis baru...
8 jam yang lalu

Ada 6 Aturan Kemenkes Soal PSBB

Beritacenter.COM -Pemerintah daerah dapat mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya kepada..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi