Thursday, 18 Jul 2019
Temukan Kami di :
News

Jual Rumah Hingga Tagih Utang, Setnov Akui Kesulitan Bayar Uang Pengganti e-KTP

Kalau sekarang teman-teman yang saya tagih, ada juga beberapa saya tagih aset mengalami kesulitan. Tentu lagi, coba teman-teman lagi susah diharapkan juga mengembalikan hal-hal

Aisyah Isyana - 18/09/2018 22:22

Beritacenter.COM - Guna mencicil pembayaran uang pengganti USD 7,3 juta, koruptor e-KTP Setya Novanto disebut KPK siap menjual aset berupa rumah di kawasan Cipete. Tak hanya itu, Setnov sendiri mengaku tengah menagih utang ke beberapa pihak.

"Kita lagi susah nih, nagih sana, nagih sini," ujar Novanto usai bersaksi sidang perkara proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Baca juga :

Novanto sendiri diketahui telah mencicil uang pengganti yang mencapai total USD 7,3 juta. Dia sempat menitiplam uang Rp5 miliar ke KPK, mencicil USD 100 ribu, dan ditambah dengan penyitaan KPK terhadap rekeningnya senilai Rp1.116.624.197. Meski begitu, jumlah itu masih belum cukup untuk melunasi hukuman uang pengganti.

Setnov diketahui divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, untuk pidana pokoknya. Namun, untul pidana denda Rp500 juta sudah dilunasi oleh Setnov. Manta Ketua DPR ini mengaku mengalami kesulitan melunasi uang pengganti lantaran sudah tak memiliki jabatan apapun.

"Kalau sekarang teman-teman yang saya tagih, ada juga beberapa saya tagih aset mengalami kesulitan. Tentu lagi, coba teman-teman lagi susah diharapkan juga mengembalikan hal-hal," imbuh Novanto pagi hari ini.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA