Selasa, 12 Nopember 2019 - 16:44 WIB

Keluhkan Sulit Bayar Uang Pengganti USD 7,3 Juta, Novanto Minta KPK Pakai Kurs Dolar 2011

Saya kirim surat kepada KPK karena uang pengganti itu yang harus dibayar adalah USD, waktu dulu tidak tertera kurs (dolar ke rupiah) berapa. Saya minta jaksa KPK USD yang lama

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 18 September 2018 | 23:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov), mengaku sangat kesulitan membayar uang pengganti korupsi e-KTP sebesar USD 7,3 juta. Untuk itu, Setnov meminta KPK agar dirinya dapat membayar uang pengganti mengacu pada kurs lama.

"Saya kirim surat kepada KPK karena uang pengganti itu yang harus dibayar adalah USD, waktu dulu tidak tertera kurs (dolar ke rupiah) berapa. Saya minta jaksa KPK USD yang lama," kata Novanto dalam sidang terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Baca juga :

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Hakim Yanto menyayangkan sikap Novanto yang tidak menyampaikan permintaannya pada persidangannya dulu. Menanggapi permintaan itu, Yanto meminta Novanto untuk langsung berkoordinasi dengan jaksa KPK.

"Kenapa waktu diperiksa terdakwa nggak ngomong seperti ini? Begitu di sini diharapkan jujur dan terbuka, kok begini. Makanya permohonan Anda langsung ke jaksa KPK saja," kata Yanto.

Sementara itu, mantan Direktur Utama PT Quadra Solution yang juga terpidana perkara yang sama, Anang Sugiana Sudihardjo, memohon KPK untuk membayar uang pengganti dari uang yang pernah disita KPK dari perusahaannya. Adapun penyitaan yang dimaksudkan Anang, yakni hukuman uang pengganti sebesar Rp20,7 miliar.

"Sebenarnya ada uang afiliasi Quadra yang sekarang ditahan KPK dan kami mohon untuk bisa dibayarkan sebagai uang pengganti. Saya sudah kirim permohonan, mohon dipertimbangkan," ucap Anang kepada majelis hakim.

"Uang itu sudah di KPK jadi biar bisa langsung dieksekusi KPK," kata Anang.

Diberitakan sebelumnya, Setya Novanto sudah telah mencicil uang pengganti yang mencapai total USD 7,3 juta. Dia sempat menitipkan uang Rp5 miliar ke KPK, mencicil USD 100 ribu, dan ditambah dengan penyitaan KPK terhadap rekeningnya senilai Rp1.116.624.197. Meski begitu, jumlah itu masih belum cukup untuk melunasi hukuman uang pengganti.

Setnov diketahui divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, untuk pidana pokoknya. Namun, untuk pidana denda Rp500 juta sudah dilunasi oleh Setnov. Dia mengaku kesulitan melunasi uang pengganti lantaran sudah tak memiliki jabatan apapun.

Pengacara Setnov, Firman Wijaya menjelaskan, permohonan kurs yang diminta kliennya, yakni kurs dolar ketika proyek e-KTP bergulir pada tahun 2011. Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh anggka Rp14 ribuan, sementara untuk tahun 2011, Rp9 ribuan.





Fokus : Kasus Korupsi


#KPK #Kasus Korupsi #Korupsi e-KTP #Setya Novanto #Setnov #Setnov Cicil Uang Pengganti


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Curi Uang Rp 4,5 Juta Di Sebuah Toko, Rendi Diamankan Pihak Kepolisian

Beritacenter.COM - Rendi Dwi Tamrinda (22) warga Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, berhasil diamankan..
39 menit yang lalu

Kapolri Sambangi Menteri LHK Bahas Karhutla Hingga Pencemaran Limbah

BeritaCenter.COM - Kapolri Jendral Pol Idham Aziz menyambangi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti..
42 menit yang lalu

Desa Siluman di Papua, Punya Kepala Kampung Tapi Tak Punya Warga

Beritacenter.COM - Pemerintah tengah mengusut adanya Desa siluman penerima dana desa. Desa siluman tersebut..
57 menit yang lalu

Sikat Dompet Pemilik Warung, Mantan Satpam Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Tri Wahyudi (32), pecatan satpam warga Desa Gedangan, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, harus..
1 jam yang lalu

Video Polisi Hong Kong Semprot Cairan Merica ke Ibu Hami Tuai Kecaman Pengguna Twitter

Beritacenter.COM - Sebuah video menampakkan aksi brutal yang dilakukan polisi viral di media sosial. Video itu..
1 jam yang lalu

Gara-gara Mabok Sebuah Mobil Terjun Bebas Ke Sungai

Beritacenter.COM - Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil hingga masuk kedalam sungai di Kabupaten..
1 jam yang lalu

Ratusan Miliar Rupiah Dikeluarkan oleh Pertamina untuk Seismik 2D Terpanjang di Asia

Meidawati selaku Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) menyebutkan jika kegiatan seismik 2D merupakan bagian..
1 jam yang lalu

Bawa Celurit, Begal Berhasil Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Dua pelaku yang di duga begal tertangkap basah ssetelah melakukan pengejaran korbannya di Jalan..
1 jam yang lalu

Vivo S5 Akan Rilis di China Beberapa Hari Lagi, Cek Spesifikasinya Yuk...

Diketahui juga jika kamera pada kedua model tersebut berbeda, tapi sebagian besar spesifikasinya sama. Vivo S5 juga..
1 jam yang lalu

Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Masyarakat

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menengaskan pemilihan kepada daerah tetap harus melalui mekanisme..
1 jam yang lalu

Keren... Facebook Kembali Merilis Fitur Barunya. Yuk Cek di Sini...

Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu mengonfirmasi akan merilis Shortcut Bar Setting, namun untuk pertama..
1 jam yang lalu

Gubernur DKI Jakarta Tanda Tangani Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor Sebesar 12,5 Persen

Diketahui juga jika Perda tersebut telah disetujui DPRD DKI dan juga telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies..
2 jam yang lalu

Rekam Wanita Ganti Baju, Edi Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Edi, sang pelaku perekam video di ruang ganti di salah satu mall di kawasan Wiyung, seorang..
2 jam yang lalu

Tiga Pembobol ATM Dibekuk Polisi di Manado, 2 Pelaku Karyawan Mitra Perbankan

Beritacenter.COM - Tiga pelaku pemobobol mesin ATM di Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), dibekuk polisi. Dari..
2 jam yang lalu

Salah Kaprah, Minum Darah Ular Bisa Meningkatkan Vitalitas Tubuh

Beritacenter.COM - Ular merupakan kelompok reptilia yang memiliki tubuh panjang dan tersebar luas di dunia. Ular bisa..
2 jam yang lalu

Perampok Minimarket di Tanggerang Ditembak Polisi

BeritaCenter.COM - Perampok minimarket di Kampung Pasir Kalong, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang..
3 jam yang lalu

Dubes RI Untuk Arab Saudi "BANTAH" Soal Dokumen Pencekalan Rizieq

Beritacenter.COM - Duta Besar (Dubes) RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel membantah tudingan Habib Rizieq..
3 jam yang lalu

Dukung KPU, Johan Budi Setuju Mantan Koruptor Dilarang Maju Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Johan Budi SP, mendukung langkah Komisi Pemilihan Umum..
3 jam yang lalu

Mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter Dirawat Intensif di Rumah Sakit Universitas Emory

Jimmy Carter yang kini memasuki usia 95 tahun adalah Mantan Presiden tertua di Amerika Serikat. Kini, Jimmy Carter..
3 jam yang lalu

Soal Diksi 'Radikalisme', BNPT: Sekjen PBB Sebut Radikal Tak Melulu Negatif

Beritacenter.COM - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut penggunaan istilah 'radikalisme' di..
4 jam yang lalu

Dianggap Berbahaya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Berencana Larang Rokok Elektrik

Lebih lanjut Muhajir juga menyebutkan jika hal tersebut untuk menanggapi usulan Badan Pengawas Obat dan Makanan..
4 jam yang lalu

Hari Ini, Menhan Prabowo Akan Temui Tiga Duta Besar Negara Sahabat

BeritaCenter.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan sejumlah Duta Besar (Dubes)..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi