Senin, 20 Januari 2020 - 20:26 WIB

Keluhkan Sulit Bayar Uang Pengganti USD 7,3 Juta, Novanto Minta KPK Pakai Kurs Dolar 2011

Saya kirim surat kepada KPK karena uang pengganti itu yang harus dibayar adalah USD, waktu dulu tidak tertera kurs (dolar ke rupiah) berapa. Saya minta jaksa KPK USD yang lama

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 18 September 2018 | 23:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov), mengaku sangat kesulitan membayar uang pengganti korupsi e-KTP sebesar USD 7,3 juta. Untuk itu, Setnov meminta KPK agar dirinya dapat membayar uang pengganti mengacu pada kurs lama.

"Saya kirim surat kepada KPK karena uang pengganti itu yang harus dibayar adalah USD, waktu dulu tidak tertera kurs (dolar ke rupiah) berapa. Saya minta jaksa KPK USD yang lama," kata Novanto dalam sidang terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Baca juga :

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Hakim Yanto menyayangkan sikap Novanto yang tidak menyampaikan permintaannya pada persidangannya dulu. Menanggapi permintaan itu, Yanto meminta Novanto untuk langsung berkoordinasi dengan jaksa KPK.

"Kenapa waktu diperiksa terdakwa nggak ngomong seperti ini? Begitu di sini diharapkan jujur dan terbuka, kok begini. Makanya permohonan Anda langsung ke jaksa KPK saja," kata Yanto.

Sementara itu, mantan Direktur Utama PT Quadra Solution yang juga terpidana perkara yang sama, Anang Sugiana Sudihardjo, memohon KPK untuk membayar uang pengganti dari uang yang pernah disita KPK dari perusahaannya. Adapun penyitaan yang dimaksudkan Anang, yakni hukuman uang pengganti sebesar Rp20,7 miliar.

"Sebenarnya ada uang afiliasi Quadra yang sekarang ditahan KPK dan kami mohon untuk bisa dibayarkan sebagai uang pengganti. Saya sudah kirim permohonan, mohon dipertimbangkan," ucap Anang kepada majelis hakim.

"Uang itu sudah di KPK jadi biar bisa langsung dieksekusi KPK," kata Anang.

Diberitakan sebelumnya, Setya Novanto sudah telah mencicil uang pengganti yang mencapai total USD 7,3 juta. Dia sempat menitipkan uang Rp5 miliar ke KPK, mencicil USD 100 ribu, dan ditambah dengan penyitaan KPK terhadap rekeningnya senilai Rp1.116.624.197. Meski begitu, jumlah itu masih belum cukup untuk melunasi hukuman uang pengganti.

Setnov diketahui divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan, untuk pidana pokoknya. Namun, untuk pidana denda Rp500 juta sudah dilunasi oleh Setnov. Dia mengaku kesulitan melunasi uang pengganti lantaran sudah tak memiliki jabatan apapun.

Pengacara Setnov, Firman Wijaya menjelaskan, permohonan kurs yang diminta kliennya, yakni kurs dolar ketika proyek e-KTP bergulir pada tahun 2011. Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh anggka Rp14 ribuan, sementara untuk tahun 2011, Rp9 ribuan.





Fokus : Kasus Korupsi


#KPK #Kasus Korupsi #Setya Novanto #Korupsi e-KTP #Setnov #Setnov Cicil Uang Pengganti


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






26 menit yang lalu

Atletico Ajukan Penawaran Transfer Kepada PSG Untuk Edison Cavani

Beritacenter.COM - Atletico Madrid terus mengajukan penawaran terhadap klub Paris Saint-Germain (PSG) untuk..
56 menit yang lalu

Mantap...! Jokowi Akan Mereformasi Industri Keuangan Nonbank

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan indikasi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan..
1 jam yang lalu

Bejat !! Pelajar SMA di Serang Hamil 5 Bulan Dicabuli Tetangganya

Beritacenter.COM - Seorang pelajar SMA di Kota Serang tega dicabuli oleh tetangganya sendiri hingga lima bulan...
1 jam yang lalu

Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja Jiwasraya

BeritaCenter.COM - Komisi III DPR RI sepakat membentuk panitia kerja (panja) pengawasan penegakan hukum Jiwasraya...
1 jam yang lalu

Anies Belajarlah dari Jokowi

Saat anies terpilih, sebenarya dia membawa beban yang berat, dikala ahok begitu banyak prestasi dan tingkat kepuasan..
2 jam yang lalu

Ini Jumlah PNS yang Akan Pindah ke Ibu Kota Baru di 2024

BeritaCenter.COM – Pemerintah pusat telah menegaskan bahwa pada tahun 2024 semua PNS akan pindah ke ibu kota..
2 jam yang lalu

Karyawan Ditangkap Karena Terlibat Kasus Karhutla, PTPN V : Kita Dukung

Beritacenter.COM - Karyawan PT Perkebunan Nusantara V, Pekan Situmorang, telah ditetapkan sebagai tersangka terkait..
2 jam yang lalu

Cawagub DKI Jakarta Diumumkan, Ini Namanya

BeritaCenter.COM – Calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno sudah diumumkan oleh..
2 jam yang lalu

Jelang Imlek, Polisi Perketat Pengamanan di Sulsel

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menjamin kemanan saat peraayaan Imlek 2571 tahun 2020 di..
2 jam yang lalu

Warga Aceh Tewas Usai Digigit Semut saat Menebang Pohon

Beritacenter.COM - M. Khairi (27) warga Desa Guha Uleue, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, tewas usai digigit semut..
2 jam yang lalu

Jaksa Agung Sebut Pelajar yang Bunuh Begal Tidak akan Ditahan

Beritacenter.COM - Seorang pelajar berinisial ZL (17) Diduga telah melakukan pembunuhan berencana terhadap begal..
3 jam yang lalu

DORONG Pansus Jiwasraya, Demokrat Siap Galih Lubung Kuburnya Sendiri...

Beritacenter.COM - Partai Demokrat memancing di air keruh dengan isu Jiwasraya. Mereka kukuh mendorong dibentuknya..
3 jam yang lalu

Astaga...! Mayat Bayi Dibungkus Koran Gemparkan Warga Banyuwangi

Beritacenter.COM - Warga Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, gempar dengan temuan sesosok janin..
4 jam yang lalu

Asik Pake Sabu Di Res Area, Dua Pemuda Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Fredy Setyo Utomo, warga Putat Jaya, Surabaya, dan Toni Ismoyo, warga Asemrowo Surabaya, harus..
4 jam yang lalu

Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Membusuk di Pinggir Pantai Selok Anyar

Beritacenter.COM - Warga digemparkan temuan mayat tanpa kepala di Pantai Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang,..
4 jam yang lalu

Gara-gara Belum Ngopi Sebuah Mobil Nyebur Rawa

Beritacenter.COM - Kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil minibus toyota avanza bernomor polisi L 1132 TX, yang..
5 jam yang lalu

Diduga Ngebut, Pelajar di Sulsel Tabrak IRT Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pelajar berinisial BS (16) menabrak ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Gowa, Sulsel..
5 jam yang lalu

Pijet Plus-plus Di Desa Sukorejo, Di Satroni Polisi

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat bernama HHK yang berada di jalan Erlangga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem,..
5 jam yang lalu

Sepakat !! Prabowo dan Sohibul Iman Calonkan Dua Nama ini Jadi Calon Wagub DKI

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul..
6 jam yang lalu

Seluruh Calon Kepala Daerah Wajib Ikut Tes Ini

Beritacenter.COM - Calon kepala daerah dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung di Indonesia haruslah bebas dari..
6 jam yang lalu

Leher Bocah di Sulawesi Tenggara Tertusuk Moncong Ikan Marlin Saat Mancing

Beritacenter.COM - Seorang bocah bernama Muhammad Idul tertusuk moncong ikan marlin saat memancing di perairan Buton,..
6 jam yang lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 9 Kios di Pasar Pelita, Dua Orang Terluka

Beritacenter.COM - Terjadi kebakaran hebat yang mengahanguskan sembilan kios pedagang di Pasar Pelita, Kota Sukabumi,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi