Sabtu, 17 Nopember 2018 - 07:21 WIB

Warga Boyolali Laporkan Prabowo ke Polisi Soal Video ' Tampang Boyolali'

Oleh : Dewi Sari | Jumat, 02 Nopember 2018 | 22:34 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sejumlah warga asal Boyolali Dakun, resmi melaporkan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya. Prabowo dilaporkan polisi terkait video pidatonya soal masuk hotel dan ' tampang Boyolali'.

"Hari ini secara resmi, pak Dakun merupakan warga dari Boyolali memilih untuk melaporkan terkait beredarnya pidato yang dilakukan oleh pak Prabowo pada saat safari politik beberapa waktu lalu," kata pengacara Dakun, Muannas Al Aidid, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Muannas menuturkan tidak seharunya Prabowo berpidato telah menyinggung salah satu kelompok masyarakat. Menurutnya, Prabowo kalah telak dalam Pilpres 2019 di Boyolali.

"Mungkin ada yang menerima tapi jangan membatasi juga kemudian ada yang tersinggung mungkin yang hadir di situ ada pendukungnya pak Prabowo tapi ada juga pendukungnya pak Jokowi, mungkin merasa tersinggung tapi satu statement yang kira perlu saya garis bawahi adalah bahwa dia di dalam pidatonya pak Prabowo kemudian menyinggung soal masalah kata Boyolali. Ini kan yang jadi persoalan apalagi potret 2014 yang lalu, perolehan suara pak Jokowi di situ, malah mayoritas sekitar 75 persen. Sementara Prabowo 24,69 persen," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dakun mengatakan pidato Prabowo itu seolah-olah menyinggung masyarakat miskin. Dia berharap suasana tetap damai menjelang Pilpres 2019.

"Saya asli dari Boyolali. Kami merasa tersinggung dengan ucapan pak Prabowo, bahwa masyarakat Boyolali itu kalau masuk mall atau masuk hotel itu diusir karena tampangnya itu tampang Boyolali. Sekalipun di situ kesannya menyinggung orang miskin karena ini masyarakat Boyolali atau masyarakat Jawa khususnya kan sensitif artinya mereka kadang-kadang ada yang ketawa tapi ketawanya itu grupnya siapa. Sementara kami mengharapkan cinta damai, karena begitu-begitu sudah nggak usum. Kalau orang Jawa bilang," tuturnya.

Dakun adalah warga asli Boyolali yang sedang bekerja di Jakarta dari tahun 1992. Dirinya melihat video Prabowo di Youtube.

"Tadi siang jam 11 sebelum jumatan (lihat videonya)," ujarnya.

Menurut tim Prabowo bahwa potongan dalam video tersebut telah dipelintir oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Inti pada video tersebut adalah soal kesejahteraan. Dakun menjelaskan bahwa video itu merupakan pidato yang bersifat sensitif.

"Ya sekalipun mau ngomong gitu tapi yang jelas jangan menyinggung orang Boyolali yang tampangnya miskin, nggak usah lah. Karena apa? Beliau itu seorang tokoh, calon presiden harusnya memberikan kesejukan tersendiri," tuturnya.

Dakun melaporkan Prabowo seperti yang dicantin dalam surat nomor LP/6004/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Perkara yang dilaporkan adalah mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan kebencian sebagaimana pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 A (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf b angka 2 Jo pasal 16 UU RI No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 165 KUHP.





#Berita Center #Prabowo #Prabowo Subianto #Prabowo Dilaporkan Polisi #Terkait Kasus Video #Prabowo Dilaporkan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 menit yang lalu

Kubu Jokowi : Kemenangan Pilpres Karena Politik Bohong Sangat Berbahaya

Beritacenter.COM - Kubu Jokowi - KH Ma'ruf Amin menilai penggunaan kata diksi genderuwo dan sontoloyo oleh Presiden..
1 jam yang lalu

Pabrik di Penjaringan Jakut Dilalap Si Jago Merah, 10 Unit Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Sebuah pabrik di kawasan Jalan Kapuk Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, dilalap si jago merah...
1 jam yang lalu

Legenda Liverpool: Mohamed Salah Mulai Dekat dengan Kemampuan Terbaiknya

Beritacenter.COM - Legenda Liverpool Jan Molby memberikan pembelaan kepada Mohamed Salah yang dinilai mengalami..
3 jam yang lalu

Pria di Bekasi Tewas di Bacok Orang Tak Dikenal Dalam Perjalanan Pulang

Beritacenter.COM - Nasib nahas melanda seorang pria bernama Luki Surahman di Bekasi, Jawa Barat. Saat dalam..
4 jam yang lalu

Polisi Kumpulkan Saksi dan Cek CCTV Mal Lokasi TKA China Dirampok

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Cilegon menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengecekan CCTV..
5 jam yang lalu

Gelar Reuni Akbar, PA 212 Klaim Kantongi Izin dari Anies?

Ada izin-tidak ada izin, tetap kita bikin karena insyaallah, apalagi Gubernur DKI saat ini, Anies, telah memberikan..
6 jam yang lalu

Dituding Survei Berbayar, LSI Denny JA : FPI Belum Familiar dengan Dunia Riset atau Survei

Namun kami bisa memahami mengapa FPI merespons seperti itu. Karena mungkin FPI belum familiar dengan dunia riset atau..
7 jam yang lalu

TKA China Dirampok Diparkiran Swalayan di Cilegon, Uang Rp300 Juta Dirampas

Beritacenter.COM - Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China, Yujian Yang (26), menjadi korban perampokan di wilayah..
8 jam yang lalu

RS Polri: Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Memerlukan Ketelitian dan Ketekunan

(Ketelitian dan ketekunan) baik untuk mengetahui mendapatkan informasi tanda-tanda medis maupun tanda-tanda properti..
8 jam yang lalu

Presiden Jokowi Minta Motor Gesits Meluncur ke Pasar Awal Tahun

 Beritacenter.COM - Peluncuran motor nasional bertenaga listrik, Gesits akan meluncur pada Januari 2019. Hal itu..
9 jam yang lalu

Izin Frekuensi Internet Bolt dan Firstmedia Bakal Dicabut Pemerintah, Apa Kabar Nasib Pelanggannya ?

Beritacenter.COM - Menunggaknya pembayaran Biaya Hak Penggunaan(BHP) frekuensi yang dimiliki oleh PT Internux(Bolt)..
9 jam yang lalu

Bahan Pangan Nasi Baru Ini Bisa Dikonsumsi Oleh Penderita Diabetes

Beritacenter.COM - Mahasiswa asal Program Studi Pendidikan IPA dari Universitas Negeri Yogyakarta(UNY) berhasil..
10 jam yang lalu

Perebutan Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta Buat Hubungan PKS-Gerindra Retak

Beritacenter.COM - Perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta rupanya masih berkutat yang dilakukan oleh PKS dan..
10 jam yang lalu

Polisi Ancam Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Dengan Hukuman Mati

Beritacenter.COM - Pelaku pembunuh Haris Simamora(HS) yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan satu..
11 jam yang lalu

Lagi-lagi Bermasalah, Lion Air JT 561 Gagal Terbang

Beritacenter.COM -Maskapai penerbangan Lion Air JT 561 gagal terbang menuju Jakarta dari Bandara Adi Soemarmo, Solo,..
11 jam yang lalu

Diisukan Ingin Datangkan Dembele Dari Barcelona, Ini Tanggapan Liverpool

Beritacenter.COM - Klub Liga Inggris Liverpool angkat bicara soal rumor transfer Ousman Dembel. Menurutnya Liverpool..
12 jam yang lalu

Begini Kata Tetangga Korban Yang Mengenal Tersangka HS

Beritacenter.COM - Tersangka Haris Simamora(HS) yang merupakan pembunuh sekeluarga di rumah kontrakan milik Douglas..
12 jam yang lalu

Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Memiliki Hobi Naik Gunung

Beritacenter.COM - Pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi bernama Haris Simamora (23) telah ditangkap tim Gabungan..
13 jam yang lalu

Elektabilitas Sangat Tinggi Merupakan Bukti Kalau Jokowi Benar-benar Dicintai Rakyat

Beritacenter.COM - Elektabilitas Presiden Joko Widodo(Jokowi) mencapai 57,7 persen dan itu merupakan bukti rakyat..
13 jam yang lalu

Chelsea Akan Lepas Gary Cahill di Bursa Transfer Januari

Beritacenter.COM - Pemain bertahan Chelsea, Gary Cahill mengakui sudah tidak betah lagi bersama Chelsea dan mendorong..
14 jam yang lalu

Ternyata Ini Motif Pelaku Membunuh Sekeluarga di Bekasi

Beritacenter.COM - Kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi perlahan mulai..
14 jam yang lalu

Instagram Bakal Hadirkan Fitur Pelacak Waktu

Beritacenter.COM - Pada Agustus 20018 Facebook mengumumkan perangkat "activity dashboard" yang dapat melihat..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi