Senin, 17 Desember 2018 - 14:06 WIB

Begini Kronologi Penembakan 31 Pekerja Proyek di Papua

Oleh : Lukman Salasi | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.com – Sebanyak 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua dibantai secara keji oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Pekerja yang dibunuh merupakan pekerja proyek dari PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga.

Peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2018, dan Minggu, 2 Desember 2018. Peristiwa mengerikan tersebut diketahui polisi setelah menerima laporan dari masyarakat

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan KKB membunuh 24 orang pada hari pertama, sementara delapan orang berhasil menyelamatkan diri.

Namun, KKB kemudian menangkap lagi delapan yang selamat dan tujuh pekerja dibunuh. Satu orang yang selamat belum ditemukan dan tidak diketahui apakah berhasil melarikan diri.

Berdasarkan keterangan PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam Monang Tobing, komunikasi dengan Jhoni selaku koordinator lapangan di Distrik Yigi terjadi pada Jumat, 30 November 2018

Jhoni merupakan koordinator lapangan PT Istaka Karya untuk pembangunan jembatan Habema-Mugi, jalur Trans Papua.

"Terakhir melakukan komunikasi melalui SMS dengan Bapak Jhoni pada tanggal 30 November 2018," kata Kamal, Senin (3/12/2018).

Pada Jumat (30/11), mobil milik PT Istaka Karya yang hendak menuju kamp PT Istaka Karya di lokasi kejadian di Distrik Yigi tidak dapat dapat masuk. Kamal mengungkapkan, menurut informasi di pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napuamena, mobil yang membawa lima orang tersebut kembali ke Wamena.

"Bahwa tanggal 30 November 2018, pukul 04.00 WIT, tercatat 1 mobil ran strada dengan sopir atas nama Bapak MS dengan muatan BBM solar milik PT Istaka Karya menuju camp Istaka Karya di Distrik Yigi dengan membawa 5 orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT," ungkap Kamal.

Sabtu, 1 Desember 2018, sekitar pukul 02.00 WIT, dua mobil milik PT Istaka Karya menuju camp Distrik Yigi. Mobil itu masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya.

Pada pukul 20.30 WIT, Project Manager PT Istaka Karya Cahyo mengaku menerima telepon dari nomor yang biasa digunakan pegawainya di lapangan atas nama Jhoni. Namun Cahyo mengaku tidak paham dengan ucapan orang yang berbicara dengan di telepon.

"Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut," ungkap Kamal.

Minggu 2 Desember 2018, pukul 20.00 WIT diketahui, salah satu dari mobil yang hendak menuju Distrik Yigi pada Sabtu (1/12) sebelumnya kembali lagi ke Wamena. Sementara satu mobil lainnya belum diketahui keberadaannya.

Menerima informasi adanya dugaan penembakan oleh KKB Papua, personel gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP RL Tahapary mencoba masuk ke lokasi kejadian.

Namun, saat tiba di Km 46, tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan kepada tim untuk segera balik karena jalan diblokade oleh KKB Papua.

Personel gabungan TNI-Polri hingga saat ini belum dapat masuk ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi 31 pekerja yang dibunuh KKB Papua. Akses jalan ke lokasi kejadian masih diblokade KKB Papua.

Motif pembunuhan sampai saat ini belum bisa dipastikan. "Belum dapat dipastikan penyebab pembunuhan terhadap puluhan karyawan PT Istaka," ujar Kapolda Papua Irjen Sormin seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/12).





#Berita Center #KKB Papua #31 Pekerja Proyek Jembatan Trans Papua Dibunuh #Insiden Pembantaian Pekerja di Papua #Kronologi Pembunuhan 31 Pekerja Proyek


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






33 menit yang lalu

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas Prediksi Puncak Arus Mudik Pada 22 Desember

Beritacenter.COM - Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Refdi..
1 jam yang lalu

Meski Berstatus Siaga, Kondisi Tremor Gunung Soputan Alami Penurunan

 Beritacenter.COM - Gunung Soputan di Sulawesi Utara yang sempat menyemburkan abu vulkanik kini perlahan..
1 jam yang lalu

Polri Kirim Garuda Bhayangkara Untuk Misi Perdamaian Dunia PBB

Beritacenter.COM - Ada sebanyak 381 anggota polisi yang tergabung Garuda Bhayangkara dikirimkan Polri untuk menjalani..
2 jam yang lalu

Intruksikan Jajaran Besarkan Humas, Kapolri Janjikan Promosi Bagi Humas Berprestasi

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan memberikan promosi kepada satuan kerja hubungan masyarakat..
2 jam yang lalu

Penindasan Muslim Uighur di China Dapat Kecaman Keras dari MUI

Beritacenter.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengecam keras atas..
2 jam yang lalu

Daftar Provinsi Dengan Kasus Korupsi Kepala Daerah Terbanyak: Jatim dan Sumut Teratas

BeritaCenter.com – Jawa Timur dan Sumatra Utara dinobatkan sebagai provinsi dengan kasus korupsi kepala daerah..
3 jam yang lalu

Polda Sultra Terapkan E-Manajemen Penyidikan Untuk Mudahkan Masyarakat Lihat Perkembangan Kasus

Beritacenter.COM - Direktorat Reskrimsus Polda Sulawesi Tenggara menerapkan e-Manajemen Penyidikan untuk memudahkan..
3 jam yang lalu

Polda Metro Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas Siang Ini

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian akan menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan anggota TNI oleh oknum juru parkir..
3 jam yang lalu

ICW Ungkap Kekecewaannya Terhadap KPK

BeritaCenter.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat kritikan tajam dari Indonesia Corruption Watch..
3 jam yang lalu

ATM di Margonda Raya Dibobol, Polisi Periksa CCTV

Beritacenter.COM - Sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di Jalan Raya Margonda, Beji, Kota Depok,..
4 jam yang lalu

Wiranto: Orang Beserban Tapi Kerjaannya Menghujat Orang, Sedih!

BeritaCenter.com – MenkoPolhukam Wiranto mengaku sedih melihat orang menyebut dirinya beragama, bahkan dari..
4 jam yang lalu

Gunung Soputan Masih Semburkan Abu Vulkanik

Beritacenter.COM - Semburan abu vulkanik masih terlihat di Gunung Soputan yang berada di Minahasa Tenggara, Sulawesi..
5 jam yang lalu

Ledakan Hebat Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka

Beritacenter.COM - Ledakan hebat mengguncang sebuah restoran di kota Sapporo, Jepang utara. Polisi Jepang menyebutkan..
6 jam yang lalu

Nama Jokowi Masuk ke Dalam Daftar Paling Kuat di Dunia Versi Forbes

Beritacenter.COM - Majalah Forbes dalam situs resminya telah merilis daftar orang paling kuat di dunia. Forbes telah..
6 jam yang lalu

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar ke Kali Gendol

Beritacenter.COM - Gunung Merapi kembali menyemburkan lava pijar yang mengejutkan warga pada Minggu(16/12/2018)..
7 jam yang lalu

Malaysia Gerah Dengan Pengakuan Australia

Beritacenter.COM - Pemerintah Malaysia mengecam langkah Australia untuk mengakui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota..
13 jam yang lalu

Guntur Romli: Baliho PSI Juga Dirusak, Tapi Kami Tidak Cengeng.. Kami Lawan!

Baliho dan Spanduk Caleg Kami Dirusak, Bahkan Di-Cap PKI, tapi kami tidak cengeng, kami tidak menangis. Kami laporkan, kami lawan
21 jam yang lalu

Klarifikasi Soal Tudingan Perusakan Baliho, SBY: Saya Tak Pernah Tuduh PDIP

Saya tidak pernah menuduh PDI Perjuangan di balik apa yang dilakukan kemarin, (perusakan atribut PD) tidak pernah (menuduh)
22 jam yang lalu

Setelah dari Pekanbaru Riau, Jokowi Terbang ke Jambi Temui Ribuan Babinsa

Beritacenter.COM - Usai menjalankan serangkaian agenda di Pekanbaru, Riau, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung..
23 jam yang lalu

Ikuti Saran Megawati, Kapitra Urung Polisikan SBY Terkait Tudingan Perusakan Baliho

Saya sudah di Polda Riau, tadi saya kan ingin melaporkan SBY. Tapi kata Ketum, kita bagaimanapun harus menghormati..
1 hari yang lalu

Soal Jukir Keroyok Anggota TNI, Menhan: Berani Lawan Polisi, Tentara, Hukum Seberat-Beratnya

Itu (pengeroyokan TNI) tidak boleh terjadi, harusnya saling menghormati. Tentara sudah ngalah, kok, kepalanya..
1 hari yang lalu

Jokowi Ingin Rakyatnya Tidak Manja dan Tahan Banting

Beritacenter.COM - Harapan yang tinggi diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun sumber daya..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi