Sabtu, 19 Januari 2019 - 18:58 WIB

Busuknya Persepakbolaan Indonesia, Tubuh PSSI Diselimuti Korupsi

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 12 Januari 2019 | 07:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Bobroknya kasus persepakbolaan di tanah air bukan kali ini saja terjadi, bahkan kasus demi kasus sampai dugaan praktik pengaturan skor juga tampaknya sudah menjadi tradisi tersendiri bagi dunia jenis olahraga tersebut.

Sebut saja dalam kasus nyeleneh pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang pada hari Minggu (26/10/2014) lalu.

Dimana dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Sasana Krida, Sleman, Yogyakarta tersebut telah terjadi 5 (lima) gol bunuh diri yang dilakukan kedua tim itu.

Dimana dalam catatan sejarah yang ada dalam pertandingan tersebut, Gol untuk PSS diciptakan oleh pemain-pemain PSIS, yakni Fadly Manan (90) dan Koemadi (90 dan 90+3). Sementara itu, gol PSIS dihasilkan oleh gol bunuh diri pemain PSS, Hermawan (86) dan Agus Setiawan (88).

Tidak hanya itu, terlalu kentara sekali jika pertandingan tersebut hanya by design dan memang terdirect oleh sesuatu karena saat menit-menit terakhir, bola hanya dimainkan oleh masing-masing tim tanpa ada upaya saling menyerang. Bahkan di tengah-tengah pertandingan sempat ada penundaan pertandingan karena ada salah satu pemain yang mendadak terjatuh tanpa alasan dan pihak penyelenggara menyebut pemain tersebut mengalami cidera.

Selanjutnya usut punya usut, salah satu alasan yang terdengar dari nyelenehnya pertandingan dua kesebelasan tersebut karena alasan mereka tidak ingin bertanding melawan Borneo FC karena persoalan teknis.

Kondisi ini membuat Borneo FC meraih 10 poin dan unggul di peringkat dua seletah Martapura FC.

Kapolri Turun Tangan

Karena kasus pengaturan skor semacam itu makin marak dan dianggap menjadi momok tersendiri bagi dunia persepakbolaan tanah air, kini Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian menyatakan, pihak kepolisian akan membentuk satgas untuk menangani masalah pengaturan skor (match fixing) di sepak bola Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Tito dalam tayangan Mata Najwa episode PSSI Bisa Apa Jilid 2, Rabu (19/12/2018) malam.

"Melihat fakta-fakta yang ada, ini sudah waktunya bagi kepolisian untuk menangani masalah pengaturan skor," ujar Jenderal Tito.

Menurut Tito, masalah pengaturan skor yang terjadi dalam dunia sepakbola Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak lama.

Hanya saja, kurangnya bukti menjadi satu ganjalan kepolisian untuk mengungkap praktik kotor tersebut.

Ketegasan Kapolri dalam upaya pengungkapan dan penuntasan kasus pengaturan skor dan mafia bola itu, kini Satgas Antimafia Bola telah menangkap empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih.

Dwi Riyanto yang menjabat sebagai anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berperan sebagai perantara antara pemesan skor dengan wasit yang bisa diajak 'kompromi' dalam praktik pengaturan skor di pertandingan sepak bola.

"(Perannya) sama seperti tersangka J (Johar), sebagai broker, penerima dana," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Sementara Johar berperan dalam menentukan klub di grup dan mengatur jadwal pertandingan.

Kemudian bersama Priyanto yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit, Johar memilih sejumlah wasit yang bisa diajak 'kompromi' untuk sebuah pertandingan.

Sementara Anik yang merupakan anak Priyanto berperan mengumpulkan pembayaran biaya pengaturan skor pertandingan dari manajer yang ingin klubnya dimenangkan. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi dengan Priyanto dan Johar.

Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. 

Pengembangan Kasus

Dalam rangka upaya pengembangan kasus tersebut, kini kepolisian juga tengah mengorek keterangan dari Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.

"Ratu Tisha hadir dan lagi diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola," terang Dedi juga.

Mafia Bola Rugikan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) pernah menyampaikan catatan data atas dugaan korupsi dana APBN dan APBD di tubuh PSSI serta sejumlah klub Liga Super Indonesia (LSI).

ICW menduga, dana yang dikorupsi setiap tahunnya mencapai Rp 720 miliar. Angka itu dihitung dari dana yang disinyalir telah dikorupsi pengurus PSSI dan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi domisili klub sepak bola yang bernaung di bawah kompetisi PSSI.

Sekadar informasi, terdapat sekitar 30 klub Divisi Utama dan 18 klub LSI yang bermain dalam kompetisi yang digelar PSSI setiap tahunnya.

"Total kerugian 720 miliar," ujar peneliti muda ICW Apung Widadi kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/1/2011).

Apung mengatakan, data dugaan korupsi PSSI tersebut sudah diserahkan ke KPK.

"Untuk wilayah Semarang diperkirakan ada kerugian negara tahun 2004 hingga 2009 sebesar Rp2,5 miliar," ungkapnya.

Modus yang digunakan dalam korupsi PSSI beragam dan selalu berganti setiap tahunnya.





Fokus : Sepak Bola


#PSSI #Mafia Bola #Satgas Anti Mafia Bola #Skandal Sepak Bola Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






38 menit yang lalu

Keren !! Presiden Jokowi Bangun Rumah Subsidi Untuk Persaudaraan Pangkas Rambut Garut

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pastikan pemerintah akan membangun perumahaan bersubsidi yang akan..
1 jam yang lalu

Satu Dari Tiga Pelaku Pencurian Motor, Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi

Beritacenter.COM - Sholahudin, Septian Erik dan Kurdi Efendi, Ketiganya tidak berdaya saat diamankan dan digelandang..
2 jam yang lalu

"Sakit Hati" Sering Dituduh Curi HP dan Tidak Pernah Dikasih Uang Makan, Dua Pemuda Nekat Bunuh Bosnya...

Beritacenter.COM - Di hadapan polisi kedua pelaku pembunuhan, yaitu Syaifur Rizal alias Ijang dan Ari alias Mat,..
3 jam yang lalu

Kecewa Dengan Hasil Debat Perdana, 20 Ribu Pendukung Prabowo-Sandi "Pindah" Ke Jokowi-Amin

Beritacenter.COM - Banyak sekali para pendukung Prabowo-Sandi yang kecewa dengan hasil debat perdana, (17/1/2019),..
4 jam yang lalu

Nyamar Jadi Orang Telkom, Dua Pelaku Pencuri Kabel Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Dua orang pemuda yang berpura-pura sebagai pegawai indihome, diamankan polisi setelah..
5 jam yang lalu

Masuk Rumah Janda Ditengah Malam, Yanto Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Yanto (38) berhasil diamankan polisi setelah nekat melakukan aksi pencurian disebuah rumah warga...
5 jam yang lalu

Mulia! Jokowi Akan Bebaskan Abu Bakar Baasyir Dengan Tiga Opsi Ini

BeritaCenter.com – Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang lama mendekam di balik jeruji penjara atas vonis 15..
6 jam yang lalu

The Habibie Center Sebut Jokowi-Ma'ruf Dinilai Paling Menguasai Persoalan Saat Debat

Beritacenter.COM - Debat pertama pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin disampaikan Pengamat Politik dari The..
6 jam yang lalu

Media Internasional Nilai Jokowi Unggul Atas Prabowo Saat Debat Perdana

BeritaCenter.com – Debat perdana Capres-Cawapres antara paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan..
7 jam yang lalu

KKB Serang Anggota TNI Saat Antar Logistik di Disrik Yambi Papau, Satu Orang Tewas

BeritaCenter.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua melancarkan askinya menyerang anggota Tentara..
7 jam yang lalu

Presiden Trump Akan Umumkan Terkait Shutdown Pemerintahan AS

Beritacenter.COM - Presiden Donald Trump pemimpin negara adii daya Amerika Serikat(AS) membuat sebuah pengumuman..
7 jam yang lalu

Waspada! Gunung Agung Kembali Erupsi

BeritaCenter.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga sekitar Gunung Agung di..
8 jam yang lalu

Presiden Jokowi Blusukan ke Sawah Disambut Ribuan Petani dan Warga

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo saat berada di Garut melakukan blusukan ke sawah, Sabtu (19/1/2019) pagi...
9 jam yang lalu

Jangan Anggap Militer Indonesia Lemah !

Beritacenter.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggertak negara lain agar tidak macam-macam masuk ke..
10 jam yang lalu

Gubernur Anies Dituding Masa Bodoh Dengan Kondisi Tanah Abang Yang Berantakan

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diminta belajar dari mantan Gubernur Joko Widodo dan..
11 jam yang lalu

Ratusan Warga Kebumen Dievakuasi dari Banjir

Beritacenter.COM - Ada 560 warga tiga desa di Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah dievakuasi akibat banjir satu..
13 jam yang lalu

Ingin Tidur Nyenyak ? Lakukan 6 Teknik Bernapas ini

Beritacenter.COM - Tidur merupakan suatu kegiatan sehari - hari yang wajib dilakukan. ayangnya, tidak sedikit orang..
14 jam yang lalu

Usai Bebas, Ahok Akan Menikah Lagi 15 Februari?

Beritacenter.COM - Setelah bebas dari masa tahanannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikabarkan akan melepas masa..
15 jam yang lalu

Selundupkan Sabu dan Pil Eksasi di Kemasan Lele dan Teri Medan, 11 Orang Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polda Metro Jaya mengamankan 11 orang yang merupakan jaringan narkoba Banjarmasin -..
16 jam yang lalu

Jelang Lawan Chelsea, Arsenal Dituntut Untuk Menang

Beritacenter.COM - Arsenal akan menjamu laga derby melawan Chelse pada pekan ke 23 Liga Primier Inggris, Minggu..
17 jam yang lalu

Ulama Bogor Barat Deklarasikan Dukung Jokowi - Maruf Amin

Beritacenter.COM - Sejumlah ulama kiai, ustaz dan pesanteren di Bogor Barat mendekrasikan mendukung pasangan nomor..
18 jam yang lalu

Strategi Ma'ruf Amin Dapatkan Suara 60 persen di Banten

Beritacenter.COM - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 KH Ma'ruf Amin sudah mempunyai strategi khusus untuk..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi