Selasa, 19 Maret 2019 - 08:19 WIB

Busuknya Persepakbolaan Indonesia, Tubuh PSSI Diselimuti Korupsi

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 12 Januari 2019 | 07:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Bobroknya kasus persepakbolaan di tanah air bukan kali ini saja terjadi, bahkan kasus demi kasus sampai dugaan praktik pengaturan skor juga tampaknya sudah menjadi tradisi tersendiri bagi dunia jenis olahraga tersebut.

Sebut saja dalam kasus nyeleneh pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang pada hari Minggu (26/10/2014) lalu.

Dimana dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Sasana Krida, Sleman, Yogyakarta tersebut telah terjadi 5 (lima) gol bunuh diri yang dilakukan kedua tim itu.

Dimana dalam catatan sejarah yang ada dalam pertandingan tersebut, Gol untuk PSS diciptakan oleh pemain-pemain PSIS, yakni Fadly Manan (90) dan Koemadi (90 dan 90+3). Sementara itu, gol PSIS dihasilkan oleh gol bunuh diri pemain PSS, Hermawan (86) dan Agus Setiawan (88).

Tidak hanya itu, terlalu kentara sekali jika pertandingan tersebut hanya by design dan memang terdirect oleh sesuatu karena saat menit-menit terakhir, bola hanya dimainkan oleh masing-masing tim tanpa ada upaya saling menyerang. Bahkan di tengah-tengah pertandingan sempat ada penundaan pertandingan karena ada salah satu pemain yang mendadak terjatuh tanpa alasan dan pihak penyelenggara menyebut pemain tersebut mengalami cidera.

Selanjutnya usut punya usut, salah satu alasan yang terdengar dari nyelenehnya pertandingan dua kesebelasan tersebut karena alasan mereka tidak ingin bertanding melawan Borneo FC karena persoalan teknis.

Kondisi ini membuat Borneo FC meraih 10 poin dan unggul di peringkat dua seletah Martapura FC.

Kapolri Turun Tangan

Karena kasus pengaturan skor semacam itu makin marak dan dianggap menjadi momok tersendiri bagi dunia persepakbolaan tanah air, kini Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian menyatakan, pihak kepolisian akan membentuk satgas untuk menangani masalah pengaturan skor (match fixing) di sepak bola Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Tito dalam tayangan Mata Najwa episode PSSI Bisa Apa Jilid 2, Rabu (19/12/2018) malam.

"Melihat fakta-fakta yang ada, ini sudah waktunya bagi kepolisian untuk menangani masalah pengaturan skor," ujar Jenderal Tito.

Menurut Tito, masalah pengaturan skor yang terjadi dalam dunia sepakbola Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak lama.

Hanya saja, kurangnya bukti menjadi satu ganjalan kepolisian untuk mengungkap praktik kotor tersebut.

Ketegasan Kapolri dalam upaya pengungkapan dan penuntasan kasus pengaturan skor dan mafia bola itu, kini Satgas Antimafia Bola telah menangkap empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih.

Dwi Riyanto yang menjabat sebagai anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berperan sebagai perantara antara pemesan skor dengan wasit yang bisa diajak 'kompromi' dalam praktik pengaturan skor di pertandingan sepak bola.

"(Perannya) sama seperti tersangka J (Johar), sebagai broker, penerima dana," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Sementara Johar berperan dalam menentukan klub di grup dan mengatur jadwal pertandingan.

Kemudian bersama Priyanto yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit, Johar memilih sejumlah wasit yang bisa diajak 'kompromi' untuk sebuah pertandingan.

Sementara Anik yang merupakan anak Priyanto berperan mengumpulkan pembayaran biaya pengaturan skor pertandingan dari manajer yang ingin klubnya dimenangkan. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi dengan Priyanto dan Johar.

Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. 

Pengembangan Kasus

Dalam rangka upaya pengembangan kasus tersebut, kini kepolisian juga tengah mengorek keterangan dari Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.

"Ratu Tisha hadir dan lagi diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola," terang Dedi juga.

Mafia Bola Rugikan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) pernah menyampaikan catatan data atas dugaan korupsi dana APBN dan APBD di tubuh PSSI serta sejumlah klub Liga Super Indonesia (LSI).

ICW menduga, dana yang dikorupsi setiap tahunnya mencapai Rp 720 miliar. Angka itu dihitung dari dana yang disinyalir telah dikorupsi pengurus PSSI dan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi domisili klub sepak bola yang bernaung di bawah kompetisi PSSI.

Sekadar informasi, terdapat sekitar 30 klub Divisi Utama dan 18 klub LSI yang bermain dalam kompetisi yang digelar PSSI setiap tahunnya.

"Total kerugian 720 miliar," ujar peneliti muda ICW Apung Widadi kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/1/2011).

Apung mengatakan, data dugaan korupsi PSSI tersebut sudah diserahkan ke KPK.

"Untuk wilayah Semarang diperkirakan ada kerugian negara tahun 2004 hingga 2009 sebesar Rp2,5 miliar," ungkapnya.

Modus yang digunakan dalam korupsi PSSI beragam dan selalu berganti setiap tahunnya.





Fokus : Sepak Bola


#Satgas Anti Mafia Bola #Mafia Bola #PSSI #Skandal Sepak Bola Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






35 menit yang lalu

Jokowi Unggul Tipis di Survei SMRC, TKN: Alhamdulillah

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf AMin bersyukur dengan hasil survei SMRC di wilayah..
1 jam yang lalu

TKN: Penampilan Ma'ruf di Panggung Debat Kejutkan Milenial

Beritacenter.COM - Menanggapi penampilan cawapres 01 Ma'ruf Amin saat debat cawapres, anggota Tim Kampanye Nasional..
1 jam yang lalu

Gara-gara Selebrasi, Ronaldo Terancam Tak Bisa Main di Liga Champions

Beritacenter.COM - Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) resmi mendakwa megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo karena..
2 jam yang lalu

Nah Lho Cawapres Sandi Ketahuan Hoaks, Pasien Kanker Ini Akui Masih Dibiayai BPJS

Beritacenter.COM - Sosok Bu Lis, perempuan asal Sragen, Jawa Tengah mendadak viral di media sosial setelah namanya..
3 jam yang lalu

Cawapres Ma'ruf Amin Sebut 4 Bingkai Ini Bisa Majukan Bangsa

Beritacenter.COM - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin dalam safari politiknya memastikan bangsa yang maju..
4 jam yang lalu

Ini Dia Nama-nama Pemain Timnas U-23 Yang Dibawa ke Vietnam

Beritacenter.COM - Dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam yang dimulai pada 22 hingga 26 Maret nanti, ada..
5 jam yang lalu

Penampilan Debat Cawapres Ma'ruf Amin Dinilai Melampaui Harapan

Beritacenter.COM - Debat Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin di debat ketiga Pilpres 2019 dinilai melebihi..
5 jam yang lalu

Punya Visi Sama Dengan Gus Dur Jadi Alasan Yenny Wahid Dukung Jokowi-Amin

Beritacenter.COM - Aktivis wanita Indonesia, Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid mendukung pasangan..
7 jam yang lalu

Gagasan UN Dihapus, DPR: Kualitas Pendidikan Antar Daerah Jomplang

Beritacenter.COM - Gagasan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menuai kontra. Ketua DPR RI Bambang..
8 jam yang lalu

Sektor Ini Bisa Perkuat Nilai Mata Uang Rupiah

Beritacenter.COM - Dalam pengembangan sektor pariwisata dinilai paling banyak menyumbang devisa dan merupakan langkah..
8 jam yang lalu

Kerabat Capres Prabowo Subianto Bobol 50 Kali ATM Uang Nasabah Bank

Beritacenter.COM - Pelaku pembobolan ATM bernama Ramyadjie Priyambodo(RP) bermodus skimming saat beraksi selalu..
9 jam yang lalu

Cawapres Ma'ruf Amin Ziarah ke Makam Mbah Sayyid Sulaiman

Beritacenter.COM - Calon Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin dalam kunjungan ziarah ke makam Mbah Sayyid Sulaiman langsung..
10 jam yang lalu

Gagasan Cawapres Sandiaga Uno Hapus UN Akan Membuat Pelajar Malas Belajar

Beritacenter.COM - Program penghapusan Ujian Nasional(UN) yang dilakukan oleh Calon wakil presiden (cawapres) nomor..
10 jam yang lalu

Survei SMRC Terbaru: Jokowi Ungguli Prabowo di Banten

BeritaCenter.com – Elektabilitas capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengungguli..
10 jam yang lalu

Ibunda UAS Wafat, Ma'ruf Amin: Innalillahi Rojiun, Saya Sampaikan Bertakziah

BeritaCenter.com – Ibunda Ustaz Abdul Somad (UAS), Rohana meninggal dunia senin pagi (18/3). Cawapres 01..
11 jam yang lalu

Penilaian Netizen Soal Debat Cawapres, Ma'ruf Amin Dapat 98% Sentimen Positif, Sandi 79%

BeritaCenter.com – Debat ketiga Pilpres 2019 antara cawapres 01 Ma’ruf Amin dan Cawapres 02 Sandiaga Uno..
11 jam yang lalu

Berikut Sederet Barang Bukti yang Disita Polisi dari Rumah Ramyadjie

Beritacenter.COM - Keponakan capres Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo ditangkap polisi terkait kasus skimming..
11 jam yang lalu

Ma'ruf Amin Kalahkan Sandiaga di Semua Segmen Debat Cawapres, Ini Buktinya

BeritaCenter.com – Politicawave mengungkap hasil pantauannya atas percakapan dan penilaian netizen terhadap..
12 jam yang lalu

Pengakuan Peserta OK OCE DKI Jakarta Yang Tertipu Janji Manis Sandi

Beritacenter.COM - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno kembali menawarkan program OK OCE di debat ketiga..
13 jam yang lalu

TKN Jabarkan Perbedaan Dewan Riset dan Badan Riset yang Dijanjikan Ma'ruf

Beritacenter.COM - TKN Jokowi-Ma'ruf menjelaskan perbedaan Dewan Riset Nasional dengan Badan Riset Nasional..
13 jam yang lalu

TOP...! Slank #BarengJokowi "OGAH" Bareng Prabowo...

Beritacenter.COM - Grup band Slank mendukung penuh pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres)..
13 jam yang lalu

Beri Penilaian Debat Cawapres, Cak Imin: Skor 100, Ma'ruf 90, Sandiaga 10

Beritacenter.COM - Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberikan penilaian untuk..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi