Sabtu, 20 April 2019 - 19:22 WIB

Polisi Gerebek Home Industry Kosmetik Berbahaya

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 14 Januari 2019 | 19:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Jajaran Polres Mojokerto melakukan penggerebekan sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat produksi kosmetik ilegal di Kota Mojokerto, Sabtu(5/1). Seorang ibu rumah tangga Rahajeng Ratnasari alias Sari (29) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, namun tidak ditahan.

Dalam penggerabekan tersebut, polisi menyita sebanyak 350 kosmetik berbagai jenis, mulai dari sabun muka, krim pemutih, krim siang, krim malam, pelembab, lotion, krim pengencang kulit, dan toner pemutih kulit.

"Tersangka R ini sudah memproduksi kosmetik ilegal selam dua tahun," kata Sigit saat jumpa pers di kantornya, Jalan Bhayangkara, Senin(14/1).

Dalam operasinya, Sari menggunakan 2 modus untuk membuat kosmetik tanpa izin edar. Modus pertama adalah dengan membeli kosmetik yang sudah ada merknya, lalu kosmetik itu dicampur dengan air. Sehingga setiap kosmetik bisa dikemas ulagn menjadi 3 kemasan baru.

"Selain itu tersangka juga membeli bahan secara online, seperti sabun atau krim, kemudian disadur dan dikemas ulang oleh R dengan merk R Glow, merk buatan tersangka sendiri," terang sigit.

Selain tanpa izin edar, lanjut Sigit, kosmetik buatan Sari diduga berbahaya bagi kulit manusia. Menurut dia, kosmetik itu mengakibatkan efek iritasi pada kulit saat dicoba pada tangan salah seorang polwan Polres Mojokerto Kota.

"Secara umum hanya bisa melihat indikasi dampak negatif terhadap kulit, untuk spesifiknya kami tunggu hasil laboratorium di BPOM dan Labfor," terangnya.

Kosmetik buatan Sari, kata Sigit, dijual dengan harga bervariasi di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Paling murah berupa sabun wajah dijual tersangka Rp 15 ribu. Sementara satu paket berisi krim siang dan malam, serta sabun wajah dibanderol Rp 100 ribu. Setiap harinya ibu satu anak itu meraup keuntungan Rp 200-300 ribu.

"Penjualannya dilakukan secara online dan juga door to door ke para kenalan tersangka," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Sari dijerat dengan Pasal 197 subsider Pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) dan Pasal 9 ayat (1) UU RI No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hukuman penjara maksimal 15 tahun sudah menantinya.

Namun, polisi memilih tak menahan tersangka. Sigit berdalih, Sari tak akan melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti. Selain itu, tersangka juga harus merawat anaknya yang masih kecil.

"Tersangka kami minta wajib lapor," tandasnya.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #Kosmetik Ilegal #Kosmetik berbahaya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 jam yang lalu

Real Count KPU Hingga Sabtu Siang: Jokowi Kian Menjauh Dari Kejaran Prabowo

BeritaCenter.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan penghitungan suara. Berdasarkan hasil real count..
4 jam yang lalu

KPI Tak Larang TV Tayangkan Hasil Quick Count, Ini Buktinya

BeritaCenter.COM – Banyak bermunculan pemberitaan yang seolah-olah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melarang..
5 jam yang lalu

Ngotot dan Klaim Dirinya Menang Pilpres, Pakar Psikologi UI: Prabowo Alami Gangguan Kejiwaan

BeritaCenter.COM - Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai Capres nomor 02 Prabowo Subianto..
6 jam yang lalu

MUI Serukan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Pemilu

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan tausiah Kebangsaan berisi tujuh seruan untuk menyikapi..
7 jam yang lalu

Para Kiai Pendukung Jokowi dan Prabowo Serukan Perdamaian Pasca Pilpres

Beritacenter.COM - Puluhan ulama kiai pimpinan pondok pesantren di daerah Jawa Timur melakukan pertemuan di kediaman..
8 jam yang lalu

Hasil Sementara Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul di Situng KPU

Beritacenter.COM -Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum( KPU) masih terus bergerak. Data..
9 jam yang lalu

Masyarakat Berikan Dukungan dan Semangat ke KPU Lewat Karangan Bunga

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum(KPU) dibanjiri oleh karangan bunga dari masyarakat yang memberikan dukungan..
9 jam yang lalu

Tim Jaguar Polres Depok Amankan PSK dan Pria Bawa Celurit

Beritacenter.COM - Tim Jaguar Polres Depok mengamankan pengendara motor yang membawa celurit dan wanita pekerja malam..
9 jam yang lalu

TKN Izinkan Pendukung Rayakan Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memberikan izin untuk merayakan kemenangannya..
11 jam yang lalu

Kompolnas : Jangan Nodai Pemilu 2019

Beritacenter.COM - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengucapkan bela sungkawa atas gugurnya 9 anggota polri..
11 jam yang lalu

Pemilu 2019 Selesai, Erick Tohir : Stop Saling Hujat, Kita Satu Bangsa

Beritacenter.COM - Pesta Demokrasi pemilihan Presden 2019 sudahlah berakhir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) calon..
12 jam yang lalu

Demi Datangkan Paul Pogba, Real Madrid Rela Korbankan Satu Pemain

Beritacenter.COM - Klub raksasa Spanyol, Real Madrid terus bebenah dengan mendatangkan pemain bintang. Salah satunya..
20 jam yang lalu

KPU Himbau Dua Kubu Hentikan Klaim Kemanangan

Beritacenter.COM -Masing-masing kubu peserta pemilu yang saling mengklaim kemenangan diminta agar menghentikan klaim..
21 jam yang lalu

Lombok Tengah Digoncang Gempa 5,0 SR

Beritacenter.COM - Gempa bumi berskala 5.0 skala richter(SR) mengguncang Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat..
21 jam yang lalu

Aplikasi Website KPU Down, Ini Tanggapan Praktisi IT Security Indonesia

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi..
21 jam yang lalu

Web KPU Down, Begini Tanggapan Praktisi IT Security

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi..
22 jam yang lalu

Suami Temukan Istrinya Tewas dalam Mobil di Parkiran Hotel Sawah Besar

Beritacenter.COM - Seorang perempuan bernama Indrawari Ciptadi (44) ditemukan tewas di dalam mobilnya yang..
22 jam yang lalu

9 Polisi Gugur Saat Amankan Pemilu

Beritacenter.COM - Dalam menjalankan tugas mengamankan dan menyukseskan jalannya Pemilu 2019, ada beberapa anggota..
22 jam yang lalu

Pro Prabowo Laporkan Lembaga Survei, Kompolnas: Harusnya ke Bawaslu, Bukan Bareskrim

Bahwa seluruh laporan terkait urusan Pemilu termasuk hasil Quick Count adalah yurisdiksi atau kewenangan Bawaslu pada..
23 jam yang lalu

Pemilu 2019 Selesai, Relawan Jokowi Setuju 'Cebong-Kampret' Dikubur

Beritacenter.COM - Pesta demokrasi Pemilu 2019 telah selesai dilaksanakan, direktur relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin,..
23 jam yang lalu

Klaim Kemenangan Prabowo Cederai Akal Sehat

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor..
1 hari yang lalu

Sujud Kemenangan Di Pilpres 2019 "Prabowo" Gak Malu Seperti 2014

Beritacenter.COM - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan kubu Pasangan Prabowo-Sandiaga tidak belajar..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi