Rabu, 20 Nopember 2019 - 17:49 WIB

Walapun "Keok" Di Debat Perdana Oleh Jokowi, Prabowo "Pokoke Joget"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 18 Januari 2019 | 13:29 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Saya mengikuti dengan serius debat perdana Pilpres. Dari gelagat Prabowo-Sandi saat memasuki arena debat, terpercik kesombongan dan keangkuhan keduanya. Hal itu terlihat dari senyum percaya diri hebat disertai sinis dari bibir Prabowo.

Saya pun bertanya, apa gerangan yang membuat Prabowo-Sandi begitu sombong saat memasuki arena debat? Jawabannya terbongkar saat keduanya meluncurkan pertanyaan mematikan kepada Jokowi-Ma’ruf. Rupanya pertanyaan itulah yang menjadi senjata maut mereka.

Baik Prabowo maupun Sandiaga, telah yakin benar pertanyaan mematikan mereka. Ketika senjata mustika itu dikeluarkan, maka Jokowi langsung KO. Lalu apa senjata maut berupa pertanyaan maut yang dikantongi Prabowo-Sandi itu?

Hanya satu, yakni soal kepala daerah, gubernur, bupati jika mendukung Jokowi, maka kasusnya menguap. Sementara jika berlawanan dengan Jokowi, maka mereka dikejar-kejar aparat. Ada Kades yang karena tidak mendukung pasangan nomor 01 tetapi mendukung pasangan nomor 02, ditangkap.

Pertanyaan Prabowo-Sandi ini sepintas lalu mematikan Jokowi. Mengapa? Karena narasi selama ini memang telah dibangun demikian oleh kubu Prabowo-Sandi. Opini kubu Prabowo pun termakan narasi itu dan menganggap hal itu fakta. Lalu apa tangkisan Jokowi?

Jokowi to the point. “Jangan menuduh Pak Prabowo”, tegas Jokowi. “Kalau ada bukti, sampaikan kepada aparat. Laporkan. Jangan langsung grasa-grusu, menuduh sana-sini, melakukan konferensi pers tentang seseorang wanita yang mukanya bengkak-bengkak lalu dibilang telah dianiaya. Padahal orang itu ternyata operasi plastik”, balas Jokowi telak.

Jawaban Jokowi ini sangat telak, langsung mematikan Prabowo-Sandi. Ini serangan balik bagaikan rudal nuklir. Langsung membungkam kubu Prabowo. Saya lihat pendukung-pendukung Prabowo yang ada di belakangnya, diam dan tak berkutik. Saat itu sebenarnya debat sudah selesai, Jokowi menang telak.

Mengapa Prabowo pingsan mendengar tangkisan Jokowi itu? Karena serangan menohok begitu runtut Jokowi adalah fakta yang tak terbantahkan. Masyarakat sudah tahu betul bagaimana Prabowo langsung melakukan konferensi pers tentang muka bonyok Ratna Sarumpaet, tetapi ternyata hoax.

Setelah serangan balik mematikan Jokowi ini, saya lihat Prabowo kembali membangun serangan, tetapi sudah lunglai. Tenaganya sudah hilang 60 persen. Serangan balik pertama Jokowi itu langsung menghancur-leburkan Prabowo. Ketika Prabowo kembali bangun dengan titik darah penghabisan, Jokowi kembali menyerang dengan senjata maut lainnya.

Saat Prabowo membangun narasi bahwa dia akan mengikis habis korupsi dan memenjarakan langsung kadernya yang korup, Jokowi langsung melancarkan serangan maut lainnya. Jokowi bertanya:

“Ada 6 mantan narapidana dari kader Partai Gerinda yang menjadi caleg. Nama pengajuan mereka ditanda-tandangani oleh Ketua Umum, yakni Pak Prabowo sendiri. Lalu mengapa keenam calon itu yang sudah terbukti korupsi disetujui menjadi caleg?” tanya Jokowi menggelegar.

Prabowo menjawab linglung. Pertama ia tidak tahu data itu. Bahkan ia lagi-lagi menuduh pihak lain bahwa itu hanya tuduhan. Tetapi ketika ditunjukkan bahwa itu bukan tuduhan tetapi fakta, Prabowo akhirnya pasrah.

“Ya kalau mereka masih mau dipilih oleh masyarakat dan hukum mengijinkan mereka, ya silahkan maju sebagai caleg. Namun ingat korupsi mereka mungkin kecil-kecil dan tidak seberapa”, tangkis Prabowo mengharukan.

Jelas inkonsistensi dari pernyataan melawan korupsi. Jelas jawaban Prabowo ini semakin membuatnya hancur-lebur.

Dan moment puncak kehancuran Prabowo ketika Jokowi memberikan pesan pamungkas yang menjadi bencana bagi Prabowo.

“Kami, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin, tidak punya beban masa lalu. Kami tidak punya jejak sebagai penculik, kami tidak punya jejak sebagai koruptor, kami tidak punya jejak sebagai pelanggar HAM, kami akan sekuat tenaga memajukan bangsa Indonesia ini, menjadi bangsa yang maju”, tegas Jokowi membahana.

Pesan pamungkas ini jelas menghantam telak ulu hati Prabowo. Jejak hitam Prabowo sebagai penculik, pelanggar HAM, jelas tersayat oleh pesan Jokowi itu. Dan ketika Prabowo mendapat giliran menyampaikan pesan, idenya sudah tidak lagi bergairah, mati suri.

Dengan sisa-sisa nafasnya, Prabowo mencoba mengulang retorika bocor dan bocor. Ia berjanji akan mensejahterakan rakyat, menaikkan gaji pegawai besar-besaran dan berkali-kali lipat dengan meningkatkan 16 persen ratio pajak. Mimpi.

Saya melihat di akhir debat, para pendukung Prabowo hanya bisa menggigit jari. Wajah mereka pucat-pasi. Wajah Amin Rais terlihat semakin berkerut. Debat yang diharapkan dimenangkan oleh Prabowo, ternyata justru kalah telak akibat hoax yang selama ini dilancarkannya. Ternyata mereka memanen karma.

Saya yakin apa yang terjadi di tahun 2014 akan kembali terjadi. Apa itu? Prabowo kalah Pilpres karena kalah debat dengan Jokowi. Begitulah kura-kura.

#17AprilJokowiTetapPresiden.

Salam Seword,

Asaaro Lahagu

 

Video Debat Pilpres 2019, Prabowo Joget-joget Saat Debat :





Fokus : Debat Capres


#Jenderal Kardus #Prabowo Keok #Jokowi Hebat #17 April Jokowi Tetap Presiden #Jokowi-KH Ma'ruf #Jokowi VS Prabowo #Debat Kemenangan Jokowi #Debat 01 Jokowi #Debat 1 Terbukti Kerjanya #Hoax Prabowo Saat Debat #Perbedaan Jokowi vs Prabowo Saat Debat


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

Ini Tanggapan Ketua KPK Terpilih Soal Pegawainya Bakal Jadi ASN

Beritacenter.COM - Kepala Kabarhankam Mabes Polri yang juga merupakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)..
29 menit yang lalu

Tak Masalahkan Pegawai KPK Jadi ASN, Irjen Firli: Yang Penting Sejahtera, Gaji Tak Boleh Turun

Bukan kebijakan, tapi melaksanakan UU. Nggak ada kebijakan aneh-aneh, yang pasti seluruh pegawai harus tetap..
49 menit yang lalu

Kapolri Intruksikan Jajaranya Tak Pamer Kemawahan, Wapres Ma'ruf Amin : Bagus Untuk Ditiru di Instansi Lain

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendukung kebijakan Kapolri Jendral Idham Azis mengenai perturan..
1 jam yang lalu

Bahas Terorisme di Laut Indonesia, Kabakamla Sambangi Kemenko Polhukam

Beritacenter.COM - Bahas soal ancaman di kelautan Indonesia, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Achmad..
1 jam yang lalu

Kapolri Beri Penjelasan Soal Pencopotan Kapolres Kampar

Beritacenter.COM - Pencopotan AKBP Asep Darmawan dari Kapolres Kampar mendapat pertanyaan dari Komisi III DPR RI...
1 jam yang lalu

Ratusan Wartawan di Turki Masih Ditahan oleh Pemerintah Setempat

Diketahui juga jika Turki telah mendeklarasikan status gawat darurat tak lama setelah terjadi sebuah upaya kudeta..
1 jam yang lalu

Serahkan Surat Kewarganegaraan, BNPT: Istri Napiter Umar Patek Resmi Jadi WNI

Hari ini kami menyerahkan surat kewarganegaraan dari istri Umar Patek. Karena beritikat yang baik, dan juga..
1 jam yang lalu

Presiden Joko Widodo Terima Surat Kepercayaan dari 14 Duta Besar

Diketahui juga jika penyerahan surat kepercayaan menandai dimulainya penugasan resmi para duta besar di Indonesia...
2 jam yang lalu

Tottenham Hotspurs Tunjuk Jose Mourinho Jadi Pelatih

Beritacenter.COM - Tottenham Hotspurs resmi menunjuk Jose Mourinho menjadi pelatih menggantikan Mauricio Pochettino...
2 jam yang lalu

Begini Rencana Pemerintah Pindahkan ASN ke Ibu Kota Baru

Beritacenter.COM - Badan Perencanaan dan Pembuangan Nasional (Bappenas) telah merencanakan pemindahan Aparatur Sipil..
2 jam yang lalu

Warga Papua Menolak HUT OPM

Masyarakat Papua secara tegas menolak HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember 2019. Kebanyakan..
2 jam yang lalu

Densus 88 Amankan Bahan Peledak di Rumah Terduga Teroris di Gunung Kidul

Beritacenter.COM - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengamankan dua orang pria berinisal AU alias MKN di Dusun Ngunut..
3 jam yang lalu

Ahok Adalah Sebuah Kategori

Siapa diri Ahok yang sebenarnya ? Akan berakhir bagaimana kah ia ? Tersedia Surga atau neraka kah kelak diakhirat..
3 jam yang lalu

Bisakah Pasien Yang Sudah Pasang Ring Terkena Serangan Jantung?

Beritacenter.COM - Pemain sinteron(Pesinetron) bernama Cecep Reza sempat memasang ring jantung sebelum meninggal..
3 jam yang lalu

Gempa 3,0 Magnitudo Guncang Buleleng Bali

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan wilayah Bulelang Bali, diguncang..
3 jam yang lalu

MUI Nilai Sukmawati Tidak Paham Agama

Beritacenter.COM - Sukmawati Soekarnoputri terkait pernyataan yang membicarakan Soekarno dan Nabi Muhammad masih jadi..
4 jam yang lalu

Pake Baju Pertamina, AHOK Siap Benahi Pertamina

Beritacenter.COM - Sebelumnya nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan akan menjadi komisioner di Pertamina...
4 jam yang lalu

Ade Armando Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Penyidik Polda Metro Jaya melakukan panggilan terhdap Dosen UniversitasIndonesia (UI) Ade Armando..
4 jam yang lalu

Ada Ratusan Mobil Yang Masih Nunggak Pajak Diburu PKB

Beritacenter.COM - Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor(PKB) memburu ribuan mobil mewah yang menunggak pajak...
5 jam yang lalu

Hanya Tuhan yang Bisa Halangi Liverpool Jadi Juara

Diketahui juga jika Carragher telah memuji Juergen Klopp dan menilai pria asal Jerman itu selevel dengan pelatih..
5 jam yang lalu

Proyek Ibu Kota Baru Dikejar-kejar Oleh Para Investor Asing

Lebih lanjut Luhut juga menyebutkan jika negara-negara seperti Jepang, Hongkong, bahkan Pangeran Mahkota Abu Dhabi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi