Friday, 19 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg PKS Jakut

Bawaslu Jakarta Utara meneruskan temuan dugaan tindak pidana pemilu kampanye caleg DPRD DKI Jakarta Partai Keadilan Sejahtera Yusriah Dzinnun ke tahap penyidikan

Aisyah Isyana - 18/01/2019 17:57

Beritacenter.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara mendapati adanya dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh calon legislatif PKS dapil Jakut, Yusriah Dzinnun. Caleg PKS ini diduga telah melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dalam kampanye.

"Bawaslu Jakarta Utara meneruskan temuan dugaan tindak pidana pemilu kampanye caleg DPRD DKI Jakarta Partai Keadilan Sejahtera Yusriah Dzinnun ke tahap penyidikan," kata Ketua Koordinator Gakkumdu Bawaslu Jakut, Benny Sabdo, saat dihubungi, Jumat (18/1/2019).

Baca juga : Sebut Jokowi-Ma'ruf Menang Telak Debat, TKN: Retorika Prabowo-Sandi 'Jaka Sembung Naik Ojek'

Benny menjelaskan, dugaan pelanggaran ini terjadi saat Yusriah melakukan kampanye di Jl Luar Batang 3 No.9 RT 10/03, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (15/1). ASN dari Kemenag Jakut, Wirta Amin Assalaf, diduga terlibat dalam kampanye.

"Bawaslu Jakarta Utara telah melakukan penyelidikan terhadap perkara ini selama 14 hari kerja secara maraton," sebut Benny.

Saat ini, kasus dugaan pelanggaran kampanye itu telah diserahkan Bawaslu Jakut ke Polres Metro Jakut. Bawaslu menyebut Yusriah diduga tela melanggar Pasal 280 ayat (2) huruf f dan ayat (3) juncto Pasal 493 dan Pasal 494 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam kasus ini, terdapat tiga orang terlapor yakni, Yusriah Dzinnun, Iko Setiawan, dan Wirta Amin Assalaf. "Terlapor tersebut terancam dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta," jelas Benny.

Baca juga : PPP Bangga Jokowi Sebut Baharuddin Lopa dalam Debat Pilpres 2019

Terkait adanya temuan ini, Bawaslu DKI Jakarta juga turut melakukan penyelidikan terkait dugaan politik uang yang diduga melibatkan Ketua RT. Hal itu dilakukan lantaran Bawaslu menerima laporan dari masyarakat di Jakarta Barat.

"Ada laporan dari masyarakat, foto beberapa Ketua RT ada di spanduk caleg," kata Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi ketika dihubungi terpisah.

Menurutnya, terdapat belasan foto ketua RT yang terpasang di spanduk salah selah seroang caleg. Paudi mengaku akan segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor guna mengusut kasus tersbut.

"Kami telusuri apa keuntungan yang didapat ketua RT, apakah ada uang di situ," sebut Puadi.




Berita Lainnya

Pengamat Sebut PA 212 Tak Bisa Mengatur Prabowo

16/07/2019 17:52 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA