Saturday, 20 Apr 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Mulia! Jokowi Akan Bebaskan Abu Bakar Baasyir Dengan Tiga Opsi Ini

Lukman Salasi - 19/01/2019 13:05

BeritaCenter.com – Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang lama mendekam di balik jeruji penjara atas vonis 15 tahun penjara sejak 2011 akan segera bebas. Presiden Joko Widodo berniat akan segera membebaskan sang Ustadz.

Keputusan itu diambil Jokowi berdasarkan pertimbangan yang panjang, termasuk mempertimbangkan kemanusiaan dari sisi keamanan dan kesehatan Ba'asyir.

"Faktor kemanusiaan. Artinya, beliau sudah sepuh. Ya faktor kemanusiaan. Termasuk kondisi kesehatan," kata Jokowi, Jumat (18/1/2019).

Jokowi menyebut pembahasan tentang pembebasan Ba'asyir sudah dilakukan sejak awal 2018 melalui pertimbangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menko Polhukam Wiranto, dan pakar hukum Yusril Ihza Mahendra.

"Ini pertimbangan yang panjang, pertimbangan sisi keamanan dengan Kapolri, pakar, dan terakhir dengan Pak Yusril," katanya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Pas Kemenkum HAM) Ade Kusmanto, mengatakan ada tiga opsi yang bisa dilakukan Presiden Jokowi untuk membebaskan Ba’asyir.

"Yang jelas, Ustaz ABB (Abu Bakar Ba'asyir) bisa bebas melalui bebas murni, bebas bersyarat, dan grasi presiden dengan alasan kemanusiaan," sebut Ade.

Ade menyebut opsi bebas murni belum bisa dilakukan karena memang masa hukuman yang dijalani Ba'asyir belum tuntas.

Sedangkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Jawa Barat Abdul Haris berbicara mengenai kemungkinan pilihan terakhir itu. Dia menyebut pertimbangan terbaik pembebasan Ba’asyir soal kemanusiaan.

"Paling grasi bisa atau dia kan sakit permanen, memungkinkan," ucap Abdul.

Seperti diketahui, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menjalani hukuman pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor karena kasus terorisme saat itu.




Berita Lainnya

KPU Himbau Dua Kubu Hentikan Klaim Kemanangan

19/04/2019 23:03 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA