Friday, 19 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

Soal Hoax Ijazah Palsu Jokowi, TKN: Beliau Lulusan UGM, Bagaimana Bisa Ijazah Palsu

Beliau itu lulusan S1 UGM. Bagaimana bisa dikatakan ijazah palsu sementara beliau lulusan UGM, lho wong untuk masuk ke perguruan tinggi saja membutuhkan ijazah SMA

Aisyah Isyana - 20/01/2019 18:59

Beritacenter.COM - Terduga penyebar hoax ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Umar Kholid Harahap (28), berhasil diringkus polisi. Menanggapi adanya berita bohong itu, TKN Jokowi Ma'ruf memastikan jika Jokowi tak mungkin memiliki ijazah palsu.

"Soal ijazah palsu ini jelas menyalahi akal sehat. Tidak mungkin Pak Jokowi memiliki ijazah palsu," ungkap Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi Minggu (20/1/2019).

"Beliau itu lulusan S1 UGM. Bagaimana bisa dikatakan ijazah palsu sementara beliau lulusan UGM, lho wong untuk masuk ke perguruan tinggi saja membutuhkan ijazah SMA. Gampang saja untuk memverifikasinya, lha SMA-nya juga masih ada. Tinggal tanya saja sama sekolahnya," sambungnya.

Baca juga :

Menurutnya, peredaran isu hoax ijasah palsu Jokowi merupakan bagian dari upaya untuk menjatuhkan Jokowi. Untuk itu, Ace mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas adanya penyebaran hoax tersebut.

"Kami tentu mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut dengan tuntas penyebaran hoax ini. Kita harus menunggu pendalaman penanganan kasus ini dengan tuntas. Kita serahkan kepada polisi untuk mengusutnya secara hukum," jelasnya.

Ace juga mengimbau kepada para relawan dan tim pemenangan paslon Jokowi-Ma'ruf, untuk tidak menggunakan cara-cara yang kotor dengan memfitnah dan menyebarkan hoax seperti kasus tersebut.

"Kami minta kepada semua pihak, terutama Tim pemenangan paslon pilpres, untuk mengimbau kepada para pendukungnya jangan menggunakan cara-cara kotor dengan memfitnah dan menyebarkan hoax," lanjut Ace.

Untuk diketahui, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Prasetyo mengatakan bahwa hoax terkait ijazah palsu Jokowi disebarkan tersangka di akun media sosial miliknya. Kepada polisi, tersangka mengaku sengaja memposting ke medsos untuk mencari tau kebenaran ijazah palsu tersebut.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Umar dijerat dengan Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, dan/atau Pasal 207 KUHP. Dedi juga memastikan ijazah Jokowi asli, sebagaimana penjelasan pihak sekolah.

"Ijazah Pak Jokowi adalah asli, sesuai penjelasan sekolah," ucap Dedi.




Berita Lainnya

Pengamat Sebut PA 212 Tak Bisa Mengatur Prabowo

16/07/2019 17:52 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA