Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:03 WIB

Awas Termakan Hoax, Begini Urutan Kejadian Sebenarnya Hingga Menkominfo Tanya 'Yang Gaji Kamu Siapa'

Oleh : Lukman Salasi | Jumat, 01 Pebruari 2019 | 13:34 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.com – Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara soal ‘yang gaji kamu siapa’ ke salah satu pegawainya geger di media sosial. Banyak yang menggoreng hingga jadi viral.

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI Ferdinandus Setu menyayangkan kejadian yang ‘dimainkan’ oleh orang yang tidak bertanggungjawab itu.

"Kami menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh," tulis Ferdinandus.

Percakapan Rudiantara dan pegawai Kemkominfo terjadi di tengah-tengah acara Kominfo Next di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (31/01/2019). Percakapan mereka ditayangkan secara streaming di Youtube 'Kemkominfo TV'.

Berikut urutan lengkap pernyataan Menkominfo Rudiantara hingga percakapan dengan karyawan:

Rudiantara:

Sebelum saya akhiri, ada satu lagi yang saya minta pendapat teman-teman. Ini sebetulnya saya selalu katakan. Saya diminta pendapatnya untuk hal-hal yang harusnya teman-teman yang harusnya memutuskan, berkaitan dengan desain. Kalau desain, dua orang ditanya, pendapatnya bisa lebih dari dua karena selera. Kalau saya, selera saya bisa berbeda dengan teman-teman semua. jangan karena saya menteri, seleranya harus selera menteri. Nggak boleh. Kalau untuk kepentingan publik, seleranya harus selera publik

Gedung kita, kantor kita akan dililiti stiker lagi seperti Asian Games. Saya diminta untuk memutuskan, mana yang kita pilih stikernya. Saya katakan, nggak. Kita bawa, kebetulan ada acara ini, saya bawa ke sini. Tadinya votingnya melalui internet, lama, nggak praktis, terlalu ideal. Kita putuskan di sini. Nanti saya akan meminta teman-teman memilih, suaranya yang paling keras yang mana

Ini ada dua desain. Saya berikan waktu 20 detik untuk melihat. Di sebelah kiri ini desain nomor 1, di sebelah ujung sana desain nomor 2. Saya akan tanya kepada teman-teman, preferensi teman-teman itu memilih nomor 1 atau nomor 2

(Pegawai Kominfo bersuara)

Ntar, ntar, sebentar. Yang pegang mic saya. Teman-teman nanti bagiannya ada. Ini nomor 1, ini desain nomor 2. Saya mulai dari sebelah sini yangg agak kosong. Putar, putar. (mengarah ke kiri). Sebelah sini, pilih nomor 1 pilih nomor 2? Satu, terima kasih, lebih banyak 1, nomer 2-nya ada.

(Mengarah ke kanan) Yang sebelah sini, nomer 1 atau nomer 2? Ini dari IKP yang buat gimana? Oke nomer 2 lebih sedikit. (Bergeser lagi) Sebelah sana nomer 1 nomer 2? (Bergeser lagi) Sebelah sini? (Bergeser lagi) Sebelah sini? (Bergeser) Sebelah sana? (Bergeser) Sebelah sini?

Ini susah-susah gampang. Tidak ada kaitannya dengan pencoblosan Pilpres nanti. Jangan dikait-kaitkan dengan pencoblosan Pilpres. Kalau dikait-kaitkan dengan pencoblosan Pilpres, saya akan ambil hak otoritas saya untuk menetapkan. Tidak ada kaitannya dengan Pilpres.

Coba, ibu tadi yang nyoblos nomor 2, sini. Sini, sini. Ibu bilang nomer 2 atau 1? Ya sini 1. Sini. Mohon jangan ada yang merekam lalu diviralkan jadi hoax. Ayo cepet. Tadi yg nomer 1 di sini mana? (menunjuk ke arah berlawanan) Sini, sini.

(Pegawai Kominfo naik ke panggung, berdiri di depan desain nomor 2)

Rudiantara: Kenapa milih nomer ini?

Pegawai Kominfo: Bismillah. Mungkin terkait keyakinan aja pak. Keyakinan atas visi misi yang disampaikan oleh nomer 2. (Rudiantara tampak kaget, lalu mendekati pegawai Kominfo) Yakin aja

Rudiantara: Bu, ini tidak boleh dikaitkan dengan capres. Saya cuma tanya milih yang itu atau yang ini.

Pegawai Kominfo: (tertawa) Oh gambarnya. Ya nomor 2 pak karena kita sebagai warga negara yang baik, kita harus pastikan tempat, harus tahu ke depannya gimana yang untuk pemilu serentak ini, kita harus pastikan dulu aplikasi yang kita akan pakai untuk pemilihan pemilunya.

Rudiantara: Ibu nggak jujur mohon maaf. Ibu tidak jujur karena pesannya semua sama. Yang beda hanya warna dan desain. Nggak, saya katakan tadi. Kita tidak boleh kaitkan dengan pilpres. Ibu membawa, menyatakan keyakinan nomor 2, nggak ada urusannya bu. Saya cuma tanya bedanya ini apa. Yang beda warna, yang beda desain. saya tanya, alasannya apa. (jeda) Ooh kan...

Rudiantara: Mana yang satu tadi. (memanggil pegawai Kominfo lainnya) Cepat ayo. Kenapa lasannya milih ini? (sambil menunjuk desain nomor 1)

Pegawai Kominfo: Warnanya lebih cerah, pak. Lebih berwarna

Rudiantara: Itu lebih pas, karena kita bicara mengenai warna dan desain, tidak bicara mengenai keyakinan apalagi bicara mengenai platform. Saya terima alasannya nomor 1 tapi saya tidak bisa terima alasannya nomor 2. Karena, mohon maaf ibu tidak bicara soal desain. Ya nggak apa-apa terima kasih bu. Terima kasih

(Dua pegawai Kominfo turun panggung)

Rudiantara: (Ke arah pegawai Kominfo pertama) Bu, bu, yang bayar gaji ibu siapa sekarang? (jeda) Pemerintah itu siapa? (jeda) Heh? Bukan yang keyakinan ibu? (jeda) Ya sudah, terima kasih

Teman-teman semua, tadi sudah disampaikan kita sebagai Kominfo jangan larut hanya kepada Pilpres. Justru kita harus menjadi penyatu dari perbedaan-perbedaan. Jadi tolong titip teman-teman ya yang tadi saya sampaikan bahwa kita mempunyai pilihan, hakya diatur. Tapi kita justru sebagai Kominfo harus bisa menyatukan perbedaan-perbedaan pendapat. Kita harus perangi yang membuat perbedaan-perbedaan. Perbedaan-perbedaan dalam artian dalam bentuk hoax, dalam bentuk berita palsu dan sebagainya.

Teman-teman semua, kembali ini bukan berkaitan dengan masalah Pilpres atau apa, karena teman-teman banyak yang pilih yg kiri, saya ikuti selera teman-teman. Tapi sekali lagi, jangan dikaitkan dengan Pilpres karena ibu bapak-bapak dan saya masih digaji oleh Kominfo, digaji oleh pemerintah. Terima kasih banyak.





#Berita Center #Menkominfo #Rudiantara #Polemik 'yang gaji kamu siapa' #Penjelasan Menkominfo


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






53 menit yang lalu

Sebar Video Bugil Mantan Pacarnya, Seorang Pemuda Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - MTH (20) asal Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah..
2 jam yang lalu

Tetap Jadi Panutan Kami Pak Jokowi

Foto-foto dan video itu menegaskan bahwa betapapun beliau Presiden RI, beliau tetaplah seorang anak. Anak sulung dari..
2 jam yang lalu

Habib Syakur Ali Mahdi Ajak Komponen Bangsa Dukung Pemerintah Atasi COVID-19

BeritaCenter.COM - Inisiator Nurani Kebangsaan Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengajak seluruh komponen masyarakat..
3 jam yang lalu

Pasien Positif Covid-19 Banyak Yang Sembuh

Dalam hitungan hari, jumlah kasus pasien positif Corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Namun, harapan..
6 jam yang lalu

Cegah Corona, Inilah Olahraga yang Dapat Dilakukan Bersama Anak di Rumah

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia memerintahkan social ditancing ditengah wabah virus corona, banyak dari..
7 jam yang lalu

Presiden Jokowi Sampaikan Dunia Harus Bersatu Perangi Corona di KTT Luar Biasa G - 20

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh dunia untuk bersatu memerangi wabah virus corona..
8 jam yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Akhir Pekan

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di DKI Jakarta pada akhir..
12 jam yang lalu

Kementerian Kominfo Buat Aplikasi Peduli Lindungi Cegah Corona

Beritacenter.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika(Kominfo) serta Kementerian BUMN sedang mengembangkan..
13 jam yang lalu

Bantu Penanganan COVID-19, Mendikbud Nadiem Relokasi Anggaran Rp405 M

Beritacenter.COM - Guna membantu penanganan wabah virus Corona (COVID-19), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan..
15 jam yang lalu

Satgas Nemangkawi Ringkus 3 Pemasok Senjata Api ke KKB Papua

Beritacenter.COM - Satgas Nemangkawi berhasil membongkar sindikat perdagangan senjata api (senpi) dan amunis ke..
15 jam yang lalu

Support Kebutuhan APD Petugas Medis, Satgas COVID-19 Unhas Kumpulkan Rp1,6 M

Tim ini mengkoordinasikan kebutuhan APD dan perlengkapan setiap RS rujukan. Setiap menerima laporan, tim Satgas..
16 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Manokwari Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5. Gempa..
16 jam yang lalu

Kondisi Bima Arya Membaik, Istri: Kuncinya Kurangi Kepo, Fokus Pada Kesehatan!

Pengalaman Kak Bima selama diisolasi adalah seperti itu. Kalau dia baca berita/buka IG/WA Group yang isinya tentang..
17 jam yang lalu

Sempat di Isolasi, Wakil Wali Kota Bandung Akhirnya Sembuh dari Virus COVID-19

Beritacenter.COM - Setelah sempat positif terinfeksi Corona (COVID-10) dan menjalani isolasi lebih dari 10 hari di RS..
17 jam yang lalu

Presiden Jokowi Akan Bocorkan Instansi Berkinerja Buruk ke Publik

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan memberi sanksi pada jarang kementerian/lembaga (k/l)..
18 jam yang lalu

MUI Keluarkan Fatwa Soal Umat Islam Yang Terkena Corona

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa umat Islam yang meninggal dunia akibat..
18 jam yang lalu

Peran Pemerintah Stop Penyebaran Virus Corona, Aturan PNS WFH Kemungkinan Besar Akan Diperpanjang...

Namun, seperti yang kita ketahui bersama jika peraturan atau kebijakan tersebut akan berakhir pada 31 Maret 2020 mendatang.
18 jam yang lalu

Buat Nyaman Masyarakat yang Isi BBM, Pertamina Semprot Disifektan ke 22 SPBU di Bogor

Program penyemprotan disinfektan ini kami lakukan dalam rangka membantu kenyamanan masyarakat yang akan mengisi BBM..
18 jam yang lalu

Keseriusan Pemerintah Tangani Wabah Virus Corona... Rapid Test Sudah Dilakukan di Jakarta Barat....

Diketahui juga jika yang menjadi kandidat prioritas terdiri dari orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam..
18 jam yang lalu

Westham Tertarik Datangkan Karius dari Liverpool

Beritacenter.COM - Westham United dikabarkan tertarik menggunakan jasa Lorus Karius pada bursa transfer musim panas..
19 jam yang lalu

Alhamdulillah... Satu Pasien Positif Virus Corona di Kediri Sudah Berhasil Sembuh dan Diperbolehkan Pulang...

Diketahui juga jika pasien tersebut sebenarnya adalah warga kabupaten Blitar. Hanya saja, karena sesuatu hal hingga..
19 jam yang lalu

Pemerintah Spanyol Ancam Warganya Keluar Rumah

Beritacenter.COM - Pemerintah Spanyol ancam warganya dengan berupa denda minimal 200 euro atau sekira Rp2 juta,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi