Jumat, 24 Januari 2020 - 20:27 WIB

TKN: Kubu Prabowo Bela ASN yang Jelas-jelas Menyalahi Aturan Netralitas

Sangat tidak wajar adalah reaksi BPN alias kubu Prabowo yang membela ASN (aparatur sipil negara) yang jelas-jelas menyalahi aturan tentang netralitas ASN

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 01 Pebruari 2019 | 15:21 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pernyataan Menkominfo Rudiantara soal ‘yang gaji kamu siapa’ ke salah satu pegawainya geger di media sosial. Menanggapi hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menilai sindirian Rudiantara sangat berbahaya.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf malah mengaku heran dengan reaksi BPN Prabowo-Sandiaga yang dinilai sudah tak wajar. Terlebih, kubu Jokowi menilai, ASN itu dinilai telah menyalahi aturan tentang netralitas ASN.

Baca juga : Awas Termakan Hoax, Begini Urutan Kejadian Sebenarnya Hingga Menkominfo Tanya 'Yang Gaji Kamu Siapa'

"Sangat tidak wajar adalah reaksi BPN alias kubu Prabowo yang membela ASN (aparatur sipil negara) yang jelas-jelas menyalahi aturan tentang netralitas ASN," ujar anggota Tim Penugasan Khusus TKN Jokowi-Ma'ruf, Inas Nasrullah Zubir, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, apa yang dilakukan Menkominfo Rudiantara sudah sangat tepat. Rudiantara dinilai telah mengingatkan ASN itu untuk bersikap netral. Terlebih sebelumnya dia juga sudah mengingatkan jika pemilihan desain itu tidak terkait dengan pilihan di Pilpres 2019.

"Rudiantara sebagai menteri sudah sangat benar mengingatkan ASN mengenai posisi mereka untuk tetap netral, dan wajar jika kemudian terlontar pertanyaan dari Rudiantara: 'Yang gaji Ibu siapa?' ketika salah seorang ASN tersebut secara tidak langsung mengkampanyekan pasangan capres 02 dalam sosialisasi pemilu di Kemenkominfo," tuturnya.

Baca juga :Heboh! Vlog Ahok dari 1 Langsung ke 3, Tim BTP: Kita Gak Piliih Nomor 2

Oleh karenanya, Inas mengimbau kubu Prabowo untuk bersikap lebih objektif, terlebih jika ingin membela seseorang. Inas mengingatkan, jangan karena seseorang itu merupakan kubu Prabowo, lantas dibela mati-matian meski sudah jelas melanggar hukum.

"Janganlah karena ada yang berbuat salah tapi berasal dari di kubu mereka, lalu dibela mati-matian walaupun melanggar hukum, bahkan dengan enteng mereka menyalahkan hukum, contohnya dalam kasus Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani, di mana justru hukum yang dipersalahkan oleh kubu Prabowo!" ujar Inas.

Diberitakan sebelumnya, Menkominfo Rudiantara sempat meminta para pegawainya untuk memilih stiker sosialisasi Pemilu 2019, untuk ditempel di Komplek Kementerian, Kamis (31/1). Terdapat dua stiker, yang mana stiker pertama dinamai dengan sebutan nomor 1 dan yang kedua nomor 2.

Baca juga : Jangan Takut Gagal Panen Karena Banjir, Pemerintah Sudah Siapkan Asuransi Tani

Rudiantara lantas menegaskan jika penamaan stiker itu tak ada kaitannya dengan Pilpres 2019. Dia pun lantas melakukan voting agar para pegawai dapat memilih kedua stiker itu.

Lantas Rudiantara pun meminta salah satu pegawai perempuan untuk naik ke panggung dan diminta untuk memilih dan alasannya memilih stiker tersebut. Namun, Rudiantara sontak kaget lanataran alasan yang disampaikan pegawainya justru menjurus pada nuansa Pilpres 2019. Dari situlah kemudian muncul pernyataan 'yang gaji kamu siapa?'.





#Politik #Menkominfo #Rudiantara #TKN Jokowi-Ma'ruf Amin #BPN Prabowo-Sandiaga #Polemik 'yang gaji kamu siapa'


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






27 menit yang lalu

Modus Kasih Permen, Kakek di Pandeglang Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Seorang kakek di Pandeglang diamankan petugas kepolisian Polres Pandeglang karena mencabuli bocah..
57 menit yang lalu

Gara-gara Alami Kecelakaan, Pengantin Ini Ijab Kabul Di RS

Beritacenter.COM - Pernikahan tentunya menjadi momen bahagia sehingga tak sedikit orang yang menyiapkan pernikahan..
1 jam yang lalu

Rasain !! DPO Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Beritacenter.COM - Petugas Polsek Medan Kota menghadiahi timah panas ke pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus..
1 jam yang lalu

Gubernur Banten Prihatin Dengan Nasib Pegawai Honorer Yang Terancam Putus Kontrak

Beritacenter.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku sangat prihatin dengan nasib ribuan tenaga honorer baik guru..
1 jam yang lalu

Netizen Sebut Anies Gubernur Kurang Ajar...

Beritacenter.COM - Saat kota lain di seluruh dunia berusaha merawat pepohonan agar kehidupan lebih beradab, di..
2 jam yang lalu

Berikut Jadwal Lengkap MotoGP Musim 2020

Diketahui juga selain Finlandia, Republik Ceko juga mendapat kesempatan menjadi tuan rumah MotoGP. Gelaran MotoGP..
2 jam yang lalu

Perangkat Kulkas Mulai Dikenakan Tarif Bea Masuk

Diketahui juga jika aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengenaan..
2 jam yang lalu

Banjir di Jalan Gunung Sahari Telah Surut, Lalulintas Normal Kembali

Beritacenter.COM - Banjir yang disebabkan hujan deras pagi tadi sempat merendam jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat...
2 jam yang lalu

Sikat Dompet Wanita, Pemuda Ini Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Pemuda berinisal EK (23) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah melakukan tindakan pidana..
3 jam yang lalu

Pemerintah Sungguh Kejam Tenaga Guru Honorer Mau Dipecat

Beritacenter.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Bandar Lampung melaporkan masih banyak jumlah guru sekolah dasar (SD) di..
3 jam yang lalu

Asik Pesta Miras Oplosan, 4 Pemuda Tewas di Tasikmalaya

Beritacenter.COM - Empat pemuda di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tewas usai menggelar pesta minuman keras..
3 jam yang lalu

Coba Bunuh Diri Gagal, Nenek Marsudi Merintih Kesakitan Di Dalam Sumur

Beritacenter.COM - Marsudi Utomo warga Padukuhan Potrobyan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, nekat ingin..
4 jam yang lalu

Wapres RI Sebut Militer Bukan Solusi Mengatasi Konflik

Beritacenter.COM - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mengatakan, solusi militer tidak sepenuhnya efektif untuk..
4 jam yang lalu

Kapolri Soal Lutfi Disiksa Polisi : Jika Terbukti Saya Akan Tindak Tegas

Beritacenter.COM - Dede Luthfi Alfiandi (20) seorang terdakwa kasus dugaan melawan polisi saat aksi pelajar tolak..
4 jam yang lalu

Didukung Ojol, Putri Ma'ruf Amin Maju di Pilkada Tangsel

Beritacenter.COM - Putri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah resmi akan bertarung di Pemilihan Kepala..
4 jam yang lalu

PARAH! BKN Mulai Mau Usir Para Honorer

Beritacenter.COM - Pegawai honorer memang terancam dipecat atau dirumahkan. Namun, Badan Kepegawaian Negara(BKN)..
4 jam yang lalu

Pura-pura Jadi Anggota TNI, Sukamdi Tipu Janda Hingga Puluhan Juta

Beritacenter.COM - Sukamdi alias Andi Saputra alias Agung Setiawan alias Angga Setiawan alias Narto Wiharjo, harus..
5 jam yang lalu

Wali Kota Tangsel Siap Perjuangkan Nasib Pekerja Honorer

Beritacenter.COM - Wali Kota Tanggerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany mengatakan siap memperjuangkan..
5 jam yang lalu

Ini Alasan Perserikatan Bangsa-Bangsa Melarang Penggunaan WhatsApp untuk Para Pejabat...

Bahkan, PBB sudah melarang para pejabatnya untuk berkomunikasi menggunakan WhatsApp sejak Juni 2019 lalu.
5 jam yang lalu

Polri Bentuk Tim Khusus Selidiki Keberadaan Harun Masiku

Beritacenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah membuat tim..
5 jam yang lalu

Perayaan Imlek Terpaksa Dibatalkan oleh Pemerintah China untuk Menghindari Penyebaran Virus Corona

Diketahui juga jika Biro Kebudayaan dan Pariwisata Beijing menyebutkan kebijakan ini dibuat untuk mencegah penularan..
5 jam yang lalu

Gara-gara Kurang Hati-hati Saat Menikung, Tito Tewas Tabrak Pohon

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara sepeda motor Rivan Tito Ravianto (29) warga..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi