Saturday, 25 May 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Serahkan PKH ke Emak-emak di Bogor, Begini Pesan Bijak Jokowi

Lukman Salasi - 23/02/2019 11:14

BeritaCenter.com - Presiden Joko Wododo menyampaikan pesan bijak ke emak-emak penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Bogor. Jokowi mengingatkan agar dapat memanfaatkan dana bantuan yang telah dikirimkan dengan baik dan tepat guna.

"Penggunaannya harus tepat. Hati-hati, menggunakannya harus tepat," kata Presiden Jokowi, Sabtu (23/2/2019).

Ini merupakan bantuan tahap pertama kepada 1.000 masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyerahan berlangsung di Gedung Laga Tangkas Cibinong, Kabupaten Bogor.

Jokowi pun meminta para penerima bantuan PKH untuk mengatur keuangan dengan cara memprioritaskan kebutuhan yang pemenuhan-nya bersumber dari bantuan PKH.

"Mengerem pengeluaran ini juga penting sehingga suatu saat bila kita butuh misalnya untuk sekolah anak atau untuk tambahan modal kerja itu punya tabungan," tuturnya.

Salah seorang penerima bantuan yang diminta maju ke hadapan Presiden mengaku dapat menyisihkan sebagian dana bantuan tersebut, salah satunya untuk biaya pendidikan anak.

"Setiap pencairan saya tabung separuh-separuh. Buat nanti masuk anak sekolah," ucap Uci, warga Babakan Madang, Bogor.

Lain halnya dengan Retno, dari Desa Pasir Angin, Cileungsi. Dengan bantuan PKH, ia mengaku dapat menyisihkan sebagiannya untuk membuka usaha kecil berupa warung kopi.

Dengan usahanya itu, Retno mengalu bisa menghasilkan keuntungan kurang lebih Rp100 ribu tiap harinya. Artinya, selama satu bulan dana tersebut bertambah menjadi Rp 3 juta

"Berarti sebulan Rp3 juta tambahan income-nya. Bagus sekali, alhamdulillah patut kita syukuri," kata Presiden.

Implementasi PKH pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain bantuan tetap yang besarnya mencapai kurang lebih Rp1,5 juta per keluarga tiap tahunnya, keluarga penerima manfaat juga mendapatkan dana tambahan yang besarannya disesuaikan dengan indeks bantuan sosial PKH.

Dalam indeks tersebut ditetapkan bahwa penerima manfaat akan menerima tambahan dana bila dalam satu keluarga terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak usia SD hingga SMA, anggota yang mengalami disabilitas berat, serta lansia.

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan para keluarga prasejahtera perlahan dapat beranjak menuju kemandirian sekaligus mengurangi ketimpangan dan kesenjangan.




Berita Lainnya

Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Sudirman

24/05/2019 14:55 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA