Saturday, 25 May 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Asuransi BPJS Hentikan Pelayanan Obat Kanker

Indah Pratiwi - 23/02/2019 14:05

Beritacenter.COM - Ketua Komisi XI DPR Dede Yusuf Macan Effendi akan memanggil Kementerian Kesehatan untuk meminta keterangan soal penghapusan obat kanker usus besar atau kolorektal dari daftar obat yang ditanggung layanan BPJS Kesehatan.

"Kami akan rencanakan atur waktunya untuk memanggil Kemenkes, untuk kita minta keterangannya usai reses ya," Dede, Jumat (22/2/2019).

Penghapusan obat kanker usus tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/707/2018.

Ada dua jenis obat kanker yang dihilangkan dari layanan BPJS Kesehatan. Pertama, obat bevasizumab yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker. Kedua, cetuximab yang digunakan untuk pengobatan kanker kolorektal (kanker usus besar).

"Alasannya apa mereka mau mencabut obat itu? apa karena pertimbangan biaya atau karena pertimbangan BPJS-nya. Sebab, dalam peraturan disebutkan pembayaran premi iuran yang dilakukan oleh peserta sudah harus mendapatkan semua jenis pelayanan kesehatan," kata dia.

DPR menyarankan pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan pembiayaan obat melalui cara urun biaya atau Coordination of Benefit (CoB) untuk menekan biaya.

"Mungkin seharusnya Kemenkes menerapkan alternatif cara lain bila dirasa ingin menghemat, misalnya dengan CoB atau misalnya dengan bekerjasama dengan asuransi lainnya," kata dia.




Berita Lainnya

Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Sudirman

24/05/2019 14:55 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA