Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:47 WIB

Ketua Lakpesdam PBNU Membongkar "Pasar Gelap Ustadz"

DR. Rumadi Ahmad Lc. MA yang merupakan salah seorang mubaligh di Indonesia telah menyampaikan kepada seluruh masyarakat di Indonesia agar selalu berhati-hati dalam memilih ustadz.

Oleh : Sari Intan Putri | Sabtu, 23 Pebruari 2019 | 19:41 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Akhir-akhir masyarakat Indonesia dikagetkan dengan munculnya beberapa orang yang mengaku sebagai ustadz, namun faktanya mereka tidak sanggup membawa kedamaian di dalam acara tausiyahnya.

DR. Rumadi Ahmad Lc. MA yang merupakan salah seorang mubaligh di Indonesia telah menyampaikan kepada seluruh masyarakat di Indonesia agar selalu berhati-hati dalam memilih ustadz.

"Jangan sembarangan mengundang orang untuk mengisi pengajian, memanggil dia ustaz, apalagi menyebutnya sebagai ulama," sebut Rumadi.

"Saya perlu semakin serius mengingatkan hal ini. Karena semakin banyak orang-orang yang hanya bermodal bisa pidato, berbaju gamis, mengumpat sana-sini diundang kemana-mana, dipanggil ustadz. Hafal satu dua ayat al-Quran dan hadis cukup menjadi modal," lanjut Rumadi.

Lebih lanjut Ketua Lakpesdam PBNU ini juga mengungkapkan jika adanya pasar gelap ustadz. Dimana, ucap Rumadi, pasar gelap tersebut terdiri dari dua kelompok besar.

"Pertama, para muallaf. Beberapa muallaf, meskipun tidak punya ilmu keislaman yang cukup, tiba-tiba dia menjadi ustadz karena modal bisa pidato. Yang paling banyak diceramahkan biasanya menjelek-jelekkan keyakinan lamanya. Dia ingin menunjukkan sekarang sudah mendapat “hidayah”. Tak lupa, biasanya juga menebar ketakutan, bahwa agama lamanya itu menjadi ancaman terhadap Islam. Kalau melihat orang seperti ini, saya sering jengkel sendiri, membayangkan kalau ada orang keluar dari Islam kemudian menjelek-jelekkan Islam dalam komunitas agamanya yang baru. Orang-orang seperti ini yang biasanya menaikkan ketegangan muslim dan non muslim," ucap Rumadi.

Kemudian, Rumadi juga menjelaskan kelompok yang satu lagi. Kedua, orang-orang yang dulu jauh dari Islam, suka maksiat dan sebagainya, kemudian berubah menjadi lebih religius, mengubah penampilan dan sebagainya. Orang-orang seperti ini biasanya menyebut diri sebagai orang yang sudah “hijrah”.

Modal kegelapan masa lalu dieksploitasi, seolah sekarang sudah benar-benar hidup dalam terang. Dengan modal bisa pidato, punya tim media sosial untuk menaikkan popularitasnya, mereka tiba-tiba dipanggil ustadz dan dijadikan rujukan dalam beragama.

Dua kelompok ini, intinya sama. Mereka tidak punya otoritas keagamaan, tapi dimanjakan oleh situasi. Mareka memanfaatkan media sosial untuk marketing.

"Yang saya heran, orang-orang seperti ini banyak yang tidak tahu diri soal kapasitas keislamannya," ucap Rumadi.

Kemudian, Pasar gelap ustadz ini bisa terjadi karena dua hal. Rumadi menjelaskan jika hal pertama yaitu Islam memang longgar dan tidak ada lembaga yang melakukan “stadarisasi” keulamaan seseorang. Pasar ustadz dalam Islam sangat terbuka. Semua sangat tergantung pada “pasar”.

"Jika Anda populer, ceramahnya disukai orang, maka Anda bisa masuk dalam pasar keulamaan," lanjut Rumadi.

Sedangkan yang kedua, Rumadi mengatakan jika saat ini banyak sarana yang bisa digunakan untuk branding. Jika dulu, untuk menjadi ustadz atau ulama membutuhkan waktu untuk diakui masyarakat, sekarang pengakuan itu bisa dilakukan dengan instan.

"Yang penting populer di medsos, sudah cukup," ucap Rumadi.

Lantas, siapa yang menjadi korban dari pasar gelap ini? Tentu saja masyarakat Islam itu sendiri. Orang-orang ini bicara atas nama Islam, padahal dia sama sekali tidak punya otoritas ilmu dan moral.

"Saya tak perlu menyebut nama sebagai contoh. Sekarang ini, masyarakat Islam suka marah-marah, sebagian merupakan hasil dari pasar gelap itu. Benar kata ahli yang mengatakan, di era disrupsi informasi maka akan lahir era matinya keahlian (death of expertise)," tegas Rumadi.

Yang menjadi rujukan masyarakat bukan orang-orang yang punya otoritas, tapi orang yang terkenal, terutama di media sosial. Lihat saja survey-survey tentang tokoh-tokoh agama yang mereka ikuti, sebagian adalah orang-orang yang lain di pasar gelap ustadz tersebut.

Terakhir, hal yang harus diperhatikan adalah masyarakat harus dididik agar mempunyai literasi keualamaan. Kalau mau menuntut ilmu keislaman, belajarlah pada orang-orang yang gurunya jelas, sanad ilmunya juga jelas.

"Jangan terpesona dengan tampilan luar. Saya senang, sekarang masyarakat sudah mulai kritis dan berani mempertanyakan ustaz yang menebarkan kebencian dimana-mana. Hanya masyarakat seperti ini yang bisa menghentikan pasar gelap itu," tutup Rumadi.





#Nahdlatul Ulama #Islam #Agama #PBNU #Ulama #Ustadz #Rumadi #DR Rumadi Lc MA


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






46 menit yang lalu

Bahaya, Facebook Sudah Dianggap Tidak Aman !

Beritacenter.COM - Perusahaan KrebsOnSecurity menyebutkan ada sebanyak ratusan juta password pengguna Facebook..
1 jam yang lalu

Serangan Teroris di 2 Masjid Selandia Baru Bukti Israel Pantas Jadi Musuh Dunia

Beritacenter.COM - Warga Israel secara terang-terangan memuji serangan teroris di dua masjid kota Christchurch,..
2 jam yang lalu

Bermain HP Sebelum Tidur Bisa Berakibat Fatal

Beritacenter.COM - Seorang ibu muda bernama Dong asal Zhejiang, China ditemukan terbujur kaku di atas tempat..
2 jam yang lalu

Rocky Gerung dan Said Didu Dilarang jadi Pembicara di Australia

Beritacenter.COM - Pihak kedutaan Australia tidak mengeluarkan visa untuk Rocky Gerung dan Said Didu, sehingga..
3 jam yang lalu

Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Beritacenter.COM - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi langsung menghadiri deklarasi Alumni Jogja..
4 jam yang lalu

Jadi Tuan Rumah MotoGP, Jokowi Minta Kebut Infrastruktur di Lombok

Beritacenter.COM - Nusa Tenggara Barat akan menjadi tempat event balap motor internasional MotoGP pada 2021. Untuk..
5 jam yang lalu

Presiden Tegaskan Pemilu Bukan Perang, Tapi...

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menyinggung beberapa pihak terkait Pilpres dan Pileg 2019 ini sebagai ajang..
6 jam yang lalu

Joko Widodo "Sosok Yang Pantas Menjadi Presiden 2019-2024"

Beritacenter.COM - Mengapa Jokowi pantas dan harus dipilih 17 April 2019 nanti? Sebuah pertanyaan dengan jawaban yang..
7 jam yang lalu

Elektabilitas Dua Tukang Hoaks Ini Makin Jeblok, Ini Buktinya....

Beritacenter.COM - Waktu pemilihan presiden 2019 kian mepet. Kurang sebulan menjelang Pilpres, elektabilitas paslon..
8 jam yang lalu

Serangan Fajar 02 Di Solo, Bagi-bagikan Uang 200 Ribu Dan Kaos...!

Beritacenter.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta tengah menelusuri dugaan pelanggaran..
9 jam yang lalu

#2019GantiPresiden Buah Hubungan Intim Antara Neno Dan Mardani

Beritacenter.COM - Saya sering merasa kecut melihat response masyarakat terhadap gerakan-gerakan..
10 jam yang lalu

Inter Milan Tertarik Gaet Andre Gomes

Beritacenter.COM - Inter Milan dikabarkan Sport berminat mendapatkan tanda tangan gelandang Barcelona, Andre Gomes...
11 jam yang lalu

Kagum Dengan Kinerja dan Prestasi Jokowi, Alumni 101 PTS Se-Jabodetabek Deklarasikan Dukungan

BeritaCenter.com – Para alumni dari 101 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Se-Jabodetabek mendeklarasikan dukungan..
11 jam yang lalu

Anak Republik di Samarinda Deklarasikan Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Beritacenter.COM - Anak Republik (AR) se - Kalimantan Timur (Kaltim) mendeklarasikan medukung pasangan calon presiden..
11 jam yang lalu

Bukti Prabowo-Sandi Tidak Sejalan Karena Punya Visi Misi Sendiri-sendiri

BeritaCenter.com – Hasil survei Litbang Kompas yang menyebut cawapres Ma'ruf Amin kurang mendongkrak suara..
11 jam yang lalu

TKD ke Rocky Gerung: Ngaku Berakal Sehat, Kelompoknya Sendiri Tidak Waras

BeritaCenter.com - Ketua TKD Jatim Irjen (Purn) Machfud Arifin membalas kritikan Rocky Gerung soal spanduk yaitu..
12 jam yang lalu

Hina Presiden Jokowi, Zainul Arif Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Zainul Arif (25)warga Kabupaten Batubara, Sumut, ditangkap petugas..
13 jam yang lalu

Gubernur Bali Doakan Jokowi Kembali Terpilih Jadi Presiden

Beritacenter.COM - Gubernur Bali I Wayan Koster mendoakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpilih kembali sebagai..
15 jam yang lalu

Dilanda Krisis Ekonomi, Begini Nasib PNS Palestina

Beritacenter.COM - Otoritas Palestina melakukan kebijakan baru terkait pembayaran gaji PNS mereka secara cicil..
17 jam yang lalu

Skema Tarif MRT Masih Dibahas DPRD DKI Jakarta

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi(Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD masih mempertimbangkan besaran tarif Moda..
22 jam yang lalu

Presiden Jokowi Disambut Antusias Warga Bali Saat Resmikan Pasar Badung

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo disambut ribuan warga yang telah menantinya di Jalan Ngurah Rai, Badung,..
23 jam yang lalu

KPU Tetapkan Format Baru Debat ke Empat Pilpres 2019

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum(KPU) telah menetapkan format debat keempat yang mempertemukan kedua calon..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi