Selasa, 04 Agustus 2020 - 12:39 WIB

Kacau...! Selain Gak Bisa Sholat, Ternyata Prabowo Gak Bisa Sholawatan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 11 Maret 2019 | 09:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Melakukan sholawat bukankah itu adalah sebuah hal yang lumrah dilakukan oleh Prabowo sang pilihan ijtima ulama? Kenapa ketika diajak bersholawat bareng Nissa Sabyan, Prabowo menolak? Kenapa waktu diajak joget poco-poco di acara Natal, dia malah melakukannya dengan riang gembira?

Apakah ini menyatakan bahwa Prabowo itu…? Wah. Mungkin Nissa Sabyan juga lupa kalau dia itu dibayar untuk kampanyekan Prabowo, bukan malah rusak citra Prabowo di atas panggung. Harusnya sebelum manggung, Nissa Sabyan diberitahu terlebih dahulu, kalau capresnya gak bisa sholawat!

Memang dunia ini serba terbalik. Dunia ini serba konyol buat mereka yang tidak menyukai kebenaran. Mereka yang suka berbohong akan selalu terkena karma buruk dari bohong yang ia kerjakan. Coba bayangkan, Nissa Sabyan dengan grup Sabyan Gambus itu seharusnya melakukan kampanye untuk Prabowo.

Mereka dibayar profesional, tapi kenapa malah jadi merusak citra Prabowo? Bukankah seharusnya tim sukses itu menjadi orang yang menyukseskan dan membuat citra seseorang jadi bagus? Lantas mengapa orang ini malah dicitrakan jelek?

Karena kebenaran tidak bisa ditutupi. Fakta-fakta sejarah mengenai siapa Prabowo sebelum-sebelumnya, tidak pernah menjadi sebuah hal yang bisa dihilangkan. Apalagi Prabowo sudah tua dan berusia. Dia sudah tidak bisa melakukan sholawat kalau dari dulu tidak dibiasakan.

Nyanyian itu adalah sebuah seni. Tapi jiwanya jauh dari seni. Dia ini orang militer, dengan kehidupan yang serba keras. Dia bisa melakukan apapun. Dia bisa menyuruh bahkan Nissa Sabyan untuk menjadi timsesnya.

Tapi ketika Nissa Sabyan yang menjadi seorang millennials yang sering melakukan sholawat, sepanggung dengan sang mantan jenderal Kopassus yang dipecat tahun 1998, itu ibarat sebuah kesalahan. Loh? Kenapa kesalahan.

Begini penjelasannya. Nissa itu memiliki hobi bersholawat sambil berdendang lagu yang indah dengan gambusnya ala Timur Tengah yang sekarang mayoritas Muslim. Sedangkan Prabowo hobinya joget poco-poco dan Sajojo. Dari Manado dan Papua, yang mayoritas penduduknya itu beragama Kristen. Jadi kurang pas kalau mereka sepanggung. Berbeda dengan penulis.

Penulis pernah bercengkerama bersama teman-teman penulis yang beragama Islam. Mereka pernah satu kali menyanyikan lagu Debu, dengan gitar. Kita tahu Debu itu juga adalah grup Gambus yang suka menyanyikan lagu Islam. Penulis sih tidak tahu lagu-lagu Islam.

Karena teman penulis yang beragama Islam itu menyanyikan lagu Debu, penulis jadi tertarik sekali dengan lagu Debu, meski tidak bisa menyanyikannya dan tidak terlalu ingin juga sih. Lagu Nyawa dan Cinta bagus sekali itu.

Tapi penulis tidak menolak bernyanyi bersama mereka seperti yang Prabowo lakukan. Penulis dengan tubuh yang gempal, malah berdiri, ikut berjoget bersama-sama mereka. Kami hanyut dalam nikmatnya irama Timur Tengah yang penuh dengan minor-minor itu.

Dan sesekali penulis merebut gitar mereka, dan ikut mengiringi mereka sambil menggunakan sebuah feeling untuk mengiringi. Yang penting ada Am, Em, B. Udah pasti jadi! Dan ketika penulis mengajak mereka bernyanyi lagu berjudul “Hidup Ini Adalah Kesempatan”, mereka juga menikmati sambil mendayu-dayu.

Inilah toleransi. Kalau Prabowo seharusnya sesama agamanya dengan Nissa Sabyan, tidak perlu toleransi. Karena mereka sudah begitu dari sananya.

Berbeda dengan Jokowi. Jokowi ini bisa melakukan sholawat. Bahkan ada video mereka menyanyikan Sholawat di depan panggung, sambil tangan dikepal, dan dengan suara yang keras. Tidak perduli fals atau tidak. Yang penting ada niat dan semangat. Ini masalah mentalitas.

Jokowi memiliki keberanian melakukan sholawat, karena Jokowi sudah terbiasa. Jokowi sudah mahir. Jokowi juga memiliki latar belakang agama yang sangat baik. Jokowi belajar ngaji, bahkan mungkin Jokowi dirotan sampai bisa. Jokowi memiliki sebuah komunitas agama yang baik. Jokowi bisa bertoleransi. Jokowi juga mengundang para petinggi agama lainnya ke istana untuk berbincang.

Dia juga hafal Mars Ya Lal Wathan. Yuk kita simak.

Jokowi memahami betul permasalahan bangsa ini. Jokowi ingin menggunakan potensi bangsa yang begitu bervariasi dan ramai ini, untuk sebuah kebaikan bersama bagi bangsa ini. Diundang ke masjid, Jokowi jadi imam sholat.

Diundang ke acara-acara agama lainnya, Jokowi juga tidak masalah karena sebagai pemimpin dia harus menjamin kebebasan beragama. Diajak ke panggung Monas juga tidak masalah.

Jokowi pemimpin bagi semua. Jokowi sekali lagi. TKN harus terus menggali potensi mereka untuk mengembangkan konten mengenai Jokowi.

Begitulah satu-satu.

#JokowiLagi
Manuel Mawengkang

(seword/Beritacenter.COM)





Fokus : Joget Natal Prabowo


#Jokowi #Joko Widodo #Prabowo #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Jokowi Presiden Ku #Jokowi Hebat #17 April Jokowi Tetap Presiden #Prabowo Islam KTP #Prabowo Ogah Sholawat #Prabowo Tolak Sholawat


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






56 menit yang lalu

Hari ini, Sejumlah Sekolah di Cilegon Mulai Berlakukan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pada hari ini, sejumlah sekolah di Cilegon kembali melakukan kegiatan belanjar mengajar (KBM)..
1 jam yang lalu

BNNP Bali Bongkar Penyeludupan Narkoba, 130 Gram Ganja Asal AS Disita

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis..
2 jam yang lalu

Mendagri Minta Sekolah yang Mau Belajar Tatap Muka agar Lakukan Simulasi Protokol Covid-19 Dahulu

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh sekolah yang hendak melakukan pembelajaran..
2 jam yang lalu

GERAKAN "GELANDANGAN POLITIK" SEKELOMPOK MANUSIA GAGAL YANG BURUK LAKU

Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan..
2 jam yang lalu

Jual Sabu-sabu Mamah Mudah Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Erna Dwi Jayanto (31) warga Jalan Kebon Dalem Surabaya, harus berusan dengan pihak kepolisian..
3 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Seputaran Kota Mulia, 9 Senjata Tajam Disita

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar razia senjata tajam di seputaran Kota Mulia. Razia ini..
4 jam yang lalu

Bunuh Istri Gara Cemburu Buta, Safaat Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Safaat (49) warga Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno Jombang, harus berursan..
4 jam yang lalu

Waspada Radikalisme di Kalangan PNS

Pegawai negeri sipil rentan diracuni oleh ajaran kaum radikal. Hal ini sangat berbahaya karena seharusnya sebagai..
9 jam yang lalu

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus Pasien OTG

Beritacenter.COM - Dua hari belakangan ini, jumlah kasus positif corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
10 jam yang lalu

Gudang Mebel di Kediri Ludes Dilalap SI Jago Merah

Beritacenter.COM - Gudang kayu dan mebel milik Sutarianto (48) yang berada di Jalan Banda, Desa Gedangsewu, Kecamatan..
10 jam yang lalu

Karena Prestasinya, Delapan Anggota Terima Penghargaan Dari Polres Metro Jakarta Barat

Beritacenter.COM - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru memberikan Penghargaan kepada..
11 jam yang lalu

Ma'ruf Amin Minta Sosialisasi Protokol Kesehatan Dilakukan Secara Masif

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI, Ma`ruf Amin meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk turut aktif..
12 jam yang lalu

UIN Walisongo Bakal Gelar Wisuda Dengan Teknologi Face Tracking

Beritacenter.COM - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imam Taufik mengatakan bahwa pihak..
12 jam yang lalu

Penangkapan Djoko Tjandra Dinilai PBNU Sebagai Bukti Keseriusan Polri

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud menyoroti keberhasilan Polri dalam..
13 jam yang lalu

Remaja Curanmor Berakhir Mendekam Di Balik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Seorang remaja berinisial P (19) dibekuk polisi terkait kasus pencurian motor (curanmor) di..
13 jam yang lalu

Unair Gelar Rapat Klarifikasi dengan Keluarga Predator Fetish Pocong

Beritacenter.COM - Rapat klarifikasi soal predator fetish pocong kain jarik yang belakangan viral di media sosial,..
13 jam yang lalu

Berbakti Pada Suami, Wanita Ini Nekat Bawakan Sabu Pesanan Suami Ke Penjara

Beritacenter.COM - Seorang perempuan asal Medan Barat berinisial NL (53) kepergok membawa sabu-sabu saat..
14 jam yang lalu

Petani dan Dinas Pertanian Bojonegoro Gotong Royong Tingkatkan Produksi Padi

Beritacenter.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro dan para petani bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik..
15 jam yang lalu

Basuki Ancam Blacklist Jika Pembiayaan Proyek Lambat

Beritacenter.COM - Pemerintah menggandeng badan usaha KPBU dalam menggarap proyek preservasi atau pemeliharaan..
15 jam yang lalu

MA Terbitkan PerMA, Komisi III: Diharapkan Jadi Cerminan Keadilan Perkara Korupsi

Beritacenter.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto memberikan apresiasi atas langkah..
15 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 8 hektare Hutan di California, 1.300 Pemadam-Helikopter Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah California bagian selatan, Amerika Serikat (AS)...
16 jam yang lalu

Bareskrim Akan Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pengacara Djoko Tjandra Besok

Beritacenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi