Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:44 WIB

Kacau...! Selain Gak Bisa Sholat, Ternyata Prabowo Gak Bisa Sholawatan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 11 Maret 2019 | 09:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Melakukan sholawat bukankah itu adalah sebuah hal yang lumrah dilakukan oleh Prabowo sang pilihan ijtima ulama? Kenapa ketika diajak bersholawat bareng Nissa Sabyan, Prabowo menolak? Kenapa waktu diajak joget poco-poco di acara Natal, dia malah melakukannya dengan riang gembira?

Apakah ini menyatakan bahwa Prabowo itu…? Wah. Mungkin Nissa Sabyan juga lupa kalau dia itu dibayar untuk kampanyekan Prabowo, bukan malah rusak citra Prabowo di atas panggung. Harusnya sebelum manggung, Nissa Sabyan diberitahu terlebih dahulu, kalau capresnya gak bisa sholawat!

Memang dunia ini serba terbalik. Dunia ini serba konyol buat mereka yang tidak menyukai kebenaran. Mereka yang suka berbohong akan selalu terkena karma buruk dari bohong yang ia kerjakan. Coba bayangkan, Nissa Sabyan dengan grup Sabyan Gambus itu seharusnya melakukan kampanye untuk Prabowo.

Mereka dibayar profesional, tapi kenapa malah jadi merusak citra Prabowo? Bukankah seharusnya tim sukses itu menjadi orang yang menyukseskan dan membuat citra seseorang jadi bagus? Lantas mengapa orang ini malah dicitrakan jelek?

Karena kebenaran tidak bisa ditutupi. Fakta-fakta sejarah mengenai siapa Prabowo sebelum-sebelumnya, tidak pernah menjadi sebuah hal yang bisa dihilangkan. Apalagi Prabowo sudah tua dan berusia. Dia sudah tidak bisa melakukan sholawat kalau dari dulu tidak dibiasakan.

Nyanyian itu adalah sebuah seni. Tapi jiwanya jauh dari seni. Dia ini orang militer, dengan kehidupan yang serba keras. Dia bisa melakukan apapun. Dia bisa menyuruh bahkan Nissa Sabyan untuk menjadi timsesnya.

Tapi ketika Nissa Sabyan yang menjadi seorang millennials yang sering melakukan sholawat, sepanggung dengan sang mantan jenderal Kopassus yang dipecat tahun 1998, itu ibarat sebuah kesalahan. Loh? Kenapa kesalahan.

Begini penjelasannya. Nissa itu memiliki hobi bersholawat sambil berdendang lagu yang indah dengan gambusnya ala Timur Tengah yang sekarang mayoritas Muslim. Sedangkan Prabowo hobinya joget poco-poco dan Sajojo. Dari Manado dan Papua, yang mayoritas penduduknya itu beragama Kristen. Jadi kurang pas kalau mereka sepanggung. Berbeda dengan penulis.

Penulis pernah bercengkerama bersama teman-teman penulis yang beragama Islam. Mereka pernah satu kali menyanyikan lagu Debu, dengan gitar. Kita tahu Debu itu juga adalah grup Gambus yang suka menyanyikan lagu Islam. Penulis sih tidak tahu lagu-lagu Islam.

Karena teman penulis yang beragama Islam itu menyanyikan lagu Debu, penulis jadi tertarik sekali dengan lagu Debu, meski tidak bisa menyanyikannya dan tidak terlalu ingin juga sih. Lagu Nyawa dan Cinta bagus sekali itu.

Tapi penulis tidak menolak bernyanyi bersama mereka seperti yang Prabowo lakukan. Penulis dengan tubuh yang gempal, malah berdiri, ikut berjoget bersama-sama mereka. Kami hanyut dalam nikmatnya irama Timur Tengah yang penuh dengan minor-minor itu.

Dan sesekali penulis merebut gitar mereka, dan ikut mengiringi mereka sambil menggunakan sebuah feeling untuk mengiringi. Yang penting ada Am, Em, B. Udah pasti jadi! Dan ketika penulis mengajak mereka bernyanyi lagu berjudul “Hidup Ini Adalah Kesempatan”, mereka juga menikmati sambil mendayu-dayu.

Inilah toleransi. Kalau Prabowo seharusnya sesama agamanya dengan Nissa Sabyan, tidak perlu toleransi. Karena mereka sudah begitu dari sananya.

Berbeda dengan Jokowi. Jokowi ini bisa melakukan sholawat. Bahkan ada video mereka menyanyikan Sholawat di depan panggung, sambil tangan dikepal, dan dengan suara yang keras. Tidak perduli fals atau tidak. Yang penting ada niat dan semangat. Ini masalah mentalitas.

Jokowi memiliki keberanian melakukan sholawat, karena Jokowi sudah terbiasa. Jokowi sudah mahir. Jokowi juga memiliki latar belakang agama yang sangat baik. Jokowi belajar ngaji, bahkan mungkin Jokowi dirotan sampai bisa. Jokowi memiliki sebuah komunitas agama yang baik. Jokowi bisa bertoleransi. Jokowi juga mengundang para petinggi agama lainnya ke istana untuk berbincang.

Dia juga hafal Mars Ya Lal Wathan. Yuk kita simak.

Jokowi memahami betul permasalahan bangsa ini. Jokowi ingin menggunakan potensi bangsa yang begitu bervariasi dan ramai ini, untuk sebuah kebaikan bersama bagi bangsa ini. Diundang ke masjid, Jokowi jadi imam sholat.

Diundang ke acara-acara agama lainnya, Jokowi juga tidak masalah karena sebagai pemimpin dia harus menjamin kebebasan beragama. Diajak ke panggung Monas juga tidak masalah.

Jokowi pemimpin bagi semua. Jokowi sekali lagi. TKN harus terus menggali potensi mereka untuk mengembangkan konten mengenai Jokowi.

Begitulah satu-satu.

#JokowiLagi
Manuel Mawengkang

(seword/Beritacenter.COM)





Fokus : Joget Natal Prabowo


#Jokowi #Joko Widodo #Prabowo #Jokowi Presiden Ku #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Jokowi Hebat #17 April Jokowi Tetap Presiden #Prabowo Islam KTP #Prabowo Ogah Sholawat #Prabowo Tolak Sholawat


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Polisi Ringkus 1 Pelaku Perampokan Warteg Pesanggrahan, 2 Masih Buron

Beritacenter.COM - Satu pelaku perampokan di warteg Mamoka Bahari, Kawasan Petungkangan Utara Pesanggrahan, Jakarta..
2 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 48 Kios di Pasar Induk Caringan Bandung

Beritacenter.COM - Sebanyak 48 kios di Pasar Induk Caringan, Kota Bandung habis terbakar, Sabtu (25/1/2020)...
3 jam yang lalu

Ratusan Personel Gabungan Amankan Imlek di Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan

Beritacenter.COM - Jajaran personel gabungan dari TNI - Polri disiagakan untuk mengamankan Tahun Baru Imlek 2571 di..
6 jam yang lalu

Negara Ini Yang Pertama di Wilayah Eropa Terpapar Virus Corona Wuhan

Beritacenter.COM - Negara Prancis menjadi wilayah Eropa pertama yang mengkonfirmasi terpapar kasus virus corona..
7 jam yang lalu

Pelaku Begal Warteg Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku tiga begal yang beraksi di sebuah Warteg di kawasan Petukangan..
8 jam yang lalu

Gempa Mengguncang Negara Turki

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 6,8 skala richter(SR) mengguncang provinsi Elazig di Turki Timur pada..
9 jam yang lalu

Bosan dengan Istri dan Tak Kuat Menahan Nafsu, Kakek di Pandeglang Cabuli 2 Bocah

Beritacenter.COM - Kakek berinisial ES (66) warga Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten,..
10 jam yang lalu

Polisi Usut Laporan Roy Suryo Soal Sunda Empire Terkait Tudingan Tak Mengerti Sejarah

Beritacenter.COM - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, dipolisikan politikus Roy Suryo lantaran menyebut dirinya..
12 jam yang lalu

Soal Bentrokan Massa di Sukabumi, Polisi: Salah Paham Karena Video Viral

Beritacenter.COM - Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi dekat area pabrik sepati PT PAI, Kecamata Sukalarang,..
13 jam yang lalu

Iming-imingi Korban Gaji Belasan Juta, Kafe Remang Jakut Rekrut PSK lewat Medsos

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi yang melibatkan wanita ABG di Cafe Khayangan, Rawa..
15 jam yang lalu

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Kafe Remang Jakut, PSK ABG Direkrut dari Medsos

Beritacenter.COM - Polisi menangkap enam tersangka penjaja layanan seks ABG di Cafe Khayangan, Rawa Bebek,..
15 jam yang lalu

Bentrokan Antar Dua Kelompok Massa Pecah di Sukabumi

Beritacenter.COM - Dua kelompok massa di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dillaporkan terlibat..
16 jam yang lalu

Ada Pilu di Ultah Megawati ?

Memasuki usia 73 tahun mungkin jadi semacam privelege yang gak bisa dimilikin banyak orang. Privilege itu kemudian..
16 jam yang lalu

Soal Video Banjir Pintu Monas Depan Istana, Sekda DKI Omeli Dishub Tak Cek Kebenaran

Beritacenter.COM - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf, memastikan viral video soal genangan di..
17 jam yang lalu

Mewaspadai Gerakan Radikal di Indonesia

Radikalisme masih menjadi kekhawatiran yang perlu diantisipasi masyarakat dan Pemerintah. Pasalnya, paham Anti..
18 jam yang lalu

Pemenang Tender Penataan Monas, Seperti HANTU Tidak BERUJUD....

Edan! Pemenang Tender Penataan Monas Senilai Rp 71,3 Miliar “Kantor”nya di Rumah Petak Kejanggalan..
18 jam yang lalu

Modus Kasih Permen, Kakek di Pandeglang Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Seorang kakek di Pandeglang diamankan petugas kepolisian Polres Pandeglang karena mencabuli bocah..
19 jam yang lalu

Gara-gara Alami Kecelakaan, Pengantin Ini Ijab Kabul Di RS

Beritacenter.COM - Pernikahan tentunya menjadi momen bahagia sehingga tak sedikit orang yang menyiapkan pernikahan..
19 jam yang lalu

Rasain !! DPO Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Beritacenter.COM - Petugas Polsek Medan Kota menghadiahi timah panas ke pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus..
20 jam yang lalu

Gubernur Banten Prihatin Dengan Nasib Pegawai Honorer Yang Terancam Putus Kontrak

Beritacenter.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku sangat prihatin dengan nasib ribuan tenaga honorer baik guru..
20 jam yang lalu

Netizen Sebut Anies Gubernur Kurang Ajar...

Beritacenter.COM - Saat kota lain di seluruh dunia berusaha merawat pepohonan agar kehidupan lebih beradab, di..
20 jam yang lalu

Berikut Jadwal Lengkap MotoGP Musim 2020

Diketahui juga selain Finlandia, Republik Ceko juga mendapat kesempatan menjadi tuan rumah MotoGP. Gelaran MotoGP..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi