Selasa, 28 Januari 2020 - 03:10 WIB

Viral... Prabowo Marah, Pamwal Didesak Minta Maaf Demi Menutupi Reputasinya

Padahal, anggota pamwal tersebut telah melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang ada. Terkait kemarahan Prabowo terhadap paspam sangat tidak etis, karena pasukan pengamanan bukan anak buah Prabowo. Probowo atau timnya tidak bisa memerintah seenaknya, karena menyangkut protap. Seharusnya Prabowo bicara dengan atasan Satgas Pamwal VVIP tentang bagaimana keinginan Prabowo dalam hal pengamanan.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:47 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Peristiwa Prabowo memarahi salah seorang anggota Pamwal saat di Cianjur, Jawa barat, Selasa (12/03/2019) menuai banyak cibiran dari berbagai kalangan. Dalam kejadian tersebut, Prabowo marah kepada seorang brigadir dari kesatuan brimob yang bertugas melekat dengan dirinya (capres).

Padahal, anggota pamwal tersebut telah melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang ada. Terkait kemarahan Prabowo terhadap paspam sangat tidak etis, karena pasukan pengamanan bukan anak buah Prabowo. Probowo atau timnya tidak bisa memerintah seenaknya, karena menyangkut protap. Seharusnya Prabowo bicara dengan atasan Satgas Pamwal VVIP tentang bagaimana keinginan Prabowo dalam hal pengamanan.

Prabowo juga tidak etis menegur pasukan Pamwal VVIP yang tengah menjalankan tugas sesuai protap. Karena angggota Pamwal VVIP harus disiplin melaksanakan tugas sesuai protap, sebab terkait keamanan dan keselamatan capres/cawapres itu sendiri.

Selain itu, para anggota Pamwal VVIP tersebut telah mewakafkan hidupnya demi keselamatan capres/cawapres dengan nyawanya sebagai taruhannya. Seharusnya Prabowo bisa mengapresiasi kerja mereka, bukan sebaliknya melecehkan kewibawaan mereka dan korps kepolisian.

Yang terakhir dan yang paling tidak etis adalah timnya Prabowo menyuruh Pamwal VVIP Capres meminta maaf kepada publik, seolah-olah mereka salah. Padahal hal tersebut untuk menutupi reputasi Prabowo yang buruk. Dan tidak seharusnya anggota tim Pamwal VVIP memberikan pernyataan apapun, karena dalam prosedurnya yang boleh memberikan pernyataan hanya kepala Satgas Pamwal VVIP yang berpangkat Jendral Bintang 1.

Penting juga untuk diketahui, Polri telah diberikan amanat untuk bertanggung jawab dan mengatur seluruh sistem Pengamanan Capres dan Cawapres.

Dalam setiap pengamanan, terdiri dari empat tim yang masing-masing terdiri dari tiga unit. Tapi, hal ini sedikit berbeda untuk pengamanan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi yang juga menjadi Capres di Pilpres 2019, satu dari empat tim tersebut dibubarkan karena tetap menggunakan Paspampres.

Diketahui juga jika Tim pengamanan capres/cawapres disebut juga sebagai Satgas Pamwal VVIP. Satgas ini terdiri dari perwira dan bintara.

Setiap unit terdiri dari 1 AKBP yang bertindak sebagai ajudan. Jadi, setiap capres dan cawapres memiliki 3 ajudan yang bertugas bergiliran setiap minggunya. Sementara personel lainnya terdiri dari beberapa AKP dan Brigadir. Keseluruhannya bekerja berdasarkan protap yang ada dan penempatan pun juga sudah diatur.

Menanggapi video viral tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak mau banyak berkomentar soal video capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang terlihat marah dan memukul tangan orang saat dia berada di atas mobil.

Juru Bicara TKN Arya Sinulingga masih belum paham konteks pemukulan tersebut. Namun, dia menyerahkan penilaian sikap Prabowo itu kepada masyarakat.

"Saya sih enggak mau komentar lebih jauh ya. Biarkan publik yang menilai perilaku dari masing-masing capres yang ada saat ini dan bagi kita sih biarkan itu jadi penilaian publik, bukan penilaian dari kita," tegas Arya, Selasa (12/3/2019).

Pengamat Ilmu Politik Universitas Al-Ahzar Indonesia, Ujang Komaruddin, menyayangkan sikap Probowo yang ditunjukkan kepada masyarakat, ia menilai video yang tersebar di media sosial sangat merugikan paslon nomor urut 02 terlepas dari apa yang melatarbelakangi tindakannya, masyarakat tentu melihat kekerasan sebagai sesuatu yang buruk.

"Sebagai pemimpin harusnya tegas, ramah, dan mengayomi, termasuk stafnya sendiri. Dengan hanya melihat apa yang dilakukan Prabowo di video, tentu masyarakat enggak ingin pemimpin yang melakukan kekerasan," kata Ujang.

"Apa pun alasannya, kekerasan tidak bisa dibenarkan. Itu tidak bisa dibenarkan oleh siapa pun, apalagi seorang calon presiden. Pasti akan berimplikasi memberi efek negatif ke Prabowo," pungkasnya.





#Jokowi #Presiden Joko Widodo #Politik #POLRI #Prabowo #Pilpres 2019 #Cawapres #Capres


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






0 menit yang lalu

Penyidik Polri dan Kejaksaan Dipulangkan dari KPK

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) akui adanya rotasi bagian penyidikan dimana mereka yang berasal..
55 menit yang lalu

Hilang 4 Hari, Siswi Ditemukan Jadi Mayat di Dalam Drainase Sekolah

Beritacenter.COM - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Tasikmalaya, berinisial DS (13) telah..
2 jam yang lalu

Hingga Februari BMKG Minta Masyarakat Waspada Hujan Lebat

Beritacenter.COM - Hujan lebat diprediksi akan berlangsung hingga 3 Februari 2020 dimana Badan Meteorologi,..
2 jam yang lalu

Ada 100 Rumah Sakit Jadi Tempat Pengobatan Virus Corona, Ditanggung BPJS?

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia menyiapkan 100 rumah sakit yang akan menangani orang yang teridentivikasi..
4 jam yang lalu

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Mayat Yang Dibakar Hingga Gosong

Beritacenter.COM - Kasus pembunuhan yang menimpa korban bernama Rosidah(17) dimana jenazah dalam keadaan gosong...
5 jam yang lalu

Puluhan Instansi Serentak Uji Tes SKD CPNS

Beritacenter.COM - Tes SKD dalam rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) tahun 2019-2020 ini diselenggarakan..
5 jam yang lalu

Real Madrid Perpanjang Kontrak Karim Benzema Hanya Setahun

Beritacenter.COM - Real Madrid resmi memperpanjang kontrak Karim Benzema selama satuh tahun. Informasi ini menjadi..
5 jam yang lalu

Virus Corona Membuat Wuhan Bagai Kota Mati

Beritacenter.COM - Virus Corona usai menyebar ke belahan dunia yang berasal dari kota Wuhan membuat kota tersebut..
6 jam yang lalu

Modus Bikin Kopi, Penjual Es Krim Cabuli Bocah 11 Tahun

Beritacenter.COM - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang penjual eskrim berinisal AH karena telah..
6 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Warung, Amankan 196 Miras dan 99 Liter Oplosan di Bogor

Beritacenter.COM- Sebanyak 196 jenis miras dari berbagai merek dan 99 liter miras oplosan diamankan Polres Bogor...
7 jam yang lalu

Aceh Siapkan 2 Rumah Sakit Khusus untuk Isolasi Pasien Terinfeksi Virus Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah Aceh akan menyiapkan dua rumah sakit khusus untuk mengisolasi pasien yang terjangkit..
7 jam yang lalu

Hujan Angin Landa Kabupaten Blitar, Puluhan Rumah Rusak Parah

Beritacenter.COM - Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Krajan Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten..
8 jam yang lalu

Jaksa Agung: Tersangka Jiwasraya Akan Bertambah

BeritaCenter.COM - Kejaksaan Agung terus menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Jiwasraya. Beberapa orang sudah..
8 jam yang lalu

Jual Narkoba, Paman dan Keponakan Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua orang pengedar narkoba berinisal J dan R. Keduanya..
8 jam yang lalu

Jokowi Tegaskan Industri Pertahanan Nasional Harus Jadi Prioritas Dalam Pembelian Alutsista

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan mengembangkan industri pertahanan dalam negeri...
8 jam yang lalu

Menkes Terawan Ungkap Kunci Utama Pencegahan Wabah Virus Corona

BeritaCenter.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan meminta masyarakat tidak panik menghadapi wabah virus corona...
9 jam yang lalu

Terkait Pembobolan Rekening, Polisi Akan Periksa Pihak Commonwealth Bank

BeritaCenter.COM - Polisi akan memanggil pihak Commonwealth Bank untuk dimintai keterangan terkait pembobolan..
9 jam yang lalu

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Tersangka Kasus Suap PAW

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memperpanjang masa penahanan terhadap tiga tersangka..
9 jam yang lalu

Bahaya Virus Corona, Presiden Jokowi Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI di Wuhan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus..
10 jam yang lalu

Perempuan ABG Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Kota Tasikmalaya

Beritacenter.COM - Anak perempuan ditemukan tewas di sebuah gorong-gorong di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat ini..
10 jam yang lalu

Virus Corona Semakin Ganas, Sekelompok Warga Sumbar Tolak WN China

Beritacenter.COM - Sekelompok orang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) mendesak pemerintah Sumatera..
10 jam yang lalu

Atletico Madrid Telah Lakukan Tes Kesehatan untuk Edinson Cavani?

Diketahui juga jika Cavani yang kontraknya di Parc des Princes menyisakan kurang dari enam bulan lagi, diminati..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi