Jumat, 28 Pebruari 2020 - 09:05 WIB

Prabowo, Mafia Tanah yang Pura-pura Peduli Rakyat

Mereka tahu, Prabowo adalah contoh yang jahat. Perusahaan Prabowo menebang hutan seenak jidatnya. Membuat kerusakan yang tidak sedikit ditanggung oleh generasi selanjutnya. Konsesi itu diberikan sejak jaman Orde Baru dan jaman sesudahnya. Tapi mereka menutup mata atas kejahatan itu.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 18 Maret 2019 | 11:13 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Saya setuju dengan Amin Mudzakir, peneliti LIPI yang mengatakan, bangsa ini sakit kronis. Prabowo jelas-jelas mafia tanah. Seorang aseng yang menumpuk harta untuk dirinya sendiri. Tuduhan yang sering ia lontarkan untuk menyerang etnisnya sendiri, Tionghoa.

Mereka tahu, Prabowo adalah contoh yang jahat. Perusahaan Prabowo menebang hutan seenak jidatnya. Membuat kerusakan yang tidak sedikit ditanggung oleh generasi selanjutnya. Konsesi itu diberikan sejak jaman Orde Baru dan jaman sesudahnya. Tapi mereka menutup mata atas kejahatan itu.

Dulu, Orde Baru mencaplok tanah yang statusnya masih eigendom. Tanah yang dibeli oleh warga keturunan Belanda. Sebagian mereka hanyalah pengusaha yang lahir di Nusantara, sama tidak diakuinya dengan pribumi Hindia Belanda bagi kerajaan Belanda.

Alasan pencaplokan itu untuk dikembalikan pada Negara. Tapi faktanya, tanah itu dibagi-bagikan begitu saja pada kerabat mereka. Bukan hanya tanah rampasan dari keturunan Belanda, Orde Baru juga merampas tanah adat/ulayat lengkap dengan hutan, gunung dan sungainya.

Prabowo adalah salah satu oknum penting Orde Baru. Bersama mantan istrinya Titiek, ia adalah juragan tanah haram itu. Konsesi ratusan ribu hektare yang jauh lebih luas dari luas wilayah Jakarta itu, entah bagaimana nasibnya. Biasanya, konsesi itu umurnya puluhan tahun. Bila hampir habis bisa diperpanjang lagi.

Jika ada bangunan di atasnya, tentu Prabowo akan dengan mudah mangkir. Paling tidak, ia akan minta ganti rugi. Padahal itu adalah tanah Negara.

Keserakahan Prabowo mencaplok tanah itu membuktikan jiwa tamaknya. Ia adalah sebenar mafia di dunia nyata. Tampangnya klimis. Orasinya berapi-api tentang kadilan. Tapi rakusnya bukan main.

Bukan hanya soal kuasa-menguasai tanah, Prabowo juga bergaya dikawal tentara sebagai bodyguardnya. Ia menjadi orang sipil yang berpenjagaan pasukan negara. Padahal jika tentara itu diperbantukan untuk mengawal jenderal yang purna tugas, Prabowo tak layak dimasukkan ke dalamnya. Karena ia tentara pecatan.

Sejarahnya yang kelam telah cukup untuk menyamakannya dengan Al Capone. Seorang mafia yang menampilkan wajah budiman di depan publik. Suka berderma. Padahal aslinya rakus dan bengis.

Lagak Prabowo sudah mirip god father saja. Gaya hidup mewah sejak kecil membuatnya tak mengenal arti kemiskinan. Bagi Prabowo, kemiskinan hanya mitos. Rakyat kecil berarti aset yang bisa dimanfaatkan. Sedangkan keadilan adalah, 'daripada dikuasai asing mending saya yang kelola.'

Sosok seperti Prabowo didaulat oleh khalayak sebagai calon pemimpin. Saya tidak habis pikir, apa tidak ada lagi manusia bersih di Indonesia ini untuk dilawankan Jokowi dalam Pilpres?

Orang ini selain dipecat dari kemiliteran, juga adalah penculik berdarah dingin. Tidak hanya itu, dia juga bagian dari rezim diktator Orde Baru yang menguasai tanah dan air yang menaungi hajat hidup orang banyak.

Seorang tuan tanah yang memiliki aset tidak wajar saat ia masih menjalani dinas ketentaraan. Dengan kata lain, ia bukan seorang patriot, apalagi nasionalis. Karena yang dia pikirkan hanyalah perutnya sendiri.

Patriot bagi Prabowo barangkali adalah berani menyerobot yang bukan haknya di luar batas kewajaran. Nasionalis baginya mungkin adalah menguasai tanah dalam skala nasional. Daripada asing mending saya, padahal itu sama jahatnya.

Bagaimana mungkin para pemujanya itu menutup mata dari semua bukti yang telah gamblang dan nyata. Tidakkah terdetik di hati mereka keraguan, lalu mencari pembenaran atas fakta-fakta di atas itu? Bukankah di dalam diri mereka juga terdapat hati.

Ke mana perginya akal sehat?

Bangsa ini sakit kronis. Saya kira kesimpulan itu sudah tepat. Sekumpulan orang lebih gemar memfitnah pihak lain, daripada membuktikan kekejian junjungannya. Mereka menolak kebenaran, sejelas apapun itu.

Pembodohan berpuluh-puluh tahun yang dilakukan Orde Baru membuat banyak orang tak mampu berpikir kritis. Jika Jokowi dianggap bermasalah, kurang sempurna, pilih yang lebih baik. Faktanya Prabowo jauh lebih buruk.

Mereka tertipu oleh tampang kolonial Prabowo yang disebut gagah. Ketika Prabowo naik kuda, bukankah itu mengingatkan pada jaman penjajahan Belanda? Tampang Prabowo tak lebih dari gambaran penjajah kompeni yang telah merampok tanah negara ini ratusan tahun lamanya. Tidak ada gagah-gagahnya.

Tidak ada satu pilihan idealpun ada dalam dirinya. Tapi mereka tetap mengelu-elukannya. Dari segi karier militer dia gagal. Bisnisnya merugi, ribuan karyawan perusahaannya tak dibayar. Keluarganya kacau-balau.

Ia hidup menyendiri di rumah mewahnya dengan kuda berharga miliaran. Bahkan yang miris, Prabowo tak punya optimisme. Hidupnya hanya dipenuhi bayang-bayang ketakutan dan kengerian. Dan itu yang dia terorkan ke orang lain.

Lebih buruk lagi, apa yang dia tuduhkan itu justru ia jalani sendiri. Prabowo mengatakan, Indonesia ini dikuasai segelintir orang. Ternyata dialah segelintir orang itu. Prabowo mengatakan, Indonesia dikuasai asing. Padahal adiknya, Hasyim, donatur utamanya, adalah kaki tangan pengusaha Yahudi, Rothschild.

Jika Prabowo adalah seorang pengusaha, ratusan ribu hektar tanah yang dikuasainya itu barangkali tidak terlalu menyakitkan. Tapi dia adalah calon presiden Indonesia. Jangan disamakan dengan Sinar Mas, Grup Wilmar, Grup Salim. Jelas beda jauh. Nasib Indonesia ada di tangannya.

Apa jadinya jika Prabowo berkuasa? Entah kengerian macam apa yang akan menimpa Indonesia. Berapa pulau yang akan dia kuasai? Berapa luas hutan yang akan dia babat habis?

Adakah dari mereka yang sedikit saja bisa berpikir?

Ditulis oleh : Kajitow Elkayeni





#Politik #Jokowi-Ma'ruf Amin #Prabowo #Pilpres 2019 #TKN Jokowi-Ma'ruf Amin #Debat cawapres #Mafia Tanah


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 menit yang lalu

Curi Kayu Untuk Memenuhi Kebutuhan Anak Istri, Wusono Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Wusono (36) warga Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Nganjuk, harus berurusan dengan pihak..
57 menit yang lalu

SADIS...! Pukul Mertua Pakai Tabung LPG Dan Tusuk Kemaluan Dengan Gunting, Totok Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Totok Dwi Prasetyo (25), harus berurusan dengan Anggota Reakrim Polres Sidoarjo setelah tega..
1 jam yang lalu

Jual Narkoba Demi Bayar Pengacara Untuk Suaminya, Emak-emak Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Seorang emak-emak di Kabupaten Tuban, berinisial UF, warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban,..
2 jam yang lalu

Sabet Warga Dengan Pisau Saat Cekcok Dengan Pacarnya, Si Budi Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Budi, Pemuda asal Surabaya, berhasil diamankan pihak kepolisian setelah membawa senjata tajam saat..
3 jam yang lalu

Ini Langkah Pemerintah Israel Cegah Penyebaran Virus Corona di Negaranya...

Beritacenter.COM - Virus korona yang menggemparkan dunia sejak Desember 2019 lalu kian mengkhawatirkan. Selain makin..
4 jam yang lalu

Mau Otak Sehat..? Lakukan 5 Kegiatan Ini di Pagi Hari

Beritacenter.COM - Melakukan aktivitas setelah bangun tidur memiliki manfaat untuk tubuh kita, salah satunya adalah..
5 jam yang lalu

Sangihe Sulut Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo, Tidak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Gempa dengan kekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada..
5 jam yang lalu

Cerita Zikria Usai Terlepas dari Kasus ITE yang Menjeratnya : Ini Pelajaran Berharga Buat Saya

Beritacenter.COM - Kasus pelanggaran terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat ibu..
6 jam yang lalu

Guru PNS di Banten Perkosa 5 Muridnya, Polisi : Pelaku Sudah Ditangkap

Beritacenter.COM - Seorang guru berinisial A (50) diduga telah malakukan pencabulan kepada lima muridnya di salah..
7 jam yang lalu

Meski Telah Ditutup, 3 Penerbangan Jamaah Dari Indonesia Tetap Diizinkan Umrah ke Mekkah

Beritacenter.COM - Meskipun Arab Saudi melakukan penutupan sementara jamaah umrah akibat dari mewabahnya Virus..
8 jam yang lalu

Ini Penyebab Kematian Kakek di Depok yang Nyangkut di Atap Kamar Tidur

Beritacenter.COM - Seorang kakek bernama Pakpahan (65) ditemukan tewas di atas kamar tidur rumahnya, jalan..
9 jam yang lalu

Longsor di Bogor, 8 Makam di TPU Kampung Nangerang Hilang

Beritacenter.COM - Terjadi longsor di Kampung Nangerang RT03/06, Kelurahan Rangga Mekar, hingga mengakibatkan..
10 jam yang lalu

Warga Digegerkan Temuan Mayat Penuh Luka di Sungai Tebing Tinggi Sumut

Beritacenter.COM - Warga Sumatera Utara (Sumut) , digegerkan temuan mayat pria yang hanyut di sungai Kecamatan..
10 jam yang lalu

Besok! KPK Akan Periksa Ketua KPU Terkait Kasus Suap PAW DPR

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang panggilan kepada Ketua KPU Arief Budiman..
11 jam yang lalu

Viral di Medsos Bapak 'Pemerkosa' Anak Diikat di Sukabumi, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap

Beritacenter.COM - Sebuah video yang menampakkan seorang pria diikat tali kuning viral di bagikan warganet di grup..
12 jam yang lalu

Ponsel Baru dari Luar Negeri Juga Harus Registrasi IMEI Kalau Tak Mau Diblokir

Beritacenter.COM - Warga Negara Indonesia (WNI) atau turis yang kedapatan membawa smartphone terbaru dari luar..
12 jam yang lalu

Ternyata Ini Alasannya Ayah Kandung Bunuh Putrinya Yang Ditemukan di Drainase Sekolah

Beritacenter.COM - Ironis, seorang ayah kandung bernama Budi Rahmat(45) tega membunuh putri kandungnya sendiri Delis..
12 jam yang lalu

Modus Janjikan Nilai dan HP Baru, Guru Mesum di Padang Gagahi Siswi 2 Kali

Beritacenter.COM - Seorang guru bernama Joni Wardi (58) harus berurusan dengan polisi lantaran diduga telah mencabuli..
13 jam yang lalu

Tiang Listrik Saksi Bisu Ibu Hamil Tewas Tertabrak di Palmerah Ditaburi Bunga

Beritacenter.COM - Ibu hamil berinisial ER (26) tewas ditabrak mobil di bilangan Palmerah, Jakarta Barat. Korban..
13 jam yang lalu

Ronaldo Disalahkan Saat Juventus Kalah dari Lyon

Tak hanya Manchester United saja, Real Madrid hingga Juventus juga banjir piala setelah pemain asal Portugal tersebut merapat.
13 jam yang lalu

Demi Memperlancar Perkembangan Bisnis, PT Indosat PHK Ratusan Karyawannya...

Maksud dan tujuan PT Indosat memPHK karyawannya tersebut yakni agar perusahaan mampu berkembang dengan baik di bidangnya.
14 jam yang lalu

Polisi Ringkus Pelaku Yang Pukul Sopir Ambulans Pengantar Jenazah

Beritacenter.COM - Polisi berhasil meringkus pelaku berinsial SR yang memukul sopir ambulans saat membawa jenazah di..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi