Saturday, 20 Apr 2019
Temukan Kami di :
News

TKN Jabarkan Perbedaan Dewan Riset dan Badan Riset yang Dijanjikan Ma'ruf

Aisyah Isyana - 18/03/2019 19:13

Beritacenter.COM - TKN Jokowi-Ma'ruf menjelaskan perbedaan Dewan Riset Nasional dengan Badan Riset Nasional sebagaiamana dijanjikan Ma'ruf Amin dalam debat cawapres. Badan Riset yang diwacanakan Ma'ruf juga disebut bukan sebuah lembaga baru.

"Dewan Riset itu sebetulnya kewenangannya hanya memberikan masukan-masukan, sementara kalau badan ini bukan lembaga baru yang nanti mengkoordinasikan lembaga riset yang ada supaya lebih terarah," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily di posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, tiap-tiap kementerian-kementerian sudah punya lembaga riset masing-masing. Sementara itu, keberadaan Badan Riset Nasional itu nantinya akan mengefisien fungsi lembaga-lembaga tersebut.

"Justru ini lebih mengefisienkan fungsi dari lembaga riset yang selama ini ada di berbagai macam kementerian dan lembaga, saya kira tidak ada lembaga riset. Di tiap-tiap kementerian kan pasti ada Litbangnya," ujarnya.

Ace berharap, keberadaan Badan Riset Nasional ini nantinya akan memberikan dampak positif pada dunia usaha. Menurutnya, hal itu lah yang akan menjadi pembeda antara Badan Riset dan Dewan Riset.

"Usulannya Ma'ruf Amin itu jelas bahwa badan riset nasional ini bukan seperti dewan, kalau dewan kan hanya memberikan, tapi ini lebih bisa misalnya menggandeng dunia usaha yang disebut oleh Ma'ruf Amin DUDI, istilah yang keren sekali itu," ucapnya.

Sebelumnya, Cawapres Ma'ruf Amin menjanjikan pembentukan Badan Riset Nasional (BRN). Menurut Ma'ruf, badan itu akan memaksimalkan hasil riset nantinya dan menyatukan lembaga-lembaga riset di Indonesia.

"Akan kami bentuk Badan Riset Nasional," ucap Ma'ruf di panggung debat di The Sultan Hotel, Jakarta, Minggu (17/3/2019).




Berita Lainnya

Kompolnas : Jangan Nodai Pemilu 2019

20/04/2019 08:20 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA