Wednesday, 24 Apr 2019
Temukan Kami di :
News

Gugur Ditembak KKB di Nduga, Bharada Aldy Diberi Kenaikan Pangkat

Aisyah Isyana - 20/03/2019 19:31

Beritacenter.COM - Gugurnya Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Aldy, pasca ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, menyisakan duka yang mendalam bagi pihak keluarga. Terlebih, Aldy merupakan sosok anak kebanggaan bagi keluarganya.

"Korban adalah putra yang dibanggakan keluarganya. Duka mendalam keluarga korban tentu menjadi duka mendalam Polri. Korban adalah putra dari seorang buruh di Nunukan, Kalimantan Utara," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Baca juga :

Menurutnya, gugurnya Bharada Aldy tak menyusutkan semangat Polri untuk terus melakukan perburan terhadap KKB. Dedi memastikan jika pihaknya justru termotivasi untuk lebih giat dan semangat dalam memburu KKB.

"Polri berduka, salah satu prajurit terbaik kami gugur dalam tugas di Papua. Gugurnya korban bukan berarti memupuskan semangat kami untuk mengejar KKB, tapi justru memotivasi kami dalam rangka melindungi masyarakat Papua dan mengejar kelompok kriminal bersenjata di sana," tegas Dedi.

Dedi mengatakan Aldy mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari bharada menjadi bhayangkara satu (bharatu). Dedi menerangkan Aldy baru saja lulus pendidikan Tamtama 2018 lalu. Dia baru mendapat penugasan di Papua pada Februari lalu.

"Korban otomatis langsung mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat dari Bapak Kapolri. Tiap anggota Polri yang gugur dalam tugas, berhadapan atau kontak langsung dengan pelaku tindak pidana atau kejahatan, diproses untuk KPLB. Baru lulus Tamtama 2018 lalu," terang Dedi.

Baku tembak bersama KKB yang mengakibatkan Bhrada Aldy gugur terjadi Rabu (20/3), sekitar pukul 07.30 WIT. Baku tembak antara Pasukan Brimob Nemangkawi Tim Belukar dan KKSB terjadi di Bandara Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga.




Berita Lainnya

Wiranto Puji Sikap Negarawan Jokowi dan Prabowo

23/04/2019 22:19 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA