Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
News

Skema Tarif MRT Masih Dibahas DPRD DKI Jakarta

Indah Pratiwi - 23/03/2019 03:51

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi(Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD masih mempertimbangkan besaran tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Rp1.000 per kilometer seperti yang dicetuskan Gubernur Anies Baswedan.

“Sekarang, kalau dari Lebak Bulus ke Bundaran HI 13 stasiun, berarti Rp13.000 (kalau jarak antarstasiun 1 km). Kira-kira orang mau enggak? Ini jadi pertimbangan juga,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, Jumat (22/3/2019).

Gubernur Anies, kata dia, harus lebih sering berdiskusi dengan anggota DPRD DKI Jakarta, terutama dengan anggota Komisi C dan Komisi B yang menangani besaran tarif kereta Ratangga MRT.

“Kalau mau gitu, mesti banyak diskusinya. Kenapa mesti Rp1.000, kok enggak Rp2.000 atau Rp500? Kenapa misalnya enggak Rp5.000, sampe kemana aja?” tuturnya.

Tarif MRT akan dputuskan dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI yang digelar pada Senin (25/3/2019) nanti. Pada rapat tersebut, anggota Komisi B dan Komisi C bakal memparkan hasil kajian mereka sebelum kesepakatan mengenai besaran ongkos MRT diketok oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

“Insya Allah minggu depan kayaknya selesai. Karena hari Senin kami rapimgab hasil bahasan Komisi B dan C, karena di situ menyangkut tarif,” ungkapnya.



Berita Lainnya

BMKG: Hari Ini Terjadi 53 Kali Gempa Tektonik

24/06/2019 21:47 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA