Sabtu, 18 Januari 2020 - 10:24 WIB

Membongkar Kebohongan Prabowo di Kampanye Akbar Jadi Bukti Perjuangannya Bukan Untuk Rakyat

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 25 Maret 2019 | 07:49 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Capres Prabowo Subianto dihadapan para pendukungnya berseru-seru meminta pendukung tak menghina orang lain di Pilpres 2019 yang kontestasinya tengah berlangsung sekrang ini.

"Perjuangan kita adalah untuk rakyat. Perjuangan kita adalah untuk kepentingan seluruh bangsa, jadi jangan, saya minta jangan kita mengejek orang lain. Jangan sekali-sekali kita menghina siapapun ya," ujar Prabowo kepada pendukungnya saat kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019).

Namun sangat miris, kebiasaan Prabowo kembali muncul secara tiba-tiba ditempat yang sama dengan melanggar janji mengingkari ucapannya sendiri, dalam waktu yang benar-benar amat singkat. Seakan-akan ludah Prabowo saja belum lagi kering bibir Prabowo belum lagi mengatup usai mengucapkannya, namun langsung diingkari dengan amat tak malu-malu lagi.

Baca Juga: MRT Berkat Jokowi, Rakyat DKI Semakin Merdeka

Alih-alih memberi teladan yang baik serta utama dalam pelaksanaan kata-kata, Prabowo justru langsung melakukan tindakan yang mencerminkan pengingkaran dari ucapan dahsyat hebatnya itu sendiri, dengan cara khas yang memang menjadi ciri dirinya.

"Rakyat sudah capek dengan pencitraan, sudah capek dengan lembaga survei yang akal-akalan yang banyak bohong," ujar Prabowo di kampanye akbar, di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019).

"Sesuai pesanan, habis itu udah dibayar oleh kelompok ini dia kelompok yang satunya lagi minta bayaran lagi," sambung dia.

"Ini sudah kuno. Saya kasih nasihat ya ke adik-adik yang di lembaga survei itu kuno, kerjaanmu kuno. Lama-lama kau tidak punya pekerjaan lho karena rakyat nggak percaya dengan kamu punya pekerjaan itu alias banyak bohongnya," tutur Prabowo.

“Rakyat saat ini sudah semakin pintar sehingga tidak bisa dibohongi lagi. Apa yang diinginkan rakyat adalah sebuah perubahan. "Rakyat ingin perubahan," katanya.

Baca Juga: Inilah 4 Isu Hoaks Lawan Politik Untuk Serang Jokowi

Kejadian tersebut semakin mempertebal dugaan, bahwa segala yang diucapkan oleh Prabowo dalam berbagai kesempatan kampanye yang dilakukan dirinya tersebut, memang sejatinya tak lebih dari sekedar kebohongan belaka. Hanya berupa kedustaan yang dikumpulkan lalu ditebar ke khalayak ramai, hanya demi makhluk bernama: Elektabilitas. Hanya untuk memincut suara pemilih dari rakyat.

Dan perkataan Prabowo yang diucapkan dalam satu tarikan napas tersebut langsung dicurigai kebenarannya.

Sebab dalam kalimat tersebut, Prabowo mengatakan agar jangan mengejek orang lain dan jangan sekali-kali menghina siapapun juga karena perjuangan yang dilakukannya adalah untuk rakyat serta untuk kepentingan seluruh bangsa.

Fakta yang kemudian terjadi sekejap sesudahnya, Prabowo langsung tancap gas hajar boleh hantam kromo kembali mengejek serta menghina orang lain, yang dalam konteks tersebut adalah ‘adik-adik yang di lembaga survei’.

Bisa saja, ucapan Prabowo tersebut ditujukan kepada pihak lembaga survey yang pada pemilu lalu sukses membuat dirinya sujud syukur walau ternyata kalah telak serta gagal menjadi presiden.

Namun terlepas dari teknis kenyataan yang data serta faktanya tak bisa dibantah kebenarannya itu, kenyataan tersebut langsung menimbulkan praduga yang amat tajam aroma kebusukannya.

Premisnya sederhana saja. Yaitu prabowo melarang mengejek orang lain dan menghina siapapun karena perjuangan yang dilakukannya adalah untuk rakyat serta untuk kepentingan seluruh bangsa.

Dan ketika sesaat kemudian Prabowo sendiri yang mengejek serta menghina orang lain, langsung memberi kesimpulan bahwa perjuangan yang dilakukannya adalah bukan untuk rakyat serta bukan untuk kepentingan seluruh bangsa.

Jadi teringat pidato Prabowo yang disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam acara "The World in 2019 Gala Dinner" di Hotel Grand Hyatt Singapura, belum lama berselang.

"Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat," ujarnya.

"Para elite mereka berpikir bisa membeli semuanya. Rakyat Indonesia miskin maka kita berikan saja beberapa karung nasi dan mereka akan memilih saya, saya akan membeli atau menyuap semua orang," katanya.

Segitunya Prabowo menghina rakyat, dengan menganggap rakyat bisa dibeli hanya dengan bayaran yang serendah itu.

Lantas, dimana perjuangan untuk rakyatnya? Yang mana perjuangan untuk kepentingan seluruh bangsanya?

Benar-benar amat menyakitkan hati setiap warga negeri ini.





#Berita Center #Prabowo


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Persija Siapkan Agenda Uji Coba

Beritacenter.COM - Persija Jakarta dalam periode pramusim Liga 1 2020 sedang menyusun agenda Persija, demi..
2 jam yang lalu

DPR Panggil Menteri BUMN dan Jaksa Agung, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Komisi VI DPR RI berencana memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick..
3 jam yang lalu

Beberapa Titik di Jakarta Banjir Usai Diguyur Hujan

Beritacenter.COM - Deras hujan mengguyur Jakarta pada Sabtu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul..
4 jam yang lalu

AS Sengaja Kacaukan Situasi Timur Tengah

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan..
5 jam yang lalu

Beri Sinyal Sandiaga Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi : Masih Lama Pilpres aja Baru Rampung

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait alasannya menyebut Sandiaga Salahuddin Uno..
6 jam yang lalu

Kunjungi Mendagri Tito, Ketua Bawaslu Bahas Netralitas ASN di Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abhan menyambangi Menteri Dalam Negeri (Mendagri)..
7 jam yang lalu

Puluhan Tawon Vespa Kembali Menyerbu Warga Bekasi

Beritacenter.COM - Seorang ibu rumah tangga bernama Tonisih (40) warga Kampung Bungin RT 01/RW 02 Desa Pantai Bakti,..
8 jam yang lalu

Diperiksa Terkait Jiwasraya, Adnan Tabrani Dicecar soal Surat Utang

Beritacenter.COM - Direktur Independen PT Hanson International Adnan Tabrani diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung)..
8 jam yang lalu

Viral! Dua Pria Kuras Kotak Amal Masjid di Medan

Beritacenter.COM - Terecam kamera CCTV, dua orang remaja terlihat sedang mencuri kotak amal di Masjid Silaturrahmi,..
9 jam yang lalu

Tiga Perampok Taksi Online Ditangkap Polisi, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Anggota Subdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tiga pelaku perampokan terhadap..
10 jam yang lalu

Dipecat dari Jabatan Dirut TVRI karena Hak Siar, Ini Kata Helmy

Beritacenter.COM - Dewan Pengawas TVRI telah mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI..
11 jam yang lalu

Dicopot dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Siap Tempuh Jalur Hukum

Beritacenter.COM - Pencopotan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmy Yahya berlanjut ke jalur hukum. Tim Kuasa Hukum..
11 jam yang lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, 5 Rumah di Sulbar Rusak Parah

Beritacenter.COM - Lima rumah warga di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar,..
12 jam yang lalu

OTT KPK Terhadap Komisioner KPU Cacat Prosedur

Sejumlah pihak menilai penangkapan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan oleh Komisi..
13 jam yang lalu

Nafsu Berujung Maut, Tukang Cilok Bunuh Pemandu Lagu di Puncak Bogor

Beritacenter.COM - Tukang cilok berinisial RA alias B (39) ditangkap polisi karena membunuh seorang pemandu lagu (PL)..
14 jam yang lalu

Banteng, “Lawan” Baru Si Cicak?

Kalau ngomongin soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dulu, sering kali kita membaca judul-judul berita yang..
14 jam yang lalu

Advokat Pencinta Damai Polisikan Pendemo Pro-Anies Soal Poster 'Lengserkan Presiden'

Padahal di dalam konteks ini, demo itu pure masalah banjir bukan masalah politik. Namun dalam persoalan itu yang saya..
15 jam yang lalu

Jokowi Percayakan Kepala Bakamla ke Laksdya Aan Kurnia

BeritaCenter.COM - Laksdya TNI Aan Kurnia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Badan Keamanan Laut..
15 jam yang lalu

Mahfud Md Sebut Dugaan Korupsi di Asabri Dari Sumber Terpercaya

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor..
15 jam yang lalu

Jokowi Perintahan Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi..
15 jam yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
16 jam yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi