Rabu, 22 Januari 2020 - 06:36 WIB

Inilah 5 kontroversi Prabowo Pada Saat Kampanye di Manado

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 29 Maret 2019 | 11:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Kampanye Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di Kota Manado, Minggu (24/3) menghipnotis sekitar 4 ribuan massa pendukung yang datang dari seluruh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara. Kampanye tersebut ternyata juga menyisakan cerita kontroversi.

Salah satu pernyataan Prabowo yang kontroversi adalah saat dirinya memarahi pendukungnya yang terlalu ribut saat dirinya tengah berorasi. Prabowo menyebut pendukungnya saja yang berbicara bila tidak menghentikan keributannya.

Tak hanya memarahi pendukungnya yang berisik, berikut kontroversi Prabowo lainnya saat kampanye di Manado.

1. Minum kopi saat azan

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, menghentikan orasi politiknya saat azan dari masjid Nurul Huda yang bersebelahan dengan panggung kampanye, berkumandang.

“Maaf karena ada azan saya hentikan dulu,” kata Prabowo.

“Kita harus saling menghormati semua agama. Saat ini sedang azan, kita istirahat sejenak dan ada kesempatan saya untuk minum kopi,” tutur Prabowo sembari tersenyum.

Candaan ini sendiri membuat beberapa masyarakat yang hadir merasa miris dengan pernyataan tersebut. Menurut warga, walaupun bercanda, tetapi saat mendengar azan, seharusnya mengajak untuk ke masjid bukan minum kopi.

“Saya kaget saja, kenapa mengajak minum kopi saat azan. Memang becanda, tetapi kan bisa disalah artikan. Kenapa bukan ajak salat tapi malah ingin minum kopi,” kata Ismail, warga asal Singkil yang berada di lokasi kampanye, Minggu (24/3).

2. Bendera kalimat tauhid berkibar di lokasi kampanye

Kontroversi kehadiran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di kampanye Prabowo Subianto di Kota Manado, memicu perdebatan di tengah masyarakat Kota Manado.

Bendera hitam dinilai identik dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah ini.

Bendera tersebut berkibar tepat di depan panggung utama saat Prabowo menyampaikan orasi politiknya.

“Kota Manado adalah kota toleran yang tidak menginginkan ada paham radikalisme. Kenapa justru di kampanye calon presiden ada bendera-bendera selain partai politik atau bendera Indonesia,” tutur Chandra Poli, warga Manado.

Koordinator divisi pengawasan, Humas dan hubungan antar lembaga, Badan Pengawas Pemilu, Taufik Bilfaqih menyebutkan, pihaknya langsung memberikan teguran terkait dengan adanya bendera selain bendera partai politik.

“Kami akan meminta klarifikasi dari penyelenggara kampanye,” tutur Bilfaqih.

3. Berkampanye pada jam ibadah umat nasrani

Banyak masyarakat menyayangkan kampanye Prabowo yang dilaksanakan pada saat umat nasrani melaksanakan ibadah gereja.

Beberapa masyarakat menilai ada hal-hal yang seharusnya diperhatikan terkait dengan kebijakan lokal daerah. Seperti di Kota Manado yang mayoritas nasrani, mereka meminta untuk menghormati waktunya orang beribadah.

Baca Juga :

“Kami toleransinya kuat disini. Harusnya dihargai toleransi itu. Kami tak melarang karena sudah masuk jadwal kampanye. Tapi, alangkah baiknya pelaksanaan kampanye kalau di hari Minggu, ya setelah selesai ibadah atau pada sore hari,” tutur Alfrets, warga Kombos Kecamatan Singkil.

4.Keributan di atas panggung kampanye

Keributan terjadi di atas panggung kampanye calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, Minggu (24/3). Keributan terjadi antara sesama partai politik pendukung Prabowo. Keributan dipicu saat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Deddy Dolot, dilarang untuk berada diatas panggung kampanye.

Sejumlah petinggi PAN Kota Manado yang tak terima dengan hal tersebut, langsung bereaksi keras. Adu mulut dan saling dorong hingga nyaris baku pukul tersaji diatas panggung dan ditonton ribuan pendukung Prabowo.

Keributan yang berlangsung hampir 10 menit itu, berakhir setelah Panitia Pelaksana berembuk dan menyepakati jika yang bisa berada diatas panggung adalah para petinggi partai politik dan panitia yang memiliki id card.

5. Heboh Prabowo datang, gempa goyang Manado

Gempa terasa di Kota Manado, Minggu (24/3) sekira pukul 12.37 WITA. Gempa berkekuatan 6,3 magnitudo ini sebenarnya terjadi di Jailolo, Maluku Utara, tetapi juga dirasakan beberapa wilayah termasuk di Sulawesi Utara.

Gempa ini sendiri langsung dikaitkan dengan kedatangan Prabowo ke Kota Manado untuk berkampanye. Masyarakat mengaitkan gempa terasa di Manado untuk menegur, kampanye Prabowo yang dilaksanakan di jam ibadah.

“Apakah ini (gempa) pertanda jika memang kampanye ini tidak direstui, karena disaat orang lain beribadah, mereka malah kampanye,” kata Granger, warga Sario, Kota Manado.

Sumber : kumparan





Fokus : Prabowo


#Koalisi Hoaks #Koalisi Hoax #Jenderal Kardus #Koalisi kardus #Prabowo-Sandiaga #Sandiwara Uno #Prabohong


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






51 menit yang lalu

Kedapatan Bawa 3,16 Kg Sabu dan Airsoft Gun, 4 Pria di Pekanbaru Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Empat pria kedapatan membawa narkoba diamankan polisi di Pekanbaru. Polisi menyita barang bukti..
1 jam yang lalu

Ringsek! Mobil Diduga Lepas Kendali Alami Kecelakaan di Kolong Flyover Semanggi

Beritacenter.COM - Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil minibus di kawasan flyover Semanggi, Jakarta Selatan...
2 jam yang lalu

Kebelet Kencing Bahkan saat Tidur, Mudah Lelah? Kenali Gejala Penyakit Mematikan Ini

Beritacenter.COM - Kadar gula darah dalam tubuh dapat seketika naik saat kadar glukosa di dalam darah meningkat. Hal..
4 jam yang lalu

Mau Diet? Ini 6 Cara Agar Perut Kamu Terasa Kenyang Meski Makan Sedikit

Beritacenter.COM - Menjaga agar tubuh tetap ideal salah satunya dapat dilakukan dengan cara menjaga berat badan dan..
5 jam yang lalu

Diperiksa Polisi, Dua Pengasuh PAUD Akui Lalai Soal Tewasnya Balita Yusuf

Beritacenter.COM - Dua orang pengajar dan pengasuh PAUD Jannatul Athfaal yang ditetapkan polisi sebagai tersangka..
6 jam yang lalu

Curi Motor Warga di Pondok Aren, Aksi Komplotan Curanmor Terekam CCTV

Beritacenter.COM - Aksi pencurian terhadap motor warga bernama Egi Dwi Saputra, warga Pondok Aren, Tangerang Selatan,..
7 jam yang lalu

Ayah Balita Yusuf Bersyukur 2 Pengasuh PAUD Ditetapkan Jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Pengasuh PAUD Jannatul Athfaal, Samarinda, Kaltim, berinisial M dan TSY, ditetapkan polisi sebagai..
7 jam yang lalu

Dinilai Lalai, Polisi Tetapkan 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka Kasus Balita Yusuf

Beritacenter.COM - Terkait kasus tewasnya balita M Yusuf Ghazali yang mayatnya ditemukan tanpa kepala, polisi..
8 jam yang lalu

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Masyarakat Melalui Media Sosial

Sejak gerakan ISIS menyeruak, proses penyebaran radikalisme berubah, yang sebelumnya melalui kamp-kamp pelatihan,..
8 jam yang lalu

Megawati di Pusaran Demokrasi Elitisme

Percaya atau tidak, hubungan Jokowi dan PDIP diibaratkan seperti dua sisi mata uang yang saling menggenapi satu sama..
10 jam yang lalu

Tebarkan Ujaran Kebencian, Pendukung Anies Dilaporkan Ke Polisi

Beritacenter.COM - Pendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dilaporkan ke polisi karena dianggap membawa..
11 jam yang lalu

Ketika Negara Membuka Pintu Bagi Para Perampok

Dalam kasus Jiwasraya, ingatan saya justru tertuju pada kisaran waktu tahun 2013. Apa jadinya jika Perbankan, Pasar..
12 jam yang lalu

Victor Moses Selangkah Lagi Gabung ke Inter Milan

Beritacenter.COM - Inter Milan kembali merekrut mantan pemain Liga Inggris. Kabarnya Victor Moses selangkah lagi akan..
12 jam yang lalu

Mobil Muatan Sapi Curian Kecelakaan di Sulawesi Tenggara, Sopir Melarikan Diri

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan tunggal di pintu gerbang Ranomeeto, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra)...
12 jam yang lalu

Hubungan Tidak Direstui, Menantu Nekat Bunuh Mertua

Beritacenter.COM - Ambo Laila alias Anto seorang menantu tega membunuh mertuanya sendiri, Osarao Gea alias Pendi...
12 jam yang lalu

Dikenal Sopan Satun Hasan Si Tukang Cabul Sesama Jenis Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Pasca penangkapan tersangka Hasan, oleh tim dari Polda Jawa Timur pada 15 Januari lalu, rumah..
13 jam yang lalu

Polri Siap Bantu KPK Selidiki Keberadaan Harun Masiku

Beritacenter.COM - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono..
13 jam yang lalu

Jasad Pria Tua Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dekat Stasiun Taman Kota

Beritacenter.COM - Seorang kakek ditemukan tewas di dekat Stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa..
13 jam yang lalu

Main Bugil-bugilan Ditempat Gelap, 6 Pelajar Pasangan Mesum Diciduk Satpol PP

Beritacenter.COM - Petugas Satpol PP mengamankan 6 pasangan muda-mudi yang bermain gelap-gelapan di dalam alon-alon...
14 jam yang lalu

Astaga...! Cabuli Santrinya Ustadz Ini Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Petugas Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso, telah menetapkan seorang ustad sebuah taman..
14 jam yang lalu

Polisi Ciduk Pria Pembegal Bokong di Jaktim, Pengakuannya Mengagetkan

BeritaCenter.COM - Polisi berhasil menangkap pria bermotor yang meremas bokong mahasiswa di Jakarta Timur. Pelaku..
14 jam yang lalu

Pengakuan Istri Sebut Harun Masiku Sudah di Jakarta

BeritaCenter.COM – Istri tersangka suap PAW anggota DPR dari PDIP, Harun Masiku, membuat pengakuan mengagetkan...

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi