Selasa, 26 Januari 2021 - 04:14 WIB

Inilah 5 kontroversi Prabowo Pada Saat Kampanye di Manado

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 29 Maret 2019 | 11:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Kampanye Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di Kota Manado, Minggu (24/3) menghipnotis sekitar 4 ribuan massa pendukung yang datang dari seluruh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara. Kampanye tersebut ternyata juga menyisakan cerita kontroversi.

Salah satu pernyataan Prabowo yang kontroversi adalah saat dirinya memarahi pendukungnya yang terlalu ribut saat dirinya tengah berorasi. Prabowo menyebut pendukungnya saja yang berbicara bila tidak menghentikan keributannya.

Tak hanya memarahi pendukungnya yang berisik, berikut kontroversi Prabowo lainnya saat kampanye di Manado.

1. Minum kopi saat azan

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, menghentikan orasi politiknya saat azan dari masjid Nurul Huda yang bersebelahan dengan panggung kampanye, berkumandang.

“Maaf karena ada azan saya hentikan dulu,” kata Prabowo.

“Kita harus saling menghormati semua agama. Saat ini sedang azan, kita istirahat sejenak dan ada kesempatan saya untuk minum kopi,” tutur Prabowo sembari tersenyum.

Candaan ini sendiri membuat beberapa masyarakat yang hadir merasa miris dengan pernyataan tersebut. Menurut warga, walaupun bercanda, tetapi saat mendengar azan, seharusnya mengajak untuk ke masjid bukan minum kopi.

“Saya kaget saja, kenapa mengajak minum kopi saat azan. Memang becanda, tetapi kan bisa disalah artikan. Kenapa bukan ajak salat tapi malah ingin minum kopi,” kata Ismail, warga asal Singkil yang berada di lokasi kampanye, Minggu (24/3).

2. Bendera kalimat tauhid berkibar di lokasi kampanye

Kontroversi kehadiran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di kampanye Prabowo Subianto di Kota Manado, memicu perdebatan di tengah masyarakat Kota Manado.

Bendera hitam dinilai identik dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah ini.

Bendera tersebut berkibar tepat di depan panggung utama saat Prabowo menyampaikan orasi politiknya.

“Kota Manado adalah kota toleran yang tidak menginginkan ada paham radikalisme. Kenapa justru di kampanye calon presiden ada bendera-bendera selain partai politik atau bendera Indonesia,” tutur Chandra Poli, warga Manado.

Koordinator divisi pengawasan, Humas dan hubungan antar lembaga, Badan Pengawas Pemilu, Taufik Bilfaqih menyebutkan, pihaknya langsung memberikan teguran terkait dengan adanya bendera selain bendera partai politik.

“Kami akan meminta klarifikasi dari penyelenggara kampanye,” tutur Bilfaqih.

3. Berkampanye pada jam ibadah umat nasrani

Banyak masyarakat menyayangkan kampanye Prabowo yang dilaksanakan pada saat umat nasrani melaksanakan ibadah gereja.

Beberapa masyarakat menilai ada hal-hal yang seharusnya diperhatikan terkait dengan kebijakan lokal daerah. Seperti di Kota Manado yang mayoritas nasrani, mereka meminta untuk menghormati waktunya orang beribadah.

Baca Juga :

“Kami toleransinya kuat disini. Harusnya dihargai toleransi itu. Kami tak melarang karena sudah masuk jadwal kampanye. Tapi, alangkah baiknya pelaksanaan kampanye kalau di hari Minggu, ya setelah selesai ibadah atau pada sore hari,” tutur Alfrets, warga Kombos Kecamatan Singkil.

4.Keributan di atas panggung kampanye

Keributan terjadi di atas panggung kampanye calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, Minggu (24/3). Keributan terjadi antara sesama partai politik pendukung Prabowo. Keributan dipicu saat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Deddy Dolot, dilarang untuk berada diatas panggung kampanye.

Sejumlah petinggi PAN Kota Manado yang tak terima dengan hal tersebut, langsung bereaksi keras. Adu mulut dan saling dorong hingga nyaris baku pukul tersaji diatas panggung dan ditonton ribuan pendukung Prabowo.

Keributan yang berlangsung hampir 10 menit itu, berakhir setelah Panitia Pelaksana berembuk dan menyepakati jika yang bisa berada diatas panggung adalah para petinggi partai politik dan panitia yang memiliki id card.

5. Heboh Prabowo datang, gempa goyang Manado

Gempa terasa di Kota Manado, Minggu (24/3) sekira pukul 12.37 WITA. Gempa berkekuatan 6,3 magnitudo ini sebenarnya terjadi di Jailolo, Maluku Utara, tetapi juga dirasakan beberapa wilayah termasuk di Sulawesi Utara.

Gempa ini sendiri langsung dikaitkan dengan kedatangan Prabowo ke Kota Manado untuk berkampanye. Masyarakat mengaitkan gempa terasa di Manado untuk menegur, kampanye Prabowo yang dilaksanakan di jam ibadah.

“Apakah ini (gempa) pertanda jika memang kampanye ini tidak direstui, karena disaat orang lain beribadah, mereka malah kampanye,” kata Granger, warga Sario, Kota Manado.

Sumber : kumparan





Fokus : Prabowo


#Koalisi Hoaks #Koalisi Hoax #Jenderal Kardus #Koalisi kardus #Prabowo-Sandiaga #Sandiwara Uno #Prabohong


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Polri Kirim 174 Ribu Lebih Paket Sembako untuk Korban Bencana di Kalsel dan Sulbar

Beritacenter.COM - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirim sebanyak 174 ribu paket sembako untuk korban..
3 jam yang lalu

Minta Anies Mundur dari Jabatannya, Ali Lubis Mendapat Teguran Partai Gerindra

Beritacenter.COM - Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis meminta Gubernur DKI Anies Baswedan mundur dari..
4 jam yang lalu

Mantap ! Polisi Berhasil Tangkap 3 Tersangka Tawuran Maut di Bekasi, 2 Orang Buron

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap tiga pelaku tawuran maut yang terjadi di Medan Satria, Kota Bekasi, pada..
4 jam yang lalu

Polisi Cek Kejiwaan Pemeran Perempuan dalam Video Mesum di Halte Bus Senen

Beritacenter.COM - Polres Metro Jakarta Pusat mengetest kejiwaan pelaku pemeran perempuan yang diduga mesum dengan..
5 jam yang lalu

Kedapatan Bawa Sabu, Cucu Sultan Bali Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap Cucu Raja Pemecutan, Denpasar, Bali lantaran kedapatan..
5 jam yang lalu

Diserang Isu Taliban dan Radikalisme, KPK : Kami Curiga ada Pihak yang Punya Tujuan Tertentu

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron memastikan tidak ada radikalisme dan..
6 jam yang lalu

Pesan 100 Unit GeNose C19, Ganjar : Saya Gatakut Kasus Covid-19 Meningkat Akibat Tracing

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memesan sebanyak 100 unit GeNose C19 untuk ditaruh di..
6 jam yang lalu

Tim DVI Polri Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Sriwijaya Air Hari Ini

Beritacenter.COM - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifkasi empat jenazah korban..
7 jam yang lalu

Mendagri Sebut Tanah Air Butuh Percepatan Vaksinasi Untuk Tingkatkan Herd Immunity

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan bahwa percepatan serta kerempakan..
7 jam yang lalu

Chelsea Resmi Pecat Frank Lampard Hari Ini

Beritacenter.COM - Chelsea akhirnya resmi memecat Frank Lampard sebagai manajer. Keputusan itu disampaikan Chelsea..
8 jam yang lalu

Tommy Soeharto Gugat Pemerintah soal Penggusuran, ATR: Sudah Ganti Rugi, tapi Dianggap Kurang

Beritacenter.COM - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat Kementerian ATR/BPN dan beberapa pihak lain..
8 jam yang lalu

Satgas COVID : Vaksin Tak Bisa Buat Kebal 100% dari Corona Jika Baru Sekali Suntik

Mengingatkan bahwa vaksin apabila baru satu kali disuntikkan dosisnya tidak bisa membuat kebal 100 persen dari Covid-19
8 jam yang lalu

Pulang Dinas dari Luar Kota, Bupati dan Wabup Pangandaran Dinyatakan Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati (Wabup), Adang Hadari dinyatakan positif..
9 jam yang lalu

Polisi : Perempuan Pemeran Video Mesum di RSUD Dompu Positif COVID-19

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian menyebut perempuan pemeran video mesum di ruang isolasi pasien COVID-19 RSUD..
9 jam yang lalu

Pergoki Suami Selingkuh, Wanita Ini Nekat Naik ke Kap Mobil yang Melaju Kencang

Beritacenter.COM - Sebuah video memperlihatkan aksi seorang wanita yang nekat naik ke kap mobil yang tengah melaju..
9 jam yang lalu

Sempat Dilarang Trump, Biden Bakal Cabut Larangan Transgender Jadi Tentara

Beritacenter.COM - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, disebut bakal mencabut larangan transgender..
10 jam yang lalu

Rabu Pekan Ini, Presiden Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri..
10 jam yang lalu

Bareskrim Panggil Ambroncius Nababan Terkait Kasus Rasisme ke Natalius Pigai

Beritacenter.COM - Penyidik Bareskrim Polri telah melayangkan surat panggilan kepada Ambroncius Nababan terkait kasus..
11 jam yang lalu

Arsenal Selangkah Lagi Datangkan Pemain Real Madrid

Beritacenter.COM - Klub raksasa Inggris Arsenal dikabakaran selangkah lagi akan mendapatkan pemain Real Madrid Martin..
11 jam yang lalu

PNS Terduga Teroris di Langsa Pegawai di Majelis Adat Aceh, Bekerja Sekitar 5-6 Tahun

SJ pegawai di Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Timur. Dia sudah di MAA sekitar 5 atau 6 tahun
11 jam yang lalu

Baru Saling Kenal, Wanita yang Oral Seks di Halte Senen Ngaku Dibayar Rp 22 Ribu

Beritacenter.COM - MA (21), Pelaku wanita yang melakukan aksi mesum oral seks di halte bus dekat SMKN 34 Kramat..
11 jam yang lalu

Kunjungi Warga Positif Rapid Antigen yang Dikucilkan Tetangga, Kapolres Nganjuk : Mereka Butuh Disimangati!

Betul saya mengunjungi pasien di rumahnya yang memang ada pengucilan dari warga sekitar. Kemarin siang Minggu sekitar..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi