Senin, 09 Desember 2019 - 11:23 WIB

Tersinggung dengan Pernyataan Prabowo, Menhan Kupas Habis Prabowo dengan Berbagai Pernyataan

Menurutnya, ancaman teroris juga mengancam keutuhan negara karena menimbulkan ketakutan di masyarakat. Dia meyebut inisiatif justru di tangan teroris.

Oleh : Sari Intan Putri | Minggu, 07 April 2019 | 10:35 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Ryamizard Ryacudu selaku Menteri Pertahanan Indonesia mengaku merasa terusik dengan komentar yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto dalam debat Capres yang menyatakan jika pertahanan Indonesia masih lemah.

Menanggapi pernyataan Prabowo, Ryamizard dengan tegas menyebutkan jika pertahanan Indonesia saat ini ada di posisi 10 di dunia.

"Tadi malam disampaikan (debat kandidat presiden) masalah pertahanan kita lemah. Waktu saya jadi menteri pertahanan, kita nomor urut 19 seluruh dunia. Sekarang, nomor urut 10 dari seluruh dunia, berapa ratus itu. Jadi kuat kita ini. Siapa bilang lemah. Saya tersinggung juga kalau disebut Menteri Pertahanan lemah," kata Ryamizard.

Ryamizard bicara soal ancaman nyata saat ini.

"Pertama ancaman yang nyata itu adalah teroris. Nyata teroris itu, sudah itu bencana alam. 4,5 tahun yang lalu sudah saya sampaikan, dan ini berulang-ulang, pemberontakan, kemudian masalah narkoba, cyber. Ini adalah ancaman kita," kata Ryamizard yang juga pernah menyampaikan hal itu di NATO.

Menurutnya, ancaman teroris juga mengancam keutuhan negara karena menimbulkan ketakutan di masyarakat. Dia meyebut inisiatif justru di tangan teroris.

"Kita menunggu dibom, ini tidak boleh. Harus inisiatif di tangan kita, harus di tangan aparat keamanan kita. Teroris adalah acaman yang nyata," katanya.

Ryamizard mengatakan saat ini yang paling berbahaya adalah ancaman mengubah ideologi negara yaitu Pancasila.

"Begitu Pancasila diubah, selesai negara ini. Saya bicara ini kemarin di Medan juga, Kalimantan Timur, dengan Pemuda Pancasila. Kenapa? Karena ada nyambungnya. Pemuda Pancasila ini yang membuat mulai dari Jenderal Nasution, Ahmad Yani, Gatot Subroto. Itu senior-senior TNI," ucap Ryamizard disambut tepuk tangan.

Dia berpesan agar semua pihak saling menghormati.

"Komunis di China, di Rusia, nggak ada apa-apa, biar saja, kenapa kita marah-marah. Di sini tidak boleh, kita tidak benci dengan komunis kok, kita benci dengan PKI. PKI itu sudah tiga kali berontak, masak mau empat kali berontak. Bodoh betul kita kalau sampai empat kali berontak, tak boleh," katanya.

Menurutnya, musuh negara saat ini ada dua pada posisi sebelah kiri dan kanan. Posisi kiri adalah PKI dan posisi kanan adalah yang mendirikan agama Islam, khilafah.

"Dari awal kita tidak setuju (khilafah). Kalau kita terima itu, negara kita ini Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hanya sedikit (mendukung khilafah). Di Sumatera Utara orang-orang Batak tidak mau (khilafah), Kalimantan hampir seluruhnya tidak mau, Sulawesi separuh, Ambon ke timur tidak mau, Jawa, Bali ke timur tidak mau. Jadi sedikit, karena itulah, kita berembuk pendiri bangsa ini, ya sudahlah jangan bicarakan itu lagi (khilafah). Mari kita bersama-sama membangun negara ini, sudah diperjuangkan, sudah kita bersumpah kepada Tuhan, sumpah pemuda, landasan kita tetap saja Pancasila. Sekarang ada orang mengungkit-ngungkit lagi khilafah," katanya.

Yang lebih konyol lagi tentu saja BPN. Karena selain hanya mampu berkelit dengan data mentah yang nyata-nyata salah, malah juga memberi pembelaan yang cenderung bercampur halu.

Hal itu malah semakin menunjukkan kepada rakyat, bahwa sebenarnya yang ABS alias ‘Asal Bapak Senang’ itu sampai sekarang kumpulnya selalu di kubu siapa?

"Nggak. Pak Prabowo maksud itu memang dana pertahanan kita ya dikitdibandingkan negara lain," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Yandri Susanto, kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Yandri mengatakan data yang dipaparkan Prabowo semalam sudah sesuai dengan kenyataan. Di mana anggaran pertahanan Indonesia berada di angka 0,8 persen dari GDP (gross domestic bruto).

Dia pun membandingkannya dengan anggaran pertahanan Singapura yang disebutnya 3% dari GDP.

Politikus PAN itu pun menduga kubu Jokowi kehabisan bahan untuk mengomentari penampilan Prabowo dalam debat semalam. Dengan begitu, kata Yandri, kubu sang petahana memilih menyalahkan data yang dipaparkan capres nomor urut 02.

"Mungkin karena Pak Jokowi semalam gelagapan, jadi Mbak Yenny salahkan data. Mungkin nggak ada yang bisa dikomentarin karena Pak Prabowo semalam luar biasa," katanya.

Jangan-jangan, Yandri tidak pernah hadir juga tidak pernah melihat debat yang dilakukan oleh junjungannya itu?

Sebab bila memang hadir atau setidaknya menyaksikan sendiri jalannya debat tersebut, dan bukannya sekedar katanya-katanya, harusnya Yandri tahu, bahwa yang emosional, panik serta gelagapan adalah junjungannya, hingga semua jawaban di ulang ulang dengan stereotipe yang amat membosankan yang selalu berujung dana ya dana-dana. Ya dana… ya… dana… dana…

Padahal, cara mudahnya, tinggal putar ulang rekaman debat dan cermati lagi maksud sebenarnya dari junjungannya yang pecatan TNI itu, tentang serangan serta hinaan yang dilakukannya kepada TNI berdasarkan alasan tak jelas tentang kekeliruan kekuatan pertahanan negeri ini.

Atau, jika memang masih ngotot bego, yaudah tinggal cek sendiri langsung, apa benar total jumlah dana pertahanan Indonesia lebih sedikit dari Singapura?

Heran banget. Goblok kok bisa berjama’ah dan amat khusyuk serta istiqamah banget seperti itu? Pantesan tak pernah sukses dalam setiap kontestasi Pilpres negeri ini.





#Jokowi #Politik #Ryamizard Ryacudu #Jokowi-Ma'ruf Amin #Pemilu #Presiden #Pilpres 2019 #TKN Jokowi-Ma'ruf Amin #Pe


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






22 menit yang lalu

Harapan Firli Bahuri di Hari Antikorupsi Dunia: Indonesia Bebas dari Korupsi

BeritaCenter.COM – Ketua KPK terpilih Firli Bahuri menyampaikan harapannya di Hari Antikorupsi Sedunia..
25 menit yang lalu

Staf Khusus BPIP : Nilai-nilai Pancasila Tidak Ada Yang Bertentangan Dengan HAM

Beritacenter.COM - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Romo Antonius Benny Susetyo..
30 menit yang lalu

Aplikasi Ini Bisa Bantu Mereka Yang Punya Usaha UMKM

Beritacenter.COM - Aplikasi Miqro merupakan besutan dari CEO Qasir dimana aplikasi tersebut bisa membantu para..
1 jam yang lalu

Ditanya Kenapa Koruptor Tak Dihukum Mati, Begini Jawaban Presiden Jokowi

BeritaCenter.COM – Siswa bernama Harley bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kenapa koruptor tak..
1 jam yang lalu

Gempa Guncang Wilayah Gunung Kidul

Beritacenter.COM - Gempa mengguncang wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta dimana guncangan gempa berkekuatan 5,0 skala..
1 jam yang lalu

Militer AS Bangun Basis Pertahanan Yang Berjarak 1 Jam dari Indonesia

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan Amerika Serikat(AS) Mark Esper bersama Menteri Pertahanan(Menhan) Singapura Ng..
2 jam yang lalu

Gambar Hewan Apa Yang Pertama Dilihat di Dalam Ini? Yuk Cek Kepribadian...

Beritacenter.COM - Hewan apa yang pertama kali Anda lihat dalam gambar tersebut? coba perhatikan, ada beberapa hewan..
2 jam yang lalu

Hari Antikorupsi Sedunia, Presiden ke SMKN 57 Jakarta, Wapres ke KPK

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingati hari antikorupsi sedunia dengan berkunjung ke SMKN 57..
4 jam yang lalu

Wow! Pilot Garuda Bawa Harley Selundupan Suami Iis Dahlia

Beritacenter.COM - Pilot Garuda Indonesia yang membawa barang ilegal berupa motor Harley Davidson dan sepeda Brompton..
4 jam yang lalu

Gempa Guncang Pulau Ranjang NTB

Beritatacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui raman resminya menginformasikan..
5 jam yang lalu

Atlet Asal Madura Dulu Penembak Tikus Kini Raih Medali Emas Sea Games

Beritacenter.COM - Kisah manarik dari Ahmad Rifqi Mukhlisin atlet menembak Sea Games 2019 yang berhasil meraih emas,..
14 jam yang lalu

Aksi Atlet Selancar Filipina Selamatkan Atlet Indonesia Yang Terseret Ombak

Beritacenter.COM -  Aksi atlet selancar Filipina Roger Casugay mendapat tepukan penunton setelah menyelamatkan..
14 jam yang lalu

Innalillah, Balita Tanpa Kepala Ditemukan di Parit

Beritacenter.COM - Mayat balita tanpa kepala ditemukan disebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu,..
17 jam yang lalu

Warga Jember Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Busana Dialiran Sungai Antirogo

BeritaCenter.COM - Warga digegerkan temuan mayat tanpa busana mengambang di aliran sungai Antirogo, Jember. Mayat..
18 jam yang lalu

Tim Voli Putra Berpeluang Bawa Mas Setelah Singkirkan Myanmar

Beritacenter.COM - Tim voli putra berpeluang membawa mas setelah memperoleh tiket final usai mengalahkan Myanmar..
19 jam yang lalu

Dua Pelaku Curat Diringkus Polisi di Tanjung Priok

BeritaCenter.COM - Polisi mengamankan dua orang pemuda berinisial AM (27) dan MRS (16) di Jalan Danau Agung 2,..
20 jam yang lalu

Kembangkan SDM, Kemnaker Ajak Investor Amerika Tuk Investasi ke Indonesia

BeritaCenter.COM - Pemerintahan Indonesia mengajak para investor dari perusahaan-perusahaan besar asal Amerika untuk..
21 jam yang lalu

Beraksi di Apartemen Depok, Spesialis Pencuri HP ini Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu pelaku pencurian di kamar apartemen Margonda..
23 jam yang lalu

Rumah Warga di Sigi Sulteng Diterjang Banjir Lumpur dan Batu dari Pegunungan Poi

Beritacenter.COM - Banjir lumpur menerjang sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan,..
1 hari yang lalu

Layanan Samsat Keliling Dekat Bundaran HI Ramai Dipadati Pengunjung CFD

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian membuka pelayanan perpanjangan STNK keliling di kawasan Car Free Day (CFD),..
1 hari yang lalu

Warga Rokan Hulu Riau Diamankan Polisi Terkait Kepemilikan Senpi Ilegal

Beritacenter.COM - Seorang warga bernisial MW alias Boiman (46) diamankan polisi atas dugaan kepemilikan senjata api..
1 hari yang lalu

FMPP Apresiasi Langkah Cepat Polres Malang Tangkap Oknum Guru Cabul

Beritacenter.COM - Front Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) mengapresiasi langkah cepat personel Polres Malang..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi