Senin, 27 Mei 2019 - 04:20 WIB

Waspadalah...! "Wajah Baru HTI" Untuk Mengganti Pancasila dengan Khilafah

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 10 April 2019 | 17:31 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Ormas HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) secara resmi memang sudah dibubarkan. Namun demikian, bukan berarti gerakan ormas tersebut berhenti. Organisasi yang mengusung khilafah itu tetap melakukan gerakan bawah tanah dengan memakai ‘baju baru’.

Pendek kata, gerakan orang-orang HTI tetap perlu diwaspadai. Pesan itulah yang disampaikan mantan pentolan HTI Jawa Timur, Ainur Rofiq al-Amin (Gus Rofiq).

“Gerakan mereka ingin mengganti Pancasila dengan khilafah. Ini sangat berbahaya,” ujar pengasuh Ribath Al Hadi II, PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang ini, Selasa (9/4/2019).

Gus Rofiq berani mengatakan seperti itu karena dirinya sudah tahu ‘jerohan’ ormas tersebut. Betapa tidak, pada 1993 dirinya pernah aktif di HTI. Bahkan menjadi pengurus inti. Saat itu, tugas Gus Rofiq adalah mencari kader HTI sebanyak-banyaknya.

Dia memiliki tugas bergerilya dari tokoh ke tokoh, untuk mempengaruhi agar mereka mendukung khilafah. Juga menyasar kalangan kampus, termasuk menyebarkan buletin ke masjid guna ‘menjual’ ide.

“Saya bergabung sejak masih bernama HT (Huzbut Tahrir). Belum HTI. Kerjaannya ya menjual ide mengganti Pancasila dengan khilafah. HTI selalu berpandangan bahwa sistem NKRI itu kufur,” kata Gus Rofiq.

Karena paham luar dalam soal HTI itulah, Gus Rofiq pernah dijadikan saksi ahli dari pemerintah dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap langkah pemerintah mencabut status badan hukum mereka.

“Saya menjadi aktivis HTI sekitar lima tahun. Melalui dinamika yang cukup panjang, akhirnya saya menyadari bahwa langkah yang saya lakukan itu salah. Hingga akhirnya saya kembali ke ‘rumah lama’. Basic saya memang di NU (Nahdlatul Ulama),” ungkapnya.

Gus Rofiq kembali menegaskan bahwa setelah dibubarkan, HTI bisa lebih berbahaya karena mereka menyusup ke mana-mana. Mereka juga bereinkarnasi, misalnya seperti yang terdeteksi oleh polisi Jombang, dalam Komunitas Royatul Islam (Karim).

Sebelumnya memang beredars di media sosial surat berkop Polres Jombang yang menyatakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bereinkarnasi di wilayah Jombang. Surat ditujukan kepada Bupati Jombang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang, Jombang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Intinya, agar instansi-instansi mewasdai fenomena tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, disebut HTI bereinkarnasi dengan dengan wajah baru. Namanya Komunitas Royatul Islam, disingkat menjadi Karim. Polisi mengendus komunitas ini setelah di media sosial beredar posting soal aktivitas Karim. Postingan aktivitas komunitas Karim ini muncul pada 12 Maret 2019.

Postingan tersebut diambil saat komunitas Karim ini mengadakan kajian di sebuah masjid Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang pada 23 Februari. Polisi mencurigai jika komunitas Karim ini reinkarnasi dari HTI karena dalam aktivitasnya mereka membawa-bawa bendera tauhid mirip dengan yang dilakukan oleh HTI.

“Saya setuju sekali yang dilakukan Polres Jombang. Polisi harus tegas menyatakan reinkarnasi HTI ini berbahaya bagi keutuhan NKRI. Karena gerakan mereka saat ini bawah tanah. Mereka menyusup ke mana-mana. Mereka juga bereinkarnasi,” jelasnya.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto membenarkan bahwa surat tersebut memang dikeluarkan oleh lembaganya. Namun demikian, Kapolres enggan memberikan komentar secara panjang lebar tentang adanya dereksi dini HTI yang berwajah baru.

Fadly beralasan, saat ini situasinya mendekati pemilu serentak 2019. Sehingga perlu menjaga kondusifitas. “Dan suratnya juga klasifikasi rahasia. Nanti dibahas usai pilpres saja. Biar situasinya adem dulu,” kata kapolres.

sumber: kumparan.com





Fokus : HTI


#Hizbut Tahrir Indonesia #HTI #Hati-hati HTI #Wajah Baru HTI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Jokowi Ingatkan BW Agar Tak Rendahkan Institusi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang..
8 jam yang lalu

Muhammadiyah: Usut Tuntas Perusuh di Aksi 22 Mei

Beritacenter.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta agar mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi pada..
10 jam yang lalu

Warga Cianjur Geger Ada Mayat Pria Berlumuran Darah di Kebun Teh

Beritacenter.COM - Warga Kampung Tegalega, RT 4 RW 1, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur,..
11 jam yang lalu

Jokowi dan HIPMI Burber di Hotel The Ritz Carlton

Beritacenter.COM - Presiden Jokowi menghadiri buka bersama dengan para pengusaha yang terhimpun dalam Himpunan..
11 jam yang lalu

Sandi Sebut 94% Pangan Dikuasai Kartel, TKN: Lebay, Seolah Masih Kampanye Saja

Beritacenter.COM - Saat menghadiri acara silaturahmi dengan Laskar Pangan Dunia, Cawapres 02 Sandiaga Uno menyatakan..
13 jam yang lalu

Daftar Tuntutan Prabowo-Sandi: Jadi Presiden atau Pemilu Ulang!

Beritacenter.COM - Kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi melakukan gugatan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi..
14 jam yang lalu

Ini Cuitan Mustofa Nahrawarda yang Buat Dirinya Jadi Tersangka Hoax

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019, anggota BPN Prabowo..
15 jam yang lalu

Polisi Tetapkan Anggota BPN Jadi Tersangka Hoax Kerusuhan 22 Mei

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran berita palsu alias hoax tentang kerusuhan 22 Mei 2019, polisi menetapkan..
15 jam yang lalu

Ini Bukti Gugatan Hasil Pilpres Prabowo-Sandi ke MK Banyak Berupa Link Berita

BeritaCenter.COM – Prabowo-Sandi melalui tim hukumnya menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK)...
15 jam yang lalu

TKN Sindir BW Soal Rezim Korup: Gaya-gaya Narasi Menyerang, Kayak Dia Bersih Saja

Saya kira nggak layak bicara rezim korupsi, mahkamah kalkulator, dan lain-lain. Gaya-gaya dengan narasi menyerang..
16 jam yang lalu

Kecewa Dengan Ucapan BW Soal Rezim Korup, Eks Hakim MK: Ini Berbahaya Sekali

BeritaCenter.COM – Pernyataan tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto soal rezim korup saat menggugat hasil..
16 jam yang lalu

Soal Isu Kekerasan Aparat di Aksi 22 Mei, Kompolnas: Yang Dilakukan Polisi Cukup Baik Meski Belum Sempurna

BeritaCenter.COM – Munculnya isu kekerasan yang dilakukan oleh aparat terhadap massa aksi 22 Mei ditanggapi..
16 jam yang lalu

Polisi Tangkap Anggota BPN Mustofa Nahra Terkait Hoax Kerusuhan 22 Mei

BeritaCenter.COM – Aparat kepolisian menangkap anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya di rumahnya..
17 jam yang lalu

Cari Petunjuk, Polisi Masih Olah TKP di Mako Brimob Purwokerto yang Ditembaki OTK

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih belum mengetahui pelaku dari penyerangan Mako Brimob Purwokerto. Saat ini,..
17 jam yang lalu

TKN Jawab Tudingan BW Soal Rezim Korup: Seperti Orang Bersih Saja

BeritaCenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menjawab sindiran Ketua Tim Hukum Prabowo..
18 jam yang lalu

Ngotot Ajukan Gugatan Hasil Pilpres ke MK, Kubu Prabowo Masih Sodorkan Bukti Link Berita?

Beritacenter.COM - Kubu Prabowo-Sandiaga Uno tetap bersikukuh menggungat keputusan KPU memenangkan Jokowi-Ma'ruf di..
19 jam yang lalu

Polisi Dalami Akun Penyebar Hoax Bocah Tewas Dipukuli Brimob di Kampung Bali

Beritracenger.COM - Bekalangan ini, warganet dihebohkan dengan hoax tewasnya seorang bocah yang disebut dipukuli..
20 jam yang lalu

Hoax Pemukulan Bocah di Kampung Bali, Pria 'Pemasok Batu' Akui Dirinya Niat Kabur

Beritacenter.COM - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan hoax soal anak dibawah umur yang disebut tewas..
1 hari yang lalu

Penembak Pos Mako Brimob Purwokerto Gunakan Senjata Laras Panjang

Beritacenter.COM - Kasus penembakan di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto,..
1 hari yang lalu

Kena Azab, Kebakaran Hebat Melanda Israel Usai Serang Palestina

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Israel meminta bantuan kepada luar negeri. Bantuan pesawat-pesawat pemadam..
1 hari yang lalu

Polisi Selidiki Pelaku Pembakar Pos Polantas di Jawa Tengah

Beritacenter.COM - Peristiwa pos polisi yang terbakar kembali terulang setelah sebelumnya sempat terjadi di Solo...
1 hari yang lalu

Juru Parkir Langsung Modar Setelah Ancungkan Parang ke Anggota TNI

Beritacenter.COM - Seorang juru parkir di Blitar ditangkap anggota TNI setelah mengancam anggota TNI dengan sebilah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi