Jumat, 10 Juli 2020 - 13:36 WIB

Waspadalah...! "Wajah Baru HTI" Untuk Mengganti Pancasila dengan Khilafah

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 10 April 2019 | 17:31 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Ormas HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) secara resmi memang sudah dibubarkan. Namun demikian, bukan berarti gerakan ormas tersebut berhenti. Organisasi yang mengusung khilafah itu tetap melakukan gerakan bawah tanah dengan memakai ‘baju baru’.

Pendek kata, gerakan orang-orang HTI tetap perlu diwaspadai. Pesan itulah yang disampaikan mantan pentolan HTI Jawa Timur, Ainur Rofiq al-Amin (Gus Rofiq).

“Gerakan mereka ingin mengganti Pancasila dengan khilafah. Ini sangat berbahaya,” ujar pengasuh Ribath Al Hadi II, PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang ini, Selasa (9/4/2019).

Gus Rofiq berani mengatakan seperti itu karena dirinya sudah tahu ‘jerohan’ ormas tersebut. Betapa tidak, pada 1993 dirinya pernah aktif di HTI. Bahkan menjadi pengurus inti. Saat itu, tugas Gus Rofiq adalah mencari kader HTI sebanyak-banyaknya.

Dia memiliki tugas bergerilya dari tokoh ke tokoh, untuk mempengaruhi agar mereka mendukung khilafah. Juga menyasar kalangan kampus, termasuk menyebarkan buletin ke masjid guna ‘menjual’ ide.

“Saya bergabung sejak masih bernama HT (Huzbut Tahrir). Belum HTI. Kerjaannya ya menjual ide mengganti Pancasila dengan khilafah. HTI selalu berpandangan bahwa sistem NKRI itu kufur,” kata Gus Rofiq.

Karena paham luar dalam soal HTI itulah, Gus Rofiq pernah dijadikan saksi ahli dari pemerintah dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap langkah pemerintah mencabut status badan hukum mereka.

“Saya menjadi aktivis HTI sekitar lima tahun. Melalui dinamika yang cukup panjang, akhirnya saya menyadari bahwa langkah yang saya lakukan itu salah. Hingga akhirnya saya kembali ke ‘rumah lama’. Basic saya memang di NU (Nahdlatul Ulama),” ungkapnya.

Gus Rofiq kembali menegaskan bahwa setelah dibubarkan, HTI bisa lebih berbahaya karena mereka menyusup ke mana-mana. Mereka juga bereinkarnasi, misalnya seperti yang terdeteksi oleh polisi Jombang, dalam Komunitas Royatul Islam (Karim).

Sebelumnya memang beredars di media sosial surat berkop Polres Jombang yang menyatakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bereinkarnasi di wilayah Jombang. Surat ditujukan kepada Bupati Jombang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang, Jombang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Intinya, agar instansi-instansi mewasdai fenomena tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, disebut HTI bereinkarnasi dengan dengan wajah baru. Namanya Komunitas Royatul Islam, disingkat menjadi Karim. Polisi mengendus komunitas ini setelah di media sosial beredar posting soal aktivitas Karim. Postingan aktivitas komunitas Karim ini muncul pada 12 Maret 2019.

Postingan tersebut diambil saat komunitas Karim ini mengadakan kajian di sebuah masjid Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang pada 23 Februari. Polisi mencurigai jika komunitas Karim ini reinkarnasi dari HTI karena dalam aktivitasnya mereka membawa-bawa bendera tauhid mirip dengan yang dilakukan oleh HTI.

“Saya setuju sekali yang dilakukan Polres Jombang. Polisi harus tegas menyatakan reinkarnasi HTI ini berbahaya bagi keutuhan NKRI. Karena gerakan mereka saat ini bawah tanah. Mereka menyusup ke mana-mana. Mereka juga bereinkarnasi,” jelasnya.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto membenarkan bahwa surat tersebut memang dikeluarkan oleh lembaganya. Namun demikian, Kapolres enggan memberikan komentar secara panjang lebar tentang adanya dereksi dini HTI yang berwajah baru.

Fadly beralasan, saat ini situasinya mendekati pemilu serentak 2019. Sehingga perlu menjaga kondusifitas. “Dan suratnya juga klasifikasi rahasia. Nanti dibahas usai pilpres saja. Biar situasinya adem dulu,” kata kapolres.

sumber: kumparan.com





Fokus : HTI


#HTI #Hati-hati HTI #Hizbut Tahrir Indonesia #Wajah Baru HTI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Inilah Contoh Pejabat Indonesia Yang Langka

Yang Lain Pada Takut Nomer Telponnya Diketahui Rakyatnya, Tapi Ia Sebaliknya Ia Pajang Nomer Telponnya Di Media..
1 jam yang lalu

Geger !! Warga Temukan Mayat Bayi di Tempat Sampah

Beritacenter.COM - Seorang mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di dalam kantong plastik berwarna putih..
2 jam yang lalu

Soal Ekspor Benur Lobster, Ngabalin Minta Susi Tak Ganggu Kebijakan Menteri Edhy Prabowo

Beritacenter.COM - Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta kepada mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti untuk..
3 jam yang lalu

Polisi Ringkus Lima Pelaku Penusukan di Bypass Juanda Sidoarjo

Beritacenter.COM - Tim Resmob Polresta Sidoarjo menangkap lima orang pelaku penusukan yang menewaskan Jerry Chris..
3 jam yang lalu

KAYU CENDANA DAN SI TUKANG KAYU

Ketika bapaknya ngebet pingin "ngingu"(memelihara) sapi, pada tahun 1973 ia mengungsikan penduduk di lima desa yang..
3 jam yang lalu

Diduga Mengantuk, Sebuah Mobil Mini Bus Nyebur ke Sungai Kalimalang Bekasi

Beritacenter.COM - Sebuah mobil minibus Toyota Avanza masuk ke dalam Sungai Kalimalang, Kelurahan Jatibening,..
4 jam yang lalu

SOEHARTO 32 TAHUN - SBY 10 TAHUN HASILNYA APA BUAT NEGERI INI ???

Mari berbicara fakta..... Indonesia dianugerahi Tuhan Sumber daya alam yg sangat luar biasa, melimpah ruah.....
5 jam yang lalu

Polisi Berhasil Ciduk Dua Pengedar Sabu

Beritacenter.COM - AR dan HUS alias Gundul warga Kelurahan Buring, dan 1 orang wanita bernama Dian alias Viola (23)..
8 jam yang lalu

Sadis! Ibu di Aceh Siram Anak Pakai Air Panas hingga Sekujur Badannya Melepuh

Beritacenter.COM - Seorang siswi berusia 13 tahun di Aceh Timur, Aceh, hanya bisa merakasan sakit yang begitu parah..
10 jam yang lalu

Tak Disangka ! Ternyata Sering Pijat Payudara Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Payudara merupakan bagian tubuh yang penting dan rentan terhadap penyakit terutama perempuan...
11 jam yang lalu

Pemuda di Tanggerang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi : Motif Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait motif tewasnya seorang pemuda..
13 jam yang lalu

Pengamat Politik : Kinerja Menteri Edhy Lebih Dirasakan Manfaatnya oleh Nelayan Ketimbang Menteri Sebelumnya

Beritacenter.COM - Pengamat politik, Adi Prayitno menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam..
14 jam yang lalu

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden..
15 jam yang lalu

Terungkap! Mayat Guru yang Ditemukan Bugil Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Muridnya

Beritacenter.COM - Polres Banyuasin memastikan tewasnya guru bernama Efriza Yuniar (49) di Sumatera Selatan, akibat..
15 jam yang lalu

Polda Metro Tangkap WN Prancis Diduga Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Jakarta

Beritacenter.COM - Warga negara Prancis bernisial FAC (65) diamankan personel Polda Metro Jaya, lantaran mencabuli..
15 jam yang lalu

Permintaan Ekspor Meningkat 5 Persen, KKP Dorong Budibaya Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan terus mendorong pembudidayaan ikan kerapu, salah..
16 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemkot Depok soal Viral Spanduk 'Masker Melenceng' di Terminal Jatijajar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial sebuah foto yang menampakkan spanduk ucapan 'Selamat Idul..
17 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Rappocini, Wanita 70 Tahun Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah tinggal di Kecamatan Rappocini, Makassar, hangus terbakar. Akibatnya, pemilik rumah..
17 jam yang lalu

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red..
17 jam yang lalu

Inter Milan Ajukan Tawaran 2 Pemain Chelsea

Beritacenter.COM - Klub raksasa Italia Inter Milan mengajukan dua pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas..
17 jam yang lalu

Kunjungi Lamongan, Menteri KKP dan Gubernur Jatim Dorong Produksi Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa didampingi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan..
18 jam yang lalu

Terungkap! Susi Kritisi Kebijakan Menteri Edhy Karena Kepentingan Bisnis-Politiknya Terganggu

BeritaCenter.COM - Direktur Eksekutif Ekonomika Institut, Riyanda Barmawi, mempertanyakan sikap kritis mantan menteri..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi