Senin, 27 Mei 2019 - 05:02 WIB

Pro Prabowo Laporkan Lembaga Survei, Kompolnas: Harusnya ke Bawaslu, Bukan Bareskrim

Bahwa seluruh laporan terkait urusan Pemilu termasuk hasil Quick Count adalah yurisdiksi atau kewenangan Bawaslu pada awalnya, sehingga yang berhak menerima laporan atau pengaduan awal adalah Bawaslu, bukan Bareskrim Polri

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 19 April 2019 | 20:31 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pendukung capres cawapres Prabowo-Sandiaga melaporkan beberapa lembaga survei yang menampilkan hasil quick count Pemilu 2019 ke Bareskrim Polri. Pro Prabowo melaporkan lembaga survei itu atas dugaan menyiarkan berita menyesatkan.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Andrea H Poeloengan, angkat bicara terkait adanya pelaporan terhadap lembaga survey tersebut. Menurutnya, pelaporan itu seharusnya diarahkan kepada Bawaslu, bukan Bareskrim Polri.

"Bahwa seluruh laporan terkait urusan Pemilu termasuk hasil Quick Count adalah yurisdiksi atau kewenangan Bawaslu pada awalnya, sehingga yang berhak menerima laporan atau pengaduan awal adalah Bawaslu, bukan Bareskrim Polri," jelas Andrea, Jum'at (19/04/2019).

Andrea mengatakan, sudah jadi kewajiban Polri untuk menolak dan mengarahkan laporan ke Bawaslu, karena memang sudah menjadi kewenangan Bawaslu untuk mengurusi pelaporan terkait urusan pemilu.

"Polri wajib tunduk dan patuh kepada UU Pemilu, sehingga apabila ada yang melaporkan seperti di atas sudah menjadi kewajiban hukum untuk menolaknya dan kemudian menjelaskan dan mengarahkan agar laporan dimaksud dilakukan di Bawaslu," jelasnya.

Dalam hal ini, jelas Andrea, Polri harus jeli melihat pelanggaran-pelanggaran terkait penghitungan hasil Pemilu. "Untuk itu, Polri wajib tunduk dan patuh untuk senantiasa mengacu bahwa hasil akhir Pemilu adalah resmi dari KPU," jelasnya.

"Sedangkan terkait cara penghitungan lainnya, hanya cara penghitungan yang sesuai dengan ketentuan UU Pemilu, seperti Quick Count yang resmi terdaftar dan sesuai UU Pemilu, dan yang mempublikasikan hasilnya sejak sesudah pukul 15.00 WIB pada tanggal 17 April 2019," sambungnya.

Dia menilai, jika benar ada bukti jika laporan terhadap lembaga survei telah melanggar ketentuan UU Pemilu, maka baru dapat dianggap sebagai perbuatan melawan hukum. Polri pun baru dalam hal ini baru dapat proaktif menangani kasus tersebut.

Andrea mengapresiasi langkah Polri yang dalam hal ini belum bisa menindak lanjuti adanya pelaporan terhadap lembaga survei tersebut.

"Polri yang dalam hal ini jelas-jelas didukung TNI, harus lebih berani dan bijak serta visioner dalam menghadapi oknum-oknum yang diduga telah berupaya mendelegitimasi proses dan perangkat Pemilu sejak masa sebelum waktu hari pemilihan hingga kedepannya," jelasnya.

Untuk diketahui, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan belum dapat menindaklanjuti laporan terhadap 6 lembaga survei yang disebut telah memenangkan Jokowi di quick count. Dedi menyebut pelapor tidak menyertakan bukti dalam laporan yang mereka buat.

"Belum ditindaklanjuti, enggak ada buktinya, cuma surat tertulis melaporkan," kata Dedi kepada wartawan, Jumat (19/4).

Menurutnya, pihak pelapor seharusnya dapat menyertakan barang bukti atau dokumen saat membuat laporan. Dengan begitu, maka laporan bisa diproses. "Kalau melaporkan ya harus ada buktinya, ada dokumennya gitu, baru bisa diproses," ujarnya.

Selain itu, dikatakan Dedi, pihak pelapor juga tak bisa menjelaskan siapa pihak yang dirugikan dalam laporan tersebut. "Yang dirugikan siapa, kalau dia dirugikan ya dijelaskan," ucap Dedi.





#Pilpres 2019 #Bawaslu #Pemilu 2019 #POLRI #Kompolnas #Lembaga Survei


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Jokowi Ingatkan BW Agar Tak Rendahkan Institusi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang..
9 jam yang lalu

Muhammadiyah: Usut Tuntas Perusuh di Aksi 22 Mei

Beritacenter.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta agar mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi pada..
11 jam yang lalu

Warga Cianjur Geger Ada Mayat Pria Berlumuran Darah di Kebun Teh

Beritacenter.COM - Warga Kampung Tegalega, RT 4 RW 1, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur,..
12 jam yang lalu

Jokowi dan HIPMI Burber di Hotel The Ritz Carlton

Beritacenter.COM - Presiden Jokowi menghadiri buka bersama dengan para pengusaha yang terhimpun dalam Himpunan..
12 jam yang lalu

Sandi Sebut 94% Pangan Dikuasai Kartel, TKN: Lebay, Seolah Masih Kampanye Saja

Beritacenter.COM - Saat menghadiri acara silaturahmi dengan Laskar Pangan Dunia, Cawapres 02 Sandiaga Uno menyatakan..
13 jam yang lalu

Daftar Tuntutan Prabowo-Sandi: Jadi Presiden atau Pemilu Ulang!

Beritacenter.COM - Kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi melakukan gugatan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi..
14 jam yang lalu

Ini Cuitan Mustofa Nahrawarda yang Buat Dirinya Jadi Tersangka Hoax

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019, anggota BPN Prabowo..
16 jam yang lalu

Polisi Tetapkan Anggota BPN Jadi Tersangka Hoax Kerusuhan 22 Mei

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran berita palsu alias hoax tentang kerusuhan 22 Mei 2019, polisi menetapkan..
16 jam yang lalu

Ini Bukti Gugatan Hasil Pilpres Prabowo-Sandi ke MK Banyak Berupa Link Berita

BeritaCenter.COM – Prabowo-Sandi melalui tim hukumnya menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK)...
16 jam yang lalu

TKN Sindir BW Soal Rezim Korup: Gaya-gaya Narasi Menyerang, Kayak Dia Bersih Saja

Saya kira nggak layak bicara rezim korupsi, mahkamah kalkulator, dan lain-lain. Gaya-gaya dengan narasi menyerang..
16 jam yang lalu

Kecewa Dengan Ucapan BW Soal Rezim Korup, Eks Hakim MK: Ini Berbahaya Sekali

BeritaCenter.COM – Pernyataan tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto soal rezim korup saat menggugat hasil..
17 jam yang lalu

Soal Isu Kekerasan Aparat di Aksi 22 Mei, Kompolnas: Yang Dilakukan Polisi Cukup Baik Meski Belum Sempurna

BeritaCenter.COM – Munculnya isu kekerasan yang dilakukan oleh aparat terhadap massa aksi 22 Mei ditanggapi..
17 jam yang lalu

Polisi Tangkap Anggota BPN Mustofa Nahra Terkait Hoax Kerusuhan 22 Mei

BeritaCenter.COM – Aparat kepolisian menangkap anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya di rumahnya..
17 jam yang lalu

Cari Petunjuk, Polisi Masih Olah TKP di Mako Brimob Purwokerto yang Ditembaki OTK

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih belum mengetahui pelaku dari penyerangan Mako Brimob Purwokerto. Saat ini,..
17 jam yang lalu

TKN Jawab Tudingan BW Soal Rezim Korup: Seperti Orang Bersih Saja

BeritaCenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menjawab sindiran Ketua Tim Hukum Prabowo..
18 jam yang lalu

Ngotot Ajukan Gugatan Hasil Pilpres ke MK, Kubu Prabowo Masih Sodorkan Bukti Link Berita?

Beritacenter.COM - Kubu Prabowo-Sandiaga Uno tetap bersikukuh menggungat keputusan KPU memenangkan Jokowi-Ma'ruf di..
19 jam yang lalu

Polisi Dalami Akun Penyebar Hoax Bocah Tewas Dipukuli Brimob di Kampung Bali

Beritracenger.COM - Bekalangan ini, warganet dihebohkan dengan hoax tewasnya seorang bocah yang disebut dipukuli..
20 jam yang lalu

Hoax Pemukulan Bocah di Kampung Bali, Pria 'Pemasok Batu' Akui Dirinya Niat Kabur

Beritacenter.COM - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan hoax soal anak dibawah umur yang disebut tewas..
1 hari yang lalu

Penembak Pos Mako Brimob Purwokerto Gunakan Senjata Laras Panjang

Beritacenter.COM - Kasus penembakan di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto,..
1 hari yang lalu

Kena Azab, Kebakaran Hebat Melanda Israel Usai Serang Palestina

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Israel meminta bantuan kepada luar negeri. Bantuan pesawat-pesawat pemadam..
1 hari yang lalu

Polisi Selidiki Pelaku Pembakar Pos Polantas di Jawa Tengah

Beritacenter.COM - Peristiwa pos polisi yang terbakar kembali terulang setelah sebelumnya sempat terjadi di Solo...
1 hari yang lalu

Juru Parkir Langsung Modar Setelah Ancungkan Parang ke Anggota TNI

Beritacenter.COM - Seorang juru parkir di Blitar ditangkap anggota TNI setelah mengancam anggota TNI dengan sebilah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi