Minggu, 07 Juni 2020 - 08:12 WIB

Web KPU Down, Begini Tanggapan Praktisi IT Security

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Oleh : Joker | Sungai Mengalir | Jumat, 19 April 2019 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Indah Dimata Tampilan domain website kpu subdomain pemilu2019.kpu.go.ifd

Beritacenter.COM - Sampai hari ini website Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak dapat diakses bahkan sejak pagi hari tadi. Webiste yang tidak dapat diakses tersebut adalah halaman utama KPU dan aplikasi perhitungan suara Pilpres 2019 di pemilu2019.kpu.go.id. Banyak kalangan menilai bahwa website KPU sedang diserang oleh para hacker. Dan ada upaya manipulasi suara di sistem KPU tersebut sehingga website tidak dapat diakses sama sekali. Bahkan sampai saat ini subdomain pemilu2019.kpu.go.id sudah hilang dari index search engine Google.

Menurut praktisi IT Security, Zico Ekel bahwa ada beberapa kemungkinan mengapa website KPU itu tidak dapat diakses alias down. Beberapa kemungkinan tersebut adalah serangan yang disengaja oleh beberapa kalangan untuk membuat website tidak dapat diakses.

“Apakah mungkin server real count KPU down karena diserang. Sebagai praktisi IT saya jawab ya. Downnya sebuah server public bisa saja karena diserang dengan sengaja melalui tekni flood, denial of service (DDoS) dan sebagainya,” kata Zico kepada Inisiatifnews.com, Kamis (18/4/2019).

Kemungkinan selanjutnya mengapa website KPU bisa down, Zico menyebut bisa saja karena overload lantaran server yang mengelola manajemen sistemnya tidak dapat menampung banjirnya akses oleh user. 

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Sementara itu ada asumsi dari beberapa kalangan bahwa sedang ada upaya manipulasi data suara di balik tumbangnya website KPU tersebut. Dan untuk asumsi ini, Zico pun menilai hal itu tidak mungkin terjadi karena persoalan teknis transaksi data yang tidak terpenuhi.

“Sudah menjadi standar jika sebuah data yang diunggah ke database akan dianggap gagal jika terjadi interupt. Misalnya jaringan putus akibat DDoS tadi. Bisa data dimarking menjadi gagal atau jika masuk hanya setengah akan dianggap corrupt,” jelas praktisi IT Security yang kini sibuk menjadi developer DracOS Linux.

Namun demikian, pendiri komunitas IT Security Indonesian BackTrack Team (IBT) itu menilai bahwa manipulasi data masih bisa dimungkinkan oleh para peretas. Namun harus ada standar kemampuan minimal yang harus dipenuhi yakni menembus akses provider internetnya.

“Bisa saja data masuk dimanipulasi dengan serangan-serangan berjenis MITM (man in the middle attack), bisa saja attacker mencegat jalur resmi kemudian memanipulasinya dengan fake data, namun untuk hal-hal tersebut bisa terjadi syaratnya adalah minimal si attacker harus mampu menembus ISP (internet service provider) dan menginvasi subnet network dimana server KPU ditempatkan,” paparnya.

Lantas bagaimana memastikan jika data pemungutan suara tetap aman meskipun webiste KPU tengah down. Zico menganggap bahwa data KPU tetap aman karena sejauh ini rekapitulasi suara masih dilakukan secara manual oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Saya kenal beberapa orang yang terlibat di dalam server real-count. Mereka di KPU, berkata bahwa real count dilakukan secara manual yang akan dicocokan nantinya di website real count resmi,” ujar Zico.

“Karena sejatinya website real count resmi hanya digunakan untuk menyiarkan data dan memudahkan masyarakat melihat hasil sementara bukan untuk perhitungan,” imbuhnya.

Terakhir, bagi pihak manapun yang merasa risau dengan hasil quick count maupun exit poll beberapa lembaga survei, Zico meminta agar semua pihak menjaga dan mengawal penuh hasil pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta pencocokan lembaran C1. Hal ini digunakan untuk melakukan compiring terhadap hasil rekapitulasi suara oleh KPU.

“Saran saya. kawal saja setiap hasil di TPS anda masing-masing terutama C1. Hal tersebut bisa dijadikan bahan audit atau pencocokan pada final real count nanti, kalo ternyata berbeda dengan data anda ada prosedur untuk protes, mekanisme dan perangkat demokrasi masih berjalan,” tutupnya.





Fokus : Website KPU Down


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #KPU #Beritacenter.com #DracOS Linux #Indonesian Backtrack Team #Website KPU Down #Zico Ekel #Serangan DDOS #DOS Attack #Man In The Middle Attack #Komisi Pemilihan Umum #Praktisi IT Security #MITM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Ustaz Yusuf Mansur Siap Hadapi Gugatan 5 M di PN Tangerang

Beritacenter.COM - Ustaz Yusuf Mansur (YM) mengaku siap menghadapi gugatan perdata yang dilayangkan kepadanya di..
11 jam yang lalu

CINTA RAKYAT PADA JOKOWI KALAHKAN AROGANSI MEDIA

Dulu, di era Soeharto, media kita dibungkam, Otoriter, Tak boleh sembarangan memberitakan. Tak boleh ada kritikan,..
13 jam yang lalu

Jangan Takut, New Normal Sama Dengan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat

New Normal adalah tatanan, kebiasaan, dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup..
14 jam yang lalu

Potong Burungnya Pakai Cutter, Ichsan Ditemukan Tewas Dikamar Mandi

Beritacenter.COM - Pria yang diketahui bernama Ichsan (35) warga asal Desa Banjarwaru, Kecamatan Bangilan, Kabupaten..
14 jam yang lalu

Koran Tempo Tidak Enak Dibaca dan Tidak Perlu

Koran Tempo terbit hari ini 1 Juni 2020, dengan Headline Republik Daripada Indonesia, mengatakan Di Republik..
15 jam yang lalu

Terungkap! Novel Lakukan Cara Kotor Periksa Nurhadi, IPW: Harus Dihentikan! Dia Tak Layak Jadi Penyidik

BeritaCenter.COM - Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, meminta Dewan Pengawas KPK berani mengawasi..
16 jam yang lalu

Surat Terbuka Untuk SBY, Yang Suka Nyinyir JOKOWI

Beritacenter.COM - Belum lama ini kita dihebohkan dengan sebuah surat terbuka untuk mantan Presiden SBY, yang dinilai..
17 jam yang lalu

Waspada Saat Belanja Online Lewat Internet

Beritacenter.COM - Saat pandemi virus Corona(COVID-19) lambat laun merubah gaya hidup masyarakat. Jika..
17 jam yang lalu

Jaringan 5G Akan Kesulitan Beroperasi

Beritacenter.COM - Saat ini di Indonesia jaringan telekomunikasi sudah mencapai 44,6 juta kilometer persegi..
19 jam yang lalu

Usai Banyak Yang Mengeluh Tagihan Melonjak, PLN Juga Blokir ID Pelangggan

Beritacenter.COM - Para pelanggan listrik banyak yang mengeluhkan tagihan listrik yang melonjak dan pemblokiran..
20 jam yang lalu

Ada 8 Negara Yang Siap Keroyok China Habis-habisan

Beritacenter.COM - Ada delapan negara siap dibentuk oleh aliansi lintas parlemen baru guna mengkeroyok..
22 jam yang lalu

Real Madrid Mulai Tertarik Datangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspurs

Beritacenter.COM - Real Madrid dikabarkan mulai tertarik mendtangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspur. Pemain..
23 jam yang lalu

Hati - Hati, 7 Makanan ini Miliki Kandungan Tinggi Gula

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
1 hari yang lalu

Bejat !!! Seorang Ayah di Jayapura Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial BT (48) warga Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura,..
1 hari yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Perkirakan Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Seluruh wilayah di DKI Jakarta diperkirakan cuacnya akan cerah berawan pada akhir pekan ini, Sabtu..
1 hari yang lalu

Penting! Jangan Lakukan Tiga Hal Ini Sehabis Makan Jika Mau Sehat

Beritacenter.COM - Ada baiknya memberikan waktu bagi tubuh untuk tak melakukan aktivitas yang berat setelah makan...
1 hari yang lalu

Bejat! Ayah di Sumsel Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 2 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial RS (34) ditangkap polisi lantaran diduga memperkosa anaknya sendiri yang..
1 hari yang lalu

Moeldoko Sebut Kasus Corona Bisa Meningkat Jika Tidak Hati-Hati dalam Menanganinya

Beritacenter.COM - Pemerintah sebut penanganan virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak bisa dianggap sepele...
1 hari yang lalu

Enam Mahasiswa Ditangkap saat Sedang Pesta Narkoba di Bengkulu

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 6 orang mahasiswa yang kedapatan sedang pesta narkoba jenis..
1 hari yang lalu

Acungkan Pisau saat Hendak Ditangkap, Dua Begal Asal Bengkulu Ditembak Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap dua begal lintas Provinsi usai melakukan aksinya, pada Kamis 4 Juni 2020..
1 hari yang lalu

Gubernur Banten : Empat Ribu Ponpes Akan Segera Dibuka Kembali

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima kunjungan dari pengurus Forum Silaturahmi Pondok..
1 hari yang lalu

Cabuli Muridnya, Guru Honorer di Bengkulu Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial BM (26) yang diduga melakukan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi