Senin, 27 Mei 2019 - 05:06 WIB

Web KPU Down, Begini Tanggapan Praktisi IT Security

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Oleh : Joker | Sungai Mengalir | Jumat, 19 April 2019 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Indah Dimata Tampilan domain website kpu subdomain pemilu2019.kpu.go.ifd

Beritacenter.COM - Sampai hari ini website Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak dapat diakses bahkan sejak pagi hari tadi. Webiste yang tidak dapat diakses tersebut adalah halaman utama KPU dan aplikasi perhitungan suara Pilpres 2019 di pemilu2019.kpu.go.id. Banyak kalangan menilai bahwa website KPU sedang diserang oleh para hacker. Dan ada upaya manipulasi suara di sistem KPU tersebut sehingga website tidak dapat diakses sama sekali. Bahkan sampai saat ini subdomain pemilu2019.kpu.go.id sudah hilang dari index search engine Google.

Menurut praktisi IT Security, Zico Ekel bahwa ada beberapa kemungkinan mengapa website KPU itu tidak dapat diakses alias down. Beberapa kemungkinan tersebut adalah serangan yang disengaja oleh beberapa kalangan untuk membuat website tidak dapat diakses.

“Apakah mungkin server real count KPU down karena diserang. Sebagai praktisi IT saya jawab ya. Downnya sebuah server public bisa saja karena diserang dengan sengaja melalui tekni flood, denial of service (DDoS) dan sebagainya,” kata Zico kepada Inisiatifnews.com, Kamis (18/4/2019).

Kemungkinan selanjutnya mengapa website KPU bisa down, Zico menyebut bisa saja karena overload lantaran server yang mengelola manajemen sistemnya tidak dapat menampung banjirnya akses oleh user. 

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Sementara itu ada asumsi dari beberapa kalangan bahwa sedang ada upaya manipulasi data suara di balik tumbangnya website KPU tersebut. Dan untuk asumsi ini, Zico pun menilai hal itu tidak mungkin terjadi karena persoalan teknis transaksi data yang tidak terpenuhi.

“Sudah menjadi standar jika sebuah data yang diunggah ke database akan dianggap gagal jika terjadi interupt. Misalnya jaringan putus akibat DDoS tadi. Bisa data dimarking menjadi gagal atau jika masuk hanya setengah akan dianggap corrupt,” jelas praktisi IT Security yang kini sibuk menjadi developer DracOS Linux.

Namun demikian, pendiri komunitas IT Security Indonesian BackTrack Team (IBT) itu menilai bahwa manipulasi data masih bisa dimungkinkan oleh para peretas. Namun harus ada standar kemampuan minimal yang harus dipenuhi yakni menembus akses provider internetnya.

“Bisa saja data masuk dimanipulasi dengan serangan-serangan berjenis MITM (man in the middle attack), bisa saja attacker mencegat jalur resmi kemudian memanipulasinya dengan fake data, namun untuk hal-hal tersebut bisa terjadi syaratnya adalah minimal si attacker harus mampu menembus ISP (internet service provider) dan menginvasi subnet network dimana server KPU ditempatkan,” paparnya.

Lantas bagaimana memastikan jika data pemungutan suara tetap aman meskipun webiste KPU tengah down. Zico menganggap bahwa data KPU tetap aman karena sejauh ini rekapitulasi suara masih dilakukan secara manual oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Saya kenal beberapa orang yang terlibat di dalam server real-count. Mereka di KPU, berkata bahwa real count dilakukan secara manual yang akan dicocokan nantinya di website real count resmi,” ujar Zico.

“Karena sejatinya website real count resmi hanya digunakan untuk menyiarkan data dan memudahkan masyarakat melihat hasil sementara bukan untuk perhitungan,” imbuhnya.

Terakhir, bagi pihak manapun yang merasa risau dengan hasil quick count maupun exit poll beberapa lembaga survei, Zico meminta agar semua pihak menjaga dan mengawal penuh hasil pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta pencocokan lembaran C1. Hal ini digunakan untuk melakukan compiring terhadap hasil rekapitulasi suara oleh KPU.

“Saran saya. kawal saja setiap hasil di TPS anda masing-masing terutama C1. Hal tersebut bisa dijadikan bahan audit atau pencocokan pada final real count nanti, kalo ternyata berbeda dengan data anda ada prosedur untuk protes, mekanisme dan perangkat demokrasi masih berjalan,” tutupnya.





Fokus : Website KPU Down


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #Beritacenter.com #KPU #DracOS Linux #Indonesian Backtrack Team #Website KPU Down #Zico Ekel #Serangan DDOS #DOS Attack #Man In The Middle Attack #Komisi Pemilihan Umum #Praktisi IT Security #MITM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Jokowi Ingatkan BW Agar Tak Rendahkan Institusi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang..
9 jam yang lalu

Muhammadiyah: Usut Tuntas Perusuh di Aksi 22 Mei

Beritacenter.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta agar mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi pada..
11 jam yang lalu

Warga Cianjur Geger Ada Mayat Pria Berlumuran Darah di Kebun Teh

Beritacenter.COM - Warga Kampung Tegalega, RT 4 RW 1, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur,..
12 jam yang lalu

Jokowi dan HIPMI Burber di Hotel The Ritz Carlton

Beritacenter.COM - Presiden Jokowi menghadiri buka bersama dengan para pengusaha yang terhimpun dalam Himpunan..
12 jam yang lalu

Sandi Sebut 94% Pangan Dikuasai Kartel, TKN: Lebay, Seolah Masih Kampanye Saja

Beritacenter.COM - Saat menghadiri acara silaturahmi dengan Laskar Pangan Dunia, Cawapres 02 Sandiaga Uno menyatakan..
14 jam yang lalu

Daftar Tuntutan Prabowo-Sandi: Jadi Presiden atau Pemilu Ulang!

Beritacenter.COM - Kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi melakukan gugatan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi..
14 jam yang lalu

Ini Cuitan Mustofa Nahrawarda yang Buat Dirinya Jadi Tersangka Hoax

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019, anggota BPN Prabowo..
16 jam yang lalu

Polisi Tetapkan Anggota BPN Jadi Tersangka Hoax Kerusuhan 22 Mei

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran berita palsu alias hoax tentang kerusuhan 22 Mei 2019, polisi menetapkan..
16 jam yang lalu

Ini Bukti Gugatan Hasil Pilpres Prabowo-Sandi ke MK Banyak Berupa Link Berita

BeritaCenter.COM – Prabowo-Sandi melalui tim hukumnya menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK)...
16 jam yang lalu

TKN Sindir BW Soal Rezim Korup: Gaya-gaya Narasi Menyerang, Kayak Dia Bersih Saja

Saya kira nggak layak bicara rezim korupsi, mahkamah kalkulator, dan lain-lain. Gaya-gaya dengan narasi menyerang..
16 jam yang lalu

Kecewa Dengan Ucapan BW Soal Rezim Korup, Eks Hakim MK: Ini Berbahaya Sekali

BeritaCenter.COM – Pernyataan tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto soal rezim korup saat menggugat hasil..
17 jam yang lalu

Soal Isu Kekerasan Aparat di Aksi 22 Mei, Kompolnas: Yang Dilakukan Polisi Cukup Baik Meski Belum Sempurna

BeritaCenter.COM – Munculnya isu kekerasan yang dilakukan oleh aparat terhadap massa aksi 22 Mei ditanggapi..
17 jam yang lalu

Polisi Tangkap Anggota BPN Mustofa Nahra Terkait Hoax Kerusuhan 22 Mei

BeritaCenter.COM – Aparat kepolisian menangkap anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya di rumahnya..
17 jam yang lalu

Cari Petunjuk, Polisi Masih Olah TKP di Mako Brimob Purwokerto yang Ditembaki OTK

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih belum mengetahui pelaku dari penyerangan Mako Brimob Purwokerto. Saat ini,..
18 jam yang lalu

TKN Jawab Tudingan BW Soal Rezim Korup: Seperti Orang Bersih Saja

BeritaCenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menjawab sindiran Ketua Tim Hukum Prabowo..
18 jam yang lalu

Ngotot Ajukan Gugatan Hasil Pilpres ke MK, Kubu Prabowo Masih Sodorkan Bukti Link Berita?

Beritacenter.COM - Kubu Prabowo-Sandiaga Uno tetap bersikukuh menggungat keputusan KPU memenangkan Jokowi-Ma'ruf di..
19 jam yang lalu

Polisi Dalami Akun Penyebar Hoax Bocah Tewas Dipukuli Brimob di Kampung Bali

Beritracenger.COM - Bekalangan ini, warganet dihebohkan dengan hoax tewasnya seorang bocah yang disebut dipukuli..
20 jam yang lalu

Hoax Pemukulan Bocah di Kampung Bali, Pria 'Pemasok Batu' Akui Dirinya Niat Kabur

Beritacenter.COM - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan hoax soal anak dibawah umur yang disebut tewas..
1 hari yang lalu

Penembak Pos Mako Brimob Purwokerto Gunakan Senjata Laras Panjang

Beritacenter.COM - Kasus penembakan di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto,..
1 hari yang lalu

Kena Azab, Kebakaran Hebat Melanda Israel Usai Serang Palestina

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Israel meminta bantuan kepada luar negeri. Bantuan pesawat-pesawat pemadam..
1 hari yang lalu

Polisi Selidiki Pelaku Pembakar Pos Polantas di Jawa Tengah

Beritacenter.COM - Peristiwa pos polisi yang terbakar kembali terulang setelah sebelumnya sempat terjadi di Solo...
1 hari yang lalu

Juru Parkir Langsung Modar Setelah Ancungkan Parang ke Anggota TNI

Beritacenter.COM - Seorang juru parkir di Blitar ditangkap anggota TNI setelah mengancam anggota TNI dengan sebilah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi