Jumat, 19 Juli 2019 - 02:41 WIB

Web KPU Down, Begini Tanggapan Praktisi IT Security

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Oleh : Joker | Sungai Mengalir | Jumat, 19 April 2019 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Indah Dimata Tampilan domain website kpu subdomain pemilu2019.kpu.go.ifd

Beritacenter.COM - Sampai hari ini website Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak dapat diakses bahkan sejak pagi hari tadi. Webiste yang tidak dapat diakses tersebut adalah halaman utama KPU dan aplikasi perhitungan suara Pilpres 2019 di pemilu2019.kpu.go.id. Banyak kalangan menilai bahwa website KPU sedang diserang oleh para hacker. Dan ada upaya manipulasi suara di sistem KPU tersebut sehingga website tidak dapat diakses sama sekali. Bahkan sampai saat ini subdomain pemilu2019.kpu.go.id sudah hilang dari index search engine Google.

Menurut praktisi IT Security, Zico Ekel bahwa ada beberapa kemungkinan mengapa website KPU itu tidak dapat diakses alias down. Beberapa kemungkinan tersebut adalah serangan yang disengaja oleh beberapa kalangan untuk membuat website tidak dapat diakses.

“Apakah mungkin server real count KPU down karena diserang. Sebagai praktisi IT saya jawab ya. Downnya sebuah server public bisa saja karena diserang dengan sengaja melalui tekni flood, denial of service (DDoS) dan sebagainya,” kata Zico kepada Inisiatifnews.com, Kamis (18/4/2019).

Kemungkinan selanjutnya mengapa website KPU bisa down, Zico menyebut bisa saja karena overload lantaran server yang mengelola manajemen sistemnya tidak dapat menampung banjirnya akses oleh user. 

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Sementara itu ada asumsi dari beberapa kalangan bahwa sedang ada upaya manipulasi data suara di balik tumbangnya website KPU tersebut. Dan untuk asumsi ini, Zico pun menilai hal itu tidak mungkin terjadi karena persoalan teknis transaksi data yang tidak terpenuhi.

“Sudah menjadi standar jika sebuah data yang diunggah ke database akan dianggap gagal jika terjadi interupt. Misalnya jaringan putus akibat DDoS tadi. Bisa data dimarking menjadi gagal atau jika masuk hanya setengah akan dianggap corrupt,” jelas praktisi IT Security yang kini sibuk menjadi developer DracOS Linux.

Namun demikian, pendiri komunitas IT Security Indonesian BackTrack Team (IBT) itu menilai bahwa manipulasi data masih bisa dimungkinkan oleh para peretas. Namun harus ada standar kemampuan minimal yang harus dipenuhi yakni menembus akses provider internetnya.

“Bisa saja data masuk dimanipulasi dengan serangan-serangan berjenis MITM (man in the middle attack), bisa saja attacker mencegat jalur resmi kemudian memanipulasinya dengan fake data, namun untuk hal-hal tersebut bisa terjadi syaratnya adalah minimal si attacker harus mampu menembus ISP (internet service provider) dan menginvasi subnet network dimana server KPU ditempatkan,” paparnya.

Lantas bagaimana memastikan jika data pemungutan suara tetap aman meskipun webiste KPU tengah down. Zico menganggap bahwa data KPU tetap aman karena sejauh ini rekapitulasi suara masih dilakukan secara manual oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Saya kenal beberapa orang yang terlibat di dalam server real-count. Mereka di KPU, berkata bahwa real count dilakukan secara manual yang akan dicocokan nantinya di website real count resmi,” ujar Zico.

“Karena sejatinya website real count resmi hanya digunakan untuk menyiarkan data dan memudahkan masyarakat melihat hasil sementara bukan untuk perhitungan,” imbuhnya.

Terakhir, bagi pihak manapun yang merasa risau dengan hasil quick count maupun exit poll beberapa lembaga survei, Zico meminta agar semua pihak menjaga dan mengawal penuh hasil pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta pencocokan lembaran C1. Hal ini digunakan untuk melakukan compiring terhadap hasil rekapitulasi suara oleh KPU.

“Saran saya. kawal saja setiap hasil di TPS anda masing-masing terutama C1. Hal tersebut bisa dijadikan bahan audit atau pencocokan pada final real count nanti, kalo ternyata berbeda dengan data anda ada prosedur untuk protes, mekanisme dan perangkat demokrasi masih berjalan,” tutupnya.





Fokus : Website KPU Down


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #KPU #Beritacenter.com #DracOS Linux #Indonesian Backtrack Team #Website KPU Down #Zico Ekel #Serangan DDOS #DOS Attack #Man In The Middle Attack #Komisi Pemilihan Umum #Praktisi IT Security #MITM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

PSI Bicara Soal Human Trafficking WNI ke Jokowi, Grace: Jika Diperlukan Beliau Siap Jemput

Beliau bilang, 'Oh ya, saya sudah pernah dengar yang ini. Masak, belum pulang?' Jadi langsung minta ajudan telepon ke..
4 jam yang lalu

Mabuk Miras dan Perkosa Anak Dibawah Umur, 3 Pemuda Dibekuk Polisi di Surabaya

Beritacenter.COM - Tiga pemuda bernisial NJ (20), RM (19), dan MP (17) harus berurusan dengan polisi lantaran..
4 jam yang lalu

Menko Polhukam Minta Data Kerusakan Bencana Palu Rampung 2 Minggu Kedepan

Beritacenter.COM - Menko Polhukam Wiranto meminta agar data-data terkait bencana di Palu dapat segera dirampungkan...
5 jam yang lalu

Begini Cara Percepat Koneksi WiFi yang Lemot

Beritacenter.COM - Kaum milenial saat ini tak bisa terlepas dari yang namanya internet, oleh karena itu WiFi menjadi..
6 jam yang lalu

Diberi Minum Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Satu Bulan Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Sungguh ironis apa yang terjadi di sebuah keluarga di Beijing, China. Dilaporkan oleh Sin Chew..
6 jam yang lalu

Hati-Hati Pada Ulama Modal Surban Dan Gamis

Hari ini ane melihat dunia islam indonesia semakin intoleran dan keras saja, sangat berbeda saat jaman ane masih..
6 jam yang lalu

Miris! Pesta Seks "Party Happy Sex" Digagas Seorang Guru

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jatim menggerebek sebuah pesta seks tukar pasangan atau swinger di sebuah vila di..
7 jam yang lalu

Polisi Gerebek Pesta "Party Happy Sex" di Vila Pasuruan

Beritacenter.COM - Sebuah pesta seks di sebuah vila di Tretes Pasuruan digerebek polisi. Pesta seks itu merupakan..
7 jam yang lalu

2021 Pemerintah Janji Tak Impor Garam Lagi, Ini Buktinya

BeritaCenter.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah berjanji tidak akan..
7 jam yang lalu

Ambisi Menjadi "Capres Atau Cawapres 2024" Sandi Nekat Bermain Api

Beritacenter.COM - Cerita dibalik pertemuan Jokowi dengan Prabowo pasa Sabtu 13 Juli 2019 lalu masih menyisakan..
8 jam yang lalu

3 Bersaudara di Garut Kompak Curi Puluhan Motor

Beritacenter.COM - Tiga orang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor berhasil diamankan polisi. Para tersangka..
8 jam yang lalu

Polisi Selidiki Viralnya Video Porno Pelajar di Ponorogo

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus viralnya video porno pelajar..
9 jam yang lalu

Viral Video Porno Pelajar di Ponorogo

Beritacenter.COM - Media sosial tengah dihebohkan dengan video porno yang diduga diperankan oleh seorang pelajar di..
9 jam yang lalu

Pemerintah Larang Bicara Politik di Masjid, PA 212: Jokowi Menyesatkan

Beritacenter.COM - Jubir PA 212, Novel Bamukmin menilai imbauan pemerintah terkait larangan peyiaran politik di dalam..
9 jam yang lalu

Baru Perempatfinal Indonesia Open, Ganda Campuran Hanya Menyisakan Tontowi/Winny

Beritacenter.COM - Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil lolos ke..
10 jam yang lalu

Terima Kasih Istriku

Berikut adalah ucapan Jokowi pada istrinya, menggambarkan tentang bagaimana dia sebagai seorang lelaki dan bagaimana..
10 jam yang lalu

Tak Ada Unsur Jaksa di Pimpinan KPK Sekarang, Antasari Azhar: Itu Melanggar UU!

Beritacenter.COM - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyampaikan kritiknya terhadap formasi pimpinan KPK 2014-2019..
10 jam yang lalu

Penyebar Meme Jokowi Lolos dari Hukuman

Beritacenter.COM - Safnah (37) terdakwa kasus penyebaran meme Jokowi divonis bebas oleh Pengadilan Tinggi (PT)..
11 jam yang lalu

Resmi Maju Caketum Golkar, Bamsoet: Saya Tak Takut Pada Pasukan Singa Yang Dipimpin Domba

BeritaCenter.COM - Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon ketua umum (caketum)..
12 jam yang lalu

Polisi Geledah Kantor Dispora Sumut Terkait Korupsi Sirkuit Atletik

Beritcenter.COM - Jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga..
12 jam yang lalu

"Bajaj VS Taksi Online" Saling Baku Hantam, Gara-gara Berebutan Penumpang

Beritacenter.COM - Seorang penumpang terbakar emosi karena haknya memilih angkutan direbut oleh sopir bajai. Padahal..
12 jam yang lalu

3 Capim KPK Tak Ikut Uji Kompetensi, Satu Dari Kepolisian Mengundurkan Diri

BeritaCenter.COM – Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih menyebut ada tiga capim KPK yang tak ikut seleksi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi