Rabu, 27 Januari 2021 - 08:32 WIB

Web KPU Down, Begini Tanggapan Praktisi IT Security

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Oleh : Joker | Sungai Mengalir | Jumat, 19 April 2019 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Indah Dimata Tampilan domain website kpu subdomain pemilu2019.kpu.go.ifd

Beritacenter.COM - Sampai hari ini website Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak dapat diakses bahkan sejak pagi hari tadi. Webiste yang tidak dapat diakses tersebut adalah halaman utama KPU dan aplikasi perhitungan suara Pilpres 2019 di pemilu2019.kpu.go.id. Banyak kalangan menilai bahwa website KPU sedang diserang oleh para hacker. Dan ada upaya manipulasi suara di sistem KPU tersebut sehingga website tidak dapat diakses sama sekali. Bahkan sampai saat ini subdomain pemilu2019.kpu.go.id sudah hilang dari index search engine Google.

Menurut praktisi IT Security, Zico Ekel bahwa ada beberapa kemungkinan mengapa website KPU itu tidak dapat diakses alias down. Beberapa kemungkinan tersebut adalah serangan yang disengaja oleh beberapa kalangan untuk membuat website tidak dapat diakses.

“Apakah mungkin server real count KPU down karena diserang. Sebagai praktisi IT saya jawab ya. Downnya sebuah server public bisa saja karena diserang dengan sengaja melalui tekni flood, denial of service (DDoS) dan sebagainya,” kata Zico kepada Inisiatifnews.com, Kamis (18/4/2019).

Kemungkinan selanjutnya mengapa website KPU bisa down, Zico menyebut bisa saja karena overload lantaran server yang mengelola manajemen sistemnya tidak dapat menampung banjirnya akses oleh user. 

“Namun bisa juga karena kelebihan akses yang tidak sesuai dengan kapasitas fisik di infrastruktur. Yang lagi terjadi saat ini menurut saya adalah karena kapasitas server sedang overload, maklum ini hajatan Nasional jadi yang biasa gak buka website KPU jadi pada buka,” ujarnya.

Sementara itu ada asumsi dari beberapa kalangan bahwa sedang ada upaya manipulasi data suara di balik tumbangnya website KPU tersebut. Dan untuk asumsi ini, Zico pun menilai hal itu tidak mungkin terjadi karena persoalan teknis transaksi data yang tidak terpenuhi.

“Sudah menjadi standar jika sebuah data yang diunggah ke database akan dianggap gagal jika terjadi interupt. Misalnya jaringan putus akibat DDoS tadi. Bisa data dimarking menjadi gagal atau jika masuk hanya setengah akan dianggap corrupt,” jelas praktisi IT Security yang kini sibuk menjadi developer DracOS Linux.

Namun demikian, pendiri komunitas IT Security Indonesian BackTrack Team (IBT) itu menilai bahwa manipulasi data masih bisa dimungkinkan oleh para peretas. Namun harus ada standar kemampuan minimal yang harus dipenuhi yakni menembus akses provider internetnya.

“Bisa saja data masuk dimanipulasi dengan serangan-serangan berjenis MITM (man in the middle attack), bisa saja attacker mencegat jalur resmi kemudian memanipulasinya dengan fake data, namun untuk hal-hal tersebut bisa terjadi syaratnya adalah minimal si attacker harus mampu menembus ISP (internet service provider) dan menginvasi subnet network dimana server KPU ditempatkan,” paparnya.

Lantas bagaimana memastikan jika data pemungutan suara tetap aman meskipun webiste KPU tengah down. Zico menganggap bahwa data KPU tetap aman karena sejauh ini rekapitulasi suara masih dilakukan secara manual oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Saya kenal beberapa orang yang terlibat di dalam server real-count. Mereka di KPU, berkata bahwa real count dilakukan secara manual yang akan dicocokan nantinya di website real count resmi,” ujar Zico.

“Karena sejatinya website real count resmi hanya digunakan untuk menyiarkan data dan memudahkan masyarakat melihat hasil sementara bukan untuk perhitungan,” imbuhnya.

Terakhir, bagi pihak manapun yang merasa risau dengan hasil quick count maupun exit poll beberapa lembaga survei, Zico meminta agar semua pihak menjaga dan mengawal penuh hasil pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta pencocokan lembaran C1. Hal ini digunakan untuk melakukan compiring terhadap hasil rekapitulasi suara oleh KPU.

“Saran saya. kawal saja setiap hasil di TPS anda masing-masing terutama C1. Hal tersebut bisa dijadikan bahan audit atau pencocokan pada final real count nanti, kalo ternyata berbeda dengan data anda ada prosedur untuk protes, mekanisme dan perangkat demokrasi masih berjalan,” tutupnya.





Fokus : Website KPU Down


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #KPU #Beritacenter.com #DracOS Linux #Indonesian Backtrack Team #Website KPU Down #Zico Ekel #Serangan DDOS #DOS Attack #Man In The Middle Attack #Komisi Pemilihan Umum #Praktisi IT Security #MITM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Kapal KM Empat Bersaudara Muatan Sembako Terbakar di Perairan Sulteng

Beritacenter.COM - Kapal barang KM Empat Bersaudara dilaporkan terbakar dan tenggelam di Perairan Banggai Laut,..
7 jam yang lalu

Viral Video Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Atas Rel KA, Ini Kata Polisi...

Beritacenter.COM - Viral sebuah video di media sosial (sosmed) yang memperlihatkan aksi tawuran di atas rel kereta..
8 jam yang lalu

Jajakan Wanita di Bawah Umur, Mahasiswa di Jatim Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang mahasiswa berinisial AP (21) lantaran nekat menjajakan wanita di bawah..
9 jam yang lalu

Polisi Gagalkan Peredaran 6 Kg Sabu di Samarinda, 7 Tersangka Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba di wilayah Kalimantan Timur..
9 jam yang lalu

Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka Kasus Rasial, Polri Dapat Apresiasi dari GAMKI

Beritacenter.COM - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengapresiasi Polri yang telah menetapkan Ketua..
10 jam yang lalu

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Kabupaten Lumajang Rusak Parah

Beritacenter.COM - Hembusan angin kencang melanda sejumlah rumah di Desa Kertosari, Desa Jambe Arum dan..
10 jam yang lalu

Polisi Evakuasi Mayat Transpuan yang Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Bandung

Beritacenter.COM - Polsek Sumur Bandung bersama Polrestabes Bandung mengevakuasi mayat seorang transgender perempuan..
11 jam yang lalu

Besok ! Jokowi Akan Lantik Komjen Sigit Jadi Kapolri Usai Dirinya Divaksinasi Tahap Dua

Beritacenter.COM - Komjen Listyo Sigit Prabowo rencanakan akan dilantik jadi Kapolri besok pagi usai Presiden Jokowi..
11 jam yang lalu

Cekcok Gegara Buah, Ponakan di Serang Nekat Pukul Bibinya hingga Tewas

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial RY (35) lantaran nekat menganiaya..
12 jam yang lalu

Jokowi Akan Lantik Komjen Listyo Jadi Kapolri Usai Disuntik Vaksin Tahap Kedua

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri besok pagi..
12 jam yang lalu

Viral Emak-Emak Marahi TNI Saat Ditegur Karena Tak Pakai Masker

Beritacenter.COM - Viral rekaman video seorang wanita yang marah-marah ke anggota TNI. Diduga wanita tersebut tak..
12 jam yang lalu

Terlalu! Taswin Bakar 18 Rumah Warga, Hanya Karena Tak Diberi Uang Beli Sabu

Beritacenter.COM - Kesal karena tak diberi uang untuk beli sabu, Taswin alias Win (33) nekat membakar rumah..
12 jam yang lalu

Tim DVI Pori Kembali Identifikasi 2 Korban SJ182, Total Jadi 55 Korban

Beritacenter.COM - Proses identifikasi terhadap jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan...
13 jam yang lalu

Gelar Razia, Petugas Temukan Sajam dan HP di Kamar Narapidana Lapas Pariaman

Beritacenter.COM - Petugas temukan sejumlah senjata tajam (sajam) jenis pisau dan handphone dalam kamar narapidana..
13 jam yang lalu

Wanita yang Diperkosa Suami-Istri di Sumbar Alami Syok-Trauma Berat

Pada awal laporan tanggal 19 Januari kemarin memang lagi syok dan trauma berat, tidak bercerita, setelah pemeriksaan..
14 jam yang lalu

Heboh Gempa Dahsyat Guncang Lembang, BMKG Bandung: Hoaks!!!

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung angkat bicara terkait informasi yang..
14 jam yang lalu

Kocak !!! Begini Kelakuan Kurir Jika Konsumen COD Tak kunjung Keluar Rumah

Beritacenter.COM - Sebuah video yang menunjukkan aksi seorang kurir yang mematikan aliran listrik milik konsumennya..
15 jam yang lalu

[Video] Ini Loh, Wujud Nyata Virus COVID-19 ke Gambar 3 Dimensi

Beritacenter.COM - Para penelit mengungkap perwujudan nyata virus Corona (COVID-19) atau disebut SARS-CoV-2, ke wujud..
15 jam yang lalu

Modal Pistol Korek, Komplotan Perampok Gasak Duit Puluhan Juta dari Minimarket Ciputat

Beritacenter.COM - komplotan perampok menggasak uang Rp 36 juta setelah berhasil menakuti karyawan minimarket..
16 jam yang lalu

Siswi SMK Diperkosa 6 Pria di Nganjuk, Pelaku Sang Pacar-Bocah Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib yang menimpa seorang siswi SMK di Nganjuk, Jawa Timur. Dia menjadi korban pemerkosaan..
16 jam yang lalu

Bertambah 13.094 Orang, Kasus Covid-19 di Tanah Air Tembus 1 Juta

Beritacenter.COM - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Hari ini, Selasa (21/1/2021) hingga pukul..
16 jam yang lalu

MANTUL !!! Ekspor Ikan Hias dari Bandung Justru Meningkat Saat Pandemi

BeritaCenter.COM - Pandemi covid-19 tidak mempengaruhi bisnis ikan hias di Bandung, Jawa Barat. Bahkan, tren..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi