Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:01 WIB

Bohong Lagi! TKN Bongkar Data Tak Akurat Klaim Menang Kubu Prabowo di DIY dan Bali

Kembali, pihak 02 mengulang pola kebohongan yang sama. Data yang mereka sajikan jauh dari akurat karena hanya berdasarkan sampel di beberapa TPS (tempat pemungutan suara). Skenario yang sama dan selalu diulang sehingga siapa pun mudah melacak bagaimana kebohongan yang mereka bangun

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 25 April 2019 | 09:49 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf membongkar kebohongan-kebohongan kubu Prabowo-Sandiaga terkait tudingan kecurangan hasil Pilpres 2019. Klaim kemenangan serta tudingan independensi KPU dan Bawaslu dinilai TKN tak masuk akal.

Terlebih, komisioner kedua lembaga sendiri atas persetujuan DPR, termasuk partai pendukung Prabowo-Sandi. Oleh karenanya, tak masuk akan jika KPU dan Bawaslu bisa merekayasa hasil Pilpres 2019. Sementara TPS yang ada sejak awal dijaga oleh saksi dari kedua pihak dan hasil perhitungan juga dipantau dengan transparan.

"Kami terus membongkar kebohongan-kebohongan data yang disampaikan Pak Prabowo berkenaan klaim kemenangan mereka sebesar 62 persen. Ternyata datanya itu berisi banyak kebohongan-kebohongan," Wakil Direktur Direktorat Saksi TKN, Lukman Edy, Rabu (24/4/2019).

Baca juga :

Lukman mengatakan, jika kemarin kebohongan kubu 02 terkuat di Lampung, Riau, dan Bangka Belitung, kali ini klaim tanpa dasar itu terulang untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kembali, pihak 02 mengulang pola kebohongan yang sama. Data yang mereka sajikan jauh dari akurat karena hanya berdasarkan sampel di beberapa TPS (tempat pemungutan suara). Skenario yang sama dan selalu diulang sehingga siapa pun mudah melacak bagaimana kebohongan yang mereka bangun," jelas Lukman

Dia menjelaskan, berdasarkan suara sah di Yogyakarta yang masuk di KPU, pada Rabu, (24/4), pukul 15.00 WIB, tercatat ada 837.364 suara dengan pembagian 591.776 untuk Jokowi-Amin dan 245.588 untuk Prabowo-Sandi. Namun, kubu 02 malah menyatakan sebaliknya.

Lucunya, real count versi kubu 02 malah menyatakan menang dengan keunggulan 52,70 persen. "Padahal, real count kubu 02 itu hanya dari 19 TPS dengan jumlah 403 suara. Sebenarnya di Yogyakarta ada 11.700 TPS dengan jumlah pemilih 2.731.874. Betapa masif kebohongan yang dibangun oleh kubu 02 sehingga menipu calon yang mereka usung sendiri. Saya tidak terbayangkan, jika Prabowo - Sandi baru tahu di belakang hari jika mereka selama ini ditipu oleh tim mereka sendiri," ujar Lukman Edy.

Menurutnya, berdasarkan real count versi kubu 01, dari 1.530.048 atau 56,76 persen suara sah Yogyakarta yang sudah dihitung, sebanyak 69,97 persen memilih paslon 01, sementara paslon 02 mendapatkan 30,03 persen. Lukman menegaskan, angka itu pararel dengan hasil real count KPU yakni, dari 836.378 suara yang sudah masuk, sebanyak 70,68 persen mendukung 01 dan 29,32 persen mendukung 02.

Hal serupa juga terlihat dari hasil quick count dua lembaga survei, yakni Saiful Mujani Research & Consulting (SRM&C) yang memenangkan Jokowi-Amin, 69,43 persen-30,57 persen dan Poltracking mengunggulkan paslon 01 74,75 persen-25,25 persen.

Lukman menilai, kebohongan demi kebohongan itu terus-terusan digaungkan oleh kubu lawan guna mempengaruhi pemikiran publik jika Prabowo-Sandi telah unggul. Padahal, jelas hasil perhitungan real count kenyataannya memenangkan paslon 01, terpaut jauh unggul dari 02.

"Apalagi kemudian mereka mengatakan meNang di Pulau Bali. Itu kan sebuah kebohongan besar. Mana mungkin Prabowo menang di Bali yang merupakan kandang PDIP dan kantong suara besar Jokowi. Sudah jelas di Bali, Jokowi-Amin menang hingga di atas 90 persen. Namun mereka mengklaim menang 69 persen, dengan hanya menggunakan data dari tujuh TPS, yakni hanya 0,1 persen dari sejumlah 12.834 TPS di Bali," ungkap Lukman Edy.

Dengan terbongkarnya kebohongan-kebohongan ini, Lukman berharap kubu 02 dapat segera menghentikan kebohongan itu didepan publik. Terlebih, kebohongan dan klaim 02 juga sudah dipatahkan dengan data nyata di lapangan.





Fokus : Pilpres 2019


#Prabowo Subianto #Pemilu 2019 #Pilpres 2019 #TKN Jokowi-Ma'ruf #Kebohongan Kubu 02


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Hari ini, Sejumlah Sekolah di Cilegon Mulai Berlakukan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pada hari ini, sejumlah sekolah di Cilegon kembali melakukan kegiatan belanjar mengajar (KBM)..
2 jam yang lalu

BNNP Bali Bongkar Penyeludupan Narkoba, 130 Gram Ganja Asal AS Disita

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis..
2 jam yang lalu

Mendagri Minta Sekolah yang Mau Belajar Tatap Muka agar Lakukan Simulasi Protokol Covid-19 Dahulu

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh sekolah yang hendak melakukan pembelajaran..
3 jam yang lalu

GERAKAN "GELANDANGAN POLITIK" SEKELOMPOK MANUSIA GAGAL YANG BURUK LAKU

Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan..
3 jam yang lalu

Jual Sabu-sabu Mamah Mudah Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Erna Dwi Jayanto (31) warga Jalan Kebon Dalem Surabaya, harus berusan dengan pihak kepolisian..
3 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Seputaran Kota Mulia, 9 Senjata Tajam Disita

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar razia senjata tajam di seputaran Kota Mulia. Razia ini..
4 jam yang lalu

Bunuh Istri Gara Cemburu Buta, Safaat Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Safaat (49) warga Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno Jombang, harus berursan..
4 jam yang lalu

Waspada Radikalisme di Kalangan PNS

Pegawai negeri sipil rentan diracuni oleh ajaran kaum radikal. Hal ini sangat berbahaya karena seharusnya sebagai..
9 jam yang lalu

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus Pasien OTG

Beritacenter.COM - Dua hari belakangan ini, jumlah kasus positif corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
10 jam yang lalu

Gudang Mebel di Kediri Ludes Dilalap SI Jago Merah

Beritacenter.COM - Gudang kayu dan mebel milik Sutarianto (48) yang berada di Jalan Banda, Desa Gedangsewu, Kecamatan..
11 jam yang lalu

Karena Prestasinya, Delapan Anggota Terima Penghargaan Dari Polres Metro Jakarta Barat

Beritacenter.COM - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru memberikan Penghargaan kepada..
12 jam yang lalu

Ma'ruf Amin Minta Sosialisasi Protokol Kesehatan Dilakukan Secara Masif

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI, Ma`ruf Amin meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk turut aktif..
12 jam yang lalu

UIN Walisongo Bakal Gelar Wisuda Dengan Teknologi Face Tracking

Beritacenter.COM - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imam Taufik mengatakan bahwa pihak..
12 jam yang lalu

Penangkapan Djoko Tjandra Dinilai PBNU Sebagai Bukti Keseriusan Polri

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud menyoroti keberhasilan Polri dalam..
13 jam yang lalu

Remaja Curanmor Berakhir Mendekam Di Balik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Seorang remaja berinisial P (19) dibekuk polisi terkait kasus pencurian motor (curanmor) di..
13 jam yang lalu

Unair Gelar Rapat Klarifikasi dengan Keluarga Predator Fetish Pocong

Beritacenter.COM - Rapat klarifikasi soal predator fetish pocong kain jarik yang belakangan viral di media sosial,..
14 jam yang lalu

Berbakti Pada Suami, Wanita Ini Nekat Bawakan Sabu Pesanan Suami Ke Penjara

Beritacenter.COM - Seorang perempuan asal Medan Barat berinisial NL (53) kepergok membawa sabu-sabu saat..
14 jam yang lalu

Petani dan Dinas Pertanian Bojonegoro Gotong Royong Tingkatkan Produksi Padi

Beritacenter.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro dan para petani bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik..
15 jam yang lalu

Basuki Ancam Blacklist Jika Pembiayaan Proyek Lambat

Beritacenter.COM - Pemerintah menggandeng badan usaha KPBU dalam menggarap proyek preservasi atau pemeliharaan..
16 jam yang lalu

MA Terbitkan PerMA, Komisi III: Diharapkan Jadi Cerminan Keadilan Perkara Korupsi

Beritacenter.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto memberikan apresiasi atas langkah..
16 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 8 hektare Hutan di California, 1.300 Pemadam-Helikopter Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah California bagian selatan, Amerika Serikat (AS)...
16 jam yang lalu

Bareskrim Akan Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pengacara Djoko Tjandra Besok

Beritacenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi