Senin, 16 September 2019 - 23:12 WIB

296 Petugas KPPS Meninggal, Begini Analisis Fakultas Kedokteran UI

Oleh : Fani Fadillah | Selasa, 30 April 2019 | 06:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Hingga hari Senin (29/4) kemarin, tercatat sudah ada 296 petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal. Selain itu, data Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan ada 2.151 orang petugas KPPS yang mengalami sakit.

Hal ini menunjukkan sistem Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukan di Indonesia pada 2019 belum memenuhi standar kesehatan. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam harus ada perbaikan sistem Pemilu supaya hal serupa tidak terulang.

"Bisa dengan mengubah sistemnya supaya lebih berorientasi pada kesehatan, atau syarat petugas KPPSnya yang diperbaiki," kata Prof Ari, Senin (29/4).

Berikut hasil analisis yang dilakukan FKUI terkait kesehatan para petugas Pemilu di Indonesia.

1. Umur petugas terlalu tua

Menurut Prof Ari, data KPU menyatakan sebanyak 70 persen petugas KPPS berusia lebih dari 40 tahun. Riwayat kesehatan mereka tidak diketahui sebelumnya, padahal risiko penyakit kronis makin meningkat seiring usia.

"Dari pengalaman dan keilmuan kita tahu kemungkinan mengalami berbagai penyakit kronis lebih besar di usia lebih dari 60 tahun. Penyakit ini misalnya hipertensi, serangan jantung, hingga kanker," kata Prof Ari.

2. Ada yang punya riwayat sakit

Prof Ari mengatakan, dirinya sempat mewawancarai keluarga 2 petugas KPPS yang meninggal saat menjalankan tugas. Salah satu petugas punya riwayat hipertensi yang tekanan darahnya naik karena beban kerja. Sementara satu lagi kerap merasa sesak napas yang ternyata serangan jantung. Petugas ini hanya 1 jam bertahan di rumah sakit sebelum akhirnya berpulang.

"Kita belum tahu jumlah petugas yang sebelumnya telah sakit. Namun dengan adanya riwayat sakit dan beban kerja yang berat, maka kemungkinan kambuh hingga mengganggu kesehatan petugas KPPS makin besar," kata Prof Ari.

3. Kerja tidak memperhatikan waktu

Seseorang biasanya bisa bekerja dengan optimal dalam waktu 8 jam. Sayangnya petugas KPPS bisa bekerja hingga 20-24 jam bahkan tidak tidur hingga beberapa hari untuk menyelesaikan perhitungan suara.

"Jam kerja seperti ini yang akhirnya meningkatkan risiko kambuh pada petugas yang sebelumnya punya riwayat sakit. Mungkin ke depannya harus ada perbaikan sistem misal giliran (shift)," kata Prof Ari.

4. Lingkungan kerja yang tidak memenuhi syarat

Petugas KPPS umumnya langsung bekerja usai pemungutan suara selesai dilaksanakan. Cuaca panas, dingin, berangin kencang menjadi risiko yang harus dihadapi petugas KPPS.

"Lingkungan kerja yang kurang memenuhi syarat tidak membantu petugas KPPS menyelesaikan tugasnya. Petugas bisa bekerja dengan lebih baik di lingkungan yang sehat dan nyaman," kata Prof Ari.





#Petugas KPPS meninggal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






27 menit yang lalu

Revisi UU KPK Tidak Ada Upaya Pelemahan

Revisi UU KPK menghadirkan berbagai pro kontra, namun hal itu ternyata juga diperlukan karena revisi Undang Undang..
1 jam yang lalu

Berkunjung ke Riau, Jokowi Sebut Jangan Sampai Karhutla Ganggu Penerbangan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung bertolak ke Riau pada, Senin (16/9) sore. Setibanya disana,..
1 jam yang lalu

Pegiat Media Sosial : Drama KPK Bergincu Yang Sedang Mengalihkan Isu

Beritacenter.COM - Pegiat media sosial Rudi S Kamri melalui akun facebooknya menyoroti tentang revisi UU..
3 jam yang lalu

Pemprov DKI Akan Gelar Rapat Bahas Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang

BeritaCenter.COM - Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menyampaikan bahwa akan mengadakan rapat dengan Kementerian..
4 jam yang lalu

Tempo yang Berubah Jadi Tempe

Mereka bilang itu kritik... Karena mereka ga bisa membedakan mana kritikan dan mana penghinaan/pelecehan... Apalagi..
4 jam yang lalu

Zohri Siap Rebut Juara di Qatar

Beritacenter.COM - Lalu Muhammad Zohri akan bertanding di Kejuaraan Dunia Atletik yang akan berlangsung di Doha,..
4 jam yang lalu

Presiden Jokowi ke Riau Tangani Karhutla

Beritacenter.COM - Menkopolhukam Wiranto menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat prihatin dan akan serius..
5 jam yang lalu

Manuver Asing Yang Terus Gerogoti Kedamaian Papua, Pemerintah Wajib Ungkap Pelakunya

Pemerintah wajib ungkap dan usut pihak asing yang terus gerogoti kedamaian Papua dengan memprovokasi isu separatis di..
5 jam yang lalu

BJ Habibie Dianugerahi Gelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia

Beritacenter.COM - Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) memberikan gelar kepada Presiden Indonesia ke-3 BJ Habibie..
5 jam yang lalu

Sopir Ogah Ditilang, Polisi Sampai Nempel di Kap Mobil

Beritacenter.COM - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang anggota Polantas naik ke kap mobil yang melaju di..
6 jam yang lalu

Begini Sekarang Keadaan Ekonomi Tiongkok Usai Dihajar Perang Dagang

Beritacenter.COM - Perlambatan ekonomi negera Tiongkok terus terjadi akibat perang dagang yang belum kunjung mereda...
6 jam yang lalu

KACAU...! "TEMPO" Sudah Kerasukan Virus "OBOR RAKYAT"

Beritacenter.COM - Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 dengan judul Cover “Janji Tinggal Janji”..
6 jam yang lalu

Bareskrim Bongkar Pabrik Mie Berformalin dan Boraks, Beredar di Jabodetabek Hingga Cianjur

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri meringkus produsen mie berformalin dan boraks yang diedarkan di wilayah..
7 jam yang lalu

Direvisi, Sekarang Anak Bisa Laporkan Orang Tua

Beritacenter.COM - Dalam Undang-undang perzinaan yang direvisi oleh DPR RI telah memperluas aturan pasal terkait..
7 jam yang lalu

Curi Ayam Di Rumah Pamannya, Bocah Ingusan Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - DS (15) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah terlibat kasus pencurian ayam aduan di rumah..
7 jam yang lalu

Mengungkap Misi Novel "Mengamankan" Bisnis Keponakan Riza Khalid, Benarkah ?

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan selama ini berjuang keras melakukan..
7 jam yang lalu

Gara-gara Kabut Asap Ribuan Warga Kotawaringin Terserang ISPA

Beritacenter.COM - Kabut asap yang sangat pekat masih menyelimuti Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat..
7 jam yang lalu

Hanya Karena Utang Rp15 Ribu, Nenek 65 Tahun Dibunuh dan Dibakar Tetangga

Beritacenter.COM - Pemuda bernama Abdul Aziz alias adul (20) tega membunuh dan membakar seorang nenek yang tak lain..
8 jam yang lalu

Astaga....! Sales Motor Tewas Terikat Di Hutan Jati Pasuruan

Beritacenter.COM - Penemuan mayat di hutan Jati Pasuruan sempat membuat gempar warga sekitar, pada saat ditemukan..
8 jam yang lalu

Presiden AS Beri Respon Usai Dengar Ada Serangan Teroris di Kilang Minyak Arab

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Mohammed bin..
8 jam yang lalu

Minta Publik Tak Underestimate ke Pimpinan KPK yang Baru, Mahfud MD: Irjen Firli Pribadi yang Baik

BeritaCenter.COM - Mantan Ketua MK, Mahfud Md meminta masyarakat tak underestimate terhadap pimpinan Komisi..
8 jam yang lalu

Polisi Cokok Dua Pelaku Judi Togel

Beritacenter.COM - MS (44) dan KS (50), berhasil diamankan pihak kepolisian setelah terbukti menjadi mengepul judi..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi