Rabu, 24 Juli 2019 - 06:55 WIB

Saat HTI 'Rusak' Islam dan 'Bajak' Kalimat Tauhid Untuk Adu Domba Umat

Oleh : Fani Fadillah | Kamis, 02 Mei 2019 | 10:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia diresahkan dengan keberadaan Hizbut Tahrir (HTI). HTI sendiri adalah partai politik (hizbun siyasiyyun), HTI merupakan gerakan kekuasaan yang bertujuan untuk mendirikan negara Khilafah versi mereka.

HTI tak peduli pengabdian Umat Islam dan tak pernah peduli dengan dakwah Islam serta tegaknya agama Islam. Mereka hanya peduli dengan sistem kekuasaan mereka.

Semua itu terbukti nyata, pasalnya HTI tak pernah membangun madrasah, pesantren, universitas, musholla, masjid, ataupun kegiatan amal lainnya.

Bagi HTI, Islam bukan ladang pengabdian melainkan alat untuk berkuasa. Mereka lah yang 'merusak' Islam sebenarnya.

Modus Penipuan Hizbut Tahrir

Lantas bagaimana mungkin tujuan mereka berhasil tanpa mengabdi terlebih dahulu kepada umat Islam?

Mereka menggunakan strategi penipuan. Modus penipuan adalah melakukan kebohongan untuk memperoleh keuntungan pribadi tapi dengan merugikan kelompok lain.

Siapa yang dirugikan di sini oleh Hizbut Tahrir? Islam dan umat Islam.

Islam dirugikan karena Hizbut Tahrir menjalankan strategi penipuan menggunakan ajaran dan simbol Islam sebagai modus penipuan.

Hizbut Tahrir menggunakan istilah: khilafah, negara Islam, syariat Islam, bendera Rasulullah, Kalimat Tauhid namun tujuan mereka yang sesungguhnya adalah meraih keuntungan dengan tegaknya sistem kekuasaan yang mereka inginkan, yakni: sistem khilafah versi mereka yang direncanakan oleh Taqiyuddin An-Nabhani, sejak tahun 1953, bukan sistem khilafah yang dikenal dalam sejarah Islam.

Kita harus membedakan antara Sistem Khilafah yang dikenal dalam sejarah Islam dengan sistem khilafah yang dirancang oleh Taqiyuddin An-Nabhani tahun 1953. Nama bisa disama-samakan, tapi sistem dan isi jelas berbeda. Nah, menyamakan sistem khilafah yang dirancang oleh Taqiyuddin tahun 1953 tapi disamakan dengan khilafah dalam sejarah Islam adalah salah satu modus penipuan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir (HTI).

Umat Islam dirugikan oleh Hizbut Tahrir karena ajaran dan simbol Islam dipakai sebagai alat menipu untuk kepentingan kekuasaan mereka.

Hizbut Tahrir juga membuat kekacauan (fitnah), perpecahan dan adu domba antar umat Islam. Saat mereka membajak kalimat tauhid untuk bendera politik mereka, yang tujuan mereka melakukan politik makar, kemudian ada reaksi pelarangan, Hizbut Tahrir pun menyebar kebohongan dan fitnah: Islam telah dilarang, kalimat tauhid telah dilarang.

Padahal yang menolak Hizbut Tahrir justru mayoritas umat Islam. Mayoritas umat Islam bukan menolak Islam dan Tauhidnya yang dibajak oleh Hizbut Tahrir tapi menolak politik makar mereka.

Tetapi kalangan umat Islam yang awam dan lugu yang terpancing dan menelan fitnah dan kebohongan Hizbut Tahrir (HTI) bereaksi berdasarkan kebohongan dan fitnah Hizbut Tahrir (HTI): Islam dilarang, Tauhid dilarang, padahal sekali lagi, yang dilarang adalah politik makar Hizbut Tahrir (HTI) dan pembajakan mereka atas ajaran dan simbol Islam untuk tujuan politik makar.

Akhirnya, Hizbut Tahrir (HTI) pun berhasil memantik perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam, berdasarkan kebohongan dan fitnah yang mereka sebarkan. Persis kelakuan kaum Munafiq di zaman Rasulullah Saw yang mempengaruhi dan membuat perselisihan di kalangan umat Islam. Di zaman Rasulullah Saw saja strategi kaum Munafiq ini bisa berhasil (meskipun selanjutnya terbongkar dan gagal), apalagi di zaman kita ini.

Semestinya kalau kita sadar akan hakikat dan tujuan Hizbut Tahrir ini yang menurut pengakuan mereka sendiri sebagai organisasi/partai politik (hizbun siyasiyyun) yang bertujuan kekuasaan, dan tidak pernah melakukan kerja-kerja pengabdian pada umat Islam (tidak bangun madrasah, pesantren, sekolah dll), harusnya kita sudah mengeluarkan Hizbut Tahrir dari kategori organisasi kemasyarakatan Islam.

Kerja-kerja Hizbut Tahrir pada umat Islam bukan pengabdian, pelayanan dan khidmah (mereka tidak pernah mengajari mengaji, tidak peduli pada pendidikan, pelayanan sosial dll) tapi kerja Hizbut Tahrir adalah memprovokasi umat Islam untuk demo, membentuk opini dan propaganda, indoktrinasi politik dan ideologi mereka.

Bangsa Arab Tidak Bisa Ditipu oleh Hizbut Tahrir

Di tanah Arab dan di bangsa Arab serta di semua negara-negara Arab, Hizbut Tahrir sudah dilarang, karena mereka tidak bisa menipu bangsa Arab, yang mengerti bahasa Arab, mengerti Islam, baik ajaran dan sejarahnya, sehingga tidak termakan kebohongan, fitnah dan penipuan Hizbut Tahrir (HTI).

Hizbut Tahrir gagal mengasong dagangan kekuasan mereka yang dibungkus istilah-istilah Arab dan klaim-klaim keislaman di bangsa Arab. Hizbut Tahrir adalah organisasi politik yang bertujuan politik makar, tapi menggunakan penipuan atasnama Islam sebagai modus operandinya. Bangsa Arab tidak tertipu. Mereka marah atas kebohongan dan penipuan Hizbut Tahrir dan melarang keras.

Kaum Santri Tidak Bisa Ditipu oleh Hizbut Tahrir (HTI)

Di negeri kita yang tercinta ini, Hizbut Tahrir (HTI) tidak bisa menipu kaum santri khususnya yang memiliki pengetahuan keislaman dan bahasa Arab yang mendalam. Ibaratnya mereka buka kursus berenang untuk ikan, atau buka kursus terbang untuk burung.

Para santri tidak terkecoh dan bisa ditipu oleh Hizbut Tahrir (HTI) yang sudah mengaku sebagai partai politik (hizbun siyasiyyun) yang bertujuan kekuasaan meskipun menggunakan ajaran dan simbol sebagai kedok. Justeru kaum santri pula yang membongkar kedok dan kebohongan propaganda Hizbut Tahrir (HTI). Ibaratnya Hizbut Tahrir (HTI) mau menjual sirup gula yang diberi cap “madu asli” kepada petani dan ahli madu. Kebohongan dan penipuan pun terbongkar!

Bagaimana mungkin Hizbut Tahrir (HTI) bisa mengaku paling cinta tauhid hanya dengan menjadikan kalimat tauhid sebagai bendera yang cuma ditenteng-tenteng, dipajang dan diarak waktu demo pada kalangan santri yang menegakkan kalimat tauhid di pesantren, madrasah, masjid, musola, majelis zikir, majelis sholawat, pengajian, tahlilan dan lain-lain sebagainya. Ibarat anak yang mengaku paling mengabdi pada orang tua tapi cuma memegang fotonya saja.

Semoga Allah Swt melindungi negeri kita dan umat Islam dari tipu daya dan kebohongan Hizbut Tahrir (HTI).





#Khilafah #HTI #Hizbut Tahrir Indonesia #Bahaya HTI #Hizbut Tahrir


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Atasi Radang Tenggorokan dengan 8 Bahan Alami Ini

Beritacenter.COM - Saat musim panas datang, sakit radang tenggorokan seringkali menyerang. Ketika kamu mengalami..
2 jam yang lalu

Gara-gara Minta Cerai, Istri Dibacok Suami hingga Tewas

Beritacenter.COM - Kesal karena dituntut cerai oleh sang istri, Aidil Fitriansyah tega membacok Yati berkali-kali..
4 jam yang lalu

Akui Ingin Kursi Pimpinan DPR, Cak Imin: Terserah Partai Koalisi

Beritacenter.COM - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengakui dirinya menginginkan kursi Ketua MPR RI periode..
5 jam yang lalu

Begini Cara Ampuh Besarkan Payudara

Beritacenter.COM - Ukuran payudara yang kecil ternyata dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah berat badan...
6 jam yang lalu

Si Jago Merah Lahap Rumah di Kota Batu, 4 Orang Dilaporkan Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah di Jalan Hasanudin, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dilahap si jago merah. Akibatnya,..
7 jam yang lalu

Polisi Tangkap Anggota BIN Gadungan di Sidoarjo

Beritacenter.COM - Polresta Sidoarjo berhasil menangkap seorang anggota Badan Intelijen Negara (BIN) gadungan..
7 jam yang lalu

Tidak Netral, 299 ASN Dijatuhi Sanksi Disiplin dan Kode Etik

Beritacenter.COM - Hampir 1000 aparatur sipil negara (ASN) di berbaga daerah diduga terlibat kasus pelanggaran..
7 jam yang lalu

Pengamat: Harus Clear Keberadaan KPK Mau Sampai Kapan

BeritaCenter.COM - Pengamat Kepolisian Sisno Adiwinoto mengatakan, keberadaan KPK harus diperjelas ke depannya. KPK..
8 jam yang lalu

Megawati dan Prabowo Akan Bertemu, Cak Imin: Bagus untuk Kebaikan Bersama

Beritacenter.COM - Sikap Megawati Soekarnoputri yang akan menemui Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Ketua Umum..
8 jam yang lalu

Kala Ahok Merasa Karier Politiknya Telah Usai

Beritacenter.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok merasa karier politiknya telah..
9 jam yang lalu

9 Pati polri Lolos ke Tahap Ketiga Capim KPK, Pakar Hukum: Semua Berintegritas

Beritacenter.COM - Sebanyak 104 nama Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) telah lolos seleksi..
9 jam yang lalu

Real Madrid Siap Barter Bale Dengan Neymar

Beritacenter.COM - Sulitnya menemukan klub yang benar-benar berniat menampung Gareth Bale pada bursa transfer musim..
10 jam yang lalu

Inilah 5 Efek Bagi Kesehatan Jika Sering Konsumsi Sabu

Beritacenter.COM - Sabu adalah salah satu narkotika jenis metamfetamin yang dapat merusak bagian otak. Mengkonsumsi..
10 jam yang lalu

Inilah 2 Alasan Pansel KPK Wajib Coret Nama Pimpinan Petahana

Beritacenter.COM - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta kepada Calon Pimpinana KPK untuk..
11 jam yang lalu

Miliki Ganja, Artis Jefri Nichol Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Artis muda Jefri Nichol ditangkap jajaran Polres Jakarta Selatan karena kedapatan memiliki narkoba..
12 jam yang lalu

BEREBUT KURSI KE TUKANG KAYU

Lumayan berkerut jidat saat menemukan hestek #rebutankursilupakanrelawan nongkrong di 3 besar trending topik hari..
12 jam yang lalu

IPW Sebut Polri Sah Daftar Jadi Ketua KPK

Beritacenter.COM - Ada 9 anggota Polri aktif dan purna tugas yang mendaftarkan diri sebagai Calon Pimpinan(Capim) KPK..
12 jam yang lalu

Kalah Dari Bayern Munchen, Zidane Apresiasi Pemain Real Madrid

Beritacenter.COM - Pelatih Real Madrid, Zinidine Zidane mengapresiasi terhadap anak asuhnya saat takluk 1-3 dari..
13 jam yang lalu

Jokowi Jangan Terlalu Baik

Jokowi, jangan terlalu berbaik hati, apalagi pada orang yang tidak baik hati. Jangan ngikutin manusia yang..
13 jam yang lalu

Dukung Bamsoet Jadi Ketum, Wanbin KPPG: Waktunya Ada Kepemimpinan Baru di Golkar

BeritaCenter.COM – Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendapat dukungan dari Dewan Pembina Kesatuan Perempuan Partai..
13 jam yang lalu

Pemerintah Larang Bagikan Daging Kurban Menggunakan Plastik Hitam

Beritacenter.COM - Pemerintah melarang kepada masyarakat agar tidak membagi-bagikan daging menggunakan kantong..
13 jam yang lalu

Peneliti LIPI Buktikan Kepemimpinan Bamsoet Lebih Kuat Dibanding Airlangga

BeritaCenter.COM - Airlangga Hartanto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) disebut sama-sama kuat untuk jadi ketua umum..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi